Minggu, 18 Oktober 2026

Materi ajar kelas 4 Fatimah Az-Zahra Senin 19 Oktober 2026

 

Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra

SD Al Azhar 1 Bandar Lampung
Senin, 19 Oktober 2026

Belajar dengan pendekatan Mindful, Meaningful, dan Joyful

Pelajaran 1 — Pendidikan Pancasila

Identitas

Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd.

Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila

Hari / Tanggal : Senin / 19 Oktober 2026

Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra

Materi : Hak dan Kewajiban

Pertemuan Ke : 1

Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengidentifikasi dan melaksanakan aturan, hak, dan kewajiban sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan bagian dari masyarakat. Peserta didik mampu menunjukkan sikap bertanggung jawab, menghargai kesepakatan, serta bekerja sama sesuai nilai-nilai Pancasila.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Murid dapat mengidentifikasi dan melaksanakan hak dan kewajiban sebagai warga sekolah.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy

  • Mindful: murid memperhatikan aturan yang berlaku dan dampaknya bagi diri sendiri serta orang lain.
  • Meaningful: murid menghubungkan aturan dengan pengalaman nyata di rumah dan lingkungan tempat tinggal.
  • Joyful: murid membuat kartu aturan dan bermain peran sebagai warga yang bermusyawarah.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid mengidentifikasi hak dan kewajiban seperti suku, agama, bahasa, budaya, dan kebiasaan di masyarakat serta menjelaskan pentingnya menghargainya.
  2. Murid menunjukkan sikap menghargai perbedaan melalui bahasa yang santun, kerja sama, dan tindakan yang tidak diskriminatif.

Pembahasan Materi

1. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَوْفُوا بِالْعُقُودِ

Yā ayyuhallażīna āmanū aufū bil-‘uqūd.

“Wahai orang-orang yang beriman! Penuhilah janji-janji.” (QS. Al-Mā’idah: 1)

Ayat ini berkaitan dengan aturan karena aturan merupakan kesepakatan yang harus dipenuhi. Keragaman identitas merupakan kekayaan bertanggung jawab dan menghargai orang lain.

2. Pengajaran Materi

Identitas masyarakat adalah ciri atau tanda yang melekat pada seseorang atau kelompok, misalnya suku, agama, bahasa, asal daerah, budaya, kesukaan, dan kebiasaan. Hak dan kewajiban merupakan kekayaan masyarakat Indonesia.

Menghargai perbedaan berarti menerima orang lain dengan sopan, tidak mengejek, tidak memaksakan kehendak, mau bekerja sama, dan memberikan kesempatan yang adil kepada semua orang.

Contoh sikap menghargai perbedaan

  • Mendengarkan teman yang berbeda pendapat atau latar belakang.
  • Menggunakan bahasa yang santun dan tidak memberi julukan yang merendahkan.
  • Mempelajari aturan sekolah lain dengan rasa ingin tahu.
  • Bekerja sama tanpa membeda-bedakan teman.

Ciri aturan yang baik

  • Jelas dan mudah dipahami.
  • Adil bagi semua pihak.
  • Dapat dilakukan sesuai keadaan.
  • Dibuat atau disepakati bersama.
  • Memiliki konsekuensi yang mendidik.
LingkunganContoh AturanManfaat
RumahMerapikan barang setelah digunakan.Rumah tertib dan melatih tanggung jawab.
SekolahDatang tepat waktu dan menjaga kebersihan.Belajar lebih nyaman.
Tempat tinggalMembuang sampah pada tempatnya dan menjaga ketenangan.Lingkungan aman, bersih, dan nyaman.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari

Ketika teman menggunakan bahasa daerah yang berbeda, kita dapat meminta arti dengan sopan. Ketika ada perbedaan agama, kita tetap menghormati ibadah masing-masing. Saat memilih permainan, semua anak diberi kesempatan yang adil.

Cara membuat aturan bersama

  1. Menemukan masalah yang perlu diatur.
  2. Mengumpulkan pendapat melalui musyawarah.
  3. Memilih aturan yang adil dan dapat dilakukan.
  4. Menuliskan aturan dengan kalimat jelas.
  5. Menyepakati cara melaksanakan dan konsekuensinya.
Contoh 1: Anak-anak sering bermain bola di jalan raya. Aturan apa yang dapat dibuat?
Jawaban contoh: Anak-anak bermain di lapangan atau tempat aman, bukan di jalan raya, agar terhindar dari kecelakaan.
Contoh 2: Warga ingin menjaga kebersihan gang. Tuliskan satu aturan dan manfaatnya.
Jawaban contoh: Warga membuang sampah pada tempatnya; manfaatnya gang menjadi bersih, sehat, dan nyaman.

2. Pengajaran Materi

Hak adalah sesuatu yang layak kita terima. Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan dengan tanggung jawab. Hak dan kewajiban harus berjalan seimbang.

Situasi di SekolahHak MuridKewajiban Murid
Belajar di kelasMendapat penjelasan guruMenyimak dan mengerjakan tugas
Menggunakan fasilitasMenggunakan perpustakaanMenjaga kebersihan dan merawatnya
Bermain saat istirahatMenggunakan tempat bermainMematuhi aturan dan menjaga keselamatan
Contoh 1: Raka ingin belajar dengan tenang, tetapi beberapa teman berbicara keras. Hak siapa yang perlu dihormati dan kewajiban apa yang harus dilakukan?
Jawaban: Hak Raka untuk belajar dengan tenang perlu dihormati; teman-temannya berkewajiban berbicara dengan tertib.
Contoh 2: Mengapa kita tidak boleh menuntut hak tanpa melaksanakan kewajiban?
Jawaban: Karena keseimbangan hak dan kewajiban membuat kehidupan sekolah adil, tertib, dan nyaman.

Asesmen Formatif Berbasis HOTS

A. Pilihan Ganda

1. Dalam kelompok yang anggotanya berbeda suku dan kebiasaan, sikap terbaik adalah …
A. saling mendengarkan dan membagi tugas dengan adil
B. memilih teman hanya dari suku yang sama
C. anak-anak bekerja setiap hari
D. aturan dibuat tanpa berdiskusi
2. Menghargai teman yang berbeda agama berarti …
A. memberi kesempatan beribadah dan tidak mengganggu
B. memaksa teman mengikuti ibadah kita
C. anak-anak tidak boleh bermain selamanya
D. menghindari semua teman
3. Jika teman memperkenalkan aturan sekolahnya, sebaiknya …
A. kita mendengarkan dan bertanya dengan sopan
B. kita mengejek karena berbeda
C. kita meninggalkan kegiatan
D. kita memotong pembicaraan
4. Seorang anak melihat temannya membuang sampah sembarangan. Sikap yang tepat adalah …
A. menghargai penjelasannya
B. mengatakan budaya itu aneh
C. mengabaikan dengan sengaja
D. menolak semua perbedaan
5. Tindakan yang menunjukkan persatuan dalam perbedaan adalah …
A. hanya mau berteman dengan yang sama
B. bekerja sama dalam kelompok tanpa membeda-bedakan
C. memilih ketua berdasarkan suku
D. mengejek bahasa daerah

B. Isian

6. Ciri atau tanda yang melekat pada seseorang disebut …
7. Sikap menerima dan menghormati perbedaan disebut …
8. Keragaman identitas merupakan kekayaan …

C. Esai

9. Tuliskan dua contoh hak dan kewajiban di masyarakat dan jelaskan sikap yang tepat untuk menghargainya.
10. Mengapa hak dan kewajiban perlu dihargai? Jelaskan dengan contoh di sekolah atau lingkungan tempat tinggal.

Kesimpulan

Ringkasan inti materi: Hak dan kewajiban adalah kekayaan masyarakat. Dengan saling menghargai, kita dapat hidup rukun, bekerja sama, dan menjaga persatuan.

Refleksi Pembelajaran


Pelajaran 2 — Matematika

Identitas

Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd.

Mata Pelajaran : Matematika

Hari / Tanggal : Senin / 19 Oktober 2026

Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra

Materi : Pecahan

Pertemuan Ke : 1

Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu membandingkan dan mengurutkan pecahan dengan pembilang satu serta pecahan berpenyebut sama. Peserta didik mampu menggunakan representasi konkret, gambar, garis bilangan, dan simbol untuk menjelaskan hubungan antarpecahan dalam masalah sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Melakukan perbandingan dan pengurutan pecahan dengan pembilang satu dan antarpecahan dengan penyebut yang sama.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy

  • Mindful: murid mengamati bagian-bagian utuh dan pecahan secara teliti.
  • Meaningful: murid menghubungkan pecahan dengan pembagian makanan, ukuran, dan bagian benda dalam kehidupan sehari-hari.
  • Joyful: murid bermain kartu pecahan dan menyusun pecahan pada garis bilangan secara berkelompok.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid membandingkan pecahan berpembilang satu menggunakan gambar atau garis bilangan.
  2. Murid membandingkan dan mengurutkan pecahan berpenyebut sama menggunakan tanda <, >, atau =.

Pembahasan Materi

1. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

وَإِذَا كَالُوهُمْ أَوْ وَزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ

Wa iżā kālūhum au wazanūhum yukhsirūn.

“Dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.” (QS. Al-Muṭaffifīn: 3)

Ayat ini mengajarkan kejujuran dan ketepatan dalam membagi atau menakar. Saat belajar pecahan, kita harus membandingkan bagian dengan teliti dan tidak mengurangi hak orang lain.

2. Pengajaran Materi

A. Mengenal pecahan

Pecahan menyatakan bagian dari keseluruhan. Pada pecahan a/b, angka di atas disebut pembilang, sedangkan angka di bawah disebut penyebut. Penyebut menunjukkan banyak bagian yang sama, dan pembilang menunjukkan banyak bagian yang diambil.

B. Membandingkan pecahan dengan pembilang satu

Jika pembilang sama-sama 1, pecahan dengan penyebut lebih kecil memiliki nilai lebih besar. Contoh: 1/2 > 1/4, karena satu benda yang dibagi menjadi dua menghasilkan bagian lebih besar daripada benda yang dibagi menjadi empat.

C. Membandingkan pecahan dengan penyebut sama

Jika penyebut sama, bandingkan pembilangnya. Pembilang lebih besar berarti nilai pecahan lebih besar. Contoh: 3/8 > 2/8.

D. Mengurutkan pecahan

Untuk mengurutkan pecahan, bandingkan nilainya lalu susun dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya.

Contoh 1: Urutkan 1/3, 1/5, dan 1/2 dari yang terkecil.
Jawaban: 1/5, 1/3, 1/2.
Contoh 2: Urutkan 5/9, 2/9, dan 7/9 dari yang terbesar.
Jawaban: 7/9, 5/9, 2/9.

Tambahan: Pecahan Senilai

Pecahan senilai adalah pecahan yang memiliki nilai sama walaupun pembilang dan penyebutnya berbeda. Pecahan senilai dapat diperoleh dengan mengalikan atau membagi pembilang dan penyebut dengan bilangan yang sama.

Contoh: 1/2 = 2/4 = 3/6, karena pembilang dan penyebut dikalikan bilangan yang sama.
Contoh: Apakah 2/3 dan 6/9 senilai? Ya, karena 2/3 dikalikan 3 menjadi 6/9.

Hubungan Pecahan, Desimal, dan Persen

Pecahan dapat ditulis dalam bentuk desimal dan persen. Untuk mengubah pecahan berpenyebut 10 atau 100, tuliskan nilai tempatnya. Persen berarti “per seratus”.

PecahanDesimalPersen
1/20,550%
1/40,2525%
3/40,7575%
Contoh: Ibu menggunakan 25 dari 100 bagian gula. Pecahannya 25/100, desimalnya 0,25, dan persennya 25%.
Contoh: Manakah yang lebih besar, 0,5 atau 45%? Karena 0,5 = 50%, maka 0,5 lebih besar.

Asesmen Formatif Berbasis HOTS

A. Pilihan Ganda

1. Ibu memotong kue menjadi 2 bagian sama besar, sedangkan kakak memotong kue lain menjadi 5 bagian sama besar. Satu potong kue yang lebih besar adalah …
A. 1/5   B. 1/2   C. keduanya sama   D. tidak dapat dibandingkan
2. Pecahan yang paling besar adalah …
A. 1/8   B. 1/6   C. 1/4   D. 1/10
3. Urutan 2/7, 5/7, dan 3/7 dari yang terkecil adalah …
A. 5/7, 3/7, 2/7   B. 2/7, 3/7, 5/7   C. 3/7, 2/7, 5/7   D. 2/7, 5/7, 3/7
4. Rani membaca 4/10 bagian buku, sedangkan Dito membaca 7/10 bagian buku. Pernyataan yang benar adalah …
A. Rani membaca lebih banyak   B. Dito membaca lebih banyak   C. sama banyak   D. tidak bisa dibandingkan
5. Tiga anak mendapat bagian semangka: 1/3, 1/6, dan 1/4. Anak yang mendapat bagian paling kecil adalah …
A. bagian 1/3   B. bagian 1/6   C. bagian 1/4   D. semua sama

B. Isian

6. Tanda yang tepat: 1/7 … 1/4.
7. Urutkan dari terbesar: 3/8, 7/8, 5/8.
8. Pada pecahan 4/9, angka 9 disebut …

C. Esai

9. Jelaskan mengapa 1/3 lebih besar daripada 1/6. Gunakan contoh benda atau gambar dalam penjelasanmu.
10. Ayah membagi pizza menjadi 8 bagian sama besar. Siti makan 3 bagian dan Rafi makan 5 bagian. Siapa yang makan lebih banyak? Jelaskan dengan pecahan.

Kesimpulan

Ringkasan inti materi: Pecahan membandingkan bagian dengan keseluruhan. Untuk pembilang satu, penyebut lebih kecil berarti pecahan lebih besar. Untuk penyebut sama, pembilang lebih besar berarti pecahan lebih besar.

Refleksi Pembelajaran


Pelajaran 3 — IPAS

Identitas

Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd.

Mata Pelajaran : IPAS

Hari / Tanggal : Senin / 19 Oktober 2026

Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra

Materi : Bentang Alam Daerahku

Pertemuan Ke : 1

Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengenali lingkungan tempat tinggal dalam konteks kabupaten/kota dan provinsi. Peserta didik mampu membaca peta konvensional maupun digital menggunakan simbol, legenda, arah mata angin, dan judul peta untuk memperoleh informasi lokasi.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Mengenali letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggalnya dengan menggunakan peta konvensional/digital.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy

  • Mindful: murid mengamati simbol, arah, dan informasi peta dengan teliti.
  • Meaningful: murid menghubungkan peta dengan lokasi rumah, sekolah, kabupaten/kota, dan provinsi tempat tinggal.
  • Joyful: murid melakukan permainan mencari lokasi pada peta dan membuat peta sederhana menuju sekolah.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid mengenali komponen peta, simbol, arah mata angin, dan legenda.
  2. Murid menemukan letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggal pada peta konvensional atau digital serta menjelaskan informasi yang diperoleh.

Pembahasan Materi

1. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

وَعَلَامَاتٍ وَبِالنَّجْمِ هُمْ يَهْتَدُونَ

Wa ‘alāmātin wa bin-najmi hum yahtadūn.

“Dan Dia menciptakan tanda-tanda (petunjuk jalan). Dan dengan bintang-bintang mereka mendapat petunjuk.” (QS. An-Naḥl: 16)

Ayat ini mengingatkan bahwa manusia menggunakan tanda dan petunjuk untuk menemukan arah. Peta juga menggunakan simbol, legenda, dan arah untuk membantu kita menemukan lokasi.

2. Pengajaran Materi

A. Pengertian peta

Peta adalah gambaran permukaan bumi atau suatu wilayah pada bidang datar yang diperkecil menggunakan skala. Peta membantu kita mengetahui letak tempat, arah, jarak, dan berbagai informasi wilayah.

B. Komponen peta

KomponenFungsi
Judul petaMenunjukkan wilayah atau tema yang dipetakan.
LegendaMenjelaskan arti simbol pada peta.
SimbolMewakili objek, seperti jalan, sungai, kota, atau sekolah.
Arah mata anginMenunjukkan utara, selatan, timur, dan barat.
SkalaMembandingkan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya.

C. Menemukan kabupaten/kota dan provinsi

  1. Perhatikan judul peta.
  2. Temukan nama provinsi tempat tinggal.
  3. Gunakan legenda dan batas wilayah untuk mencari kabupaten/kota.
  4. Periksa arah mata angin dan posisi wilayah.
  5. Pada peta digital, gunakan kolom pencarian dan perbesar tampilan jika diperlukan.
Contoh 1: Jika sekolah berada di Kota Bandar Lampung, provinsi apakah yang harus dicari pada peta?
Jawaban: Provinsi Lampung.
Contoh 2: Pada peta, simbol garis biru berkelok-kelok diberi keterangan “sungai” pada legenda. Apa informasi yang dapat diperoleh?
Jawaban: Garis tersebut menunjukkan letak atau aliran sungai di wilayah yang dipetakan.

2. Pengajaran Materi

Bentang alam adalah bentuk permukaan bumi yang terbentuk oleh proses alam. Bentang alam dapat berupa daratan dan perairan.

JenisCiriContoh dan Manfaat
GunungMenjulang tinggiSumber air, perkebunan, wisata
Dataran rendahPermukaan relatif datarPermukiman, sawah, pusat kegiatan
PantaiDaerah pertemuan darat dan lautNelayan, tambak, wisata
SungaiAliran air dari hulu ke hilirIrigasi, sumber air, transportasi
Contoh 1: Daerah dekat laut banyak dimanfaatkan untuk kegiatan apa? Jelaskan alasannya.
Jawaban: Perikanan, tambak, atau wisata karena dekat dengan sumber daya laut.
Contoh 2: Mengapa masyarakat di sekitar sungai harus menjaga kebersihan sungai?
Jawaban: Agar air tetap bersih, tidak menyebabkan banjir, dan dapat dimanfaatkan dengan aman.

Asesmen Formatif Berbasis HOTS

A. Pilihan Ganda

1. Untuk mengetahui arti simbol rumah sakit pada peta, kita harus melihat …
A. judul   B. legenda   C. skala   D. garis tepi
2. Jika Bandar Lampung berada di Provinsi Lampung, maka peta yang paling tepat digunakan untuk melihat hubungan keduanya adalah …
A. peta wilayah/provinsi   B. peta cuaca dunia   C. peta bintang   D. peta tubuh manusia
3. Raka ingin mengetahui arah dari sekolah menuju rumah. Komponen peta yang paling membantu adalah …
A. arah mata angin   B. judul buku   C. warna kertas   D. ukuran huruf
4. Pada peta digital, lokasi sekolah terlalu kecil untuk dibaca. Tindakan yang tepat adalah …
A. memperbesar tampilan dengan zoom   B. menutup peta   C. menghapus legenda   D. mengubah semua simbol
5. Dua tempat tampak dekat pada peta, tetapi jarak sebenarnya jauh. Informasi yang perlu diperiksa adalah …
A. skala peta   B. warna langit   C. nama pembuat   D. bentuk kertas

B. Isian

6. Gambaran suatu wilayah pada bidang datar disebut …
7. Keterangan tentang arti simbol pada peta disebut …
8. Arah yang berlawanan dengan utara adalah …

C. Esai

9. Jelaskan langkah-langkah menemukan letak kabupaten/kota tempat tinggal pada peta provinsi.
10. Mengapa peta digital dapat membantu seseorang menemukan lokasi sekolah atau rumah? Jelaskan dengan contoh.

Kesimpulan

Ringkasan inti materi: Peta adalah gambaran suatu wilayah yang membantu menemukan lokasi dan arah. Dengan membaca judul, legenda, simbol, arah mata angin, dan skala, kita dapat mengenali letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggal.

Refleksi Pembelajaran

Kamis, 15 Oktober 2026

Materi ajar kelas 4 Fatimah Az-Zahra jumat 16 oktober 2026

 

Materi Ajar Matematika Kelas 4

SD Al Azhar 1 Bandar Lampung
Jum'at, 16 Oktober 2026

Belajar dengan pendekatan Mindful, Meaningful, dan Joyful

Pelajaran 1 — Matematika

Identitas

Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd.

Mata Pelajaran : Matematika

Hari / Tanggal : Jum'at / 16 Oktober 2026

Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra

Materi : Pecahan

Pertemuan Ke : 1

Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu membandingkan dan mengurutkan pecahan dengan pembilang satu serta pecahan berpenyebut sama. Peserta didik mampu menggunakan representasi konkret, gambar, garis bilangan, dan simbol untuk menjelaskan hubungan antarpecahan dalam masalah sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Melakukan perbandingan dan pengurutan pecahan dengan pembilang satu dan antarpecahan dengan penyebut yang sama.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy

  • Mindful: murid mengamati bagian-bagian utuh dan pecahan secara teliti.
  • Meaningful: murid menghubungkan pecahan dengan pembagian makanan, ukuran, dan bagian benda dalam kehidupan sehari-hari.
  • Joyful: murid bermain kartu pecahan dan menyusun pecahan pada garis bilangan secara berkelompok.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid membandingkan pecahan berpembilang satu menggunakan gambar atau garis bilangan.
  2. Murid membandingkan dan mengurutkan pecahan berpenyebut sama menggunakan tanda <, >, atau =.

Pembahasan Materi

1. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

وَإِذَا كَالُوهُمْ أَوْ وَزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ

Wa iżā kālūhum au wazanūhum yukhsirūn.

“Dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.” (QS. Al-Muṭaffifīn: 3)

Ayat ini mengajarkan kejujuran dan ketepatan dalam membagi atau menakar. Saat belajar pecahan, kita harus membandingkan bagian dengan teliti dan tidak mengurangi hak orang lain.

2. Pengajaran Materi

A. Mengenal pecahan

Pecahan menyatakan bagian dari keseluruhan. Pada pecahan a/b, angka di atas disebut pembilang, sedangkan angka di bawah disebut penyebut. Penyebut menunjukkan banyak bagian yang sama, dan pembilang menunjukkan banyak bagian yang diambil.

B. Membandingkan pecahan dengan pembilang satu

Jika pembilang sama-sama 1, pecahan dengan penyebut lebih kecil memiliki nilai lebih besar. Contoh: 1/2 > 1/4, karena satu benda yang dibagi menjadi dua menghasilkan bagian lebih besar daripada benda yang dibagi menjadi empat.

C. Membandingkan pecahan dengan penyebut sama

Jika penyebut sama, bandingkan pembilangnya. Pembilang lebih besar berarti nilai pecahan lebih besar. Contoh: 3/8 > 2/8.

D. Mengurutkan pecahan

Untuk mengurutkan pecahan, bandingkan nilainya lalu susun dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya.

Contoh 1: Urutkan 1/3, 1/5, dan 1/2 dari yang terkecil.
Jawaban: 1/5, 1/3, 1/2.
Contoh 2: Urutkan 5/9, 2/9, dan 7/9 dari yang terbesar.
Jawaban: 7/9, 5/9, 2/9.

Tambahan: Pecahan Senilai

Pecahan senilai adalah pecahan yang memiliki nilai sama walaupun pembilang dan penyebutnya berbeda. Pecahan senilai dapat diperoleh dengan mengalikan atau membagi pembilang dan penyebut dengan bilangan yang sama.

Contoh: 1/2 = 2/4 = 3/6, karena pembilang dan penyebut dikalikan bilangan yang sama.
Contoh: Apakah 2/3 dan 6/9 senilai? Ya, karena 2/3 dikalikan 3 menjadi 6/9.

Hubungan Pecahan, Desimal, dan Persen

Pecahan dapat ditulis dalam bentuk desimal dan persen. Untuk mengubah pecahan berpenyebut 10 atau 100, tuliskan nilai tempatnya. Persen berarti “per seratus”.

PecahanDesimalPersen
1/20,550%
1/40,2525%
3/40,7575%
Contoh: Ibu menggunakan 25 dari 100 bagian gula. Pecahannya 25/100, desimalnya 0,25, dan persennya 25%.
Contoh: Manakah yang lebih besar, 0,5 atau 45%? Karena 0,5 = 50%, maka 0,5 lebih besar.

Asesmen Formatif Berbasis HOTS

A. Pilihan Ganda

1. Ibu memotong kue menjadi 2 bagian sama besar, sedangkan kakak memotong kue lain menjadi 5 bagian sama besar. Satu potong kue yang lebih besar adalah …
A. 1/5   B. 1/2   C. keduanya sama   D. tidak dapat dibandingkan
2. Pecahan yang paling besar adalah …
A. 1/8   B. 1/6   C. 1/4   D. 1/10
3. Urutan 2/7, 5/7, dan 3/7 dari yang terkecil adalah …
A. 5/7, 3/7, 2/7   B. 2/7, 3/7, 5/7   C. 3/7, 2/7, 5/7   D. 2/7, 5/7, 3/7
4. Rani membaca 4/10 bagian buku, sedangkan Dito membaca 7/10 bagian buku. Pernyataan yang benar adalah …
A. Rani membaca lebih banyak   B. Dito membaca lebih banyak   C. sama banyak   D. tidak bisa dibandingkan
5. Tiga anak mendapat bagian semangka: 1/3, 1/6, dan 1/4. Anak yang mendapat bagian paling kecil adalah …
A. bagian 1/3   B. bagian 1/6   C. bagian 1/4   D. semua sama

B. Isian

6. Tanda yang tepat: 1/7 … 1/4.
7. Urutkan dari terbesar: 3/8, 7/8, 5/8.
8. Pada pecahan 4/9, angka 9 disebut …

C. Esai

9. Jelaskan mengapa 1/3 lebih besar daripada 1/6. Gunakan contoh benda atau gambar dalam penjelasanmu.
10. Ayah membagi pizza menjadi 8 bagian sama besar. Siti makan 3 bagian dan Rafi makan 5 bagian. Siapa yang makan lebih banyak? Jelaskan dengan pecahan.

Kesimpulan

Ringkasan inti materi: Pecahan membandingkan bagian dengan keseluruhan. Untuk pembilang satu, penyebut lebih kecil berarti pecahan lebih besar. Untuk penyebut sama, pembilang lebih besar berarti pecahan lebih besar.

Refleksi Pembelajaran


Rabu, 14 Oktober 2026

Kisi-kisi STS kelas 4 Fatimah Az-Zahra kamis 15 oktober 2026

 Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd.

Mata Pelajaran : IPAS dan Hafalan Surat

Hari / Tanggal : Kamis / 15 Oktober 2026

Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra

Materi : Sumatif Tengah Semester

Pertemuan Ke : 6


IPAS :

No

Kompetensi Dasar / Tujuan Pembelajaran

Indikator Soal

Materi / Topik

Level Kognitif

Bentuk Soal

Nomor Soal

1

Mengidentifikasi wujud benda dan perubahannya dalam kehidupan sehari-hari

Menentukan contoh wujud benda padat, cair, dan gas

Wujud Benda

C1

Pilihan Ganda

1

2

Menjelaskan perubahan wujud benda akibat pengaruh suhu

Menentukan penyebab perubahan wujud air menjadi es

Perubahan Wujud Benda

C2

Pilihan Ganda

2

3

Menjelaskan sifat udara dan perubahan volumenya

Menjelaskan penyebab balon mengembang karena panas

Perubahan Volume Gas

C2

Pilihan Ganda

3

4

Mengidentifikasi perubahan wujud akibat pemanasan

Menjelaskan proses penguapan air saat direbus

Perubahan Wujud Cair ke Gas

C2

Pilihan Ganda

4

5

Menjelaskan proses mencair

Menentukan nama perubahan es menjadi air

Perubahan Wujud

C1

Pilihan Ganda

5

6

Menjelaskan proses pengembunan

Mengidentifikasi contoh perubahan wujud mengembun

Pengembunan

C2

Pilihan Ganda

6

7

Mengidentifikasi peristiwa menyublim

Menjelaskan perubahan pada kapur barus

Penyubliman

C2

Pilihan Ganda

7

8

Menjelaskan proses penguapan

Menentukan penyebab terbentuknya garam

Penguapan Air Laut

C3

Pilihan Ganda

8

9

Mengaitkan panas dengan pemuaian

Menjelaskan alasan balon panas terbang

Energi Panas dan Pemuaian

C3

Pilihan Ganda

9

10

Menjelaskan penguapan dalam kehidupan

Menentukan perubahan wujud air di pakaian

Penguapan

C1

Pilihan Ganda

10

11

Mengidentifikasi sumber energi

Menentukan benda yang menyimpan energi kimia

Energi Kimia

C2

Pilihan Ganda

11

12

Mengidentifikasi sumber bunyi

Menentukan alat yang menghasilkan bunyi

Energi Bunyi

C1

Pilihan Ganda

12

13

Menjelaskan penyebab bunyi

Menyimpulkan bahwa bunyi berasal dari getaran

Energi Bunyi

C2

Pilihan Ganda

13

14

Mengidentifikasi perubahan energi listrik

Menentukan alat yang mengubah energi listrik jadi panas

Energi Listrik ke Panas

C2

Pilihan Ganda

14

15

Mengidentifikasi bentuk perubahan energi

Menjelaskan proses perubahan energi alat rumah tangga

Perubahan Energi

C3

Pilihan Ganda

15

16

Menjelaskan perubahan energi dalam kehidupan

Menentukan alat sesuai bagan perubahan energi

Perubahan Energi

C3

Pilihan Ganda

16

17

Mengaitkan alat dengan sumber energi

Menentukan pasangan alat dan sumber energi

Energi

C3

Pilihan Ganda

17

18

Menjelaskan proses fotosintesis

Menentukan nama proses fotosintesis

Fotosintesis

C1

Pilihan Ganda

18

19

Menjelaskan bahan fotosintesis

Menentukan bahan utama fotosintesis

Fotosintesis

C2

Pilihan Ganda

19

20

Menjelaskan hasil dan proses fotosintesis

Menentukan pernyataan yang benar

Fotosintesis

C3

Pilihan Ganda

20

21

Mengidentifikasi perubahan energi

Menjelaskan energi pada microwave

Energi Panas

C2

Pilihan Ganda

21

22

Mengidentifikasi fungsi alat listrik

Menentukan fungsi energi alat rumah tangga

Energi Listrik

C3

Pilihan Ganda

22

23

Menjelaskan energi pada mesin cuci

Menentukan perubahan energi yang terjadi

Energi Gerak

C2

Pilihan Ganda

23

24

Menjelaskan energi pada PLTA

Menentukan perubahan energi pada PLTA

Energi Air ke Listrik

C2

Pilihan Ganda

24

25

Menjelaskan pengertian gaya

Menentukan definisi gaya

Gaya

C1

Pilihan Ganda

25

26–34

Mengidentifikasi pengaruh gaya terhadap benda

Menjelaskan contoh gaya, gaya gesek, magnet

Gaya dan Magnet

C2–C3

Pilihan Ganda

26–34

35

Mengidentifikasi pemanfaatan magnet

Menentukan contoh penggunaan magnet

Gaya Magnet

C2

Pilihan Ganda

35

36–45

Menjelaskan perubahan wujud dan energi

Melengkapi kalimat dengan jawaban singkat

Wujud Benda & Energi

C1–C2

Isian Singkat

1–10

46

Menyebutkan contoh perubahan wujud

Memberikan contoh mencair/menguap di sekitar

Perubahan Wujud

C4

Essay

1

47

Menjelaskan perubahan energi

Menjelaskan energi pada alat rumah tangga (gambar)

Energi Listrik ke Panas

C4

Essay

2–3

48

Mengidentifikasi jenis gaya

Menyebutkan jenis gaya dalam kehidupan sehari-hari

Jenis Gaya

C4

Essay

4

49

Menjelaskan pemanfaatan gaya magnet

Menyebutkan contoh penggunaan gaya magnet

Gaya Magnet

C4

Essay

5


MATERI BELAJAR IPAS KELAS 4

Berdasarkan Kisi-Kisi Sumatif

Kelas 4 Zainab – Fase B


BAB 1. WUJUD BENDA

Benda adalah segala sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang. Berdasarkan wujudnya, benda dibedakan menjadi tiga, yaitu padat, cair, dan gas.

1. Benda Padat

Benda padat memiliki bentuk dan volume yang tetap.

Contoh:

  • Buku

  • Meja

  • Pensil

  • Batu

  • Penghapus

  • Es batu

Jika sebuah buku dipindahkan dari meja ke dalam tas, bentuk buku tetap.

2. Benda Cair

Benda cair memiliki volume tetap, tetapi bentuknya mengikuti wadahnya.

Contoh:

  • Air

  • Minyak

  • Sirup

  • Susu

Air yang dimasukkan ke dalam gelas akan mengikuti bentuk gelas.

3. Benda Gas

Benda gas tidak memiliki bentuk dan volume yang tetap. Gas dapat memenuhi ruang yang ditempatinya.

Contoh:

  • Udara

  • Uap air

  • Gas pada balon

Udara dapat memenuhi seluruh bagian dalam balon.

Ingat!

WujudBentukVolumeContoh
PadatTetapTetapBuku
CairMengikuti wadahTetapAir
GasTidak tetapTidak tetapUdara

BAB 2. PERUBAHAN WUJUD BENDA

Benda dapat mengalami perubahan wujud karena mendapatkan atau melepaskan panas.

Perubahan wujud benda yang perlu kita ketahui:

  1. Mencair

  2. Membeku

  3. Menguap

  4. Mengembun

  5. Menyublim


A. Mencair

Mencair adalah perubahan wujud dari padat menjadi cair.

Contoh:

  • Es batu menjadi air.

  • Mentega meleleh ketika dipanaskan.

  • Cokelat meleleh terkena panas.

Es → Air = Mencair

Es mencair karena mendapatkan panas.


B. Membeku

Membeku adalah perubahan wujud dari cair menjadi padat.

Contoh:

  • Air dimasukkan ke freezer menjadi es.

  • Jus menjadi es setelah dibekukan.

Air → Es = Membeku

Air menjadi es karena kehilangan atau melepaskan panas.


C. Menguap

Menguap adalah perubahan wujud dari cair menjadi gas.

Contoh:

  • Air yang direbus menghasilkan uap.

  • Pakaian basah menjadi kering.

  • Air laut menguap karena panas matahari.

Air → Uap = Menguap

Mengapa air dapat menguap?

Karena air mendapatkan energi panas.


D. Mengembun

Mengembun adalah perubahan wujud dari gas menjadi cair.

Contoh:

  • Titik-titik air di luar gelas berisi es.

  • Uap air menjadi titik air pada tutup panci.

  • Embun muncul pada daun di pagi hari.

Uap → Air = Mengembun


E. Menyublim

Menyublim adalah perubahan wujud dari padat langsung menjadi gas.

Contoh yang mudah ditemukan adalah kapur barus.

Kapur barus yang diletakkan di lemari lama-kelamaan mengecil dan habis. Kapur barus berubah langsung menjadi gas.

Kapur barus → Gas = Menyublim


BAB 3. PENGUAPAN AIR LAUT DAN PEMBENTUKAN GARAM

Garam dapat dibuat dari air laut.

Prosesnya:

Air laut → terkena panas matahari → air menguap → garam tertinggal

Air laut mengandung garam. Ketika airnya menguap, garam tidak ikut menguap sehingga tertinggal dan dapat dikumpulkan.

Jadi, panas matahari membantu proses penguapan air laut.


BAB 4. PANAS DAN PERUBAHAN VOLUME GAS

Gas dapat mengalami perubahan volume.

Contohnya adalah balon.

Ketika udara di dalam balon mendapatkan panas, udara dapat mengembang sehingga balon menjadi lebih besar.

Pada balon udara panas, udara yang dipanaskan menjadi lebih ringan sehingga balon dapat naik ke udara.

Kesimpulan

Panas dapat menyebabkan gas mengembang.

Contoh:

  • Balon dapat mengembang ketika udara di dalamnya mendapatkan panas.

  • Balon udara panas dapat terbang karena udara di dalam balon dipanaskan.


BAB 5. SUMBER ENERGI

Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja atau menyebabkan perubahan.

Kita menggunakan energi dalam berbagai kegiatan sehari-hari.

Contoh sumber energi:

  • Matahari

  • Makanan

  • Baterai

  • Bahan bakar

  • Air

  • Angin

  • Listrik


BAB 6. ENERGI KIMIA

Energi kimia adalah energi yang tersimpan di dalam suatu benda atau zat.

Contoh benda yang menyimpan energi kimia:

  • Makanan

  • Baterai

  • Bahan bakar

Makanan menyimpan energi kimia yang dapat digunakan tubuh untuk melakukan aktivitas.

Baterai juga menyimpan energi kimia yang dapat diubah menjadi energi listrik.

Contoh:

Baterai → energi kimia → energi listrik


BAB 7. ENERGI BUNYI

Bunyi berasal dari benda yang bergetar.

Contoh:

  • Senar gitar bergetar menghasilkan bunyi.

  • Selaput drum bergetar ketika dipukul.

  • Pita suara bergetar ketika kita berbicara.

Ingat!

Benda bergetar → menghasilkan bunyi

Semakin jelas getaran suatu benda, semakin jelas pula bunyi yang dapat kita dengar.


BAB 8. PERUBAHAN ENERGI LISTRIK

Energi listrik dapat berubah menjadi bentuk energi lainnya.

Contoh:

1. Setrika

Energi listrik → energi panas

Setrika menggunakan listrik untuk menghasilkan panas.

2. Kipas angin

Energi listrik → energi gerak

Listrik membuat baling-baling kipas bergerak.

3. Lampu

Energi listrik → energi cahaya

Lampu menggunakan listrik untuk menghasilkan cahaya.

4. Televisi

Energi listrik → energi cahaya + bunyi

Televisi menghasilkan gambar/cahaya dan suara.

5. Blender

Energi listrik → energi gerak

Motor listrik membuat pisau blender berputar.


BAB 9. ENERGI PADA ALAT RUMAH TANGGA

Setiap alat rumah tangga dapat mengalami perubahan energi.

AlatPerubahan Energi
SetrikaListrik → Panas
Kipas anginListrik → Gerak
LampuListrik → Cahaya
BlenderListrik → Gerak
SpeakerListrik → Bunyi
Rice cookerListrik → Panas
MicrowaveListrik → Panas
Mesin cuciListrik → Gerak

BAB 10. ENERGI PADA MICROWAVE

Microwave menggunakan energi listrik.

Energi listrik pada microwave diubah menjadi energi yang digunakan untuk memanaskan makanan.

Secara sederhana:

Energi listrik → energi panas → makanan menjadi hangat/panas

Contoh lain alat yang mengubah listrik menjadi panas:

  • Setrika

  • Rice cooker

  • Pemanggang listrik

  • Ketel listrik


BAB 11. ENERGI PADA MESIN CUCI

Mesin cuci menggunakan energi listrik.

Energi listrik digunakan untuk menggerakkan bagian-bagian mesin cuci.

Jadi perubahan energinya dapat dipahami sebagai:

Energi listrik → energi gerak

Gerakan tersebut membantu mencuci dan memutar pakaian.


BAB 12. ENERGI PADA PLTA

PLTA adalah singkatan dari Pembangkit Listrik Tenaga Air.

PLTA memanfaatkan energi air untuk menghasilkan energi listrik.

Secara sederhana:

Energi air → energi gerak → energi listrik

Air yang bergerak dapat menggerakkan turbin. Turbin kemudian membantu generator menghasilkan listrik.

Ingat!

PLTA memanfaatkan energi air untuk menghasilkan energi listrik.


BAB 13. FOTOSINTESIS

Fotosintesis adalah proses tumbuhan membuat makanan sendiri dengan bantuan cahaya matahari.

Fotosintesis terutama terjadi pada bagian tumbuhan yang mengandung klorofil, seperti daun.

Bahan yang diperlukan tumbuhan:

  1. Air

  2. Karbon dioksida

  3. Cahaya matahari

  4. Klorofil

Secara sederhana:

Air + karbon dioksida + cahaya matahari → makanan + oksigen

Mengapa fotosintesis penting?

Fotosintesis menghasilkan makanan bagi tumbuhan dan menghasilkan oksigen yang sangat penting bagi makhluk hidup.


BAB 14. BAHAN UTAMA FOTOSINTESIS

Tumbuhan membutuhkan beberapa bahan untuk melakukan fotosintesis.

1. Air

Air diserap oleh akar dari dalam tanah.

2. Karbon dioksida

Karbon dioksida masuk ke daun melalui bagian kecil yang disebut stomata.

3. Cahaya matahari

Cahaya matahari menjadi sumber energi dalam proses fotosintesis.

4. Klorofil

Klorofil adalah zat hijau daun yang membantu tumbuhan menangkap energi cahaya.


BAB 15. GAYA

Gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat memengaruhi benda.

Contoh gaya dalam kehidupan sehari-hari:

  • Mendorong meja.

  • Menarik pintu.

  • Menendang bola.

  • Mengangkat tas.

  • Menarik laci.

Gaya dapat menyebabkan benda:

  • Bergerak.

  • Berhenti.

  • Berubah arah.

  • Berubah kecepatan.

  • Berubah bentuk.


BAB 16. GAYA OTOT

Gaya otot adalah gaya yang dihasilkan oleh otot manusia atau hewan.

Contoh:

  • Mengangkat tas.

  • Mendorong meja.

  • Menendang bola.

  • Mengayuh sepeda.

  • Menarik pintu.

Contoh perubahan akibat gaya otot

Ketika bola yang diam ditendang, bola menjadi bergerak.

Gaya kaki → bola bergerak


BAB 17. GAYA GESEK

Gaya gesek adalah gaya yang terjadi ketika dua permukaan benda saling bersentuhan.

Contoh gaya gesek:

  • Ban sepeda dengan jalan.

  • Sepatu dengan lantai.

  • Penghapus dengan kertas.

Gaya gesek dapat memperlambat atau menghentikan gerak benda.

Contoh manfaat gaya gesek

Kita dapat berjalan karena adanya gaya gesek antara sepatu dan lantai.

Jika tidak ada gaya gesek, kaki akan mudah tergelincir.


BAB 18. GAYA MAGNET

Magnet adalah benda yang dapat menarik benda tertentu, terutama benda yang mengandung bahan seperti besi atau baja.

Contoh benda yang dapat ditarik magnet:

  • Paku besi

  • Jarum

  • Klip kertas

  • Benda berbahan besi tertentu

Contoh benda yang tidak tertarik magnet:

  • Kertas

  • Kayu

  • Plastik

  • Karet


BAB 19. PEMANFAATAN MAGNET

Magnet banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Contohnya:

  • Magnet pada pintu lemari es.

  • Kompas menggunakan magnet untuk membantu menunjukkan arah.

  • Magnet digunakan untuk mengambil benda logam tertentu.

  • Magnet digunakan pada beberapa alat elektronik.

Contoh sederhana

Jika sebuah magnet didekatkan dengan klip kertas dari besi, klip dapat tertarik oleh magnet.


BAB 20. HUBUNGAN GAYA DAN GERAK

Gaya dapat memengaruhi gerak benda.

Contoh:

Bola diam + ditendang → bola bergerak

Bola bergerak + ditangkap → bola berhenti

Bola bergerak ke depan + dipukul dari samping → arah bola berubah

Jadi, gaya dapat:

  1. Membuat benda diam menjadi bergerak.

  2. Menghentikan benda yang bergerak.

  3. Mengubah arah gerak.

  4. Mengubah kecepatan.

  5. Mengubah bentuk benda.


BAB 21. RANGKUMAN SUPER CEPAT

Wujud Benda

  • Padat → bentuk dan volume tetap.

  • Cair → bentuk mengikuti wadah.

  • Gas → memenuhi ruang.

Perubahan Wujud

  • Padat → cair = mencair

  • Cair → padat = membeku

  • Cair → gas = menguap

  • Gas → cair = mengembun

  • Padat → gas = menyublim

Energi

  • Makanan → energi kimia.

  • Baterai → energi kimia.

  • Listrik → dapat berubah menjadi panas, cahaya, bunyi, atau gerak.

  • PLTA → energi air dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik.

Bunyi

Bunyi berasal dari benda yang bergetar.

Fotosintesis

Tumbuhan menggunakan air, karbon dioksida, cahaya matahari, dan klorofil untuk membuat makanan.

Gaya

Gaya = tarikan atau dorongan.

Contoh:

  • Gaya otot

  • Gaya gesek

  • Gaya magnet


KATA KUNCI YANG WAJIB DIINGAT

Kata KunciJawaban
Es menjadi airMencair
Air menjadi esMembeku
Air menjadi uapMenguap
Uap menjadi airMengembun
Kapur barus mengecil/hilangMenyublim
Air laut menjadi garamPenguapan
Gas mendapat panasMengembang
Bunyi berasal dariGetaran
Baterai menyimpanEnergi kimia
SetrikaListrik → panas
Kipas anginListrik → gerak
LampuListrik → cahaya
MicrowaveListrik → panas
Mesin cuciListrik → gerak
PLTAAir → listrik
Membuat makanan sendiri pada tumbuhanFotosintesis
Tarikan atau doronganGaya
Sepatu dengan lantaiGaya gesek
Paku tertarik magnetGaya magnet

Materi ajar kelas 4 Fatimah Az-Zahra Senin 19 Oktober 2026

  Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra SD Al Azhar 1 Bandar Lampung Senin, 19 Oktober 2026 Belajar dengan pendekatan Mindful, Meaningful, da...