Rabu, 23 September 2026

Materi ajar kelas 4 Fatimah Az-Zahra kamis 24 September

 

Pelajaran 1 — Bahasa Indonesia

Identitas

Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd.

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal : Kamis / 24 September 2026

Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-zAHRA

Materi : Poster


Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu memahami informasi dari teks lisan, tulis, visual, dan audiovisual serta menyampaikan gagasan secara lisan dan tertulis dengan runtut, santun, dan sesuai konteks. Peserta didik mampu menggunakan kosakata dan kaidah kebahasaan untuk menghasilkan teks sederhana yang bermakna.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Peserta didik mampu berdiskusi secara aktif untuk menyusun kesepakatan bersama dan menuangkannya dalam bentuk poster.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy

  • Mindful: murid mendengarkan pendapat teman dengan penuh perhatian dan menyadari pentingnya kesepakatan.
  • Meaningful: murid menghubungkan poster dengan aturan atau pesan yang dibutuhkan di rumah dan sekolah.
  • Joyful: murid membuat poster secara berkelompok menggunakan kata-kata singkat, gambar, dan warna yang menarik.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid berdiskusi untuk mengidentifikasi masalah atau kebutuhan bersama dan merumuskan kesepakatan sederhana.
  2. Murid menyusun poster yang memuat pesan, kalimat ajakan, dan gambar pendukung secara jelas serta mempresentasikannya.

Pembahasan Materi

1. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ

Wa ta‘āwanū ‘alal-birri wat-taqwā.

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan takwa.” (QS. Al-Mā’idah: 2)

Ayat ini berkaitan dengan kegiatan berdiskusi dan membuat poster karena poster dapat menjadi media untuk menyampaikan ajakan kebaikan yang disusun melalui kerja sama.

2. Pengajaran Materi

A. Pengertian poster

Poster adalah media yang memadukan tulisan, gambar, dan warna untuk menyampaikan informasi, ajakan, atau larangan kepada banyak orang. Poster biasanya dibuat singkat, jelas, menarik, dan mudah dibaca.

B. Ciri-ciri poster yang baik

  • Memiliki judul atau pesan utama yang jelas.
  • Menggunakan kalimat singkat, padat, dan mudah dipahami.
  • Memiliki kalimat ajakan, misalnya “Ayo”, “Mari”, atau “Jangan”.
  • Menggunakan gambar dan warna yang sesuai dengan pesan.
  • Huruf cukup besar dan tata letaknya rapi.

C. Berdiskusi untuk membuat kesepakatan

  1. Menentukan masalah yang ingin diselesaikan.
  2. Mendengarkan pendapat setiap anggota.
  3. Memilih gagasan yang paling bermanfaat dan dapat dilakukan.
  4. Merumuskan kesepakatan dengan kalimat singkat.
  5. Membagi tugas: penulis, ilustrator, pewarna, dan penyaji.
Bagian PosterContoh
JudulJaga Kebersihan Kelas
AjakanAyo buang sampah pada tempatnya!
GambarTempat sampah dan lingkungan bersih.
WarnaHijau dan biru untuk kesan bersih dan segar.
Contoh 1: Kelas sering berisik saat guru menjelaskan. Kesepakatan apa yang dapat dituangkan ke dalam poster?
Jawaban contoh: “Mari Dengarkan Guru Saat Menjelaskan” dengan gambar murid memperhatikan guru.
Contoh 2: Kelompokmu ingin membuat poster tentang hemat air. Kalimat ajakan yang tepat adalah …
Jawaban contoh: “Ayo Hemat Air! Tutup Keran Setelah Digunakan.”

Video Pembelajaran

Membuat Poster dan Kalimat Persuasif — Bahasa Indonesia Kelas 4

Jika tautan video tidak dapat dibuka, guru dapat menggantinya dengan video poster kelas 4 yang tersedia di kanal pembelajaran sekolah.

Asesmen Formatif Berbasis HOTS

A. Pilihan Ganda

1. Kelas 4 sering menemukan sampah kertas di lantai. Kalimat poster yang paling efektif adalah …
A. Sampah itu buruk sekali dan sangat mengganggu semua orang
B. Ayo Buang Sampah pada Tempatnya!
C. Sampah, sampah, sampah
D. Jangan membaca poster ini
2. Saat berdiskusi, dua anggota memiliki pendapat berbeda. Sikap terbaik adalah …
A. memaksakan pendapat sendiri
B. tidak mau berbicara lagi
C. mendengarkan alasan keduanya lalu mencari kesepakatan
D. memilih pendapat teman yang paling keras
3. Poster tentang keselamatan bermain di jalan sebaiknya menggunakan …
A. gambar anak bermain di jalan tanpa pesan
B. kalimat singkat dan gambar tempat bermain yang aman
C. tulisan sangat kecil
D. warna yang sama dengan latar
4. Kelompok membuat poster “Hemat Listrik”. Gambar yang paling mendukung pesan adalah …
A. lampu menyala di ruangan kosong
B. tangan mematikan sakelar setelah digunakan
C. keran air terbuka
D. anak membuang sampah
5. Agar semua anggota merasa bertanggung jawab terhadap poster, kelompok sebaiknya …
A. membagi tugas sesuai kemampuan dan menyepakati pesan bersama
B. menyerahkan semua pekerjaan kepada satu orang
C. memilih gambar tanpa berdiskusi
D. menyalin poster kelompok lain

B. Isian

6. Poster memadukan tulisan, gambar, dan …
7. Kegiatan bertukar pendapat untuk mencapai kesepakatan disebut …
8. Kata “Ayo” dan “Mari” merupakan contoh kata …

C. Esai

9. Buatlah rancangan isi poster tentang menjaga kebersihan kelas. Tuliskan judul, kalimat ajakan, dan gambar yang akan digunakan.
10. Jelaskan cara kelompokmu mengambil keputusan apabila ada dua usulan poster yang sama-sama bagus.

Kesimpulan

Ringkasan inti materi: Poster adalah media visual untuk menyampaikan informasi atau ajakan. Poster yang baik memiliki pesan singkat, gambar yang sesuai, warna menarik, dan tulisan mudah dibaca. Diskusi membantu kelompok menyusun kesepakatan sebelum membuat poster.

Refleksi Pembelajaran

Pelajaran 2 — Matematika

Identitas

Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd

Mata Pelajaran : Matematika

Hari / Tanggal : Kamis / 24 September 2026

Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra

Materi : Pecahan


Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu membandingkan dan mengurutkan pecahan dengan pembilang satu serta pecahan berpenyebut sama. Peserta didik mampu menggunakan representasi konkret, gambar, garis bilangan, dan simbol untuk menjelaskan hubungan antarpecahan dalam masalah sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Melakukan perbandingan dan pengurutan pecahan dengan pembilang satu dan antarpecahan dengan penyebut yang sama.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy

  • Mindful: murid mengamati bagian-bagian utuh dan pecahan secara teliti.
  • Meaningful: murid menghubungkan pecahan dengan pembagian makanan, ukuran, dan bagian benda dalam kehidupan sehari-hari.
  • Joyful: murid bermain kartu pecahan dan menyusun pecahan pada garis bilangan secara berkelompok.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid membandingkan pecahan berpembilang satu menggunakan gambar atau garis bilangan.
  2. Murid membandingkan dan mengurutkan pecahan berpenyebut sama menggunakan tanda <, >, atau =.

Pembahasan Materi

1. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

وَإِذَا كَالُوهُمْ أَوْ وَزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ

Wa iżā kālūhum au wazanūhum yukhsirūn.

“Dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.” (QS. Al-Muṭaffifīn: 3)

Ayat ini mengajarkan kejujuran dan ketepatan dalam membagi atau menakar. Saat belajar pecahan, kita harus membandingkan bagian dengan teliti dan tidak mengurangi hak orang lain.

2. Pengajaran Materi

A. Mengenal pecahan

Pecahan menyatakan bagian dari keseluruhan. Pada pecahan a/b, angka di atas disebut pembilang, sedangkan angka di bawah disebut penyebut. Penyebut menunjukkan banyak bagian yang sama, dan pembilang menunjukkan banyak bagian yang diambil.

B. Membandingkan pecahan dengan pembilang satu

Jika pembilang sama-sama 1, pecahan dengan penyebut lebih kecil memiliki nilai lebih besar. Contoh: 1/2 > 1/4, karena satu benda yang dibagi menjadi dua menghasilkan bagian lebih besar daripada benda yang dibagi menjadi empat.

C. Membandingkan pecahan dengan penyebut sama

Jika penyebut sama, bandingkan pembilangnya. Pembilang lebih besar berarti nilai pecahan lebih besar. Contoh: 3/8 > 2/8.

D. Mengurutkan pecahan

Untuk mengurutkan pecahan, bandingkan nilainya lalu susun dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya.

Contoh 1: Urutkan 1/3, 1/5, dan 1/2 dari yang terkecil.
Jawaban: 1/5, 1/3, 1/2.
Contoh 2: Urutkan 5/9, 2/9, dan 7/9 dari yang terbesar.
Jawaban: 7/9, 5/9, 2/9.

Asesmen Formatif Berbasis HOTS

A. Pilihan Ganda

1. Ibu memotong kue menjadi 2 bagian sama besar, sedangkan kakak memotong kue lain menjadi 5 bagian sama besar. Satu potong kue yang lebih besar adalah …
A. 1/5   B. 1/2   C. keduanya sama   D. tidak dapat dibandingkan
2. Pecahan yang paling besar adalah …
A. 1/8   B. 1/6   C. 1/4   D. 1/10
3. Urutan 2/7, 5/7, dan 3/7 dari yang terkecil adalah …
A. 5/7, 3/7, 2/7   B. 2/7, 3/7, 5/7   C. 3/7, 2/7, 5/7   D. 2/7, 5/7, 3/7
4. Rani membaca 4/10 bagian buku, sedangkan Dito membaca 7/10 bagian buku. Pernyataan yang benar adalah …
A. Rani membaca lebih banyak   B. Dito membaca lebih banyak   C. sama banyak   D. tidak bisa dibandingkan
5. Tiga anak mendapat bagian semangka: 1/3, 1/6, dan 1/4. Anak yang mendapat bagian paling kecil adalah …
A. bagian 1/3   B. bagian 1/6   C. bagian 1/4   D. semua sama

B. Isian

6. Tanda yang tepat: 1/7 … 1/4.
7. Urutkan dari terbesar: 3/8, 7/8, 5/8.
8. Pada pecahan 4/9, angka 9 disebut …

C. Esai

9. Jelaskan mengapa 1/3 lebih besar daripada 1/6. Gunakan contoh benda atau gambar dalam penjelasanmu.
10. Ayah membagi pizza menjadi 8 bagian sama besar. Siti makan 3 bagian dan Rafi makan 5 bagian. Siapa yang makan lebih banyak? Jelaskan dengan pecahan.
Klik untuk membuka kunci jawaban Matematika

Pilihan ganda: 1. B, 2. C, 3. B, 4. B, 5. B.

Isian: 6. <, 7. 7/8, 5/8, 3/8, 8. penyebut.

Esai: 9. 1/3 lebih besar karena satu benda yang dibagi menjadi tiga menghasilkan bagian lebih besar daripada jika dibagi menjadi enam. 10. Rafi makan lebih banyak, karena 5/8 lebih besar daripada 3/8.

Kesimpulan

Ringkasan inti materi: Pecahan membandingkan bagian dengan keseluruhan. Untuk pembilang satu, penyebut lebih kecil berarti pecahan lebih besar. Untuk penyebut sama, pembilang lebih besar berarti pecahan lebih besar.

Refleksi Pembelajaran

Sebagian besar murid mampu membandingkan dan mengurutkan pecahan. Murid yang masih kesulitan akan menggunakan potongan kertas, gambar, dan garis bilangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Materi ajar kelas 4 Fatimah Az-Zahra jumat 25 September 2026

  Pelajaran 1 — IPAS Identitas Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd Mata Pelajaran : IPAS Hari / Tanggal : Kamis / 25 September 2026 Fase / K...