Rabu, 21 Oktober 2026

Materi ajar kelas 4 Fatimah Az-Zahra Kamis 22 Oktober 2026

 PELAJARAN 1 • BAHASA INDONESIA

TEKS ARGUMENTASI

Materi Ajar Kelas IV SD • Fase B • Kelas 4 Zainab

Identitas

Nama Guru: Dessy Puji Astuti, S.Pd.

Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal: Kamis / 22 Oktober 2026

Fase / Kelas: B / 4 Fatimah Az-Zahra

Materi: Teks Argumentasi

Pertemuan Ke: 1

Capaian Pembelajaran (CP)

Pada Fase B, murid mengembangkan keterampilan menyimak, membaca dan memirsa, berbicara dan mempresentasikan, serta menulis berbagai tipe teks sederhana dengan rangkaian kalimat yang beragam. Murid belajar menyampaikan gagasan atau pendapat dengan pilihan kata yang sesuai, alasan yang logis, dan bahasa yang santun. Rumusan ini difokuskan pada elemen menulis serta berbicara dan mempresentasikan yang mendukung pembelajaran teks argumentasi.

Acuan: Panduan Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Fase A–F, Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, 2025.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Peserta didik mampu menulis teks argumentasi sederhana untuk menyampaikan pendapat tentang suatu kejadian.

Tujuan Pembelajaran MAMiJOY

  • Mindful (berkesadaran): Murid mengenali pendapatnya sendiri dan memikirkan alasan sebelum menyampaikan pendapat.
  • Meaningful (bermakna): Murid menghubungkan teks argumentasi dengan kejadian sehari-hari, misalnya menjaga kebersihan kelas.
  • Joyful (menyenangkan): Murid bertukar pendapat melalui permainan “Setuju atau Tidak Setuju” dengan tetap menghargai teman.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid mengidentifikasi pengertian, tujuan, struktur sederhana, dan ciri bahasa teks argumentasi.
  2. Murid menyusun teks argumentasi sederhana yang berisi pendapat, alasan yang logis, dan penegasan ulang.

Pembahasan Materi

1. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar-Razzaq Yang Maha Pemberi Rezeki.

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا

Latin: Yā ayyuhallażīna āmanū in jā'akum fāsiqum binaba'in fatabayyanū.

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya...” (QS. Al-Hujurat [49]: 6, penggalan ayat).

Kaitan dengan materi: Saat menulis argumentasi, kita perlu menyampaikan pendapat dengan alasan yang masuk akal dan berdasarkan informasi yang benar. Kita tidak boleh menyebarkan kabar yang belum diperiksa kebenarannya.

2. Pengajaran Materi

A. Pengertian Teks Argumentasi

Teks argumentasi adalah tulisan yang berisi pendapat penulis tentang suatu masalah, disertai alasan atau bukti yang mendukung pendapat tersebut. Tujuannya agar pembaca memahami alasan di balik pendapat kita. Pendapat boleh berbeda, tetapi harus disampaikan dengan sopan dan logis.

B. Struktur Sederhana Teks Argumentasi

BagianPenjelasanContoh
PendapatGagasan yang ingin disampaikan.Menurut saya, kelas harus dijaga kebersihannya.
AlasanPenjelasan yang mendukung pendapat.Kelas yang bersih membuat belajar lebih nyaman dan mengurangi sampah berserakan.
Penegasan ulangPenutup yang menegaskan pendapat.Karena itu, semua murid perlu ikut menjaga kebersihan kelas.

C. Ciri-Ciri Teks Argumentasi

  • Memuat pendapat yang jelas.
  • Disertai alasan, fakta, atau contoh yang relevan.
  • Disusun secara runtut dan mudah dipahami.
  • Menggunakan bahasa yang santun dan tidak menghina orang lain.
  • Kesimpulannya berkaitan dengan pendapat yang disampaikan.

D. Langkah Menulis Teks Argumentasi

  1. Pilih kejadian atau masalah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
  2. Tentukan pendapatmu tentang masalah tersebut.
  3. Tuliskan dua alasan yang mendukung pendapat.
  4. Tutup dengan penegasan ulang atau saran.
  5. Baca kembali tulisan untuk memeriksa ejaan, kejelasan alasan, dan kesantunan bahasa.

Contoh Soal 1

Situasi: Beberapa murid membiarkan bungkus makanan di bawah meja.

Pertanyaan: Tuliskan satu pendapat dan dua alasan mengapa sampah harus dibuang ke tempat sampah.

Contoh jawaban: “Menurut saya, sampah harus dibuang ke tempat sampah. Sampah yang berserakan membuat kelas kotor dan dapat mengundang serangga. Oleh karena itu, setiap murid harus membuang sampah pada tempatnya.”

Contoh Soal 2

Situasi: Sekolah akan memilih antara menambah tanaman di halaman atau membiarkan halaman kosong.

Pertanyaan: Pilih satu pendapat dan berikan alasan yang mendukungnya.

Contoh jawaban: “Saya setuju halaman sekolah ditanami tumbuhan. Tanaman membuat halaman lebih teduh dan indah. Murid juga dapat belajar merawat makhluk hidup.”

Video Pembelajaran

Judul: Mengenal Teks Argumentasi – Video Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 4 Kurikulum Merdeka

Tonton video di YouTube

Guru dapat meninjau video terlebih dahulu dan memilih bagian yang sesuai dengan kebutuhan kelas.

Asesmen Formatif Berbasis HOTS

Bacalah setiap soal dengan teliti. Untuk soal pilihan ganda, pilih jawaban yang paling tepat. Kerjakan isian dan esai di buku tulis.

Pilihan Ganda

1. Rani berkata, “Menurut saya, kita perlu membaca setiap hari karena membaca menambah pengetahuan.” Bagian yang menunjukkan alasan adalah …
A. Menurut saya
B. Kita perlu membaca setiap hari
C. Membaca menambah pengetahuan
D. Rani berkata
2. Dito ingin menulis bahwa taman sekolah perlu dirawat. Alasan yang paling kuat adalah …
A. Karena taman berwarna hijau
B. Karena taman yang terawat membuat lingkungan nyaman dan tanaman tumbuh baik
C. Karena semua teman menyukai taman
D. Karena Dito ingin cepat pulang
3. Seseorang menyampaikan kabar bahwa perpustakaan akan ditutup, tetapi ia belum mengetahui sumbernya. Sikap terbaik sebelum menulis pendapat adalah …
A. Langsung menyebarkannya
B. Menambahkan cerita agar menarik
C. Memeriksa kebenaran informasi terlebih dahulu
D. Menyalahkan petugas perpustakaan
4. Kalimat penegasan ulang yang sesuai untuk pendapat “Murid perlu membawa botol minum sendiri” adalah …
A. Botol itu berwarna biru.
B. Saya membeli botol kemarin.
C. Jadi, membawa botol minum sendiri dapat membantu mengurangi sampah kemasan.
D. Banyak murid datang pagi.
5. Bima menulis pendapat tanpa alasan. Agar tulisannya lebih meyakinkan, ia sebaiknya …
A. Menambahkan alasan atau contoh yang relevan
B. Mengulang pendapat sebanyak mungkin
C. Menggunakan kata-kata yang mengejek
D. Menghapus seluruh tulisannya
Isian

6. Teks argumentasi berisi pendapat yang didukung oleh ….
7. Sebelum menggunakan suatu kabar sebagai dasar pendapat, kita perlu memeriksa … kabar tersebut.
8. Tuliskan satu kata atau ungkapan yang dapat digunakan untuk menegaskan kembali pendapat, misalnya “oleh karena itu” atau ….
Esai

9. Sekolah ingin mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Tuliskan teks argumentasi singkat yang berisi pendapat, dua alasan, dan penegasan ulang.
10. Temanmu berpendapat bahwa piket kelas hanya tugas petugas kebersihan. Apakah kamu setuju? Jelaskan pendapatmu dengan dua alasan yang logis dan bahasa yang santun.

Kesimpulan

Teks argumentasi adalah tulisan yang menyampaikan pendapat disertai alasan yang logis. Teks ini dapat disusun dengan urutan pendapat, alasan, dan penegasan ulang. Pendapat perlu disampaikan dengan santun serta didukung informasi yang benar.

Refleksi Pembelajaran

Pelajaran 2 — Matematika

Identitas

Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd.

Mata Pelajaran : Matematika

Hari / Tanggal : Selasa / 20 Oktober 2026

Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra

Materi : Pecahan

Pertemuan Ke : 2

Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu membandingkan dan mengurutkan pecahan dengan pembilang satu serta pecahan berpenyebut sama. Peserta didik mampu menggunakan representasi konkret, gambar, garis bilangan, dan simbol untuk menjelaskan hubungan antarpecahan dalam masalah sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Melakukan perbandingan dan pengurutan pecahan dengan pembilang satu dan antarpecahan dengan penyebut yang sama.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy

  • Mindful: murid mengamati bagian-bagian utuh dan pecahan secara teliti.
  • Meaningful: murid menghubungkan pecahan dengan pembagian makanan, ukuran, dan bagian benda dalam kehidupan sehari-hari.
  • Joyful: murid bermain kartu pecahan dan menyusun pecahan pada garis bilangan secara berkelompok.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid membandingkan pecahan berpembilang satu menggunakan gambar atau garis bilangan.
  2. Murid membandingkan dan mengurutkan pecahan berpenyebut sama menggunakan tanda <, >, atau =.

Pembahasan Materi

1. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

وَإِذَا كَالُوهُمْ أَوْ وَزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ

Wa iżā kālūhum au wazanūhum yukhsirūn.

“Dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.” (QS. Al-Muṭaffifīn: 3)

Ayat ini mengajarkan kejujuran dan ketepatan dalam membagi atau menakar. Saat belajar pecahan, kita harus membandingkan bagian dengan teliti dan tidak mengurangi hak orang lain.

2. Pengajaran Materi

A. Mengenal pecahan

Pecahan menyatakan bagian dari keseluruhan. Pada pecahan a/b, angka di atas disebut pembilang, sedangkan angka di bawah disebut penyebut. Penyebut menunjukkan banyak bagian yang sama, dan pembilang menunjukkan banyak bagian yang diambil.

B. Membandingkan pecahan dengan pembilang satu

Jika pembilang sama-sama 1, pecahan dengan penyebut lebih kecil memiliki nilai lebih besar. Contoh: 1/2 > 1/4, karena satu benda yang dibagi menjadi dua menghasilkan bagian lebih besar daripada benda yang dibagi menjadi empat.

C. Membandingkan pecahan dengan penyebut sama

Jika penyebut sama, bandingkan pembilangnya. Pembilang lebih besar berarti nilai pecahan lebih besar. Contoh: 3/8 > 2/8.

D. Mengurutkan pecahan

Untuk mengurutkan pecahan, bandingkan nilainya lalu susun dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya.

Contoh 1: Urutkan 1/3, 1/5, dan 1/2 dari yang terkecil.
Jawaban: 1/5, 1/3, 1/2.
Contoh 2: Urutkan 5/9, 2/9, dan 7/9 dari yang terbesar.
Jawaban: 7/9, 5/9, 2/9.

Tambahan: Pecahan Senilai

Pecahan senilai adalah pecahan yang memiliki nilai sama walaupun pembilang dan penyebutnya berbeda. Pecahan senilai dapat diperoleh dengan mengalikan atau membagi pembilang dan penyebut dengan bilangan yang sama.

Contoh: 1/2 = 2/4 = 3/6, karena pembilang dan penyebut dikalikan bilangan yang sama.
Contoh: Apakah 2/3 dan 6/9 senilai? Ya, karena 2/3 dikalikan 3 menjadi 6/9.

Hubungan Pecahan, Desimal, dan Persen

Pecahan dapat ditulis dalam bentuk desimal dan persen. Untuk mengubah pecahan berpenyebut 10 atau 100, tuliskan nilai tempatnya. Persen berarti “per seratus”.

PecahanDesimalPersen
1/20,550%
1/40,2525%
3/40,7575%
Contoh: Ibu menggunakan 25 dari 100 bagian gula. Pecahannya 25/100, desimalnya 0,25, dan persennya 25%.
Contoh: Manakah yang lebih besar, 0,5 atau 45%? Karena 0,5 = 50%, maka 0,5 lebih besar.

Asesmen Formatif Berbasis HOTS

A. Pilihan Ganda

1. Ibu memotong kue menjadi 2 bagian sama besar, sedangkan kakak memotong kue lain menjadi 5 bagian sama besar. Satu potong kue yang lebih besar adalah …
A. 1/5   B. 1/2   C. keduanya sama   D. tidak dapat dibandingkan
2. Pecahan yang paling besar adalah …
A. 1/8   B. 1/6   C. 1/4   D. 1/10
3. Urutan 2/7, 5/7, dan 3/7 dari yang terkecil adalah …
A. 5/7, 3/7, 2/7   B. 2/7, 3/7, 5/7   C. 3/7, 2/7, 5/7   D. 2/7, 5/7, 3/7
4. Rani membaca 4/10 bagian buku, sedangkan Dito membaca 7/10 bagian buku. Pernyataan yang benar adalah …
A. Rani membaca lebih banyak   B. Dito membaca lebih banyak   C. sama banyak   D. tidak bisa dibandingkan
5. Tiga anak mendapat bagian semangka: 1/3, 1/6, dan 1/4. Anak yang mendapat bagian paling kecil adalah …
A. bagian 1/3   B. bagian 1/6   C. bagian 1/4   D. semua sama

B. Isian

6. Tanda yang tepat: 1/7 … 1/4.
7. Urutkan dari terbesar: 3/8, 7/8, 5/8.
8. Pada pecahan 4/9, angka 9 disebut …

C. Esai

9. Jelaskan mengapa 1/3 lebih besar daripada 1/6. Gunakan contoh benda atau gambar dalam penjelasanmu.
10. Ayah membagi pizza menjadi 8 bagian sama besar. Siti makan 3 bagian dan Rafi makan 5 bagian. Siapa yang makan lebih banyak? Jelaskan dengan pecahan.
Klik untuk membuka kunci jawaban Matematika

Pilihan ganda: 1. B, 2. C, 3. B, 4. B, 5. B.

Isian: 6. <, 7. 7/8, 5/8, 3/8, 8. penyebut.

Esai: 9. 1/3 lebih besar karena satu benda yang dibagi menjadi tiga menghasilkan bagian lebih besar daripada jika dibagi menjadi enam. 10. Rafi makan lebih banyak, karena 5/8 lebih besar daripada 3/8.

Kesimpulan

Ringkasan inti materi: Pecahan membandingkan bagian dengan keseluruhan. Untuk pembilang satu, penyebut lebih kecil berarti pecahan lebih besar. Untuk penyebut sama, pembilang lebih besar berarti pecahan lebih besar.

Refleksi Pembelajaran

Selasa, 20 Oktober 2026

Materi ajar kelas 4 Fatimah Az-Zahra Rabu 21 Oktober 2026

 

Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra

SD Al Azhar 1 Bandar Lampung
Rabu, 21 Oktober 2026

Belajar dengan pendekatan Mindful, Meaningful, dan Joyful

Pelajaran 1 — Seni Rupa

Identitas

Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd.

Mata Pelajaran : Seni Rupa

Hari / Tanggal : Rabu / 21 Oktober 2026

Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra

Materi : Menerapkan prosedur penggunaan alat dan bahan secara aman dan bertanggung jawab

Pertemuan Ke : 1

Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengamati, mengenali, dan mengeksplorasi unsur rupa serta menciptakan karya dua dimensi dengan bahan dan teknik yang sesuai. Peserta didik mampu menjelaskan proses berkarya dan menghargai karya seni Nusantara.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Murid dapat mengenal dan memahami seni cetak; pengertian, jenis-jenis, dan bahan.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy

  • Mindful: murid mengamati pola, bentuk, warna, dan pengulangan pada seni cetak.
  • Meaningful: murid menghubungkan seni cetak dengan budaya dan identitas daerah di Nusantara.
  • Joyful: murid mengeksplorasi pola seni cetak melalui kegiatan menggambar dan mewarnai.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid mengidentifikasi pengertian, ciri, dan jenis seni cetak dekoratif alat dan bahan secara aman.
  2. Murid membuat pola seni cetak sederhana dengan pengulangan bentuk, warna, dan komposisi yang rapi.

Pembahasan Materi

1. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ

Yā banī Ādama khudzū zīnatakum ‘inda kulli masjid.

“Wahai anak cucu Adam, pakailah pakaianmu yang indah pada setiap memasuki masjid.” (QS. Al-A‘rāf: 31)

Ayat ini mengajarkan pentingnya keindahan dan kerapian. Ragam hias merupakan cara manusia menghias benda dengan pola yang indah sekaligus menghargai budaya.

2. Pengajaran Materi

Ragam hias adalah pola atau hiasan yang dibuat dengan mengulang bentuk tertentu untuk memperindah benda atau karya. Ragam hias Nusantara terinspirasi dari alam, tumbuhan, hewan, manusia, dan bentuk geometris.

JenisSumber BentukContoh
FloraTumbuhanDaun, bunga, sulur
FaunaHewanBurung, ikan, kupu-kupu
FiguratifManusiaTokoh atau penari
GeometrisBentuk teraturSegitiga, lingkaran, garis

Langkah membuat seni cetak

  1. Memilih sumber ide, misalnya daun atau burung.
  2. Mengamati dan menyederhanakan bentuk.
  3. Membuat pola dasar.
  4. Mengulang pola dengan jarak dan ukuran yang teratur.
  5. Memberi warna sesuai tema dan merapikan karya.
Contoh 1: Pola daun yang diulang di sepanjang tepi kain termasuk seni cetak …
Jawaban: flora.
Contoh 2: Mengapa pola perlu diulang secara teratur?
Jawaban: Agar tercipta kesatuan, irama, dan komposisi yang rapi.

2. Pengajaran Materi: Seni Cetak dan Keselamatan Berkarya

Seni cetak adalah teknik membuat karya seni dengan memindahkan gambar atau pola dari sebuah acuan/cetakan ke permukaan lain, seperti kertas atau kain.

Jenis Seni CetakContoh Acuan/BahanHasil
Cetak tinggiDaun, pelepah, spons, kentangPola tercetak dari permukaan yang menonjol
Cetak stensilKertas berlubang dan catGambar sesuai bentuk lubang
Cetak sederhanaJari, tutup botol, benda berteksturPola dan tekstur berulang

Prosedur aman dan bertanggung jawab

  1. Gunakan alat sesuai fungsinya dan ikuti petunjuk guru.
  2. Letakkan gunting, cutter, dan cat pada tempat yang aman.
  3. Gunakan celemek atau alas meja agar lingkungan tetap bersih.
  4. Jangan mencicipi cat atau memasukkan alat ke mulut.
  5. Cuci tangan, bersihkan alat, dan kembalikan bahan setelah selesai.
Contoh 1: Mengapa spons yang diberi cat perlu ditekan perlahan pada kertas?
Jawaban: Agar pola berpindah dengan jelas dan cat tidak melebar.
Contoh 2: Apa yang harus dilakukan setelah kegiatan mencetak selesai?
Jawaban: Membersihkan alat dan meja, mencuci tangan, serta menyimpan bahan dengan tertib.

Asesmen Formatif Berbasis HOTS

A. Pilihan Ganda

1. Motif daun yang diulang pada kain termasuk seni cetak …
A. flora   B. fauna   C. figuratif   D. geometris
2. Agar seni cetak terlihat rapi, pengulangan pola harus …
A. tidak beraturan   B. teratur dan seimbang   C. semakin kecil tanpa alasan   D. hanya di satu sudut
3. Seorang murid ingin menggambarkan kekayaan laut Indonesia. Motif yang paling sesuai adalah …
A. ikan dan karang   B. rumah   C. sepatu   D. angka
4. Bentuk segitiga, lingkaran, dan garis yang diulang termasuk seni cetak …
A. geometris   B. fauna   C. flora   D. figuratif
5. Sikap yang tepat saat melihat seni cetak daerah lain adalah …
A. menghargai dan mempelajari maknanya   B. mengejek   C. menghapusnya   D. menganggap semua sama

B. Isian

6. Ragam hias yang bersumber dari tumbuhan disebut seni cetak …
7. Pengulangan bentuk pada seni cetak dapat menciptakan … visual.
8. Langkah pertama membuat seni cetak adalah menentukan … ide.

C. Esai

9. Jelaskan perbedaan seni cetak flora dan fauna serta berikan masing-masing satu contoh.
10. Rancanglah pola seni cetak untuk menghias sampul buku. Jelaskan sumber ide, pengulangan pola, dan pilihan warnanya.
Klik untuk membuka kunci jawaban Seni Rupa

Pilihan ganda: 1. A, 2. B, 3. A, 4. A, 5. A.

Isian: 6. flora, 7. irama/kesatuan, 8. sumber.

Esai: 9. Flora bersumber dari tumbuhan, misalnya daun; fauna bersumber dari hewan, misalnya ikan. 10. Jawaban bervariasi; harus menjelaskan sumber ide, pengulangan pola, dan warna secara masuk akal.

Kesimpulan

Ringkasan inti materi: Ragam hias adalah pola dekoratif yang dibuat dengan mengulang bentuk. Ragam hias Nusantara dapat bersumber dari flora, fauna, figuratif, dan geometris serta menjadi bagian dari kekayaan budaya.

Refleksi Pembelajaran


Pelajaran 2— Bahasa Indonesia

Identitas

Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd.

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal : Rabu / 21 Oktober 2026

Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra

Materi : Teks Argumentasi

Pertemuan Ke : 1

Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu memahami informasi dari teks lisan, tulis, visual, dan audiovisual serta menyampaikan gagasan secara lisan dan tertulis dengan runtut, santun, dan sesuai konteks. Peserta didik mampu menggunakan kosakata dan kaidah kebahasaan untuk menghasilkan teks sederhana yang bermakna.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Peserta didik mampu menulis teks argumentasi sederhana untuk menyampaikan pendapat tentang suatu kejadian.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy

  • Mindful: murid mendengarkan pendapat teman dengan penuh perhatian dan menyadari pentingnya kesepakatan.
  • Meaningful: murid menghubungkan teks argumentasi dengan aturan atau pesan yang dibutuhkan di rumah dan sekolah.
  • Joyful: murid membuat teks argumentasi secara berkelompok menggunakan kata-kata singkat, gambar, dan warna yang menarik.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid berdiskusi untuk mengidentifikasi masalah atau kebutuhan bersama dan merumuskan kesepakatan sederhana.
  2. Murid menyusun teks argumentasi yang memuat pesan, kalimat ajakan, dan gambar pendukung secara jelas serta mempresentasikannya.

Pembahasan Materi

1. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ

Wa ta‘āwanū ‘alal-birri wat-taqwā.

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan takwa.” (QS. Al-Mā’idah: 2)

Ayat ini berkaitan dengan kegiatan berdiskusi dan membuat teks argumentasi karena teks argumentasi dapat menjadi media untuk menyampaikan ajakan kebaikan yang disusun melalui kerja sama.

2. Pengajaran Materi

A. Pengertian teks argumentasi

Teks Argumentasi adalah media yang memadukan tulisan, gambar, dan warna untuk menyampaikan informasi, ajakan, atau larangan kepada banyak orang. Teks Argumentasi biasanya dibuat singkat, jelas, menarik, dan mudah dibaca.

B. Ciri-ciri teks argumentasi yang baik

  • Memiliki judul atau pesan utama yang jelas.
  • Menggunakan kalimat singkat, padat, dan mudah dipahami.
  • Memiliki kalimat ajakan, misalnya “Ayo”, “Mari”, atau “Jangan”.
  • Menggunakan gambar dan warna yang sesuai dengan pesan.
  • Huruf cukup besar dan tata letaknya rapi.

C. Berdiskusi untuk membuat kesepakatan

  1. Menentukan masalah yang ingin diselesaikan.
  2. Mendengarkan pendapat setiap anggota.
  3. Memilih gagasan yang paling bermanfaat dan dapat dilakukan.
  4. Merumuskan kesepakatan dengan kalimat singkat.
  5. Membagi tugas: penulis, ilustrator, pewarna, dan penyaji.
Bagian Teks ArgumentasiContoh
JudulJaga Kebersihan Kelas
AjakanAyo buang sampah pada tempatnya!
GambarTempat sampah dan lingkungan bersih.
WarnaHijau dan biru untuk kesan bersih dan segar.
Contoh 1: Kelas sering berisik saat guru menjelaskan. Kesepakatan apa yang dapat dituangkan ke dalam teks argumentasi?
Jawaban contoh: “Mari Dengarkan Guru Saat Menjelaskan” dengan gambar murid memperhatikan guru.
Contoh 2: Kelompokmu ingin membuat teks argumentasi tentang hemat air. Kalimat ajakan yang tepat adalah …
Jawaban contoh: “Ayo Hemat Air! Tutup Keran Setelah Digunakan.”

2. Pengajaran Materi

Kalimat majemuk setara adalah kalimat yang terdiri atas dua klausa atau lebih yang kedudukannya sama. Klausa-klausa tersebut dihubungkan dengan kata penghubung, seperti dan, atau, tetapi, sedangkan, lalu, dan kemudian.

Kata HubungMaknaContoh
danmenambahkan informasiRani membaca dan Dito menulis.
tetapimenunjukkan pertentanganUdara panas, tetapi kami tetap berolahraga.
ataumenunjukkan pilihanKamu memilih menggambar atau membaca?
lalu/kemudianmenunjukkan urutanAni merapikan buku lalu ia menyimpan tas.

Contoh Soal

Contoh 1: Gabungkan “Budi membaca buku. Siti menggambar.” dengan alasan dan bukti yang tepat.
Jawaban: Budi membaca buku dan Siti menggambar.
Contoh 2: Tentukan alasan dan bukti pada kalimat “Mira ingin bermain, tetapi hujan turun.”
Jawaban: tetapi, yang menyatakan pertentangan.

2. Pengajaran Materi: Teks Argumentasi

Teks argumentasi adalah tulisan yang berisi pendapat penulis tentang suatu hal disertai alasan dan bukti agar pembaca dapat memahami pendapat tersebut.

BagianIsi
PendapatGagasan atau sikap penulis terhadap suatu kejadian.
AlasanPenjelasan yang mendukung pendapat.
Bukti/ContohFakta, pengalaman, atau contoh yang memperkuat alasan.
Penegasan ulangKesimpulan atau penguatan pendapat.

Langkah Menulis

  1. Menentukan topik dan pendapat.
  2. Menuliskan alasan yang masuk akal.
  3. Menambahkan fakta atau contoh.
  4. Menyusun paragraf dengan kata penghubung seperti karena, sehingga, dan oleh sebab itu.
  5. Membaca ulang dan memperbaiki ejaan.
Contoh 1: Tulislah pendapat tentang menjaga kebersihan kelas dan satu alasannya.
Jawaban contoh: Kita harus menjaga kebersihan kelas karena kelas yang bersih membuat belajar lebih nyaman.
Contoh 2: Mengapa pendapat dalam teks argumentasi perlu disertai bukti?
Jawaban: Agar pendapat lebih kuat, masuk akal, dan dapat dipercaya.

Video Pembelajaran

Membuat Teks Argumentasi dan Kalimat Persuasif — Bahasa Indonesia Kelas 4

Jika tautan video tidak dapat dibuka, guru dapat menggantinya dengan video teks argumentasi kelas 4 yang tersedia di kanal pembelajaran sekolah.

Asesmen Formatif Berbasis HOTS

A. Pilihan Ganda

1. Kelas 4 sering menemukan sampah kertas di lantai. Kalimat teks argumentasi yang paling efektif adalah …
A. Sampah itu buruk sekali dan sangat mengganggu semua orang
B. Ayo Buang Sampah pada Tempatnya!
C. Sampah, sampah, sampah
D. Jangan membaca teks argumentasi ini
2. Saat berdiskusi, dua anggota memiliki pendapat berbeda. Sikap terbaik adalah …
A. memaksakan pendapat sendiri
B. tidak mau berbicara lagi
C. mendengarkan alasan keduanya lalu mencari kesepakatan
D. memilih pendapat teman yang paling keras
3. Teks Argumentasi tentang keselamatan bermain di jalan sebaiknya menggunakan …
A. gambar anak bermain di jalan tanpa pesan
B. kalimat singkat dan gambar tempat bermain yang aman
C. tulisan sangat kecil
D. warna yang sama dengan latar
4. Kelompok membuat teks argumentasi “Hemat Listrik”. Gambar yang paling mendukung pesan adalah …
A. lampu menyala di ruangan kosong
B. tangan mematikan sakelar setelah digunakan
C. keran air terbuka
D. anak membuang sampah
5. Agar semua anggota merasa bertanggung jawab terhadap teks argumentasi, kelompok sebaiknya …
A. membagi tugas sesuai kemampuan dan menyepakati pesan bersama
B. menyerahkan semua pekerjaan kepada satu orang
C. memilih gambar tanpa berdiskusi
D. menyalin teks argumentasi kelompok lain

B. Isian

6. Teks Argumentasi memadukan tulisan, gambar, dan …
7. Kegiatan bertukar pendapat untuk mencapai kesepakatan disebut …
8. Kata “Ayo” dan “Mari” merupakan contoh kata …

C. Esai

9. Buatlah rancangan isi teks argumentasi tentang menjaga kebersihan kelas. Tuliskan judul, kalimat ajakan, dan gambar yang akan digunakan.
10. Jelaskan cara kelompokmu mengambil keputusan apabila ada dua usulan teks argumentasi yang sama-sama bagus.
Klik untuk membuka kunci jawaban Bahasa Indonesia

Pilihan ganda: 1. B, 2. C, 3. B, 4. B, 5. A.

Isian: 6. warna, 7. diskusi/musyawarah, 8. ajakan.

Esai: 9. Jawaban bervariasi; harus memuat judul, ajakan kebersihan, dan gambar yang sesuai. 10. Mendengarkan alasan setiap anggota, membandingkan manfaat kedua usulan, kemudian mengambil keputusan melalui kesepakatan atau pemungutan suara yang adil.

Kesimpulan

Ringkasan inti materi: Teks Argumentasi adalah media visual untuk menyampaikan informasi atau ajakan. Teks Argumentasi yang baik memiliki pesan singkat, gambar yang sesuai, warna menarik, dan tulisan mudah dibaca. Diskusi membantu kelompok menyusun kesepakatan sebelum membuat teks argumentasi.

Refleksi Pembelajaran


Pelajaran 3 — Pendidikan Pancasila

Identitas

Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd.

Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila

Hari / Tanggal : Rabu / 21 Oktober 2026

Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra

Materi : Hak dan Kewajiban

Pertemuan Ke : 2

Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengidentifikasi dan melaksanakan aturan, hak, dan kewajiban sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan bagian dari masyarakat. Peserta didik mampu menunjukkan sikap bertanggung jawab, menghargai kesepakatan, serta bekerja sama sesuai nilai-nilai Pancasila.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Murid dapat mengidentifikasi dan melaksanakan hak dan kewajiban sebagai warga sekolah.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy

  • Mindful: murid memperhatikan aturan yang berlaku dan dampaknya bagi diri sendiri serta orang lain.
  • Meaningful: murid menghubungkan aturan dengan pengalaman nyata di rumah dan lingkungan tempat tinggal.
  • Joyful: murid membuat kartu aturan dan bermain peran sebagai warga yang bermusyawarah.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid mengidentifikasi hak dan kewajiban seperti suku, agama, bahasa, budaya, dan kebiasaan di masyarakat serta menjelaskan pentingnya menghargainya.
  2. Murid menunjukkan sikap menghargai perbedaan melalui bahasa yang santun, kerja sama, dan tindakan yang tidak diskriminatif.

Pembahasan Materi

1. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَوْفُوا بِالْعُقُودِ

Yā ayyuhallażīna āmanū aufū bil-‘uqūd.

“Wahai orang-orang yang beriman! Penuhilah janji-janji.” (QS. Al-Mā’idah: 1)

Ayat ini berkaitan dengan aturan karena aturan merupakan kesepakatan yang harus dipenuhi. Keragaman identitas merupakan kekayaan bertanggung jawab dan menghargai orang lain.

2. Pengajaran Materi

Identitas masyarakat adalah ciri atau tanda yang melekat pada seseorang atau kelompok, misalnya suku, agama, bahasa, asal daerah, budaya, kesukaan, dan kebiasaan. Hak dan kewajiban merupakan kekayaan masyarakat Indonesia.

Menghargai perbedaan berarti menerima orang lain dengan sopan, tidak mengejek, tidak memaksakan kehendak, mau bekerja sama, dan memberikan kesempatan yang adil kepada semua orang.

Contoh sikap menghargai perbedaan

  • Mendengarkan teman yang berbeda pendapat atau latar belakang.
  • Menggunakan bahasa yang santun dan tidak memberi julukan yang merendahkan.
  • Mempelajari aturan sekolah lain dengan rasa ingin tahu.
  • Bekerja sama tanpa membeda-bedakan teman.

Ciri aturan yang baik

  • Jelas dan mudah dipahami.
  • Adil bagi semua pihak.
  • Dapat dilakukan sesuai keadaan.
  • Dibuat atau disepakati bersama.
  • Memiliki konsekuensi yang mendidik.
LingkunganContoh AturanManfaat
RumahMerapikan barang setelah digunakan.Rumah tertib dan melatih tanggung jawab.
SekolahDatang tepat waktu dan menjaga kebersihan.Belajar lebih nyaman.
Tempat tinggalMembuang sampah pada tempatnya dan menjaga ketenangan.Lingkungan aman, bersih, dan nyaman.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari

Ketika teman menggunakan bahasa daerah yang berbeda, kita dapat meminta arti dengan sopan. Ketika ada perbedaan agama, kita tetap menghormati ibadah masing-masing. Saat memilih permainan, semua anak diberi kesempatan yang adil.

Cara membuat aturan bersama

  1. Menemukan masalah yang perlu diatur.
  2. Mengumpulkan pendapat melalui musyawarah.
  3. Memilih aturan yang adil dan dapat dilakukan.
  4. Menuliskan aturan dengan kalimat jelas.
  5. Menyepakati cara melaksanakan dan konsekuensinya.
Contoh 1: Anak-anak sering bermain bola di jalan raya. Aturan apa yang dapat dibuat?
Jawaban contoh: Anak-anak bermain di lapangan atau tempat aman, bukan di jalan raya, agar terhindar dari kecelakaan.
Contoh 2: Warga ingin menjaga kebersihan gang. Tuliskan satu aturan dan manfaatnya.
Jawaban contoh: Warga membuang sampah pada tempatnya; manfaatnya gang menjadi bersih, sehat, dan nyaman.

2. Pengajaran Materi

Hak adalah sesuatu yang layak kita terima. Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan dengan tanggung jawab. Hak dan kewajiban harus berjalan seimbang.

Situasi di SekolahHak MuridKewajiban Murid
Belajar di kelasMendapat penjelasan guruMenyimak dan mengerjakan tugas
Menggunakan fasilitasMenggunakan perpustakaanMenjaga kebersihan dan merawatnya
Bermain saat istirahatMenggunakan tempat bermainMematuhi aturan dan menjaga keselamatan
Contoh 1: Raka ingin belajar dengan tenang, tetapi beberapa teman berbicara keras. Hak siapa yang perlu dihormati dan kewajiban apa yang harus dilakukan?
Jawaban: Hak Raka untuk belajar dengan tenang perlu dihormati; teman-temannya berkewajiban berbicara dengan tertib.
Contoh 2: Mengapa kita tidak boleh menuntut hak tanpa melaksanakan kewajiban?
Jawaban: Karena keseimbangan hak dan kewajiban membuat kehidupan sekolah adil, tertib, dan nyaman.

Asesmen Formatif Berbasis HOTS

A. Pilihan Ganda

1. Dalam kelompok yang anggotanya berbeda suku dan kebiasaan, sikap terbaik adalah …
A. saling mendengarkan dan membagi tugas dengan adil
B. memilih teman hanya dari suku yang sama
C. anak-anak bekerja setiap hari
D. aturan dibuat tanpa berdiskusi
2. Menghargai teman yang berbeda agama berarti …
A. memberi kesempatan beribadah dan tidak mengganggu
B. memaksa teman mengikuti ibadah kita
C. anak-anak tidak boleh bermain selamanya
D. menghindari semua teman
3. Jika teman memperkenalkan aturan sekolahnya, sebaiknya …
A. kita mendengarkan dan bertanya dengan sopan
B. kita mengejek karena berbeda
C. kita meninggalkan kegiatan
D. kita memotong pembicaraan
4. Seorang anak melihat temannya membuang sampah sembarangan. Sikap yang tepat adalah …
A. menghargai penjelasannya
B. mengatakan budaya itu aneh
C. mengabaikan dengan sengaja
D. menolak semua perbedaan
5. Tindakan yang menunjukkan persatuan dalam perbedaan adalah …
A. hanya mau berteman dengan yang sama
B. bekerja sama dalam kelompok tanpa membeda-bedakan
C. memilih ketua berdasarkan suku
D. mengejek bahasa daerah

B. Isian

6. Ciri atau tanda yang melekat pada seseorang disebut …
7. Sikap menerima dan menghormati perbedaan disebut …
8. Keragaman identitas merupakan kekayaan …

C. Esai

9. Tuliskan dua contoh hak dan kewajiban di masyarakat dan jelaskan sikap yang tepat untuk menghargainya.
10. Mengapa hak dan kewajiban perlu dihargai? Jelaskan dengan contoh di sekolah atau lingkungan tempat tinggal.
Klik untuk membuka kunci jawaban Pendidikan Pancasila

Pilihan ganda: 1. B, 2. B, 3. B, 4. A, 5. B.

Isian: 6. aturan, 7. musyawarah, 8. tanggung jawab/disiplin.

Esai: 9. Contoh: tidak menyalakan suara keras pada jam istirahat dan tidak bermain dengan suara bising pada malam hari; manfaatnya warga dapat beristirahat dengan nyaman. 10. Agar tidak merugikan pihak tertentu, semua orang merasa dihargai, dan bersedia melaksanakan aturan dengan tanggung jawab.

Kesimpulan

Ringkasan inti materi: Hak dan kewajiban adalah kekayaan masyarakat. Dengan saling menghargai, kita dapat hidup rukun, bekerja sama, dan menjaga persatuan.

Refleksi Pembelajaran

Materi ajar kelas 4 Fatimah Az-Zahra Kamis 22 Oktober 2026

  PELAJARAN 1 • BAHASA INDONESIA TEKS ARGUMENTASI Materi Ajar Kelas IV SD • Fase B • Kelas 4 Zainab Identitas Nama Guru:  Dessy Puji Astuti,...