Kamis, 27 Agustus 2026

Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra. Jumat, 28 Agustus 2026

 

Materi Pembelajaran Kelas 4 FATIMAH aZ-ZAHRA

Identitas

Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd

Hari / Tanggal : Jumat / 28 Agustus 2026

Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra

Mata Pelajaran : IPAS & Seni rupa


Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan.

Firman Allah SWT

وَجَعَلْنَا سِرَاجًا وَهَّاجًا.

"...dan Kami jadikan pelita yang sangat terang (matahari)." (QS. An-Naba' [78]: 13)


وَسَخَّرَ لَكُمُ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ دَائِبَيْنِ

"Dan Dia telah menundukkan matahari dan bulan bagi kalian yang terus-menerus beredar (dalam orbitnya)." (QS. Ibrahim [14]: 33)


Subhanallah, Anak Sholeh Sholehah. Allah menciptakan matahari sebagai sumber energi terbesar untuk seluruh makhluk hidup di bumi. Nah, dari energi matahari itulah manusia belajar mengambil, mengolah, dan mengubah bentuk energi agar bisa dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Yuk, kita pelajari bersama!

IPAS


Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai bentuk energi (panas, cahaya, bunyi, gerak, dan listrik) dan mengenali perubahan bentuk energi yang terjadi pada benda atau alat yang digunakan manusia dalam kehidupan sehari-hari, serta menerapkan keterampilan proses (mangamati, mempertanyakan, dan memprediksi, proses dan menganalisis data, mengevaluasi dan mengokmunikasikan) melalui pengalaman belajar konkret di lingkungan sekitar. 
Tujuan Pembelajaran (TP)
🎯Manusia mengubah bentuk energi. Melalui pembelajaran ini, peserta didik mampu menjelaskan bahwa manusia dapat mengubah satu bentuk energi menjadi bentuk energi lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, serta memberi contoh alat-alat yang memanfaatkan perubahan bentuk energi tersebut.
TahapKegiatanCapaian Antara
1Mengaitkan materi dengan kebesaran Allah Swt melalui tadabur ayat tentang matahari sebagai sumber energiSiswa menyadari energi adalah nikmat ciptaan Allah
2Mengingat kembali bentuk-bentuk energi (pretes)Siswa mengingat macam-macam bentuk energi
3Mengamati video pembelajaran & penjelasan guru dengan contoh benda sehari-hariSiswa memahami konsep perubahan bentuk energi
4Diskusi dan permainan identifikasi alat rumah tanggaSiswa dapat mengelompokkan alat berdasarkan perubahan energinya
5Mengerjakan asesmen formatif 5 soalSiswa mampu menjelaskan contoh perubahan bentuk energi secara mandiri
Model & Metode Pembelajaran
ModelDiscovery Learning — siswa diajak menemukan sendiri konsep perubahan energi melalui pengamatan video dan benda nyata di sekitar mereka.
Metodeceramah interaktif, tanya jawab, demonstrasi, diskusi kelompok kecil, dan permainan edukatif (games based learning).


Video Pembelajaran

Penjelasan dengan contoh kehidupan sehari-hari siswa SD:

Setrika listrik: energi listrik berubah menjadi energi panas — dipakai Bunda/Ibu untuk merapikan baju seragam sekolah
Kipas angin: energi listrik berubah menjadi energi gerak — membuat ruangan terasa sejuk saat cuaca panas
Radio/speaker: energi listrik berubah menjadi energi bunyi — digunakan untuk mendengarkan murottal atau lagu anak.
Senter/lampu belajar: energi listrik (baterai) berubah menjadi energi cahaya — membantu belajar saat lampu mati.
Sepeda: energi kimia dari makanan yang kita makan berubah menjadi energi gerak saat mengayuh pedal. 
Kompor gas: energi kimia dari gas berubah menjadi energi panas — digunakan Ibu memasak makanan kesukaan kita. 

IPAS · 

Asesmen Formatif

HOTS-Based

1
Ketika kita menyalakan kipas angin, energi listrik berubah menjadi energi ....
2
Setrika yang sedang digunakan Ibu untuk merapikan baju memanfaatkan perubahan energi listrik menjadi energi .... 
3
Saat kita mengayuh sepeda, energi dari makanan yang kita makan berubah menjadi energi ....
4
Sebutkan satu contoh alat di rumahmu yang mengubah energi listrik menjadi energi cahaya! 
5
Mengapa manusia perlu mengubah bentuk energi agar bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari? Jelaskan dengan bahasamu sendiri. 

Seni Rupa

Materi: Sumatif unsur seni rupa 
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu mengamati, mengenali, menggunakan, dan menuangkan pengalaman secara visual melalui karya seni rupa dengan pengetahuan serta keterampilan dasar unsur seni rupa.
Tujuan Pembelajaran (TP)
🎯Peserta didik mampu menjelaskan perbedaan unsur-unsur rupa yang ditemukan dengan bahasa sederhana
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) / Kriteria
  • 1
    Amati → Identifikasi → Bandingkan → Jelaskan
    Siswa mengamati beberapa gambar/karya → menunjuk titik, garis, bentuk, bidang, warna, tekstur, dan gelap-terang → membandingkan fungsi/penampilannya → menjelaskan dengan kalimat sederhana.
  • Model & Metode Pembelajaran
ModelInquiry
MetodeAsesmen sumatif 
▶️ Video pendukung: unsur-unsur seni rupa  Tonton di YouTube
Penjabaran Materi

Bayangkan sebuah gambar taman. Titik dapat menjadi detail kecil, garis membentuk arah dan batas, bentuk/bidang membuat objek mudah dikenali, warna memberi kesan tertentu, tekstur menunjukkan kesan permukaan, sedangkan gelap-terang membantu menunjukkan cahaya dan bayangan.

🎨 Tantangan: pilih satu benda di kelas, lalu sebutkan minimal 3 unsur seni rupa yang kamu lihat.

Seni Rupa

Asesmen Formatif

HOTS-Based
Pilihan Ganda5 Soal
1
Sebutkan 3 unsur seni rupa yang kamu ketahui.
2
Apa perbedaan sederhana antara garis dan warna dalam sebuah gambar?
3
Perhatikan benda di sekitarmu. Jelaskan dalam 2–3 kalimat unsur seni rupa yang paling terlihat  

Rabu, 26 Agustus 2026

Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra. Kamis, 27 Agustus 2026

 

Materi Pembelajaran Kelas 4 FATIMAH aZ-ZAHRA

Identitas

Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd

Hari / Tanggal : Kamis / 27 Agustus 2026

Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia & Matematika

Materi : Menulis Surat (B.Indonesia) & Perkalian (Matematika)

Pertemuan Ke : 1

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan.

Firman Allah SWT

ن ۚ وَالْقَلَمِ وَمَا يَسْطُرُونَNun, wal-qalami wa mā yasṭurūn.

"Nun. Demi pena dan apa yang mereka tuliskan." (QS. Al-Qalam: 1)


Keterkaitan: Ayat ini menekankan pentingnya aktivitas menulis sebagai sarana penyampaian ilmu dan pesan. Dalam Bahasa Indonesia, kita belajar menulis surat untuk berkomunikasi, sementara dalam matematika, mencatat hasil pengamatan gaya adalah bentuk pendokumentasian ilmu pengetahuan.

1. BAHASA INDONESIA

Capaian Pembelajaran (CP):
Peserta didik mampu menulis teks narasi, deskripsi, rekon, prosedur, dan eksposisi dengan rangkaian kalimat yang beragam, informasi yang lebih rinci dan akurat dengan struktur yang berpola. Peserta didik terampil menulis tegak bersambung.

Tujuan Pembelajaran (TP):
Peserta didik mampu menulis kalimat dalam bentuk surat dengan tulisan tegak bersambung.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  • Mengenal struktur dan bagian-bagian surat pribadi (tempat/tanggal, salam, isi, penutup).
  • Berlatih menulis huruf abjad tegak bersambung secara individu.
  • Menyusun kalimat sederhana menggunakan tulisan tegak bersambung.
  • Menulis satu paragraf isi surat dengan memperhatikan kerapian dan keterbacaan.
  • Menghasilkan satu surat utuh untuk teman/keluarga dengan tulisan tegak bersambung (HOTS).

Model / Metode Pembelajaran:
Model: Project Based Learning (PjBL).
Metode: Demonstrasi dan Latihan Terbimbing. Alasan: Menulis tegak bersambung memerlukan contoh langsung (demonstrasi) dan latihan berulang agar motorik halus siswa terasah dengan baik.

Penjabaran Materi

1. Video Pembelajaran:
📺 Tonton: Cara Menulis Tegak Bersambung Rapi

2. Ringkasan Materi:
Surat pribadi adalah surat yang dikirimkan kepada teman atau keluarga. Bagian-bagiannya meliputi:
1. Tempat & Tanggal: Contoh: Jakarta, 27 Agustus 2026
2. Salam Pembuka: Contoh: Halo sahabatku,
3. Isi: Pesan yang ingin disampaikan.
4. Penutup: Contoh: Sekian dulu ya, sampai jumpa!

Contoh Latihan:
1. Salinlah kata "Sahabat" ke dalam tulisan tegak bersambung.
2. Salinlah kalimat "Apa kabar?" dengan memperhatikan kemiringan huruf.

3. Asesmen Formatif (HOTS):

A. Pilihan Ganda
1. Bagian surat yang berisi pesan utama disebut... (a. Salam b. Isi c. Tanggal d. Alamat)
2. Menulis tegak bersambung melatih... (a. Kecepatan b. Kerapian c. Kekuatan d. Suara)
3. Penulisan tanggal surat yang benar adalah... (a. jakarta 27 agustus b. Jakarta, 27 Agustus 2026 c. 27-08-26 d. JAKARTA 2026)
4. Salam pembuka yang santun untuk teman adalah... (a. Woi b. Halo kawan c. Dengan hormat d. Kepada Yth)
5. Huruf kapital pada tulisan tegak bersambung digunakan di... (a. Akhir kata b. Tengah kalimat c. Awal kalimat/nama d. Semua huruf)

B. Isian
1. Tulisan yang hurufnya saling menyambung disebut tulisan __________.
2. Bagian surat setelah isi adalah __________.
3. Alat tulis yang paling baik untuk latihan tegak bersambung adalah __________.

C. Esai
1. Mengapa kita perlu menulis surat dengan tulisan yang rapi dan terbaca? Jelaskan!
2. Buatlah satu kalimat ajakan untuk bermain kepada temanmu menggunakan tulisan tegak bersambung!

Kesimpulan Bahasa Indonesia

  1. Kesimpulan Materi: Menulis surat pribadi memerlukan struktur yang benar dan tulisan tegak bersambung meningkatkan estetika serta kerapian pesan.
  2. Refleksi Pembelajaran: Apakah siswa merasa kesulitan menyambungkan huruf tertentu?
  3. Kendala: Siswa sering lupa memberikan jarak antar kata pada tulisan bersambung.
  4. Tindak Lanjut: Memberikan buku halus kasar untuk latihan di rumah.
  5. Jumlah Siswa Paham: ____ | Belum Paham: ____
2. MATEMATIKA 

Capaian Pembelajaran (CP):
Pada elemen Bilangan, peserta didik memahami dan menggunakan operasi hitung bilangan cacah, termasuk perkalian dan pembagian, serta menerapkannya untuk menyelesaikan masalah dalam konteks kehidupan sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran (TP):
Peserta didik mampu melakukan dan menyelesaikan masalah operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1000 dengan bantuan benda konkret, gambar, dan simbol.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  • Matematika — Konkret → Gambar → Simbol → Masalah
    Siswa mengelompokkan benda dalam jumlah sama → menggambar kelompok → mengubahnya menjadi penjumlahan berulang → menuliskan bentuk perkalian → menyelesaikan soal cerita sehari-hari.

Model / Metode Pembelajaran:
Model: Problem Based Learning (PBL). Metode: demonstrasi, praktik benda konkret, diskusi, latihan dan pemecahan masalah.
Metode: stik es krim, tutup botol, kancing, kartu bilangan, gambar kelompok benda, tabel perkalian, papan tulis, LKPD.

🔢 Matematika — Perkalian

▶️ Video: Belajar Perkalian Kelas 4 SDTonton Video

Contoh nyata: Ada 6 piring. Setiap piring berisi 4 potong buah. Banyak buah = 4 + 4 + 4 + 4 + 4 + 4 = 6 × 4 = 24 potong.

Jadi, perkalian dapat membantu kita menghitung kelompok yang jumlahnya sama dengan lebih cepat.

⭐ Ingat: 5 × 3 berarti 5 kelompok yang masing-masing berisi 3, atau penjumlahan berulang 3 + 3 + 3 + 3 + 3.

Assesmen Formatif 

1.     Ibu membeli 6 kantong jeruk. Setiap kantong berisi 8 buah jeruk. Berapa jumlah jeruk yang dibeli Ibu?

2.     Di sebuah kelas terdapat 7 baris meja. Setiap baris terdiri dari 6 meja. Berapa jumlah seluruh meja di kelas tersebut?

3.     Pak Budi memiliki 9 kotak pensil. Setiap kotak berisi 12 pensil. Berapa jumlah seluruh pensil Pak Budi?

4.     Siti membeli 5 bungkus permen. Setiap bungkus berisi 15 permen. Berapa jumlah permen yang dibeli Siti?

5.     Sebuah peternakan memiliki 8 kandang ayam. Setiap kandang berisi 24 ayam. Berapa jumlah ayam seluruhnya?

6.   Rani menanam 12 baris bunga. Setiap baris berisi 14 bunga. Berapa jumlah bunga yang ditanam Rani?

7.   Sebuah toko memiliki 15 rak. Setiap rak berisi 20 buku. Berapa jumlah buku di toko tersebut

8.   Ayah membeli 7 kotak kue. Setiap kotak berisi 25 kue. Berapa jumlah seluruh kue yang dibeli Ayah?

9.   Dalam sebuah gedung terdapat 18 baris kursi. Setiap baris terdiri dari 16 kursi. Berapa jumlah seluruh kursi?

10. Pak Andi memiliki 24 keranjang mangga. Setiap keranjang berisi 15 mangga. Berapa jumlah mangga Pak Andi seluruhnya?

🌟Kesimpulan Pengajaran

🧩 Kesimpulan Materi

Hari ini kita belajar bahwa surat dapat dikirimkan kepada teman atau keluarga dan dicatat menjadi kamus mini dan perkalian memudahkan kita menghitung kelompok benda yang sama banyak. Ilmu yang kita pelajari dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi salah satu cara mensyukuri karunia Allah Swt.


Selasa, 25 Agustus 2026

Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra. Rabu, 26 Agustus 2026

 

Materi Pembelajaran Kelas 4 Fatimah Az-Zahra

Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, Matemtika, dan Seni Rupa |

Identitas

Nama GuruDessy Puji Astuti, S.Pd.
Hari / TanggalRabu / 26 Agustus 2026
Fase / KelasB / 4 Fatimah Az-Zahra 
Pertemuan Ke1
Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Bahasa Indonesia
Seni Rupa
MateriPendidikan Pancasila: Perangkat desa dan Keluaran 
Bahasa Indonesia: Menulis Surat

Seni Rupa: Tekstur

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu yang bermanfaat. Sudahkah kalian salat Subuh hari ini? Jangan lupa, karena salat adalah kewajiban setiap muslim. Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang telah menciptakan kita dan Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan.

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا
Wa qul rabbi zidnii ‘ilmaa.
“Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku.” (QS. Taha: 114)

Ayat tersebut mengajarkan bahwa peserta didik hendaknya memiliki semangat untuk terus belajar. Menulis surat, mengamati tekstur, dan mengenal perangkat pemerintahan di lingkungan sekitar merupakan kegiatan untuk menambah ilmu, melatih ketelitian, serta membangun kepedulian terhadap masyarakat.

📖Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala — Berkaitan dengan Ilmu dan Karya Nyata

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍ
"Yarfa'illaahul ladziina aamanuu minkum walladziina uutul 'ilma darajaat..."
"Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat."
Ayat ini mengingatkan kita bahwa ilmu pengetahuan sangat mulia di sisi Allah. Ketika kita belajar Pancasila, Bahasa Indonesia, dan Seni rupa hari ini — kita sedang mengangkat derajat kita sendiri melalui ilmu! 🌸
📚 QS. Al-Mujadilah (58): 11

1. Pendidikan Pancasila — Perangkat Desa dan Kelurahan

Capaian Pembelajaran: Peserta didik mengenal lingkungan tempat tinggal, memahami peran warga dan lembaga pemerintahan di sekitarnya, serta menunjukkan sikap kerja sama dan tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat.

Tujuan Pembelajaran: Murid dapat mengenal perangkat desa dan kelurahan yang berperan di lingkungan masyarakat serta menjelaskan tugasnya secara sederhana.

Alur Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi perbedaan umum desa dan kelurahan.
  2. Mengenal kepala desa atau lurah serta perangkat yang membantu pelayanan masyarakat.
  3. Menjelaskan contoh pelayanan di kantor desa atau kelurahan.
  4. Menghubungkan peran perangkat wilayah dengan kebutuhan warga.
  5. Menunjukkan sikap menghargai, tertib, dan bertanggung jawab sebagai warga masyarakat.

Model / Metode: Pembelajaran kontekstual dan bermain peran. Diskusi, pengamatan lingkungan, tanya jawab, peta konsep, dan simulasi pelayanan dipilih karena materi akan lebih mudah dipahami melalui contoh yang dekat dengan kehidupan peserta didik.

Video Pembelajaran: Pencarian Video Perangkat Desa dan Kelurahan Kelas 4.

Materi

Desa dan kelurahan merupakan wilayah tempat masyarakat tinggal dan memperoleh pelayanan. Desa biasanya dipimpin oleh kepala desa, sedangkan kelurahan dipimpin oleh lurah. Dalam menjalankan tugasnya, kepala desa atau lurah dibantu oleh perangkat sesuai ketentuan dan struktur wilayahnya. Contoh pelayanan yang dapat dikenal peserta didik antara lain surat pengantar, pendataan warga, informasi kegiatan masyarakat, dan pelayanan administrasi.

WilayahPimpinanContoh Peran
DesaKepala DesaMenyelenggarakan pemerintahan desa dan melayani kebutuhan masyarakat desa.
KelurahanLurahMengoordinasikan pelayanan pemerintahan dan kemasyarakatan di kelurahan.
Perangkat / staf pelayananMembantu pimpinan wilayahMembantu administrasi, pendataan, informasi, dan pelayanan warga sesuai tugasnya.

Asesmen Formatif

Pilihan Ganda: 1. Pemimpin desa disebut … A. lurah B. kepala desa C. camat D. ketua kelas
2. Pemimpin kelurahan disebut … A. lurah B. kepala desa C. kepala sekolah D. ketua RT
3. Salah satu contoh pelayanan masyarakat adalah … A. membuat keributan B. pelayanan administrasi C. merusak fasilitas D. mengabaikan warga
4. Sikap yang tepat saat menerima pelayanan adalah … A. tertib dan sopan B. menyerobot C. berteriak D. membuang sampah
5. Perangkat wilayah membantu … A. masyarakat B. hanya dirinya sendiri C. tidak siapa-siapa D. hewan peliharaan.
Isian: 6. Wilayah yang dipimpin oleh lurah disebut … 7. Pemimpin desa disebut … 8. Saat berada di kantor desa atau kelurahan, kita harus bersikap …
Esai: 9. Jelaskan perbedaan kepala desa dan lurah secara sederhana! 10. Jika kamu membutuhkan surat pengantar, apa yang sebaiknya kamu lakukan?

Kunci Jawaban

1. B; 2. A; 3. B; 4. A; 5. A. 6. kelurahan. 7. kepala desa. 8. tertib/sopan. 9. Kepala desa memimpin desa, sedangkan lurah memimpin kelurahan. 10. Menyampaikan kebutuhan kepada orang tua/wali, menyiapkan informasi yang diperlukan, datang ke tempat pelayanan, mengikuti prosedur, serta berbicara dengan sopan.

Kesimpulan, Refleksi, Kendala, dan Tindak Lanjut

Kesimpulan Materi: Desa dipimpin oleh kepala desa dan kelurahan dipimpin oleh lurah. Keduanya memiliki perangkat atau staf yang membantu pelayanan masyarakat sesuai tugasnya.

Refleksi Pembelajaran: Pelayanan apa yang pernah kamu lihat di lingkungan desa atau kelurahan? Sikap apa yang harus kamu tunjukkan sebagai warga?

Kendala: Peserta didik dapat tertukar antara istilah desa, kelurahan, kepala desa, dan lurah.

Tindak Lanjut: Guru menggunakan kartu pasangan istilah dan gambar, membuat peta konsep, serta melakukan bermain peran pelayanan sederhana.

Jumlah Siswa: Paham: ______ orang    Belum Paham: ______ orang

2. Bahasa Indonesia — Menulis Surat dengan Tulisan Tegak Bersambung

Capaian Pembelajaran: Peserta didik mampu berkomunikasi melalui tulisan dengan menggunakan kosakata yang sesuai, kalimat yang jelas, serta memperhatikan kaidah dasar ejaan dan keterbacaan.

Tujuan Pembelajaran: Peserta didik mampu menulis kalimat dalam bentuk surat dengan tulisan tegak bersambung secara tepat, rapi, terbaca, dan santun.

Alur Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengenali tujuan dan bagian-bagian surat pribadi.
  2. Mengidentifikasi salam pembuka, isi surat, salam penutup, serta nama pengirim.
  3. Menyalin kata dan kalimat sederhana menggunakan tulisan tegak bersambung.
  4. Menyusun surat pribadi singkat sebanyak 5–7 kalimat.
  5. Memeriksa huruf kapital, tanda baca, kerapian, keterbacaan, dan kesantunan bahasa.

Model / Metode: Model pembelajaran berbasis produk dengan pendekatan komunikatif. Metode yang digunakan adalah demonstrasi, pemodelan, latihan terbimbing, latihan mandiri, diskusi berpasangan, dan refleksi. Model ini dipilih karena peserta didik perlu melihat contoh, berlatih bertahap, lalu menghasilkan produk surat secara mandiri.

Video Pembelajaran: Cursive Writing – Menulis Tegak Bersambung.

Materi

Surat pribadi digunakan untuk menyampaikan kabar, pengalaman, perasaan, atau pesan kepada orang yang dikenal. Bagian surat pribadi yang sederhana meliputi tempat dan tanggal surat, salam pembuka, isi surat, salam penutup, dan nama pengirim. Tulisan tegak bersambung dibuat dengan menghubungkan huruf-huruf dalam satu kata secara teratur.

Bagian SuratContoh
Tempat dan tanggalBandar Lampung, 26 Agustus 2026
Salam pembukaUntuk sahabatku, Rani
Isi suratApa kabar? Aku berharap kamu selalu sehat.
Salam penutupSampai jumpa dan salam sayang.
Nama pengirimSahabatmu,
Fahmi

Asesmen Formatif

Pilihan Ganda
1. Bagian surat yang berisi kabar atau cerita disebut …
A. salam pembuka   B. isi surat   C. tanggal surat   D. nama pengirim
2. Kalimat yang paling tepat untuk membuka surat kepada teman adalah …
A. Dengan hormat, Bapak Kepala Sekolah
B. Hai, Rina! Apa kabarmu?
C. Demikian surat keputusan ini
D. Kepada seluruh warga
3. Tulisan tegak bersambung yang baik harus …
A. sulit dibaca   B. tidak berjarak   C. rapi dan terbaca   D. selalu berukuran besar
4. Penulisan yang benar adalah …
A. bandar lampung, 26 Agustus 2026
B. Bandar Lampung, 26 agustus 2026
C. Bandar Lampung, 26 Agustus 2026
D. bandar Lampung 26 agustus 2026
5. Kalimat penutup surat yang santun adalah …
A. Cepat balas!
B. Sudah dulu, ya. Semoga kamu sehat selalu.
C. Jangan lupa sekarang juga.
D. Aku pergi.

Isian: 6. Sebutkan dua bagian surat pribadi!
7. Tulisan yang menghubungkan huruf-huruf dalam satu kata disebut tulisan …
8. Huruf pada awal kalimat harus ditulis dengan huruf …

Esai: 9. Susunlah tiga kalimat untuk menceritakan pengalamanmu kepada seorang teman.
10. Tulislah surat pribadi 5–7 kalimat kepada anggota keluarga dengan tulisan tegak bersambung.

Kunci Jawaban

1. B; 2. B; 3. C; 4. C; 5. B. 6. Contoh: tanggal surat, salam pembuka, isi surat, salam penutup, dan nama pengirim. 7. tegak bersambung. 8. kapital. 9–10. Jawaban bervariasi, dinilai berdasarkan kelengkapan struktur, isi, kesantunan, ejaan, keterbacaan, dan kerapian tulisan.

Kesimpulan :

Kesimpulan Materi: Surat pribadi memiliki bagian-bagian yang jelas. Kalimat dalam surat perlu ditulis dengan bahasa santun, huruf kapital, tanda baca, serta tulisan tegak bersambung yang rapi dan terbaca.

Refleksi Pembelajaran: Bagian tulisan apa yang paling mudah? Huruf apa yang masih perlu dilatih?

Kendala: Sebagian peserta didik belum konsisten menghubungkan huruf, mengatur jarak antarkata, dan menjaga ukuran tulisan.

Tindak Lanjut: Guru memberikan lembar pola huruf, latihan menyalin kata secara bertahap, dan bimbingan individual. Peserta didik yang sudah lancar diberi tugas menulis surat dengan tema yang lebih luas.

Jumlah Siswa: Paham: ______ orang    Belum Paham: ______ orang

3. Seni Rupa — Mengenal Tekstur dari Bahan Alami

Capaian Pembelajaran: Peserta didik mampu mengamati, mengenali, mengeksplorasi, dan menciptakan karya seni rupa dengan memanfaatkan pengalaman serta lingkungan sekitar.

Tujuan Pembelajaran: Peserta didik mampu mengetahui dan membedakan bahan-bahan alami yang dapat digunakan untuk membuat tekstur serta menggunakannya dalam karya sederhana.

Alur Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengamati tekstur pada benda di lingkungan sekitar.
  2. Membedakan tekstur kasar, halus, licin, bergelombang, dan berpori.
  3. Mengidentifikasi bahan alami, seperti daun, kulit kayu, batu, pasir, biji-bijian, dan kulit buah.
  4. Membuat gos rubbing atau cetak tekstur sederhana dengan aman.
  5. Merefleksikan keunikan tekstur dan proses berkarya.

Model / Metode: Inkuiri terbimbing dan eksperimen seni. Metode pengamatan, tanya jawab, demonstrasi, praktik, diskusi, dan apresiasi dipilih agar peserta didik belajar melalui pengalaman langsung.

Video Pembelajaran: Pencarian Video Tekstur Alami Seni Rupa Kelas 4

Materi

Tekstur adalah sifat permukaan suatu benda yang dapat dirasakan melalui perabaan atau diamati melalui penglihatan. Tekstur alami berasal dari benda yang tersedia di alam. Daun dapat memiliki tulang daun yang menonjol, kulit kayu terasa kasar, batu dapat terasa keras dan tidak rata, sedangkan pasir tersusun atas butiran kecil.

Bahan AlamiPerkiraan TeksturContoh Karya
DaunHalus atau berpola tulang daunCetak tekstur daun
Kulit kayuKasar dan beralurKolase tekstur
Batu kecilKeras dan tidak rataPola tempel
PasirBerbutir dan kasarLukisan pasir
Biji-bijianKeras, kecil, dan beragam bentukMozaik sederhana

Asesmen Formatif

Pilihan Ganda: 1. Permukaan kulit kayu biasanya terasa … A. licin B. kasar C. lunak D. cair
2. Contoh bahan alami untuk membuat tekstur adalah … A. daun B. plastik baru C. kaca layar D. kabel
3. Karya yang dibuat dengan menempelkan biji-bijian disebut … A. mozaik B. dialog C. surat D. denah
4. Saat menggunakan bahan alam, kita harus … A. membuang sembarangan B. menjaga kebersihan C. merusak tanaman D. berebut
5. Tekstur dapat dikenali melalui … A. perabaan dan penglihatan B. pendengaran saja C. penciuman saja D. hitungan.
Isian: 6. Sifat permukaan benda disebut … 7. Daun, batu, dan pasir termasuk bahan … 8. Tekstur dengan permukaan tidak rata disebut tekstur …
Esai: 9. Jelaskan perbedaan tekstur daun dan kulit kayu! 10. Rancanglah karya sederhana yang menggunakan dua bahan alami dan jelaskan cara membuatnya!

Kunci Jawaban

1. B; 2. A; 3. A; 4. B; 5. A. 6. tekstur. 7. alami. 8. kasar. 9. Daun umumnya lebih tipis dan dapat berpola tulang daun, sedangkan kulit kayu lebih tebal, kasar, dan beralur. 10. Jawaban bervariasi; harus memuat dua bahan alami, langkah kerja, keamanan, dan kerapian.

Kesimpulan, Refleksi, Kendala, dan Tindak Lanjut

Kesimpulan Materi: Tekstur merupakan sifat permukaan benda. Bahan alami di sekitar dapat digunakan untuk mengeksplorasi dan menciptakan karya seni.

Refleksi Pembelajaran: Bahan alami apa yang menghasilkan tekstur paling menarik? Bagaimana cara menjaga bahan dan lingkungan saat berkarya?

Kendala: Peserta didik dapat kesulitan membedakan istilah tekstur dan menggunakan bahan secara rapi.

Tindak Lanjut: Guru menyediakan benda pembanding, mengajak peserta didik meraba dengan mata tertutup secara aman, dan memberi contoh karya bertahap.

Jumlah Siswa: Paham: ______ orang    Belum Paham: ______ orang

Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra. Jumat, 28 Agustus 2026

  Materi Pembelajaran Kelas 4 FATIMAH aZ-ZAHRA Identitas Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd Hari / Tanggal : Jumat / 28 Agustus 2026 Fase /...