Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra
SD Al Azhar 1 Bandar Lampung
Rabu, 30 September 2026
Belajar dengan pendekatan Mindful, Meaningful, dan Joyful
Pelajaran 1 — Bahasa Indonesia
Identitas
Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd.
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Hari / Tanggal : Rabu / 30 September 2026
Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra
Materi : Poster
Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu memahami informasi dari teks lisan, tulis, visual, dan audiovisual serta menyampaikan gagasan secara lisan dan tertulis dengan runtut, santun, dan sesuai konteks. Peserta didik mampu menggunakan kosakata dan kaidah kebahasaan untuk menghasilkan teks sederhana yang bermakna.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Peserta didik mampu berdiskusi secara aktif untuk menyusun kesepakatan bersama dan menuangkannya dalam bentuk poster.
Tujuan Pembelajaran Mamijoy
- Mindful: murid mendengarkan pendapat teman dengan penuh perhatian dan menyadari pentingnya kesepakatan.
- Meaningful: murid menghubungkan poster dengan aturan atau pesan yang dibutuhkan di rumah dan sekolah.
- Joyful: murid membuat poster secara berkelompok menggunakan kata-kata singkat, gambar, dan warna yang menarik.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid berdiskusi untuk mengidentifikasi masalah atau kebutuhan bersama dan merumuskan kesepakatan sederhana.
- Murid menyusun poster yang memuat pesan, kalimat ajakan, dan gambar pendukung secara jelas serta mempresentasikannya.
Pembahasan Materi
1. Apersepsi
Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ
Wa ta‘āwanū ‘alal-birri wat-taqwā.
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan takwa.” (QS. Al-Mā’idah: 2)
Ayat ini berkaitan dengan kegiatan berdiskusi dan membuat poster karena poster dapat menjadi media untuk menyampaikan ajakan kebaikan yang disusun melalui kerja sama.
2. Pengajaran Materi
A. Pengertian poster
Poster adalah media yang memadukan tulisan, gambar, dan warna untuk menyampaikan informasi, ajakan, atau larangan kepada banyak orang. Poster biasanya dibuat singkat, jelas, menarik, dan mudah dibaca.
B. Ciri-ciri poster yang baik
- Memiliki judul atau pesan utama yang jelas.
- Menggunakan kalimat singkat, padat, dan mudah dipahami.
- Memiliki kalimat ajakan, misalnya “Ayo”, “Mari”, atau “Jangan”.
- Menggunakan gambar dan warna yang sesuai dengan pesan.
- Huruf cukup besar dan tata letaknya rapi.
C. Berdiskusi untuk membuat kesepakatan
- Menentukan masalah yang ingin diselesaikan.
- Mendengarkan pendapat setiap anggota.
- Memilih gagasan yang paling bermanfaat dan dapat dilakukan.
- Merumuskan kesepakatan dengan kalimat singkat.
- Membagi tugas: penulis, ilustrator, pewarna, dan penyaji.
| Bagian Poster | Contoh |
|---|---|
| Judul | Jaga Kebersihan Kelas |
| Ajakan | Ayo buang sampah pada tempatnya! |
| Gambar | Tempat sampah dan lingkungan bersih. |
| Warna | Hijau dan biru untuk kesan bersih dan segar. |
Jawaban contoh: “Mari Dengarkan Guru Saat Menjelaskan” dengan gambar murid memperhatikan guru.
Jawaban contoh: “Ayo Hemat Air! Tutup Keran Setelah Digunakan.”
Video Pembelajaran
Membuat Poster dan Kalimat Persuasif — Bahasa Indonesia Kelas 4
Jika tautan video tidak dapat dibuka, guru dapat menggantinya dengan video poster kelas 4 yang tersedia di kanal pembelajaran sekolah.
Asesmen Formatif Berbasis HOTS
A. Pilihan Ganda
A. Sampah itu buruk sekali dan sangat mengganggu semua orang
B. Ayo Buang Sampah pada Tempatnya!
C. Sampah, sampah, sampah
D. Jangan membaca poster ini
A. memaksakan pendapat sendiri
B. tidak mau berbicara lagi
C. mendengarkan alasan keduanya lalu mencari kesepakatan
D. memilih pendapat teman yang paling keras
A. gambar anak bermain di jalan tanpa pesan
B. kalimat singkat dan gambar tempat bermain yang aman
C. tulisan sangat kecil
D. warna yang sama dengan latar
A. lampu menyala di ruangan kosong
B. tangan mematikan sakelar setelah digunakan
C. keran air terbuka
D. anak membuang sampah
A. membagi tugas sesuai kemampuan dan menyepakati pesan bersama
B. menyerahkan semua pekerjaan kepada satu orang
C. memilih gambar tanpa berdiskusi
D. menyalin poster kelompok lain
B. Isian
C. Esai
Kesimpulan
Ringkasan inti materi: Poster adalah media visual untuk menyampaikan informasi atau ajakan. Poster yang baik memiliki pesan singkat, gambar yang sesuai, warna menarik, dan tulisan mudah dibaca. Diskusi membantu kelompok menyusun kesepakatan sebelum membuat poster.
Refleksi Pembelajaran
Pelajaran 2 — Seni Rupa
Identitas
Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd.
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Hari / Tanggal : Rabu / 30 September 2026
Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra
Materi : Ragam Hias
Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengamati, mengenali, dan mengeksplorasi unsur rupa serta menciptakan karya dua dimensi dengan bahan dan teknik yang sesuai. Peserta didik mampu menjelaskan proses berkarya dan menghargai karya seni Nusantara.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Mengenal ragam hias dekoratif budaya Nusantara.
Tujuan Pembelajaran Mamijoy
- Mindful: murid mengamati pola, bentuk, warna, dan pengulangan pada ragam hias.
- Meaningful: murid menghubungkan ragam hias dengan budaya dan identitas daerah di Nusantara.
- Joyful: murid mengeksplorasi pola ragam hias melalui kegiatan menggambar dan mewarnai.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid mengidentifikasi pengertian, ciri, dan jenis ragam hias dekoratif budaya Nusantara.
- Murid membuat pola ragam hias sederhana dengan pengulangan bentuk, warna, dan komposisi yang rapi.
Pembahasan Materi
1. Apersepsi
Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ
Yā banī Ādama khudzū zīnatakum ‘inda kulli masjid.
“Wahai anak cucu Adam, pakailah pakaianmu yang indah pada setiap memasuki masjid.” (QS. Al-A‘rāf: 31)
Ayat ini mengajarkan pentingnya keindahan dan kerapian. Ragam hias merupakan cara manusia menghias benda dengan pola yang indah sekaligus menghargai budaya.
2. Pengajaran Materi
Ragam hias adalah pola atau hiasan yang dibuat dengan mengulang bentuk tertentu untuk memperindah benda atau karya. Ragam hias Nusantara terinspirasi dari alam, tumbuhan, hewan, manusia, dan bentuk geometris.
| Jenis | Sumber Bentuk | Contoh |
|---|---|---|
| Flora | Tumbuhan | Daun, bunga, sulur |
| Fauna | Hewan | Burung, ikan, kupu-kupu |
| Figuratif | Manusia | Tokoh atau penari |
| Geometris | Bentuk teratur | Segitiga, lingkaran, garis |
Langkah membuat ragam hias
- Memilih sumber ide, misalnya daun atau burung.
- Mengamati dan menyederhanakan bentuk.
- Membuat pola dasar.
- Mengulang pola dengan jarak dan ukuran yang teratur.
- Memberi warna sesuai tema dan merapikan karya.
Jawaban: flora.
Jawaban: Agar tercipta kesatuan, irama, dan komposisi yang rapi.
Asesmen Formatif Berbasis HOTS
A. Pilihan Ganda
A. flora B. fauna C. figuratif D. geometris
A. tidak beraturan B. teratur dan seimbang C. semakin kecil tanpa alasan D. hanya di satu sudut
A. ikan dan karang B. rumah C. sepatu D. angka
A. geometris B. fauna C. flora D. figuratif
A. menghargai dan mempelajari maknanya B. mengejek C. menghapusnya D. menganggap semua sama
B. Isian
C. Esai
Kesimpulan
Ringkasan inti materi: Ragam hias adalah pola dekoratif yang dibuat dengan mengulang bentuk. Ragam hias Nusantara dapat bersumber dari flora, fauna, figuratif, dan geometris serta menjadi bagian dari kekayaan budaya.
Refleksi Pembelajaran
Pelajaran 3 — Pendidikan Pancasila
Identitas
Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd.
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila
Hari / Tanggal : Rabu / 30 September 2026
Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra
Materi : Menghargai Perbedaan Identitas Masyarakat
Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengidentifikasi dan melaksanakan aturan, hak, dan kewajiban sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan bagian dari masyarakat. Peserta didik mampu menunjukkan sikap bertanggung jawab, menghargai kesepakatan, serta bekerja sama sesuai nilai-nilai Pancasila.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Murid dapat mengidentifikasi perbedaan identitas di masyarakat.
Tujuan Pembelajaran Mamijoy
- Mindful: murid memperhatikan aturan yang berlaku dan dampaknya bagi diri sendiri serta orang lain.
- Meaningful: murid menghubungkan aturan dengan pengalaman nyata di rumah dan lingkungan tempat tinggal.
- Joyful: murid membuat kartu aturan dan bermain peran sebagai warga yang bermusyawarah.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid mengidentifikasi perbedaan identitas seperti suku, agama, bahasa, budaya, dan kebiasaan di masyarakat serta menjelaskan pentingnya menghargainya.
- Murid menunjukkan sikap menghargai perbedaan melalui bahasa yang santun, kerja sama, dan tindakan yang tidak diskriminatif.
Pembahasan Materi
1. Apersepsi
Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَوْفُوا بِالْعُقُودِ
Yā ayyuhallażīna āmanū aufū bil-‘uqūd.
“Wahai orang-orang yang beriman! Penuhilah janji-janji.” (QS. Al-Mā’idah: 1)
Ayat ini berkaitan dengan aturan karena aturan merupakan kesepakatan yang harus dipenuhi. Keragaman identitas merupakan kekayaan bertanggung jawab dan menghargai orang lain.
2. Pengajaran Materi
Identitas masyarakat adalah ciri atau tanda yang melekat pada seseorang atau kelompok, misalnya suku, agama, bahasa, asal daerah, budaya, kesukaan, dan kebiasaan. Perbedaan identitas merupakan kekayaan masyarakat Indonesia.
Menghargai perbedaan berarti menerima orang lain dengan sopan, tidak mengejek, tidak memaksakan kehendak, mau bekerja sama, dan memberikan kesempatan yang adil kepada semua orang.
Contoh sikap menghargai perbedaan
- Mendengarkan teman yang berbeda pendapat atau latar belakang.
- Menggunakan bahasa yang santun dan tidak memberi julukan yang merendahkan.
- Mempelajari budaya daerah lain dengan rasa ingin tahu.
- Bekerja sama tanpa membeda-bedakan teman.
Ciri aturan yang baik
- Jelas dan mudah dipahami.
- Adil bagi semua pihak.
- Dapat dilakukan sesuai keadaan.
- Dibuat atau disepakati bersama.
- Memiliki konsekuensi yang mendidik.
| Lingkungan | Contoh Aturan | Manfaat |
|---|---|---|
| Rumah | Merapikan barang setelah digunakan. | Rumah tertib dan melatih tanggung jawab. |
| Sekolah | Datang tepat waktu dan menjaga kebersihan. | Belajar lebih nyaman. |
| Tempat tinggal | Membuang sampah pada tempatnya dan menjaga ketenangan. | Lingkungan aman, bersih, dan nyaman. |
Contoh dalam kehidupan sehari-hari
Ketika teman menggunakan bahasa daerah yang berbeda, kita dapat meminta arti dengan sopan. Ketika ada perbedaan agama, kita tetap menghormati ibadah masing-masing. Saat memilih permainan, semua anak diberi kesempatan yang adil.
Cara membuat aturan bersama
- Menemukan masalah yang perlu diatur.
- Mengumpulkan pendapat melalui musyawarah.
- Memilih aturan yang adil dan dapat dilakukan.
- Menuliskan aturan dengan kalimat jelas.
- Menyepakati cara melaksanakan dan konsekuensinya.
Jawaban contoh: Anak-anak bermain di lapangan atau tempat aman, bukan di jalan raya, agar terhindar dari kecelakaan.
Jawaban contoh: Warga membuang sampah pada tempatnya; manfaatnya gang menjadi bersih, sehat, dan nyaman.
Video Pembelajaran
Asesmen Formatif Berbasis HOTS
A. Pilihan Ganda
A. saling mendengarkan dan membagi tugas dengan adil
B. memilih teman hanya dari suku yang sama
C. anak-anak bekerja setiap hari
D. aturan dibuat tanpa berdiskusi
A. memberi kesempatan beribadah dan tidak mengganggu
B. memaksa teman mengikuti ibadah kita
C. anak-anak tidak boleh bermain selamanya
D. menghindari semua teman
A. kita mendengarkan dan bertanya dengan sopan
B. kita mengejek karena berbeda
C. kita meninggalkan kegiatan
D. kita memotong pembicaraan
A. menghargai penjelasannya
B. mengatakan budaya itu aneh
C. mengabaikan dengan sengaja
D. menolak semua perbedaan
A. hanya mau berteman dengan yang sama
B. bekerja sama dalam kelompok tanpa membeda-bedakan
C. memilih ketua berdasarkan suku
D. mengejek bahasa daerah
B. Isian
C. Esai
Kesimpulan
Ringkasan inti materi: Perbedaan identitas adalah kekayaan masyarakat. Dengan saling menghargai, kita dapat hidup rukun, bekerja sama, dan menjaga persatuan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar