Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra
Pelajaran 1 — Matematika
Identitas
Nama Guru : Dessy Puji Astuti , S.Pd
Mata Pelajaran : Matematika
Hari / Tanggal : Selasa / 22 September 2026
Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra
Materi : Pecahan
Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu membandingkan dan mengurutkan pecahan dengan pembilang satu serta pecahan berpenyebut sama. Peserta didik mampu menggunakan representasi konkret, gambar, garis bilangan, dan simbol untuk menjelaskan hubungan antarpecahan dalam masalah sehari-hari.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Melakukan perbandingan dan pengurutan pecahan dengan pembilang satu dan antarpecahan dengan penyebut yang sama.
Tujuan Pembelajaran Mamijoy
- Mindful: murid mengamati bagian-bagian utuh dan pecahan secara teliti.
- Meaningful: murid menghubungkan pecahan dengan pembagian makanan, ukuran, dan bagian benda dalam kehidupan sehari-hari.
- Joyful: murid bermain kartu pecahan dan menyusun pecahan pada garis bilangan secara berkelompok.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid membandingkan pecahan berpembilang satu menggunakan gambar atau garis bilangan.
- Murid membandingkan dan mengurutkan pecahan berpenyebut sama menggunakan tanda <, >, atau =.
Pembahasan Materi
1. Apersepsi
Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
وَإِذَا كَالُوهُمْ أَوْ وَزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ
Wa iżā kālūhum au wazanūhum yukhsirūn.
“Dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.” (QS. Al-Muṭaffifīn: 3)
Ayat ini mengajarkan kejujuran dan ketepatan dalam membagi atau menakar. Saat belajar pecahan, kita harus membandingkan bagian dengan teliti dan tidak mengurangi hak orang lain.
2. Pengajaran Materi
A. Mengenal pecahan
Pecahan menyatakan bagian dari keseluruhan. Pada pecahan a/b, angka di atas disebut pembilang, sedangkan angka di bawah disebut penyebut. Penyebut menunjukkan banyak bagian yang sama, dan pembilang menunjukkan banyak bagian yang diambil.
B. Membandingkan pecahan dengan pembilang satu
Jika pembilang sama-sama 1, pecahan dengan penyebut lebih kecil memiliki nilai lebih besar. Contoh: 1/2 > 1/4, karena satu benda yang dibagi menjadi dua menghasilkan bagian lebih besar daripada benda yang dibagi menjadi empat.
C. Membandingkan pecahan dengan penyebut sama
Jika penyebut sama, bandingkan pembilangnya. Pembilang lebih besar berarti nilai pecahan lebih besar. Contoh: 3/8 > 2/8.
D. Mengurutkan pecahan
Untuk mengurutkan pecahan, bandingkan nilainya lalu susun dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya.
Jawaban: 1/5, 1/3, 1/2.
Jawaban: 7/9, 5/9, 2/9.
Video Pembelajaran
Asesmen Formatif Berbasis HOTS
A. Pilihan Ganda
A. 1/5 B. 1/2 C. keduanya sama D. tidak dapat dibandingkan
A. 1/8 B. 1/6 C. 1/4 D. 1/10
A. 5/7, 3/7, 2/7 B. 2/7, 3/7, 5/7 C. 3/7, 2/7, 5/7 D. 2/7, 5/7, 3/7
A. Rani membaca lebih banyak B. Dito membaca lebih banyak C. sama banyak D. tidak bisa dibandingkan
A. bagian 1/3 B. bagian 1/6 C. bagian 1/4 D. semua sama
B. Isian
C. Esai
Kesimpulan
Ringkasan inti materi: Pecahan membandingkan bagian dengan keseluruhan. Untuk pembilang satu, penyebut lebih kecil berarti pecahan lebih besar. Untuk penyebut sama, pembilang lebih besar berarti pecahan lebih besar.
Refleksi Pembelajaran
Pelajaran 2 — Seni Rupa
Identitas
Nama Guru : Dessy Puji Astuti , S.Pd
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Hari / Tanggal : Selasa / 22 September 2026
Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra
Materi : Bendera Hias
Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengamati, mengenali, dan mengeksplorasi unsur rupa seperti garis, bentuk, warna, tekstur, dan komposisi. Peserta didik mampu menciptakan karya dua dimensi dengan bahan dan teknik yang sesuai, menjelaskan proses berkarya, serta menghargai karya sendiri dan karya orang lain.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Membuat bendera sebagai gambaran dari suatu hal, seperti jati diri, cita-cita, atau suasana hati.
Tujuan Pembelajaran Mamijoy
- Mindful: murid mengamati makna warna, bentuk, dan simbol sebelum membuat karya.
- Meaningful: murid menuangkan jati diri, cita-cita, atau suasana hati ke dalam desain bendera.
- Joyful: murid berkarya menggunakan kertas warna dan memamerkan bendera melalui galeri kelas.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid menentukan pesan atau makna bendera berdasarkan jati diri, cita-cita, atau suasana hati.
- Murid merancang dan membuat bendera hias menggunakan bentuk, warna, dan simbol yang sesuai serta menjelaskan maknanya.
Pembahasan Materi
1. Apersepsi
Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
وَمِنْ آيَاتِهِ خَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافُ أَلْسِنَتِكُمْ وَأَلْوَانِكُمْ
Wa min āyātihī khalqus-samāwāti wal-arḍi wakhtilāfu alsinatikum wa alwānikum.
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah penciptaan langit dan bumi serta berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu.” (QS. Ar-Rūm: 22)
Ayat ini mengajarkan bahwa perbedaan warna dan bentuk adalah bagian dari kebesaran Allah. Dalam seni, warna dan simbol dapat digunakan untuk menyampaikan identitas, cita-cita, dan perasaan.
2. Pengajaran Materi
Bendera hias adalah karya seni dekoratif berbentuk bendera yang dibuat untuk menyampaikan pesan atau memperindah suatu tempat. Bendera dapat menggambarkan jati diri, cita-cita, atau suasana hati.
| Unsur | Fungsi dalam Bendera | Contoh |
|---|---|---|
| Warna | Membangun kesan atau makna. | Biru untuk ketenangan, hijau untuk alam. |
| Bentuk | Memberi karakter visual. | Segitiga, persegi panjang, lingkaran. |
| Simbol | Menyampaikan pesan tertentu. | Buku untuk cita-cita menjadi guru. |
| Komposisi | Mengatur keseimbangan unsur. | Simbol tidak terlalu penuh di satu sisi. |
Langkah membuat bendera bermakna
- Tentukan pesan: jati diri, cita-cita, atau suasana hati.
- Pilih warna dan simbol yang mendukung pesan.
- Buat sketsa sederhana.
- Warnai dengan rapi dan tambahkan pola.
- Gunting, tempel pada stik atau tali, lalu ceritakan maknanya.
Jawaban contoh: Simbol stetoskop atau palang kesehatan dengan warna yang memberi kesan bersih dan peduli.
Jawaban: Hijau dan daun berhubungan dengan tumbuhan serta kepedulian terhadap alam.
Video Pembelajaran
Asesmen Formatif Berbasis HOTS
A. Pilihan Ganda
A. warna dan simbol yang mendukung cita-cita
B. banyak warna tanpa makna
C. gambar yang tidak berhubungan
D. pola yang dibuat asal
A. warna cerah dan pola dinamis
B. warna gelap tanpa simbol
C. satu garis tanpa warna
D. gambar yang menakutkan
A. komposisi
B. harga kertas
C. panjang nama
D. jumlah lem
A. cita-cita atau semangat belajar
B. rasa takut
C. kegiatan memasak
D. cuaca hujan
A. mendengarkan dan memberi tanggapan sopan
B. menertawakan
C. mengambil tanpa izin
D. menyela terus-menerus
B. Isian
C. Esai
Kesimpulan
Ringkasan inti materi: Bendera hias dapat menjadi media untuk menyampaikan jati diri, cita-cita, atau suasana hati. Warna, bentuk, simbol, dan komposisi perlu dipilih secara sadar agar karya memiliki makna.
Refleksi Pembelajaran
Pelajaran 3 — IPAS
Identitas
Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd
Mata Pelajaran : IPAS
Hari / Tanggal : Selasa / 22 September 2026
Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra
Materi : Peta
Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengenali lingkungan tempat tinggal dalam konteks kabupaten/kota dan provinsi. Peserta didik mampu membaca peta konvensional maupun digital menggunakan simbol, legenda, arah mata angin, dan judul peta untuk memperoleh informasi lokasi.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Mengenali letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggalnya dengan menggunakan peta konvensional/digital.
Tujuan Pembelajaran Mamijoy
- Mindful: murid mengamati simbol, arah, dan informasi peta dengan teliti.
- Meaningful: murid menghubungkan peta dengan lokasi rumah, sekolah, kabupaten/kota, dan provinsi tempat tinggal.
- Joyful: murid melakukan permainan mencari lokasi pada peta dan membuat peta sederhana menuju sekolah.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid mengenali komponen peta, simbol, arah mata angin, dan legenda.
- Murid menemukan letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggal pada peta konvensional atau digital serta menjelaskan informasi yang diperoleh.
Pembahasan Materi
1. Apersepsi
Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
وَعَلَامَاتٍ وَبِالنَّجْمِ هُمْ يَهْتَدُونَ
Wa ‘alāmātin wa bin-najmi hum yahtadūn.
“Dan Dia menciptakan tanda-tanda (petunjuk jalan). Dan dengan bintang-bintang mereka mendapat petunjuk.” (QS. An-Naḥl: 16)
Ayat ini mengingatkan bahwa manusia menggunakan tanda dan petunjuk untuk menemukan arah. Peta juga menggunakan simbol, legenda, dan arah untuk membantu kita menemukan lokasi.
2. Pengajaran Materi
A. Pengertian peta
Peta adalah gambaran permukaan bumi atau suatu wilayah pada bidang datar yang diperkecil menggunakan skala. Peta membantu kita mengetahui letak tempat, arah, jarak, dan berbagai informasi wilayah.
B. Komponen peta
| Komponen | Fungsi |
|---|---|
| Judul peta | Menunjukkan wilayah atau tema yang dipetakan. |
| Legenda | Menjelaskan arti simbol pada peta. |
| Simbol | Mewakili objek, seperti jalan, sungai, kota, atau sekolah. |
| Arah mata angin | Menunjukkan utara, selatan, timur, dan barat. |
| Skala | Membandingkan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya. |
C. Menemukan kabupaten/kota dan provinsi
- Perhatikan judul peta.
- Temukan nama provinsi tempat tinggal.
- Gunakan legenda dan batas wilayah untuk mencari kabupaten/kota.
- Periksa arah mata angin dan posisi wilayah.
- Pada peta digital, gunakan kolom pencarian dan perbesar tampilan jika diperlukan.
Jawaban: Provinsi Lampung.
Jawaban: Garis tersebut menunjukkan letak atau aliran sungai di wilayah yang dipetakan.
Video Pembelajaran
Asesmen Formatif Berbasis HOTS
A. Pilihan Ganda
A. judul B. legenda C. skala D. garis tepi
A. peta wilayah/provinsi B. peta cuaca dunia C. peta bintang D. peta tubuh manusia
A. arah mata angin B. judul buku C. warna kertas D. ukuran huruf
A. memperbesar tampilan dengan zoom B. menutup peta C. menghapus legenda D. mengubah semua simbol
A. skala peta B. warna langit C. nama pembuat D. bentuk kertas
B. Isian
C. Esai
Kesimpulan
Ringkasan inti materi: Peta adalah gambaran suatu wilayah yang membantu menemukan lokasi dan arah. Dengan membaca judul, legenda, simbol, arah mata angin, dan skala, kita dapat mengenali letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggal.
Refleksi Pembelajaran
Pelajaran 4 — Pendidikan Pancasila
Identitas
Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila
Hari / Tanggal : Senin / 22 September 2026
Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra
Materi : Aturan di lingkungan sekitar
Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengidentifikasi dan melaksanakan aturan, hak, dan kewajiban sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan bagian dari masyarakat. Peserta didik mampu menunjukkan sikap bertanggung jawab, menghargai kesepakatan, serta bekerja sama dalam kehidupan sehari-hari sesuai nilai-nilai Pancasila.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Murid dapat memahami dan membuat aturan di lingkungan tempat tinggal.
Tujuan Pembelajaran Mamijoy
- Mindful: murid menyadari aturan yang berlaku dan memperhatikan dampaknya terhadap ketertiban lingkungan.
- Meaningful: murid menghubungkan aturan dengan pengalaman di rumah dan tempat tinggal.
- Joyful: murid menyusun kartu aturan melalui permainan kelompok dan mempresentasikan hasilnya.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid mengidentifikasi contoh aturan di lingkungan tempat tinggal serta menjelaskan tujuan dan manfaatnya.
- Murid menyusun aturan sederhana yang adil dan dapat dilaksanakan untuk menjaga ketertiban lingkungan tempat tinggal.
Pembahasan Materi
1. Apersepsi
Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَوْفُوا بِالْعُقُودِ
Yā ayyuhallażīna āmanū aufū bil-‘uqūd.
“Wahai orang-orang yang beriman! Penuhilah janji-janji.” (QS. Al-Mā’idah: 1)
Ayat ini mengajarkan bahwa kesepakatan harus dipenuhi. Aturan lingkungan merupakan kesepakatan bersama yang perlu ditaati agar kehidupan menjadi tertib, aman, dan nyaman.
2. Pengajaran Materi
Aturan adalah ketentuan atau kesepakatan yang mengatur perilaku agar kehidupan bersama berjalan tertib. Aturan dapat dibuat di rumah, sekolah, maupun lingkungan tempat tinggal.
Aturan yang baik harus jelas, adil, dapat dilakukan, disepakati bersama, dan memiliki konsekuensi yang mendidik. Saat membuat aturan, kita perlu mendengarkan pendapat orang lain dan memikirkan kepentingan bersama.
| Lingkungan | Contoh Aturan | Manfaat |
|---|---|---|
| Rumah | Merapikan tempat tidur dan meminta izin sebelum keluar. | Melatih tanggung jawab dan menjaga kepercayaan. |
| Sekolah | Datang tepat waktu, antre, dan menjaga kebersihan. | Menciptakan suasana belajar yang tertib. |
| Tempat tinggal | Membuang sampah pada tempatnya dan menjaga ketenangan. | Lingkungan bersih, sehat, dan nyaman. |
Jawaban contoh: Warga wajib membuang sampah pada tempatnya dan mengikuti kerja bakti membersihkan selokan.
Jawaban contoh: Menentukan waktu bermain, misalnya sampai pukul 17.30, dengan tetap menyediakan waktu bermain yang cukup.
Video Pembelajaran
Asesmen Formatif Berbasis HOTS
A. Pilihan Ganda
A. hanya anak-anak yang bertugas
B. setiap keluarga mendapat jadwal sesuai kesepakatan
C. keluarga dekat jalan bekerja setiap hari
D. aturan ditentukan satu orang
A. mempermalukannya
B. membiarkan
C. mengingatkan dengan sopan dan mencari penyebabnya bersama
D. membuang sampah ke rumahnya
A. agar satu orang menang
B. agar semua pihak dapat menyampaikan pendapat dan merasa bertanggung jawab
C. agar aturan panjang
D. agar tidak ada yang bertanya
A. melarang semua perbaikan
B. membicarakan waktu yang tidak mengganggu dan menyepakatinya
C. membiarkan bising kapan saja
D. langsung melapor
A. hanya kelompokmu yang boleh memakai
B. boleh merusak tanaman
C. menggunakan taman dengan tertib dan ikut merawatnya
D. semua tanaman boleh dipetik
B. Isian
C. Esai
Klik untuk membuka kunci jawaban Pendidikan Pancasila
Pilihan ganda: 1. B, 2. C, 3. B, 4. B, 5. C.
Isian: 6. aturan, 7. musyawarah, 8. bersih/sehat/nyaman.
Esai: 9. Contoh: bermain di tempat aman, bukan di jalan raya, agar terhindar dari kecelakaan. 10. Contoh: memakai lapangan berdasarkan jadwal yang disepakati dan setiap kelompok wajib menjaga kebersihan. Jawaban logis dan adil diterima.
Kesimpulan
Ringkasan inti materi: Aturan adalah kesepakatan untuk menciptakan ketertiban, keamanan, dan kenyamanan. Aturan harus dipahami, disepakati, dan dilaksanakan dengan tanggung jawab.
Refleksi Pembelajaran
Sebagian besar murid diharapkan mampu membedakan aturan dan manfaatnya. Sebagian kecil murid yang masih kesulitan akan dibimbing dengan contoh aturan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

