Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra
SD Al Azhar 1 Bandar Lampung
Rabu, 21 Oktober 2026
Belajar dengan pendekatan Mindful, Meaningful, dan Joyful
Pelajaran 1 — Seni Rupa
Identitas
Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd.
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Hari / Tanggal : Rabu / 21 Oktober 2026
Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra
Materi : Menerapkan prosedur penggunaan alat dan bahan secara aman dan bertanggung jawab
Pertemuan Ke : 1
Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengamati, mengenali, dan mengeksplorasi unsur rupa serta menciptakan karya dua dimensi dengan bahan dan teknik yang sesuai. Peserta didik mampu menjelaskan proses berkarya dan menghargai karya seni Nusantara.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Murid dapat mengenal dan memahami seni cetak; pengertian, jenis-jenis, dan bahan.
Tujuan Pembelajaran Mamijoy
- Mindful: murid mengamati pola, bentuk, warna, dan pengulangan pada seni cetak.
- Meaningful: murid menghubungkan seni cetak dengan budaya dan identitas daerah di Nusantara.
- Joyful: murid mengeksplorasi pola seni cetak melalui kegiatan menggambar dan mewarnai.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid mengidentifikasi pengertian, ciri, dan jenis seni cetak dekoratif alat dan bahan secara aman.
- Murid membuat pola seni cetak sederhana dengan pengulangan bentuk, warna, dan komposisi yang rapi.
Pembahasan Materi
1. Apersepsi
Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ
Yā banī Ādama khudzū zīnatakum ‘inda kulli masjid.
“Wahai anak cucu Adam, pakailah pakaianmu yang indah pada setiap memasuki masjid.” (QS. Al-A‘rāf: 31)
Ayat ini mengajarkan pentingnya keindahan dan kerapian. Ragam hias merupakan cara manusia menghias benda dengan pola yang indah sekaligus menghargai budaya.
2. Pengajaran Materi
Ragam hias adalah pola atau hiasan yang dibuat dengan mengulang bentuk tertentu untuk memperindah benda atau karya. Ragam hias Nusantara terinspirasi dari alam, tumbuhan, hewan, manusia, dan bentuk geometris.
| Jenis | Sumber Bentuk | Contoh |
|---|---|---|
| Flora | Tumbuhan | Daun, bunga, sulur |
| Fauna | Hewan | Burung, ikan, kupu-kupu |
| Figuratif | Manusia | Tokoh atau penari |
| Geometris | Bentuk teratur | Segitiga, lingkaran, garis |
Langkah membuat seni cetak
- Memilih sumber ide, misalnya daun atau burung.
- Mengamati dan menyederhanakan bentuk.
- Membuat pola dasar.
- Mengulang pola dengan jarak dan ukuran yang teratur.
- Memberi warna sesuai tema dan merapikan karya.
Jawaban: flora.
Jawaban: Agar tercipta kesatuan, irama, dan komposisi yang rapi.
2. Pengajaran Materi: Seni Cetak dan Keselamatan Berkarya
Seni cetak adalah teknik membuat karya seni dengan memindahkan gambar atau pola dari sebuah acuan/cetakan ke permukaan lain, seperti kertas atau kain.
| Jenis Seni Cetak | Contoh Acuan/Bahan | Hasil |
|---|---|---|
| Cetak tinggi | Daun, pelepah, spons, kentang | Pola tercetak dari permukaan yang menonjol |
| Cetak stensil | Kertas berlubang dan cat | Gambar sesuai bentuk lubang |
| Cetak sederhana | Jari, tutup botol, benda bertekstur | Pola dan tekstur berulang |
Prosedur aman dan bertanggung jawab
- Gunakan alat sesuai fungsinya dan ikuti petunjuk guru.
- Letakkan gunting, cutter, dan cat pada tempat yang aman.
- Gunakan celemek atau alas meja agar lingkungan tetap bersih.
- Jangan mencicipi cat atau memasukkan alat ke mulut.
- Cuci tangan, bersihkan alat, dan kembalikan bahan setelah selesai.
Jawaban: Agar pola berpindah dengan jelas dan cat tidak melebar.
Jawaban: Membersihkan alat dan meja, mencuci tangan, serta menyimpan bahan dengan tertib.
Asesmen Formatif Berbasis HOTS
A. Pilihan Ganda
A. flora B. fauna C. figuratif D. geometris
A. tidak beraturan B. teratur dan seimbang C. semakin kecil tanpa alasan D. hanya di satu sudut
A. ikan dan karang B. rumah C. sepatu D. angka
A. geometris B. fauna C. flora D. figuratif
A. menghargai dan mempelajari maknanya B. mengejek C. menghapusnya D. menganggap semua sama
B. Isian
C. Esai
Klik untuk membuka kunci jawaban Seni Rupa
Pilihan ganda: 1. A, 2. B, 3. A, 4. A, 5. A.
Isian: 6. flora, 7. irama/kesatuan, 8. sumber.
Esai: 9. Flora bersumber dari tumbuhan, misalnya daun; fauna bersumber dari hewan, misalnya ikan. 10. Jawaban bervariasi; harus menjelaskan sumber ide, pengulangan pola, dan warna secara masuk akal.
Kesimpulan
Ringkasan inti materi: Ragam hias adalah pola dekoratif yang dibuat dengan mengulang bentuk. Ragam hias Nusantara dapat bersumber dari flora, fauna, figuratif, dan geometris serta menjadi bagian dari kekayaan budaya.
Refleksi Pembelajaran
Pelajaran 2— Bahasa Indonesia
Identitas
Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd.
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Hari / Tanggal : Rabu / 21 Oktober 2026
Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra
Materi : Teks Argumentasi
Pertemuan Ke : 1
Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu memahami informasi dari teks lisan, tulis, visual, dan audiovisual serta menyampaikan gagasan secara lisan dan tertulis dengan runtut, santun, dan sesuai konteks. Peserta didik mampu menggunakan kosakata dan kaidah kebahasaan untuk menghasilkan teks sederhana yang bermakna.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Peserta didik mampu menulis teks argumentasi sederhana untuk menyampaikan pendapat tentang suatu kejadian.
Tujuan Pembelajaran Mamijoy
- Mindful: murid mendengarkan pendapat teman dengan penuh perhatian dan menyadari pentingnya kesepakatan.
- Meaningful: murid menghubungkan teks argumentasi dengan aturan atau pesan yang dibutuhkan di rumah dan sekolah.
- Joyful: murid membuat teks argumentasi secara berkelompok menggunakan kata-kata singkat, gambar, dan warna yang menarik.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid berdiskusi untuk mengidentifikasi masalah atau kebutuhan bersama dan merumuskan kesepakatan sederhana.
- Murid menyusun teks argumentasi yang memuat pesan, kalimat ajakan, dan gambar pendukung secara jelas serta mempresentasikannya.
Pembahasan Materi
1. Apersepsi
Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ
Wa ta‘āwanū ‘alal-birri wat-taqwā.
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan takwa.” (QS. Al-Mā’idah: 2)
Ayat ini berkaitan dengan kegiatan berdiskusi dan membuat teks argumentasi karena teks argumentasi dapat menjadi media untuk menyampaikan ajakan kebaikan yang disusun melalui kerja sama.
2. Pengajaran Materi
A. Pengertian teks argumentasi
Teks Argumentasi adalah media yang memadukan tulisan, gambar, dan warna untuk menyampaikan informasi, ajakan, atau larangan kepada banyak orang. Teks Argumentasi biasanya dibuat singkat, jelas, menarik, dan mudah dibaca.
B. Ciri-ciri teks argumentasi yang baik
- Memiliki judul atau pesan utama yang jelas.
- Menggunakan kalimat singkat, padat, dan mudah dipahami.
- Memiliki kalimat ajakan, misalnya “Ayo”, “Mari”, atau “Jangan”.
- Menggunakan gambar dan warna yang sesuai dengan pesan.
- Huruf cukup besar dan tata letaknya rapi.
C. Berdiskusi untuk membuat kesepakatan
- Menentukan masalah yang ingin diselesaikan.
- Mendengarkan pendapat setiap anggota.
- Memilih gagasan yang paling bermanfaat dan dapat dilakukan.
- Merumuskan kesepakatan dengan kalimat singkat.
- Membagi tugas: penulis, ilustrator, pewarna, dan penyaji.
| Bagian Teks Argumentasi | Contoh |
|---|---|
| Judul | Jaga Kebersihan Kelas |
| Ajakan | Ayo buang sampah pada tempatnya! |
| Gambar | Tempat sampah dan lingkungan bersih. |
| Warna | Hijau dan biru untuk kesan bersih dan segar. |
Jawaban contoh: “Mari Dengarkan Guru Saat Menjelaskan” dengan gambar murid memperhatikan guru.
Jawaban contoh: “Ayo Hemat Air! Tutup Keran Setelah Digunakan.”
2. Pengajaran Materi
Kalimat majemuk setara adalah kalimat yang terdiri atas dua klausa atau lebih yang kedudukannya sama. Klausa-klausa tersebut dihubungkan dengan kata penghubung, seperti dan, atau, tetapi, sedangkan, lalu, dan kemudian.
| Kata Hubung | Makna | Contoh |
|---|---|---|
| dan | menambahkan informasi | Rani membaca dan Dito menulis. |
| tetapi | menunjukkan pertentangan | Udara panas, tetapi kami tetap berolahraga. |
| atau | menunjukkan pilihan | Kamu memilih menggambar atau membaca? |
| lalu/kemudian | menunjukkan urutan | Ani merapikan buku lalu ia menyimpan tas. |
Contoh Soal
Jawaban: Budi membaca buku dan Siti menggambar.
Jawaban: tetapi, yang menyatakan pertentangan.
2. Pengajaran Materi: Teks Argumentasi
Teks argumentasi adalah tulisan yang berisi pendapat penulis tentang suatu hal disertai alasan dan bukti agar pembaca dapat memahami pendapat tersebut.
| Bagian | Isi |
|---|---|
| Pendapat | Gagasan atau sikap penulis terhadap suatu kejadian. |
| Alasan | Penjelasan yang mendukung pendapat. |
| Bukti/Contoh | Fakta, pengalaman, atau contoh yang memperkuat alasan. |
| Penegasan ulang | Kesimpulan atau penguatan pendapat. |
Langkah Menulis
- Menentukan topik dan pendapat.
- Menuliskan alasan yang masuk akal.
- Menambahkan fakta atau contoh.
- Menyusun paragraf dengan kata penghubung seperti karena, sehingga, dan oleh sebab itu.
- Membaca ulang dan memperbaiki ejaan.
Jawaban contoh: Kita harus menjaga kebersihan kelas karena kelas yang bersih membuat belajar lebih nyaman.
Jawaban: Agar pendapat lebih kuat, masuk akal, dan dapat dipercaya.
Video Pembelajaran
Membuat Teks Argumentasi dan Kalimat Persuasif — Bahasa Indonesia Kelas 4
Jika tautan video tidak dapat dibuka, guru dapat menggantinya dengan video teks argumentasi kelas 4 yang tersedia di kanal pembelajaran sekolah.
Asesmen Formatif Berbasis HOTS
A. Pilihan Ganda
A. Sampah itu buruk sekali dan sangat mengganggu semua orang
B. Ayo Buang Sampah pada Tempatnya!
C. Sampah, sampah, sampah
D. Jangan membaca teks argumentasi ini
A. memaksakan pendapat sendiri
B. tidak mau berbicara lagi
C. mendengarkan alasan keduanya lalu mencari kesepakatan
D. memilih pendapat teman yang paling keras
A. gambar anak bermain di jalan tanpa pesan
B. kalimat singkat dan gambar tempat bermain yang aman
C. tulisan sangat kecil
D. warna yang sama dengan latar
A. lampu menyala di ruangan kosong
B. tangan mematikan sakelar setelah digunakan
C. keran air terbuka
D. anak membuang sampah
A. membagi tugas sesuai kemampuan dan menyepakati pesan bersama
B. menyerahkan semua pekerjaan kepada satu orang
C. memilih gambar tanpa berdiskusi
D. menyalin teks argumentasi kelompok lain
B. Isian
C. Esai
Klik untuk membuka kunci jawaban Bahasa Indonesia
Pilihan ganda: 1. B, 2. C, 3. B, 4. B, 5. A.
Isian: 6. warna, 7. diskusi/musyawarah, 8. ajakan.
Esai: 9. Jawaban bervariasi; harus memuat judul, ajakan kebersihan, dan gambar yang sesuai. 10. Mendengarkan alasan setiap anggota, membandingkan manfaat kedua usulan, kemudian mengambil keputusan melalui kesepakatan atau pemungutan suara yang adil.
Kesimpulan
Ringkasan inti materi: Teks Argumentasi adalah media visual untuk menyampaikan informasi atau ajakan. Teks Argumentasi yang baik memiliki pesan singkat, gambar yang sesuai, warna menarik, dan tulisan mudah dibaca. Diskusi membantu kelompok menyusun kesepakatan sebelum membuat teks argumentasi.
Refleksi Pembelajaran
Pelajaran 3 — Pendidikan Pancasila
Identitas
Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd.
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila
Hari / Tanggal : Rabu / 21 Oktober 2026
Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra
Materi : Hak dan Kewajiban
Pertemuan Ke : 2
Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengidentifikasi dan melaksanakan aturan, hak, dan kewajiban sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan bagian dari masyarakat. Peserta didik mampu menunjukkan sikap bertanggung jawab, menghargai kesepakatan, serta bekerja sama sesuai nilai-nilai Pancasila.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Murid dapat mengidentifikasi dan melaksanakan hak dan kewajiban sebagai warga sekolah.
Tujuan Pembelajaran Mamijoy
- Mindful: murid memperhatikan aturan yang berlaku dan dampaknya bagi diri sendiri serta orang lain.
- Meaningful: murid menghubungkan aturan dengan pengalaman nyata di rumah dan lingkungan tempat tinggal.
- Joyful: murid membuat kartu aturan dan bermain peran sebagai warga yang bermusyawarah.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid mengidentifikasi hak dan kewajiban seperti suku, agama, bahasa, budaya, dan kebiasaan di masyarakat serta menjelaskan pentingnya menghargainya.
- Murid menunjukkan sikap menghargai perbedaan melalui bahasa yang santun, kerja sama, dan tindakan yang tidak diskriminatif.
Pembahasan Materi
1. Apersepsi
Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَوْفُوا بِالْعُقُودِ
Yā ayyuhallażīna āmanū aufū bil-‘uqūd.
“Wahai orang-orang yang beriman! Penuhilah janji-janji.” (QS. Al-Mā’idah: 1)
Ayat ini berkaitan dengan aturan karena aturan merupakan kesepakatan yang harus dipenuhi. Keragaman identitas merupakan kekayaan bertanggung jawab dan menghargai orang lain.
2. Pengajaran Materi
Identitas masyarakat adalah ciri atau tanda yang melekat pada seseorang atau kelompok, misalnya suku, agama, bahasa, asal daerah, budaya, kesukaan, dan kebiasaan. Hak dan kewajiban merupakan kekayaan masyarakat Indonesia.
Menghargai perbedaan berarti menerima orang lain dengan sopan, tidak mengejek, tidak memaksakan kehendak, mau bekerja sama, dan memberikan kesempatan yang adil kepada semua orang.
Contoh sikap menghargai perbedaan
- Mendengarkan teman yang berbeda pendapat atau latar belakang.
- Menggunakan bahasa yang santun dan tidak memberi julukan yang merendahkan.
- Mempelajari aturan sekolah lain dengan rasa ingin tahu.
- Bekerja sama tanpa membeda-bedakan teman.
Ciri aturan yang baik
- Jelas dan mudah dipahami.
- Adil bagi semua pihak.
- Dapat dilakukan sesuai keadaan.
- Dibuat atau disepakati bersama.
- Memiliki konsekuensi yang mendidik.
| Lingkungan | Contoh Aturan | Manfaat |
|---|---|---|
| Rumah | Merapikan barang setelah digunakan. | Rumah tertib dan melatih tanggung jawab. |
| Sekolah | Datang tepat waktu dan menjaga kebersihan. | Belajar lebih nyaman. |
| Tempat tinggal | Membuang sampah pada tempatnya dan menjaga ketenangan. | Lingkungan aman, bersih, dan nyaman. |
Contoh dalam kehidupan sehari-hari
Ketika teman menggunakan bahasa daerah yang berbeda, kita dapat meminta arti dengan sopan. Ketika ada perbedaan agama, kita tetap menghormati ibadah masing-masing. Saat memilih permainan, semua anak diberi kesempatan yang adil.
Cara membuat aturan bersama
- Menemukan masalah yang perlu diatur.
- Mengumpulkan pendapat melalui musyawarah.
- Memilih aturan yang adil dan dapat dilakukan.
- Menuliskan aturan dengan kalimat jelas.
- Menyepakati cara melaksanakan dan konsekuensinya.
Jawaban contoh: Anak-anak bermain di lapangan atau tempat aman, bukan di jalan raya, agar terhindar dari kecelakaan.
Jawaban contoh: Warga membuang sampah pada tempatnya; manfaatnya gang menjadi bersih, sehat, dan nyaman.
2. Pengajaran Materi
Hak adalah sesuatu yang layak kita terima. Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan dengan tanggung jawab. Hak dan kewajiban harus berjalan seimbang.
| Situasi di Sekolah | Hak Murid | Kewajiban Murid |
|---|---|---|
| Belajar di kelas | Mendapat penjelasan guru | Menyimak dan mengerjakan tugas |
| Menggunakan fasilitas | Menggunakan perpustakaan | Menjaga kebersihan dan merawatnya |
| Bermain saat istirahat | Menggunakan tempat bermain | Mematuhi aturan dan menjaga keselamatan |
Jawaban: Hak Raka untuk belajar dengan tenang perlu dihormati; teman-temannya berkewajiban berbicara dengan tertib.
Jawaban: Karena keseimbangan hak dan kewajiban membuat kehidupan sekolah adil, tertib, dan nyaman.
Video Pembelajaran
Asesmen Formatif Berbasis HOTS
A. Pilihan Ganda
A. saling mendengarkan dan membagi tugas dengan adil
B. memilih teman hanya dari suku yang sama
C. anak-anak bekerja setiap hari
D. aturan dibuat tanpa berdiskusi
A. memberi kesempatan beribadah dan tidak mengganggu
B. memaksa teman mengikuti ibadah kita
C. anak-anak tidak boleh bermain selamanya
D. menghindari semua teman
A. kita mendengarkan dan bertanya dengan sopan
B. kita mengejek karena berbeda
C. kita meninggalkan kegiatan
D. kita memotong pembicaraan
A. menghargai penjelasannya
B. mengatakan budaya itu aneh
C. mengabaikan dengan sengaja
D. menolak semua perbedaan
A. hanya mau berteman dengan yang sama
B. bekerja sama dalam kelompok tanpa membeda-bedakan
C. memilih ketua berdasarkan suku
D. mengejek bahasa daerah
B. Isian
C. Esai
Klik untuk membuka kunci jawaban Pendidikan Pancasila
Pilihan ganda: 1. B, 2. B, 3. B, 4. A, 5. B.
Isian: 6. aturan, 7. musyawarah, 8. tanggung jawab/disiplin.
Esai: 9. Contoh: tidak menyalakan suara keras pada jam istirahat dan tidak bermain dengan suara bising pada malam hari; manfaatnya warga dapat beristirahat dengan nyaman. 10. Agar tidak merugikan pihak tertentu, semua orang merasa dihargai, dan bersedia melaksanakan aturan dengan tanggung jawab.
Kesimpulan
Ringkasan inti materi: Hak dan kewajiban adalah kekayaan masyarakat. Dengan saling menghargai, kita dapat hidup rukun, bekerja sama, dan menjaga persatuan.