Rabu, 02 September 2026

Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra. Kamis, 3 September 2026

Materi Pembelajaran Kelas 4 FATIMAH aZ-ZAHRA

Identitas

Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd

Hari / Tanggal : Kamis / 3 September 2026

Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra

Mata Pelajaran : Matematika & Bahasa Indonesia

Materi : Perkalian (Matematika) & Ide Pokok (B.Indonesia)

Pertemuan Ke : 

🌿

Apersepsi

Sebelum belajar, yuk kita renungkan sebentar bahwa semua yang akan kita pelajari hari ini berkaitan dengan kebesaran Allah Swt. 🤲

Ar-Rabb · QS. Al-Furqan [25]: 2

🧮 Allah Maha Memelihara

Allah menciptakan segala sesuatu lalu menetapkan ukurannya dengan sangat rapi dan teratur — seperti pola pada kelopak bunga, sisik ikan, atau sarang lebah.

🤔 Kalau bilangan bisa disusun dan dikalikan dengan begitu teratur, menurutmu siapa yang mengatur supaya alam semesta juga berpola serapi itu?
Ar-Razzaq · QS. Hud [11]: 6

🎁 Allah Maha Memberi Rezeki

Tidak ada satu makhluk pun di bumi ini melainkan Allah yang menjamin rezekinya — termasuk memberi kita kemampuan berpikir, membaca, dan bahan-bahan alam untuk berkarya seni.

🤔 Hari ini kalian bisa membaca cerita dan menggunakan bahan-bahan alam untuk berkarya. Bagaimana caranya kita bersyukur atas nikmat belajar ini?


1. Matematika: Perkalian Bilangan Cacah

Capaian Pembelajaran (CP): Peserta didik dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1.000.

Tujuan Pembelajaran (TP): Melakukan dan menyelesaikan masalah operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1000 dengan bantuan benda konkret, gambar dan simbol.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  • Mengingat kembali konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang.
  • Melakukan perkalian bilangan dua angka dengan satu angka menggunakan teknik susun pendek.
  • Melakukan perkalian bilangan tiga angka dengan satu angka menggunakan teknik menyimpan.
  • Menyelesaikan soal cerita kontekstual tentang perkalian dalam kehidupan sehari-hari (HOTS).

Model / Metode Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL) dengan metode Drill (Latihan Terbimbing). Alasan: Keterampilan menghitung memerlukan latihan berulang agar siswa mahir dalam prosedur perkalian susun.

Penjabaran Materi

📺 Video Pembelajaran: Perkalian Bilangan Cacah

Konsep Perkalian Susun Pendek:
Perkalian bilangan besar lebih mudah dikerjakan dengan cara bersusun. Pastikan nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan) sejajar.

Contoh Soal:

Contoh 1: 125 x 4Contoh 2: 234 x 3
1. 5 x 4 = 20 (tulis 0, simpan 2)
2. 2 x 4 = 8. Tambahkan simpanan: 8 + 2 = 10 (tulis 0, simpan 1)
3. 1 x 4 = 4. Tambahkan simpanan: 4 + 1 = 5.
Hasil: 500
1. 4 x 3 = 12 (tulis 2, simpan 1)
2. 3 x 3 = 9. Tambahkan simpanan: 9 + 1 = 10 (tulis 0, simpan 1)
3. 2 x 3 = 6. Tambahkan simpanan: 6 + 1 = 7.
Hasil: 702

Asesmen Formatif (HOTS)

I. Pilihan Ganda

  1. Hasil dari 150 x 6 adalah... (A. 800, B. 900, C. 850, D. 950)
  2. Sebuah toko memiliki 12 kotak apel. Setiap kotak berisi 25 buah apel. Jumlah seluruh apel adalah... (A. 250, B. 300, C. 350, D. 400)
  3. Bilangan 215 dikalikan 4 menghasilkan... (A. 840, B. 850, C. 860, D. 870)
  4. Jika satu mobil dapat mengangkut 8 orang, maka 112 mobil dapat mengangkut... orang. (A. 896, B. 886, C. 876, D. 866)
  5. Hasil perkalian 42 x 8 adalah... (A. 326, B. 336, C. 346, D. 356)

II. Isian

  1. 125 x 5 = ____
  2. 208 x 3 = ____
  3. Hasil dari 75 dikali 6 adalah ____

III. Esai

  1. Sebuah perpustakaan menerima 8 kardus buku baru. Setiap kardus berisi 112 buku. Berapa total buku baru yang diterima perpustakaan tersebut?
  2. Sebuah mobil melaju dengan kecepatan 65 km per jam. Berapa jarak yang ditempuh mobil tersebut setelah berjalan selama 8 jam?
Klik untuk Kunci Jawaban Matematika

1. Kesimpulan Materi: Perkalian adalah penjumlahan berulang. Teknik susun pendek memudahkan kita menghitung bilangan ratusan dengan cepat.

2. Refleksi Pembelajaran: Bagian mana yang menurutmu paling sulit dalam perkalian susun?

3. Kendala: Siswa terkadang lupa menjumlahkan angka yang disimpan.

4. Tindak Lanjut: Memberikan latihan tambahan bagi siswa yang belum lancar menyimpan angka.

5. Jumlah Siswa Paham:  | Belum Paham: 

2. Bahasa Indonesia: Ide Pokok

Capaian Pembelajaran (CP): Peserta didik mampu memahami ide pokok (gagasan utama) dan ide pendukung pada teks informatif serta teks narasi yang dibacakan atau didengar.

Tujuan Pembelajaran (TP): Peserta didik mampu memahami ide pokok dari teks narasi yang dibacakan guru.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  • Menyimak teks narasi yang dibacakan dengan seksama.
  • Menemukan kalimat utama dalam setiap paragraf.
  • Membedakan antara ide pokok dan ide pendukung.
  • Menyusun ringkasan teks berdasarkan ide pokok yang ditemukan (HOTS).

Model / Metode Pembelajaran: Model Diskusi Terbimbing dengan metode Tanya Jawab. Alasan: Membantu siswa melatih fokus pendengaran dan kemampuan menyimpulkan informasi secara kritis.

Penjabaran Materi

Video Pembelajaran:
📺 Tonton: Menentukan Ide Pokok Paragraf

Ringkasan Materi:
Ide pokok adalah gagasan utama atau inti pembahasan dalam sebuah paragraf. Ide pokok biasanya terdapat dalam kalimat utama. Kalimat utama bisa berada di awal paragraf (deduktif), di akhir paragraf (induktif), atau di awal dan akhir (campuran).
Ide pendukung adalah informasi tambahan yang menjelaskan ide pokok agar paragraf lebih jelas.

Contoh Soal:
Teks: "Beni rajin belajar setiap hari. Ia selalu mengerjakan PR tepat waktu. Beni juga sering membaca buku di perpustakaan."
1. Apa ide pokok paragraf tersebut? (Jawab: Beni anak yang rajin belajar).
2. Sebutkan satu ide pendukungnya! (Jawab: Beni mengerjakan PR tepat waktu).

Asesmen Formatif (HOTS)

A. Pilihan Ganda

  1. Inti dari sebuah paragraf disebut...
    a. Kalimat penjelas   b. Ide pokok   c. Judul   d. Tema
  2. Kalimat yang menjelaskan ide pokok disebut kalimat...
    a. Utama   b. Penjelas   c. Tanya   d. Perintah
  3. Paragraf yang ide pokoknya terletak di awal disebut paragraf...
    a. Induktif   b. Deduktif   c. Campuran   d. Deskriptif
  4. "Pagi hari yang cerah, Lani bersiap pergi ke sekolah. Ia merapikan tas dan memakai seragam dengan rapi. Lani sangat semangat menyambut hari pertama sekolah." Ide pokoknya adalah...
    a. Pagi hari yang cerah   b. Lani memakai seragam   c. Lani semangat ke sekolah   d. Lani merapikan tas
  5. Langkah pertama untuk menemukan ide pokok adalah...
    a. Membuat judul   b. Membaca teks dengan seksama   c. Menulis ringkasan   d. Menghitung jumlah kata

B. Isian

  1. Gagasan utama biasanya terdapat dalam kalimat __________.
  2. Ide pokok paragraf induktif terletak di __________ paragraf.
  3. Nama lain dari ide pokok adalah __________ utama.

C. Esai

  1. Bacalah teks berikut, lalu tentukan ide pokoknya: "Hutan memiliki banyak manfaat bagi manusia. Pohon-pohon di hutan menghasilkan oksigen untuk bernapas. Hutan juga menjadi tempat tinggal berbagai jenis hewan."
  2. Mengapa kita perlu menemukan ide pokok saat membaca atau mendengarkan sebuah cerita? Jelaskan!
[ Klik untuk Kunci Jawaban Bahasa Indonesia ]

Selasa, 01 September 2026

Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra. Rabu, 2 September 2026

 

Materi Pembelajaran Kelas 4 Fatimah Az-Zahra

Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, dan Seni Rupa |

Identitas 

- Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd

- Hari / Tanggal : Rabu / 2 September 2026

- Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra

- Mata Pelajaran : Pendidikan pancasila, Bahasa indoneisa, dan Seni Rupa

- Materi : Tempat tinggalku, Ide Pokok, dan Tekstur

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu ya! 😊 Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, yaitu Dzat yang menciptakan segala sesuatu di sekitar kita — termasuk benda-benda yang hari ini akan kita amati gerak dan gayanya. Allah juga Maha Malik, Dzat yang memelihara kita dan seluruh alam, termasuk lingkungan tempat tinggal kita masing-masing. Dan Allah Maha Razzaq, Dzat Yang Maha Memberi Rezeki, sehingga kita bisa belajar dengan tenang hari ini.

📖 Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam QS. Al-Jinn ayat 28, yang artinya Allah mencatat dan menghitung segala sesuatu satu per satu dengan sangat teliti. Sama seperti Allah yang teliti dalam menghitung, hari ini kita juga akan belajar berhitung dengan teliti melalui perkalian bersusun ke bawah. 🔢

1. Pendidikan Pancasila: Lingkungan Tempat Tinggalku

Capaian Pembelajaran (CP): Peserta didik mampu mengenal lingkungan tempat tinggalnya (desa/kelurahan, kecamatan) sebagai bagian dari wilayah NKRI dan menunjukkan sikap cinta tanah air.

Tujuan Pembelajaran (TP): Murid dapat mengenal dan mengidentifikasi lingkungan tempat tinggal (desa atau kelurahan, dan kecamatan) sebagai bagian tidak terpisahkan dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  • Menyebutkan nama desa/kelurahan dan kecamatan tempat tinggal masing-masing.
  • Mengidentifikasi struktur kepemimpinan di tingkat desa (Kepala Desa) dan kelurahan (Lurah).
  • Menjelaskan peran penting lingkungan tempat tinggal dalam menjaga persatuan NKRI.
  • Menganalisis cara menjaga kebersihan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal (HOTS).

Model / Metode: Model Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan metode Tanya Jawab. Alasan: Menghubungkan materi dengan pengalaman nyata siswa di lingkungan rumah mereka.

Penjabaran Materi

Video Pembelajaran:
📺 Tonton: Mengenal Desa & Kelurahan

Ringkasan Materi:
Lingkungan tempat tinggal kita terdiri dari susunan wilayah yang terkecil hingga terbesar. Dimulai dari RT (Rukun Tetangga), RW (Rukun Warga), kemudian menjadi Desa atau Kelurahan. Gabungan beberapa desa/kelurahan membentuk Kecamatan. Semua wilayah ini adalah bagian dari NKRI yang harus kita jaga.

Tingkat WilayahPemimpin / Kepala
DesaKepala Desa (Dipilih oleh rakyat)
KelurahanLurah (Ditunjuk oleh pemerintah)
KecamatanCamat

Asesmen Formatif (HOTS)

A. Pilihan Ganda

  1. Pemimpin sebuah kelurahan disebut...
    a. Kepala Desa   b. Lurah   c. Camat   d. Bupati
  2. Gabungan dari beberapa desa atau kelurahan akan membentuk wilayah...
    a. Kabupaten   b. Provinsi   c. Kecamatan   d. Dusun
  3. Kepala Desa dipilih secara langsung oleh...
    a. Presiden   b. Camat   c. Rakyat desa   d. Gubernur
  4. Menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal merupakan tanggung jawab...
    a. Kepala Desa saja   b. Petugas kebersihan   c. Seluruh warga   d. Anak-anak saja
  5. NKRI adalah singkatan dari...
    a. Negara Kesatuan Rakyat Indonesia   b. Negara Kelompok Republik Indonesia   c. Negara Kesatuan Republik Indonesia   d. Negara Kedaulatan Republik Indonesia

B. Isian

  1. Pemimpin di tingkat kecamatan adalah seorang __________.
  2. Unit wilayah terkecil di bawah RW adalah __________.
  3. Kita harus menjaga persatuan di lingkungan tempat tinggal agar NKRI tetap __________.

C. Esai

  1. Apa perbedaan utama antara Desa dan Kelurahan dalam hal kepemimpinannya?
  2. Sebutkan 3 cara yang bisa kamu lakukan untuk mencintai lingkungan tempat tinggalmu sebagai wujud cinta NKRI!
Klik untuk Kunci Jawaban

1. Kesimpulan Materi: Mengenal lingkungan tempat tinggal membuat kita lebih menghargai wilayah bagian dari NKRI.

2. Refleksi Pembelajaran: Apakah kamu sudah tahu siapa nama Pak RT atau Pak RW di rumahmu?

3. Kendala: Siswa sering tertukar antara istilah Kecamatan dan Kabupaten.

4. Tindak Lanjut: Membuat peta sederhana lingkungan sekitar rumah masing-masing.

5. Jumlah Siswa Paham: [ ] | Belum Paham: [ ]

2. Bahasa Indonesia: Ide Pokok

Capaian Pembelajaran (CP): Peserta didik mampu memahami ide pokok (gagasan utama) dan ide pendukung pada teks informatif serta teks narasi yang dibacakan atau didengar.

Tujuan Pembelajaran (TP): Peserta didik mampu memahami ide pokok dari teks narasi yang dibacakan guru.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  • Menyimak teks narasi yang dibacakan dengan seksama.
  • Mengidentifikasi kalimat utama dalam setiap paragraf.
  • Membedakan antara ide pokok dan ide pendukung.
  • Menyimpulkan isi teks narasi berdasarkan ide pokok yang ditemukan (HOTS).

Model / Metode: Model Scaffolding dengan metode Diskusi Terbimbing. Alasan: Membantu siswa menemukan ide pokok secara bertahap melalui bimbingan guru hingga mereka mampu mandiri.

Penjabaran Materi

Video Pembelajaran:
📺 Tonton: Cara Menentukan Ide Pokok

Ringkasan Materi:
Ide pokok adalah gagasan utama atau inti dari sebuah paragraf. Ide pokok biasanya terletak di dalam kalimat utama. Kalimat utama bisa berada di awal paragraf (deduktif), akhir paragraf (induktif), atau di awal dan akhir (campuran).

Langkah Menemukan Ide PokokContoh Analisis
1. Baca/simak seluruh paragraf.
2. Cari kalimat yang menjadi inti pembahasan.
3. Ringkas kalimat tersebut menjadi gagasan utama.
Teks: "Beni rajin belajar setiap hari. Ia selalu mengerjakan PR tepat waktu. Beni juga sering membaca buku di perpustakaan."
Ide Pokok: Beni anak yang rajin belajar.

Asesmen Formatif (HOTS)

A. Pilihan Ganda

  1. Gagasan utama yang menjadi inti dari sebuah paragraf disebut...
    a. Kalimat penjelas   b. Ide pokok   c. Judul   d. Tema
  2. Ide pokok biasanya dapat ditemukan pada...
    a. Kalimat utama   b. Kalimat pengembang   c. Kata kunci   d. Daftar pustaka
  3. Paragraf yang ide pokoknya terletak di awal disebut paragraf...
    a. Induktif   b. Campuran   c. Deduktif   d. Deskriptif
  4. "Kucing adalah hewan peliharaan yang populer. Ia memiliki bulu lembut dan tingkah yang lucu. Banyak orang menyukai kucing karena setia." Ide pokoknya adalah...
    a. Bulu kucing lembut   b. Orang menyukai kucing   c. Kucing hewan peliharaan populer   d. Kucing setia
  5. Fungsi ide pendukung dalam sebuah paragraf adalah...
    a. Menjadi inti cerita   b. Menjelaskan ide pokok   c. Menjadi judul teks   d. Mengakhiri paragraf

B. Isian

  1. Kalimat yang berisi ide pokok disebut kalimat __________.
  2. Ide pokok paragraf induktif terletak di __________ paragraf.
  3. Untuk menemukan ide pokok, kita harus membaca teks dengan __________.

C. Esai

  1. Bacalah teks narasi singkat berikut, lalu tentukan ide pokoknya: "Pagi itu, Lani bersiap-siap pergi ke sekolah. Ia merapikan buku dan alat tulisnya ke dalam tas. Tak lupa Lani berpamitan kepada ayah dan ibu sebelum berangkat."
  2. Mengapa ide pokok sangat penting dalam sebuah teks? Jelaskan menurut pendapatmu!
Klik untuk Kunci Jawaban

1. Kesimpulan Materi: Menemukan ide pokok membantu kita memahami inti cerita dengan lebih mudah dan cepat.

2. Refleksi Pembelajaran: Apakah kamu sudah bisa membedakan mana kalimat utama dan mana kalimat penjelas?

3. Kendala: Siswa terkadang bingung jika kalimat utama tidak terletak di awal paragraf.

4. Tindak Lanjut: Memberikan latihan teks dengan letak kalimat utama yang bervariasi.

5. Jumlah Siswa Paham: [ ] | Belum Paham: [ ]

3. Seni Rupa: Merancang Tekstur

Capaian Pembelajaran (CP): Peserta didik mampu merancang, membuat, dan memamerkan karya seni rupa dua atau tiga dimensi dengan menggunakan berbagai bahan dan teknik yang dipelajari.

Tujuan Pembelajaran (TP): Merancang sebuah tekstur berdasarkan ide, pengetahuan, bahan dan teknik yang dipelajari.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  • Mengamati berbagai jenis tekstur nyata dan semu di sekitar.
  • Menentukan bahan (alami/buatan) untuk membuat tekstur.
  • Membuat sketsa rancangan tekstur pada buku gambar.
  • Mengaplikasikan teknik frottage atau grattage pada rancangan karya (HOTS).

Model / Metode: Model Project Based Learning (PjBL) dengan metode Eksperimen. Alasan: Siswa belajar melalui proses mencipta langsung sehingga kreativitas mereka terasah.

Penjabaran Materi

Video Pembelajaran:
📺 Tonton: Eksperimen Membuat Tekstur

Ringkasan Materi:
Tekstur adalah nilai raba dari suatu permukaan benda. Ada tekstur nyata (terasa kasar/halus saat diraba) dan tekstur semu (hanya terlihat kasar tapi terasa halus). Teknik merancang tekstur bisa menggunakan teknik tempel (kolase), teknik gores (grattage), atau teknik cetak (frottage).

Teknik PembuatanBahan yang Dibutuhkan
Frottage (Cetak)Kertas, krayon/pensil, benda bertekstur (koin, daun).
Grattage (Gores)Kertas, krayon warna-warni, krayon hitam, alat gores runcing.

Asesmen Formatif (HOTS)

A. Pilihan Ganda

  1. Nilai raba dari permukaan sebuah benda disebut...
    a. Warna   b. Bentuk   c. Tekstur   d. Garis
  2. Tekstur yang terlihat kasar namun terasa halus saat diraba disebut tekstur...
    a. Nyata   b. Semu   c. Asli   d. Buatan
  3. Teknik membuat tekstur dengan cara menggosok kertas di atas benda bertekstur disebut...
    a. Kolase   b. Grattage   c. Frottage   d. Mozaik
  4. Alat yang digunakan untuk teknik grattage biasanya bersifat...
    a. Tumpul   b. Basah   c. Runcing   d. Lunak
  5. Contoh benda yang memiliki tekstur nyata kasar adalah...
    a. Kaca   b. Kulit kayu   c. Plastik   d. Kertas HVS

B. Isian

  1. Krayon warna hitam pada teknik grattage berfungsi untuk __________ lapisan warna di bawahnya.
  2. Permukaan daun yang memiliki tulang daun menonjol termasuk tekstur __________.
  3. Langkah pertama dalam merancang tekstur adalah membuat __________.

C. Esai

  1. Jelaskan perbedaan antara teknik frottage dan grattage dalam pembuatan tekstur!
  2. Rancanglah sebuah ide karya seni yang menggunakan tekstur dari bahan alam. Bahan apa yang kamu pilih dan mengapa?
Klik untuk Kunci Jawaban

1. Kesimpulan Materi: Tekstur memberikan dimensi keindahan dan keunikan pada sebuah karya seni rupa.

2. Refleksi Pembelajaran: Teknik manakah yang paling kamu sukai untuk membuat tekstur?

3. Kendala: Beberapa siswa kesulitan menggores krayon tanpa merobek kertas.

4. Tindak Lanjut: Memberikan arahan penggunaan alat gores secara perlahan dan hati-hati.

5. Jumlah Siswa Paham: [ ] | Belum Paham: [ ]

Senin, 31 Agustus 2026

Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra. Selasa, 1 September 2026


MATERI PEMBELAJARAN KELAS 4 FATIMAH AZ-ZAHRA

IDENTITAS :


- Nama Guru         : Dessy Puji Astuti, S.Pd.

- Hari / Tanggal     : Selasa / 1 September 2026

- Fase / Kelas         : B / 4 Fatimah Az-Zahra

- Mata Pelajaran     : Matematika, IPAS, Pancasila, dan Seni rupa 

- Materi                 : Perkalian, Gaya, dan Tekstur 

- Pertemuan Ke     : 1

Apersepsi:
Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan.

وَخَلَقَ كُلَّ شَيْءٍ فَقَدَّرَهُ تَقْدِيرًا"Wa khalaqa kulla syai'in fa qaddarahū taqdīrā."

Artinya: "Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya." (QS. Al-Furqan: 2)

Keterkaitan: Ayat ini mengingatkan kita bahwa Allah menciptakan alam semesta dengan perhitungan yang teliti (Matematika), keindahan bentuk dan tekstur (Seni Rupa), serta hukum-hukum gerak dan gaya (IPAS) yang sangat teratur.

1. Matematika: Perkalian Bilangan Cacah

Capaian Pembelajaran (CP): Peserta didik dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1.000.

Tujuan Pembelajaran (TP): Melakukan dan menyelesaikan masalah operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1000 dengan bantuan benda konkret, gambar dan simbol.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  • Mengingat kembali konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang.
  • Melakukan perkalian bilangan dua angka dengan satu angka menggunakan teknik susun pendek.
  • Melakukan perkalian bilangan tiga angka dengan satu angka menggunakan teknik menyimpan.
  • Menyelesaikan soal cerita kontekstual tentang perkalian dalam kehidupan sehari-hari (HOTS).

Model / Metode Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL) dengan metode Drill (Latihan Terbimbing). Alasan: Keterampilan menghitung memerlukan latihan berulang agar siswa mahir dalam prosedur perkalian susun.

Penjabaran Materi

📺 Video Pembelajaran: Perkalian Bilangan Cacah

Konsep Perkalian Susun Pendek:
Perkalian bilangan besar lebih mudah dikerjakan dengan cara bersusun. Pastikan nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan) sejajar.

Contoh Soal:

Contoh 1: 125 x 4Contoh 2: 234 x 3
1. 5 x 4 = 20 (tulis 0, simpan 2)
2. 2 x 4 = 8. Tambahkan simpanan: 8 + 2 = 10 (tulis 0, simpan 1)
3. 1 x 4 = 4. Tambahkan simpanan: 4 + 1 = 5.
Hasil: 500
1. 4 x 3 = 12 (tulis 2, simpan 1)
2. 3 x 3 = 9. Tambahkan simpanan: 9 + 1 = 10 (tulis 0, simpan 1)
3. 2 x 3 = 6. Tambahkan simpanan: 6 + 1 = 7.
Hasil: 702

Asesmen Formatif (HOTS)

I. Pilihan Ganda

  1. Hasil dari 150 x 6 adalah... (A. 800, B. 900, C. 850, D. 950)
  2. Sebuah toko memiliki 12 kotak apel. Setiap kotak berisi 25 buah apel. Jumlah seluruh apel adalah... (A. 250, B. 300, C. 350, D. 400)
  3. Bilangan 215 dikalikan 4 menghasilkan... (A. 840, B. 850, C. 860, D. 870)
  4. Jika satu mobil dapat mengangkut 8 orang, maka 112 mobil dapat mengangkut... orang. (A. 896, B. 886, C. 876, D. 866)
  5. Hasil perkalian 42 x 8 adalah... (A. 326, B. 336, C. 346, D. 356)

II. Isian

  1. 125 x 5 = ____
  2. 208 x 3 = ____
  3. Hasil dari 75 dikali 6 adalah ____

III. Esai

  1. Sebuah perpustakaan menerima 8 kardus buku baru. Setiap kardus berisi 112 buku. Berapa total buku baru yang diterima perpustakaan tersebut?
  2. Sebuah mobil melaju dengan kecepatan 65 km per jam. Berapa jarak yang ditempuh mobil tersebut setelah berjalan selama 8 jam?
Klik untuk Kunci Jawaban Matematika

1. Kesimpulan Materi: Perkalian adalah penjumlahan berulang. Teknik susun pendek memudahkan kita menghitung bilangan ratusan dengan cepat.

2. Refleksi Pembelajaran: Bagian mana yang menurutmu paling sulit dalam perkalian susun?

3. Kendala: Siswa terkadang lupa menjumlahkan angka yang disimpan.

4. Tindak Lanjut: Memberikan latihan tambahan bagi siswa yang belum lancar menyimpan angka.

5. Jumlah Siswa Paham:  | Belum Paham: 

2. IPAS: Gaya di Sekitar Kita

Capaian Pembelajaran (CP): Peserta didik mengidentifikasi ragam gaya yang terlibat dalam aktivitas sehari-hari dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda.

Tujuan Pembelajaran (TP): Membedakan jenis gaya dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  • Mendefinisikan gaya sebagai tarikan atau dorongan pada benda.
  • Mengklasifikasikan jenis-jenis gaya (otot, gesek, magnet, gravitasi, pegas, listrik).
  • Menganalisis pengaruh gaya terhadap perubahan gerak dan bentuk benda.
  • Menerapkan konsep gaya untuk memecahkan masalah mekanik sederhana (HOTS).

Model / Metode Pembelajaran: Inkuiri Terbimbing dengan metode Eksperimen Sederhana. Alasan: Siswa akan lebih paham pengaruh gaya jika mereka mencobanya sendiri pada benda-benda nyata.

Penjabaran Materi

📺 Video Pembelajaran: Pengaruh Gaya

Jenis Gaya dan Pengaruhnya:
Gaya dapat menyebabkan benda diam menjadi bergerak, benda bergerak menjadi diam, berubah arah, atau berubah bentuk.

Jenis GayaContoh Aktivitas
Gaya OtotMenendang bola, mengangkat tas sekolah.
Gaya GesekMengerem sepeda, menghapus papan tulis.
Gaya PegasMenarik katapel, menggunakan pulpen cetek.
Gaya GravitasiBuah jatuh dari pohon ke tanah.

Asesmen Formatif (HOTS)

I. Pilihan Ganda

  1. Gaya yang digunakan saat kita menarik pintu adalah gaya... (A. Magnet, B. Otot, C. Gravitasi, D. Pegas)
  2. Pengaruh gaya saat kita meremas kaleng bekas adalah... (A. Berubah arah, B. Berubah bentuk, C. Menjadi diam, D. Menjadi cepat)
  3. Gaya yang bekerja pada kompas untuk menunjukkan arah utara adalah... (A. Gesek, B. Otot, C. Magnet, D. Listrik)
  4. Seorang kiper menangkap bola yang ditendang lawan. Hal ini menunjukkan gaya dapat membuat... (A. Benda diam jadi bergerak, B. Benda bergerak jadi diam, C. Benda berubah bentuk, D. Benda bertambah panas)
  5. Gaya gesek akan semakin besar jika permukaan benda bersifat... (A. Licin, B. Halus, C. Kasar, D. Basah)

II. Isian

  1. Gaya tarik bumi yang menyebabkan benda jatuh ke bawah disebut gaya ____
  2. Menekan plastisin hingga pipih menunjukkan bahwa gaya dapat mengubah ____ benda.
  3. Ban mobil dibuat beralur agar gaya ____ dengan jalan semakin besar.

III. Esai

  1. Sebutkan 3 aktivitas di sekolah yang memanfaatkan gaya gesek! Jelaskan manfaatnya!
  2. Mengapa saat kita melempar bola ke atas, bola tersebut akan selalu kembali ke bawah? Gaya apa yang bekerja? Jelaskan!
Klik untuk Kunci Jawaban IPAS

1. Kesimpulan Materi: Gaya adalah tarikan atau dorongan. Tanpa gaya, benda tidak dapat bergerak atau berubah bentuk.

2. Refleksi Pembelajaran: Gaya manakah yang menurutmu paling bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari?

3. Kendala: Beberapa siswa kesulitan membedakan gaya magnet dan gaya listrik statis.

4. Tindak Lanjut: Melakukan demonstrasi listrik statis dengan penggaris plastik dan potongan kertas.

5. Jumlah Siswa Paham:  | Belum Paham: 

3. Pendidikan Pancasila: Perangkat Desa dan Kelurahan

Capaian Pembelajaran (CP):
Peserta didik mengenal lingkungan tempat tinggal (RT, RW, desa atau kelurahan, dan kecamatan) sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Peserta didik dapat mengenal perangkat desa dan kelurahan yang berperan di lingkungan masyarakat.

Tujuan Pembelajaran (TP):
Murid dapat mengenal perangkat desa dan kelurahan yang berperan di lingkungan masyarakat.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  • Menjelaskan perbedaan wilayah desa dan kelurahan.
  • Mengidentifikasi struktur organisasi pemerintahan desa (Kepala Desa, BPD, Perangkat Desa).
  • Mengidentifikasi struktur organisasi pemerintahan kelurahan (Lurah, Sekretaris, Kasi).
  • Menganalisis tugas dan fungsi perangkat wilayah dalam melayani masyarakat (HOTS).

Model / Metode Pembelajaran:
Model Problem Based Learning (PBL) dengan metode diskusi kelompok. Alasan: Agar siswa dapat memecahkan masalah nyata terkait pelayanan publik di lingkungan sekitar mereka.

Penjabaran Materi

1. Video Pembelajaran:
Tonton Video: Perangkat Desa & Kelurahan

2. Ringkasan Materi:
Desa dipimpin oleh seorang Kepala Desa yang dipilih langsung oleh rakyat. Sedangkan Kelurahan dipimpin oleh seorang Lurah yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan ditunjuk oleh Bupati/Walikota. Perangkat desa terdiri dari Sekretaris Desa, Kepala Urusan (Kaur), dan Kepala Dusun. Perangkat kelurahan terdiri dari Sekretaris Lurah dan Kepala Seksi (Kasi).

Contoh Soal:
1. Siapa pemimpin tertinggi di tingkat desa? (Jawab: Kepala Desa)
2. Apa perbedaan utama antara Kepala Desa dan Lurah dalam cara pemilihannya? (Jawab: Kepala desa dipilih rakyat, Lurah ditunjuk pemerintah).

Asesmen Formatif (HOTS)

A. Pilihan Ganda

  1. Lembaga yang bertugas mengawasi kinerja Kepala Desa adalah...
    a. Lurah b. BPD c. Camat d. RT
  2. Seorang PNS yang memimpin wilayah kelurahan disebut...
    a. Kepala Desa b. Sekdes c. Lurah d. Kepala Dusun
  3. Wilayah gabungan dari beberapa RT disebut...
    a. RW b. Desa c. Kecamatan d. Kelurahan
  4. Perangkat desa yang membantu urusan administrasi dan surat-menyurat adalah...
    a. Kaur b. Sekdes c. Kepala Dusun d. BPD
  5. Berikut yang bukan merupakan perangkat kelurahan adalah...
    a. Sekretaris Lurah b. Kasi Pemerintahan c. Kasi Pemberdayaan d. Badan Permusyawaratan Desa

B. Isian

  1. Masa jabatan Kepala Desa menurut aturan terbaru adalah ____ tahun.
  2. Lurah bertanggung jawab kepada ____ melalui Camat.
  3. Kepala Dusun bertugas membantu Kepala Desa di wilayah ____.

C. Esai

  1. Mengapa di sebuah desa diperlukan adanya Badan Permusyawaratan Desa (BPD)? Jelaskan fungsinya!
  2. Bayangkan jika di desamu tidak ada perangkat desa. Apa yang akan terjadi dengan pelayanan administrasi warga? Berikan analisismu!
Klik untuk Lihat Kunci Jawaban



Kesimpulan & Refleksi

1. Kesimpulan Materi: Desa dan Kelurahan adalah ujung tombak pemerintahan yang melayani kebutuhan warga secara langsung.

2. Refleksi Pembelajaran: Apakah kamu sudah mengenal siapa Kepala Desa atau Lurah di tempat tinggalmu?

3. Kendala: Siswa sering tertukar antara istilah perangkat desa dan perangkat kelurahan.

4. Tindak Lanjut: Membuat bagan struktur organisasi desa/kelurahan masing-masing siswa.

5. Jumlah Siswa Paham: [ ] | Belum Paham: [ ]

4. Seni Rupa: Eksplorasi Tekstur

Capaian Pembelajaran (CP): Peserta didik mampu mengidentifikasi, mengeksplorasi, dan menciptakan karya seni rupa dengan memanfaatkan unsur-unsur rupa (garis, bentuk, warna, tekstur).

Tujuan Pembelajaran (TP): Mengetahui teknik pembuatan tekstur.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  • Mengidentifikasi berbagai jenis tekstur (kasar, halus, licin) di lingkungan sekolah.
  • Mempelajari teknik Frottage (menjiplak tekstur benda nyata).
  • Mempelajari teknik Grattage (menggores lapisan warna krayon).
  • Menciptakan karya seni rupa kreatif menggunakan teknik tekstur (HOTS).

Model / Metode Pembelajaran: Discovery Learning dengan metode Demonstrasi dan Praktik. Alasan: Seni rupa adalah mata pelajaran psikomotorik yang memerlukan praktek langsung untuk memahami teknik.

Penjabaran Materi

📺 Video Pembelajaran: Teknik Membuat Tekstur

Teknik Pembuatan Tekstur:
1. Frottage: Meletakkan kertas di atas benda bertekstur (daun, koin) lalu mengarsirnya dengan pensil/krayon.
2. Grattage: Mewarnai kertas dengan krayon warna-warni, menutupnya dengan krayon hitam, lalu menggoresnya dengan alat runcing.

Contoh Eksperimen:

Teknik FrottageTeknik Grattage
Menjiplak permukaan uang logam atau daun kering.Membuat gambar pemandangan dengan goresan pada lapisan krayon hitam.

Asesmen Formatif (HOTS)

I. Pilihan Ganda

  1. Teknik membuat tekstur dengan cara menjiplak permukaan benda disebut... (A. Grattage, B. Frottage, C. Mozaik, D. Kolase)
  2. Alat yang digunakan untuk teknik grattage biasanya bersifat... (A. Tumpul, B. Runcing, C. Lembut, D. Basah)
  3. Tekstur yang dapat dirasakan dengan sentuhan tangan disebut tekstur... (A. Maya, B. Nyata, C. Visual, D. Semu)
  4. Krayon hitam pada teknik grattage berfungsi sebagai... (A. Dasar warna, B. Penutup lapisan, C. Hiasan, D. Perekat)
  5. Contoh benda yang memiliki tekstur kasar adalah... (A. Kaca, B. Kulit kayu, C. Plastik, D. Kertas HVS)

II. Isian

  1. Tekstur yang hanya bisa dilihat tapi terasa halus saat disentuh disebut tekstur ____
  2. Menggores lapisan warna krayon untuk membuat pola disebut teknik ____
  3. Permukaan daun yang menonjol akan menghasilkan tekstur ____ saat dijiplak.

III. Esai

  1. Jelaskan langkah-langkah membuat karya seni dengan teknik Grattage!
  2. Mengapa seorang seniman perlu memberikan tekstur pada karya lukisannya? Jelaskan alasannya!
Klik untuk Kunci Jawaban Seni Rupa

1. Kesimpulan Materi: Tekstur menambah nilai keindahan pada karya. Teknik frottage dan grattage adalah cara sederhana namun kreatif untuk mengeksplorasi tekstur.

2. Refleksi Pembelajaran: Teknik manakah yang lebih kamu sukai, Frottage atau Grattage? Mengapa?

3. Kendala: Krayon hitam seringkali kurang menutupi warna dasar dengan sempurna.

4. Tindak Lanjut: Menggunakan krayon yang lebih lunak (oil pastel) agar teknik grattage lebih mudah.

5. Jumlah Siswa Paham:  | Belum Paham: 

Minggu, 30 Agustus 2026

materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra. Senin, 31 Agustus 2026

  

MATERI PEMBELAJARAN KELAS 4 FATIMAH AZ-ZAHRA

IDENTITAS :


- Nama Guru         : Dessy Puji Astuti, S.Pd.

- Hari / Tanggal     : Senin / 31 Agustus 2026

- Fase / Kelas         : B / 4 Fatimah Az-Zahra

- Mata Pelajaran     : Matematika, IPAS, Bahasa Indonesia, dan Pancasila 

- Materi                 : Perangkat Desa & Kelurahan, Perkalian, Gaya

- Pertemuan Ke     : 1

 Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan.

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ"Yā ayyuhallażīna āmanū aṭī‘ullāha wa aṭī‘ur-rasūla wa ulil-amri minkum."

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan ulil amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu." (QS. An-Nisa: 59)

Keterkaitan: Ayat ini memerintahkan kita untuk taat kepada pemimpin. Dalam lingkup terkecil, pemimpin kita adalah Perangkat Desa atau Kelurahan. Dengan memahami struktur dan tugas mereka, kita belajar menjadi warga negara yang baik dan tertib.

I. Matematika: Perkalian Bilangan Cacah

Capaian Pembelajaran (CP):
Peserta didik dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1000 menggunakan benda konkret, gambar, dan simbol matematika.

Tujuan Pembelajaran (TP):
Melakukan dan menyelesaikan masalah operasi perkalian bilangan cacah sampai 1000 dengan bantuan benda konkret, gambar dan simbol.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  • Mengingat kembali konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang.
  • Melakukan perkalian bilangan dua angka dengan satu angka (tanpa menyimpan).
  • Melakukan perkalian bilangan tiga angka dengan satu angka (dengan teknik menyimpan).
  • Menyelesaikan soal cerita kompleks yang melibatkan perkalian dalam kehidupan sehari-hari (HOTS).

Model / Metode Pembelajaran:
Model Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan metode Drill. Alasan: Keterampilan berhitung memerlukan latihan rutin agar siswa mahir dalam teknik perkalian susun.

Penjabaran Materi

1. Video Pembelajaran:
Tonton Video: Trik Perkalian Susun

2. Ringkasan Materi:
Perkalian adalah penjumlahan berulang dari bilangan yang sama. Untuk bilangan besar, kita menggunakan metode Perkalian Bersusun.
Contoh: 125 x 4
- Langkah 1: 5 x 4 = 20 (tulis 0, simpan 2)
- Langkah 2: 2 x 4 = 8. Tambahkan simpanan: 8 + 2 = 10 (tulis 0, simpan 1)
- Langkah 3: 1 x 4 = 4. Tambahkan simpanan: 4 + 1 = 5.
Hasilnya: 500.

Contoh Soal:
1. 45 x 6 = ... (Jawab: 270)
2. 210 x 3 = ... (Jawab: 630)

Asesmen Formatif (HOTS)

A. Pilihan Ganda

  1. Hasil dari 150 x 5 adalah...
    a. 650 b. 700 c. 750 d. 800
  2. Jika 12 x 8 = 96, maka 120 x 8 adalah...
    a. 96 b. 960 c. 9.600 d. 906
  3. Sebuah toko memiliki 7 rak buku. Setiap rak berisi 115 buku. Jumlah seluruh buku adalah...
    a. 705 b. 805 c. 905 d. 775
  4. Hasil perkalian 25 x 12 adalah...
    a. 250 b. 300 c. 350 d. 400
  5. Bilangan yang jika dikalikan 9 menghasilkan 108 adalah...
    a. 11 b. 12 c. 13 d. 14

B. Isian

  1. Hasil dari 234 x 2 = ____.
  2. Dalam perkalian 15 x 7, angka yang disimpan pada langkah pertama adalah ____.
  3. Jika 1 kg apel berisi 8 buah, maka 12 kg apel berisi ____ buah.

C. Esai

  1. Pak Budi membeli 6 keranjang telur. Setiap keranjang berisi 144 butir telur. Di perjalanan, 25 butir telur pecah. Berapa sisa telur Pak Budi sekarang?
  2. Gunakan cara susun pendek untuk menghitung 312 x 3 dan jelaskan langkah-langkahnya!
Klik untuk Lihat Kunci Jawaban



Kesimpulan & Refleksi

1. Kesimpulan Materi: Perkalian susun memudahkan kita menghitung bilangan ratusan dengan cepat dan akurat.

2. Refleksi Pembelajaran: Apakah kamu sudah hafal perkalian 1 sampai 10?

3. Kendala: Siswa sering lupa menambahkan angka yang disimpan.

4. Tindak Lanjut: Latihan perkalian 5 menit setiap awal pelajaran.

5. Jumlah Siswa Paham: [ ] | Belum Paham: [ ]

II. IPAS: Gaya dan Pengaruhnya

Capaian Pembelajaran (CP):
Peserta didik mengidentifikasi ragam gaya yang terlibat dalam aktivitas sehari-hari dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda.

Tujuan Pembelajaran (TP):
Membedakan jenis gaya dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  • Mendefinisikan gaya sebagai tarikan atau dorongan.
  • Mengklasifikasikan jenis-jenis gaya (otot, listrik, magnet, gravitasi, pegas, gesek).
  • Mendemonstrasikan pengaruh gaya terhadap benda diam dan bergerak.
  • Menganalisis fenomena gaya dalam kehidupan sehari-hari, seperti pengereman dan penggunaan katapel (HOTS).

Model / Metode Pembelajaran:
Model Discovery Learning dengan metode eksperimen. Alasan: Agar siswa menemukan sendiri konsep gaya melalui percobaan langsung dengan benda-benda di sekitar.

Penjabaran Materi

1. Video Pembelajaran:
Tonton Video: Gaya & Gerak

2. Ringkasan Materi:
Gaya adalah tarikan atau dorongan yang diberikan pada benda. Gaya tidak dapat dilihat, tapi pengaruhnya dapat dirasakan.
Jenis Gaya: Gaya Otot (manusia), Gaya Gesek (permukaan benda), Gaya Magnet, Gaya Gravitasi (bumi), Gaya Pegas (karet/per), Gaya Listrik.
Pengaruh Gaya: Benda diam jadi bergerak, benda bergerak jadi diam, benda berubah arah, dan benda berubah bentuk.

Contoh Soal:
1. Gaya apa yang digunakan saat kita menendang bola? (Jawab: Gaya Otot)
2. Apa yang terjadi jika plastisin ditekan dengan tangan? (Jawab: Berubah bentuk).

Asesmen Formatif (HOTS)

A. Pilihan Ganda

  1. Buah mangga yang jatuh dari pohonnya dipengaruhi oleh gaya...
    a. Otot b. Magnet c. Gravitasi d. Gesek
  2. Alat yang bekerja menggunakan gaya pegas adalah...
    a. Kipas angin b. Katapel c. Kompas d. Lampu
  3. Kegiatan mengerem sepeda membuktikan bahwa gaya dapat membuat...
    a. Benda berubah bentuk b. Benda bergerak jadi diam c. Benda diam jadi bergerak d. Benda bertambah cepat
  4. Permukaan ban mobil dibuat kasar dan beralur bertujuan untuk memperbesar gaya...
    a. Magnet b. Pegas c. Gesek d. Otot
  5. Gaya yang dihasilkan oleh muatan listrik disebut gaya...
    a. Magnet b. Listrik c. Gravitasi d. Pegas

B. Isian

  1. Tarikan atau dorongan disebut ____.
  2. Gaya yang terjadi saat dua permukaan benda saling bersentuhan adalah gaya ____.
  3. Benda yang dapat ditarik oleh magnet disebut benda ____.

C. Esai

  1. Sebutkan 3 contoh pengaruh gaya terhadap benda yang kamu temukan di sekolah!
  2. Mengapa pemain bola harus memberikan gaya pada bola yang sedang meluncur ke arahnya? Jelaskan pengaruh gaya yang terjadi!
Klik untuk Lihat Kunci Jawaban



Kesimpulan & Refleksi

1. Kesimpulan Materi: Gaya ada di mana-mana dan sangat membantu pekerjaan manusia sehari-hari.

2. Refleksi Pembelajaran: Gaya apa yang paling unik menurutmu?

3. Kendala: Siswa sulit membedakan gaya magnet dan gaya listrik statis.

4. Tindak Lanjut: Melakukan percobaan listrik statis menggunakan penggaris plastik dan rambut.

5. Jumlah Siswa Paham: [ ] | Belum Paham: [ ]

III. Bahasa Indonesia

Materi: Menulis — Tulisan Tegak Bersambung dalam Surat (Lanjutan)
Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu menulis teks dengan rangkaian kalimat yang beragam, informasi yang rinci dan akurat dengan topik yang beragam. Peserta didik makin terampil menulis tegak bersambung dengan benar dan indah serta dapat menggunakan tanda baca yang tepat dalam berbagai konteks penulisan, termasuk surat pribadi dan surat resmi sederhana.
Tujuan Pembelajaran (TP)
🎯Peserta didik mampu menulis kalimat dalam bentuk surat dengan tulisan tegak bersambung yang rapi, indah, terbaca jelas, dan memperhatikan penggunaan tanda baca serta ejaan yang benar.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) / Kriteria
  • 1
    Peserta didik dapat menulis ulang contoh surat sederhana menggunakan tulisan tegak bersambung dengan bentuk huruf yang benar.
  • 2
    Peserta didik dapat menyusun kalimat pembuka surat yang baik dan sopan sesuai dengan konteks (kepada teman, kepada guru, atau kepada orang yang lebih tua).
  • 3
    Peserta didik dapat menulis minimal 3 paragraf isi surat yang memuat gagasan utama yang jelas dan koheren.
  • 4
    Peserta didik dapat menggunakan tanda titik, koma, tanda seru, dan huruf kapital secara tepat dalam tulisan surat.
  • 5
    Peserta didik dapat memeriksa kembali hasil tulisannya dan memperbaiki kesalahan ejaan maupun tanda baca secara mandiri.
Model & Metode Pembelajaran
ModelDirect Instruction + Writing Workshop — guru mendemonstrasikan, kemudian peserta didik berlatih menulis surat secara terbimbing hingga mandiri.
MetodeDemonstrasi, latihan terbimbing (guided writing), peer review (saling memeriksa tulisan teman), dan penugasan mandiri.

Latihan Menulis Tegak Bersambung — Huruf dan Kata

Durasi ±7 menit · Fokus pada teknik menyambung huruf dan cara memegang pensil

🔍 Cari di YouTube →

Penjabaran Materi

✍️ Review: Apa Itu Tulisan Tegak Bersambung?

Tulisan tegak bersambung adalah tulisan tangan yang menghubungkan setiap huruf dalam satu kata tanpa mengangkat pena dari kertas. Berbeda dengan tulisan cetak yang terpisah-pisah, tulisan tegak bersambung membuat tulisan lebih mengalir, rapi, dan indah.

🔁
Mengingat kembali dari pertemuan 1: Kita sudah belajar struktur surat (tanggal, salam pembuka, isi, salam penutup, nama). Hari ini kita fokus pada kualitas tulisan tegak bersambung dan latihan menulis surat lebih panjang.

📐 Aturan Dasar Tulisan Tegak Bersambung

AspekAturanContoh / Tips
KemiringanTegak lurus atau sedikit miring ke kanan (maks. 5°)Miringkan kertas agar posisi menulis nyaman
Tinggi hurufHuruf kapital 2x tinggi huruf kecilHuruf a, e, o, n setinggi 1 unit; A, B, C setinggi 2 unit
Huruf berekor bawahg, j, p, q, y turun ke bawah garis"pagi" — huruf p turun melewati garis bawah
Spasi kataJarak antar kata sekitar lebar 1 huruf "o"Jangan terlalu rapat atau terlalu renggang
Tanda bacaDitulis tepat setelah huruf terakhir, tidak diberi spasi"Halo," bukan "Halo ,"

📨 Contoh Surat Lengkap — Tegak Bersambung

Tuliskan dengan tegak bersambung ⬇️

Bandar Lampung, 20 Agustus 2026

Kepada Yth.
Ibu Dessy Puji Astuti, S.Pd.
Guru Kelas 4 Fatimah Az-Zahra

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Dengan hormat, saya murid Ibu dari kelas 4 Fatimah Az-Zahra. Saya ingin menyampaikan bahwa saya sangat senang belajar hari ini. Materi tentang energi sangat menarik dan membuat saya ingin terus belajar lebih banyak.

Saya berjanji akan terus berlatih menulis tegak bersambung setiap hari agar tulisan saya semakin rapi dan indah. Terima kasih atas bimbingan Ibu selama ini.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Hormat saya,

(Nama Lengkap Siswa)

💡
Langkah berlatih hari ini: (1) Salin contoh surat di atas dengan tulisan tegak bersambungmu sendiri; (2) Minta teman di sebelahmu untuk membaca hasilnya — jika terbaca dengan mudah, tulisanmu sudah bagus; (3) Tandai huruf yang masih kurang rapi dan ulangi berlatih huruf tersebut.
📋
Bahasa Indonesia · Pertemuan 2

Asesmen Formatif

HOTS-Based
Pilihan Ganda5 Soal
1
Rania diminta menulis surat kepada gubernur untuk menyampaikan aspirasi tentang lingkungan. Bagian surat yang membedakan surat kepada pejabat dengan surat kepada teman adalah… C4
A
Tanggal penulisan — harus ditulis lebih panjang untuk pejabat
B
Bahasa dan salam pembuka — lebih formal dan menggunakan "Dengan hormat"
C
Warna tinta — surat resmi harus menggunakan tinta biru
D
Ukuran kertas — surat kepada pejabat harus menggunakan kertas A3
2
Setelah menulis surat, langkah yang PALING PENTING sebelum menyerahkannya kepada guru adalah… C5
A
Menghias pinggiran kertas dengan gambar bunga agar menarik
B
Membaca kembali seluruh surat untuk memeriksa ejaan dan tanda baca
C
Meminta teman untuk menulis ulang suratnya agar lebih rapi
D
Menyalin surat sebanyak 3 kali sebelum dikumpulkan
3
Perhatikan kalimat berikut: "bandar lampung 20 agustus 2026". Perbaikan yang TEPAT untuk kalimat tersebut sebagai tanggal surat adalah… C4
A
Bandar lampung, 20 agustus 2026
B
BANDAR LAMPUNG, 20 AGUSTUS 2026
C
Bandar Lampung, 20 Agustus 2026
D
bandar Lampung, 20 Agustus 2026.
4
Dua murid menulis surat yang sama. Murid A tulisannya rapi dan mudah dibaca, murid B tulisannya sulit terbaca. Dari sudut pandang penerima surat, surat manakah yang lebih menghormati penerimanya dan mengapa? C5
A
Murid B, karena tulisan jelek menandakan ia sangat sibuk dan bersemangat
B
Murid A, karena tulisan rapi menunjukkan usaha dan rasa hormat kepada pembaca
C
Keduanya sama, karena yang penting adalah isi suratnya
D
Murid B, karena tulisan sulit dibaca berarti ia menulis dengan sangat cepat
5
Kalimat manakah yang PALING TEPAT sebagai kalimat penutup surat yang sopan kepada guru? C6
A
"Sudah dulu ya Pak, saya mau istirahat sekarang."
B
"Demikian surat ini saya sampaikan. Atas perhatian Bapak, saya mengucapkan terima kasih."
C
"OK Pak, sekian saja. Dadah!"
D
"Saya harap Bapak tidak marah dengan surat ini."
Isian Singkat3 Soal
6
Huruf yang memiliki ekor turun ke bawah garis dalam tulisan tegak bersambung contohnya adalah huruf g, j, dan ________. C2
7
Kalimat pembuka surat resmi yang paling umum digunakan dan menunjukkan rasa hormat adalah "________." C1
8
Kegiatan memeriksa kembali tulisan sendiri untuk mencari dan memperbaiki kesalahan disebut kegiatan ________. C2
Esai2 Soal
9
Tulislah sebuah surat kepada orang tuamu untuk menceritakan apa yang kamu pelajari hari ini di sekolah tentang energi! Gunakan tulisan tegak bersambung dan pastikan suratmu memiliki semua bagian surat yang lengkap dan benar! C6
10
Mengapa kemampuan menulis surat dengan rapi dan sopan merupakan keterampilan penting yang perlu dimiliki setiap orang, bahkan di zaman digital seperti sekarang? Berikan pendapatmu dengan minimal 3 alasan yang kuat! C5

IV. Pendidikan Pancasila: Perangkat Desa dan Kelurahan

Capaian Pembelajaran (CP):
Peserta didik mengenal lingkungan tempat tinggal (RT, RW, desa atau kelurahan, dan kecamatan) sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Peserta didik dapat mengenal perangkat desa dan kelurahan yang berperan di lingkungan masyarakat.

Tujuan Pembelajaran (TP):
Murid dapat mengenal perangkat desa dan kelurahan yang berperan di lingkungan masyarakat.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  • Menjelaskan perbedaan wilayah desa dan kelurahan.
  • Mengidentifikasi struktur organisasi pemerintahan desa (Kepala Desa, BPD, Perangkat Desa).
  • Mengidentifikasi struktur organisasi pemerintahan kelurahan (Lurah, Sekretaris, Kasi).
  • Menganalisis tugas dan fungsi perangkat wilayah dalam melayani masyarakat (HOTS).

Model / Metode Pembelajaran:
Model Problem Based Learning (PBL) dengan metode diskusi kelompok. Alasan: Agar siswa dapat memecahkan masalah nyata terkait pelayanan publik di lingkungan sekitar mereka.

Penjabaran Materi

1. Video Pembelajaran:
Tonton Video: Perangkat Desa & Kelurahan

2. Ringkasan Materi:
Desa dipimpin oleh seorang Kepala Desa yang dipilih langsung oleh rakyat. Sedangkan Kelurahan dipimpin oleh seorang Lurah yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan ditunjuk oleh Bupati/Walikota. Perangkat desa terdiri dari Sekretaris Desa, Kepala Urusan (Kaur), dan Kepala Dusun. Perangkat kelurahan terdiri dari Sekretaris Lurah dan Kepala Seksi (Kasi).

Contoh Soal:
1. Siapa pemimpin tertinggi di tingkat desa? (Jawab: Kepala Desa)
2. Apa perbedaan utama antara Kepala Desa dan Lurah dalam cara pemilihannya? (Jawab: Kepala desa dipilih rakyat, Lurah ditunjuk pemerintah).

Asesmen Formatif (HOTS)

A. Pilihan Ganda

  1. Lembaga yang bertugas mengawasi kinerja Kepala Desa adalah...
    a. Lurah b. BPD c. Camat d. RT
  2. Seorang PNS yang memimpin wilayah kelurahan disebut...
    a. Kepala Desa b. Sekdes c. Lurah d. Kepala Dusun
  3. Wilayah gabungan dari beberapa RT disebut...
    a. RW b. Desa c. Kecamatan d. Kelurahan
  4. Perangkat desa yang membantu urusan administrasi dan surat-menyurat adalah...
    a. Kaur b. Sekdes c. Kepala Dusun d. BPD
  5. Berikut yang bukan merupakan perangkat kelurahan adalah...
    a. Sekretaris Lurah b. Kasi Pemerintahan c. Kasi Pemberdayaan d. Badan Permusyawaratan Desa

B. Isian

  1. Masa jabatan Kepala Desa menurut aturan terbaru adalah ____ tahun.
  2. Lurah bertanggung jawab kepada ____ melalui Camat.
  3. Kepala Dusun bertugas membantu Kepala Desa di wilayah ____.

C. Esai

  1. Mengapa di sebuah desa diperlukan adanya Badan Permusyawaratan Desa (BPD)? Jelaskan fungsinya!
  2. Bayangkan jika di desamu tidak ada perangkat desa. Apa yang akan terjadi dengan pelayanan administrasi warga? Berikan analisismu!
Klik untuk Lihat Kunci Jawaban



Kesimpulan & Refleksi

1. Kesimpulan Materi: Desa dan Kelurahan adalah ujung tombak pemerintahan yang melayani kebutuhan warga secara langsung.

2. Refleksi Pembelajaran: Apakah kamu sudah mengenal siapa Kepala Desa atau Lurah di tempat tinggalmu?

3. Kendala: Siswa sering tertukar antara istilah perangkat desa dan perangkat kelurahan.

4. Tindak Lanjut: Membuat bagan struktur organisasi desa/kelurahan masing-masing siswa.

5. Jumlah Siswa Paham: [ ] | Belum Paham: [ ]


Bahasa Lampung 

https://realitaputrisoleha.blogspot.com/ 

Pendidikan Agama Islam 

http://aljailani91.blogspot.com/

Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra. Kamis, 3 September 2026

Materi Pembelajaran Kelas 4 FATIMAH aZ-ZAHRA Identitas Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd Hari / Tanggal : Kamis / 3 September 2026 Fase / ...