Minggu, 27 September 2026

Materi ajar kelas 4 Fatimah Az-Zahra senin 28 September 2026

 

Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra

Pelajaran 1 — Matematika

Identitas

Nama Guru : Dessy Puji Astuti S.Pd.

Mata Pelajaran : Matematika

Hari / Tanggal : Senin / 28 September 2026

Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra

Materi : Pecahan


Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu membandingkan dan mengurutkan pecahan dengan pembilang satu serta pecahan berpenyebut sama. Peserta didik mampu menggunakan representasi konkret, gambar, garis bilangan, dan simbol untuk menjelaskan hubungan antarpecahan dalam masalah sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Melakukan perbandingan dan pengurutan pecahan dengan pembilang satu dan antarpecahan dengan penyebut yang sama.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy

  • Mindful: murid mengamati bagian-bagian utuh dan pecahan secara teliti.
  • Meaningful: murid menghubungkan pecahan dengan pembagian makanan, ukuran, dan bagian benda dalam kehidupan sehari-hari.
  • Joyful: murid bermain kartu pecahan dan menyusun pecahan pada garis bilangan secara berkelompok.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid membandingkan pecahan berpembilang satu menggunakan gambar atau garis bilangan.
  2. Murid membandingkan dan mengurutkan pecahan berpenyebut sama menggunakan tanda <, >, atau =.

Pembahasan Materi

1. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

وَإِذَا كَالُوهُمْ أَوْ وَزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ

Wa iżā kālūhum au wazanūhum yukhsirūn.

“Dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.” (QS. Al-Muṭaffifīn: 3)

Ayat ini mengajarkan kejujuran dan ketepatan dalam membagi atau menakar. Saat belajar pecahan, kita harus membandingkan bagian dengan teliti dan tidak mengurangi hak orang lain.

2. Pengajaran Materi

A. Mengenal pecahan

Pecahan menyatakan bagian dari keseluruhan. Pada pecahan a/b, angka di atas disebut pembilang, sedangkan angka di bawah disebut penyebut. Penyebut menunjukkan banyak bagian yang sama, dan pembilang menunjukkan banyak bagian yang diambil.

B. Membandingkan pecahan dengan pembilang satu

Jika pembilang sama-sama 1, pecahan dengan penyebut lebih kecil memiliki nilai lebih besar. Contoh: 1/2 > 1/4, karena satu benda yang dibagi menjadi dua menghasilkan bagian lebih besar daripada benda yang dibagi menjadi empat.

C. Membandingkan pecahan dengan penyebut sama

Jika penyebut sama, bandingkan pembilangnya. Pembilang lebih besar berarti nilai pecahan lebih besar. Contoh: 3/8 > 2/8.

D. Mengurutkan pecahan

Untuk mengurutkan pecahan, bandingkan nilainya lalu susun dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya.

Contoh 1: Urutkan 1/3, 1/5, dan 1/2 dari yang terkecil.
Jawaban: 1/5, 1/3, 1/2.
Contoh 2: Urutkan 5/9, 2/9, dan 7/9 dari yang terbesar.
Jawaban: 7/9, 5/9, 2/9.

Asesmen Formatif Berbasis HOTS

A. Pilihan Ganda

1. Ibu memotong kue menjadi 2 bagian sama besar, sedangkan kakak memotong kue lain menjadi 5 bagian sama besar. Satu potong kue yang lebih besar adalah …
A. 1/5   B. 1/2   C. keduanya sama   D. tidak dapat dibandingkan
2. Pecahan yang paling besar adalah …
A. 1/8   B. 1/6   C. 1/4   D. 1/10
3. Urutan 2/7, 5/7, dan 3/7 dari yang terkecil adalah …
A. 5/7, 3/7, 2/7   B. 2/7, 3/7, 5/7   C. 3/7, 2/7, 5/7   D. 2/7, 5/7, 3/7
4. Rani membaca 4/10 bagian buku, sedangkan Dito membaca 7/10 bagian buku. Pernyataan yang benar adalah …
A. Rani membaca lebih banyak   B. Dito membaca lebih banyak   C. sama banyak   D. tidak bisa dibandingkan
5. Tiga anak mendapat bagian semangka: 1/3, 1/6, dan 1/4. Anak yang mendapat bagian paling kecil adalah …
A. bagian 1/3   B. bagian 1/6   C. bagian 1/4   D. semua sama

B. Isian

6. Tanda yang tepat: 1/7 … 1/4.
7. Urutkan dari terbesar: 3/8, 7/8, 5/8.
8. Pada pecahan 4/9, angka 9 disebut …

C. Esai

9. Jelaskan mengapa 1/3 lebih besar daripada 1/6. Gunakan contoh benda atau gambar dalam penjelasanmu.
10. Ayah membagi pizza menjadi 8 bagian sama besar. Siti makan 3 bagian dan Rafi makan 5 bagian. Siapa yang makan lebih banyak? Jelaskan dengan pecahan.

Kesimpulan

Ringkasan inti materi: Pecahan membandingkan bagian dengan keseluruhan. Untuk pembilang satu, penyebut lebih kecil berarti pecahan lebih besar. Untuk penyebut sama, pembilang lebih besar berarti pecahan lebih besar.

Refleksi Pembelajaran

Pelajaran 2 — IPAS

Identitas

Nama Guru : Luthfia Salsabila Sungkar, S.Pd.

Mata Pelajaran : IPAS

Hari / Tanggal : Senin / 28 September 2026

Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra

Materi : Peta


Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengenali lingkungan tempat tinggal dalam konteks kabupaten/kota dan provinsi. Peserta didik mampu membaca peta konvensional maupun digital menggunakan simbol, legenda, arah mata angin, dan judul peta untuk memperoleh informasi lokasi.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Mengenali letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggalnya dengan menggunakan peta konvensional/digital.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy

  • Mindful: murid mengamati simbol, arah, dan informasi peta dengan teliti.
  • Meaningful: murid menghubungkan peta dengan lokasi rumah, sekolah, kabupaten/kota, dan provinsi tempat tinggal.
  • Joyful: murid melakukan permainan mencari lokasi pada peta dan membuat peta sederhana menuju sekolah.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid mengenali komponen peta, simbol, arah mata angin, dan legenda.
  2. Murid menemukan letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggal pada peta konvensional atau digital serta menjelaskan informasi yang diperoleh.

Pembahasan Materi

1. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

وَعَلَامَاتٍ وَبِالنَّجْمِ هُمْ يَهْتَدُونَ

Wa ‘alāmātin wa bin-najmi hum yahtadūn.

“Dan Dia menciptakan tanda-tanda (petunjuk jalan). Dan dengan bintang-bintang mereka mendapat petunjuk.” (QS. An-Naḥl: 16)

Ayat ini mengingatkan bahwa manusia menggunakan tanda dan petunjuk untuk menemukan arah. Peta juga menggunakan simbol, legenda, dan arah untuk membantu kita menemukan lokasi.

2. Pengajaran Materi

A. Pengertian peta

Peta adalah gambaran permukaan bumi atau suatu wilayah pada bidang datar yang diperkecil menggunakan skala. Peta membantu kita mengetahui letak tempat, arah, jarak, dan berbagai informasi wilayah.

B. Komponen peta

KomponenFungsi
Judul petaMenunjukkan wilayah atau tema yang dipetakan.
LegendaMenjelaskan arti simbol pada peta.
SimbolMewakili objek, seperti jalan, sungai, kota, atau sekolah.
Arah mata anginMenunjukkan utara, selatan, timur, dan barat.
SkalaMembandingkan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya.

C. Menemukan kabupaten/kota dan provinsi

  1. Perhatikan judul peta.
  2. Temukan nama provinsi tempat tinggal.
  3. Gunakan legenda dan batas wilayah untuk mencari kabupaten/kota.
  4. Periksa arah mata angin dan posisi wilayah.
  5. Pada peta digital, gunakan kolom pencarian dan perbesar tampilan jika diperlukan.
Contoh 1: Jika sekolah berada di Kota Bandar Lampung, provinsi apakah yang harus dicari pada peta?
Jawaban: Provinsi Lampung.
Contoh 2: Pada peta, simbol garis biru berkelok-kelok diberi keterangan “sungai” pada legenda. Apa informasi yang dapat diperoleh?
Jawaban: Garis tersebut menunjukkan letak atau aliran sungai di wilayah yang dipetakan.

Asesmen Formatif Berbasis HOTS

A. Pilihan Ganda

1. Untuk mengetahui arti simbol rumah sakit pada peta, kita harus melihat …
A. judul   B. legenda   C. skala   D. garis tepi
2. Jika Bandar Lampung berada di Provinsi Lampung, maka peta yang paling tepat digunakan untuk melihat hubungan keduanya adalah …
A. peta wilayah/provinsi   B. peta cuaca dunia   C. peta bintang   D. peta tubuh manusia
3. Raka ingin mengetahui arah dari sekolah menuju rumah. Komponen peta yang paling membantu adalah …
A. arah mata angin   B. judul buku   C. warna kertas   D. ukuran huruf
4. Pada peta digital, lokasi sekolah terlalu kecil untuk dibaca. Tindakan yang tepat adalah …
A. memperbesar tampilan dengan zoom   B. menutup peta   C. menghapus legenda   D. mengubah semua simbol
5. Dua tempat tampak dekat pada peta, tetapi jarak sebenarnya jauh. Informasi yang perlu diperiksa adalah …
A. skala peta   B. warna langit   C. nama pembuat   D. bentuk kertas

B. Isian

6. Gambaran suatu wilayah pada bidang datar disebut …
7. Keterangan tentang arti simbol pada peta disebut …
8. Arah yang berlawanan dengan utara adalah …

C. Esai

9. Jelaskan langkah-langkah menemukan letak kabupaten/kota tempat tinggal pada peta provinsi.
10. Mengapa peta digital dapat membantu seseorang menemukan lokasi sekolah atau rumah? Jelaskan dengan contoh.

Kesimpulan

Ringkasan inti materi: Peta adalah gambaran suatu wilayah yang membantu menemukan lokasi dan arah. Dengan membaca judul, legenda, simbol, arah mata angin, dan skala, kita dapat mengenali letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggal.

Refleksi Pembelajaran

Pelajaran 3 — Pendidikan Pancasila

Identitas

Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd.

Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila

Hari / Tanggal : Senin / 28 September 2026

Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra

Materi : Aturan di Lingkungan Sekitarku


Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengidentifikasi dan melaksanakan aturan, hak, dan kewajiban sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan bagian dari masyarakat. Peserta didik mampu menunjukkan sikap bertanggung jawab, menghargai kesepakatan, serta bekerja sama sesuai nilai-nilai Pancasila.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Murid dapat memahami dan membuat aturan di lingkungan tempat tinggal.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy

  • Mindful: murid memperhatikan aturan yang berlaku dan dampaknya bagi diri sendiri serta orang lain.
  • Meaningful: murid menghubungkan aturan dengan pengalaman nyata di rumah dan lingkungan tempat tinggal.
  • Joyful: murid membuat kartu aturan dan bermain peran sebagai warga yang bermusyawarah.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid mengidentifikasi contoh aturan di lingkungan tempat tinggal dan menjelaskan tujuan serta manfaatnya.
  2. Murid menyusun aturan sederhana yang jelas, adil, dan dapat dilakukan untuk menjaga ketertiban lingkungan.

Pembahasan Materi

1. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَوْفُوا بِالْعُقُودِ

Yā ayyuhallażīna āmanū aufū bil-‘uqūd.

“Wahai orang-orang yang beriman! Penuhilah janji-janji.” (QS. Al-Mā’idah: 1)

Ayat ini berkaitan dengan aturan karena aturan merupakan kesepakatan yang harus dipenuhi. Menaati aturan menunjukkan sikap bertanggung jawab dan menghargai orang lain.

2. Pengajaran Materi

Aturan adalah ketentuan atau kesepakatan yang dibuat untuk mengatur perilaku agar kehidupan bersama berjalan tertib. Aturan dapat berlaku di rumah, sekolah, dan lingkungan tempat tinggal.

Ciri aturan yang baik

  • Jelas dan mudah dipahami.
  • Adil bagi semua pihak.
  • Dapat dilakukan sesuai keadaan.
  • Dibuat atau disepakati bersama.
  • Memiliki konsekuensi yang mendidik.
LingkunganContoh AturanManfaat
RumahMerapikan barang setelah digunakan.Rumah tertib dan melatih tanggung jawab.
SekolahDatang tepat waktu dan menjaga kebersihan.Belajar lebih nyaman.
Tempat tinggalMembuang sampah pada tempatnya dan menjaga ketenangan.Lingkungan aman, bersih, dan nyaman.

Cara membuat aturan bersama

  1. Menemukan masalah yang perlu diatur.
  2. Mengumpulkan pendapat melalui musyawarah.
  3. Memilih aturan yang adil dan dapat dilakukan.
  4. Menuliskan aturan dengan kalimat jelas.
  5. Menyepakati cara melaksanakan dan konsekuensinya.
Contoh 1: Anak-anak sering bermain bola di jalan raya. Aturan apa yang dapat dibuat?
Jawaban contoh: Anak-anak bermain di lapangan atau tempat aman, bukan di jalan raya, agar terhindar dari kecelakaan.
Contoh 2: Warga ingin menjaga kebersihan gang. Tuliskan satu aturan dan manfaatnya.
Jawaban contoh: Warga membuang sampah pada tempatnya; manfaatnya gang menjadi bersih, sehat, dan nyaman.

Asesmen Formatif Berbasis HOTS

A. Pilihan Ganda

1. Warga ingin membuat aturan kebersihan yang adil. Usulan terbaik adalah …
A. hanya satu keluarga yang bekerja
B. semua warga mendapat jadwal sesuai kesepakatan
C. anak-anak bekerja setiap hari
D. aturan dibuat tanpa berdiskusi
2. Aturan jam tenang dibuat agar …
A. semua orang tidak boleh berbicara
B. warga dapat beristirahat dan saling menghormati
C. anak-anak tidak boleh bermain selamanya
D. hanya satu orang yang nyaman
3. Jika aturan yang dibuat ternyata sulit dilakukan, sebaiknya …
A. tetap dipaksakan tanpa evaluasi
B. dibahas kembali melalui musyawarah
C. menyalahkan semua warga
D. aturan dihapus tanpa pengganti
4. Seorang anak melihat temannya membuang sampah sembarangan. Sikap yang tepat adalah …
A. mengingatkan dengan sopan
B. membalas membuang sampah
C. mempermalukannya
D. membiarkan saja
5. Aturan penggunaan lapangan yang menunjukkan keadilan adalah …
A. hanya kelompok tertentu yang boleh menggunakan
B. penggunaan berdasarkan jadwal yang disepakati
C. siapa cepat dia dapat setiap hari
D. lapangan tidak boleh digunakan

B. Isian

6. Ketentuan yang mengatur perilaku disebut …
7. Pengambilan keputusan bersama melalui pembahasan disebut …
8. Menaati aturan menunjukkan sikap …

C. Esai

9. Buatlah dua aturan untuk menjaga ketenangan di lingkungan tempat tinggal dan jelaskan manfaatnya.
10. Mengapa aturan harus dibuat secara adil dan disepakati bersama? Jelaskan.

Kesimpulan

Ringkasan inti materi: Aturan merupakan kesepakatan untuk menciptakan ketertiban, keamanan, dan kenyamanan. Aturan yang baik harus jelas, adil, dapat dilakukan, dan disepakati bersama melalui musyawarah.

Refleksi Pembelajaran

Pelajaran 1 — Bahasa Indonesia

Identitas

Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd.

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal : Senin / 28 September 2026

Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra

Materi : Poster


Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu memahami informasi dari teks lisan, tulis, visual, dan audiovisual serta menyampaikan gagasan secara lisan dan tertulis dengan runtut, santun, dan sesuai konteks. Peserta didik mampu menggunakan kosakata dan kaidah kebahasaan untuk menghasilkan teks sederhana yang bermakna.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Peserta didik mampu berdiskusi secara aktif untuk menyusun kesepakatan bersama dan menuangkannya dalam bentuk poster.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy

  • Mindful: murid mendengarkan pendapat teman dengan penuh perhatian dan menyadari pentingnya kesepakatan.
  • Meaningful: murid menghubungkan poster dengan aturan atau pesan yang dibutuhkan di rumah dan sekolah.
  • Joyful: murid membuat poster secara berkelompok menggunakan kata-kata singkat, gambar, dan warna yang menarik.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid berdiskusi untuk mengidentifikasi masalah atau kebutuhan bersama dan merumuskan kesepakatan sederhana.
  2. Murid menyusun poster yang memuat pesan, kalimat ajakan, dan gambar pendukung secara jelas serta mempresentasikannya.

Pembahasan Materi

1. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ

Wa ta‘āwanū ‘alal-birri wat-taqwā.

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan takwa.” (QS. Al-Mā’idah: 2)

Ayat ini berkaitan dengan kegiatan berdiskusi dan membuat poster karena poster dapat menjadi media untuk menyampaikan ajakan kebaikan yang disusun melalui kerja sama.

2. Pengajaran Materi

A. Pengertian poster

Poster adalah media yang memadukan tulisan, gambar, dan warna untuk menyampaikan informasi, ajakan, atau larangan kepada banyak orang. Poster biasanya dibuat singkat, jelas, menarik, dan mudah dibaca.

B. Ciri-ciri poster yang baik

  • Memiliki judul atau pesan utama yang jelas.
  • Menggunakan kalimat singkat, padat, dan mudah dipahami.
  • Memiliki kalimat ajakan, misalnya “Ayo”, “Mari”, atau “Jangan”.
  • Menggunakan gambar dan warna yang sesuai dengan pesan.
  • Huruf cukup besar dan tata letaknya rapi.

C. Berdiskusi untuk membuat kesepakatan

  1. Menentukan masalah yang ingin diselesaikan.
  2. Mendengarkan pendapat setiap anggota.
  3. Memilih gagasan yang paling bermanfaat dan dapat dilakukan.
  4. Merumuskan kesepakatan dengan kalimat singkat.
  5. Membagi tugas: penulis, ilustrator, pewarna, dan penyaji.
Bagian PosterContoh
JudulJaga Kebersihan Kelas
AjakanAyo buang sampah pada tempatnya!
GambarTempat sampah dan lingkungan bersih.
WarnaHijau dan biru untuk kesan bersih dan segar.
Contoh 1: Kelas sering berisik saat guru menjelaskan. Kesepakatan apa yang dapat dituangkan ke dalam poster?
Jawaban contoh: “Mari Dengarkan Guru Saat Menjelaskan” dengan gambar murid memperhatikan guru.
Contoh 2: Kelompokmu ingin membuat poster tentang hemat air. Kalimat ajakan yang tepat adalah …
Jawaban contoh: “Ayo Hemat Air! Tutup Keran Setelah Digunakan.”

Video Pembelajaran

Membuat Poster dan Kalimat Persuasif — Bahasa Indonesia Kelas 4

Jika tautan video tidak dapat dibuka, guru dapat menggantinya dengan video poster kelas 4 yang tersedia di kanal pembelajaran sekolah.

Asesmen Formatif Berbasis HOTS

A. Pilihan Ganda

1. Kelas 4 sering menemukan sampah kertas di lantai. Kalimat poster yang paling efektif adalah …
A. Sampah itu buruk sekali dan sangat mengganggu semua orang
B. Ayo Buang Sampah pada Tempatnya!
C. Sampah, sampah, sampah
D. Jangan membaca poster ini
2. Saat berdiskusi, dua anggota memiliki pendapat berbeda. Sikap terbaik adalah …
A. memaksakan pendapat sendiri
B. tidak mau berbicara lagi
C. mendengarkan alasan keduanya lalu mencari kesepakatan
D. memilih pendapat teman yang paling keras
3. Poster tentang keselamatan bermain di jalan sebaiknya menggunakan …
A. gambar anak bermain di jalan tanpa pesan
B. kalimat singkat dan gambar tempat bermain yang aman
C. tulisan sangat kecil
D. warna yang sama dengan latar
4. Kelompok membuat poster “Hemat Listrik”. Gambar yang paling mendukung pesan adalah …
A. lampu menyala di ruangan kosong
B. tangan mematikan sakelar setelah digunakan
C. keran air terbuka
D. anak membuang sampah
5. Agar semua anggota merasa bertanggung jawab terhadap poster, kelompok sebaiknya …
A. membagi tugas sesuai kemampuan dan menyepakati pesan bersama
B. menyerahkan semua pekerjaan kepada satu orang
C. memilih gambar tanpa berdiskusi
D. menyalin poster kelompok lain

B. Isian

6. Poster memadukan tulisan, gambar, dan …
7. Kegiatan bertukar pendapat untuk mencapai kesepakatan disebut …
8. Kata “Ayo” dan “Mari” merupakan contoh kata …

C. Esai

9. Buatlah rancangan isi poster tentang menjaga kebersihan kelas. Tuliskan judul, kalimat ajakan, dan gambar yang akan digunakan.
10. Jelaskan cara kelompokmu mengambil keputusan apabila ada dua usulan poster yang sama-sama bagus.
Klik untuk membuka kunci jawaban Bahasa Indonesia

Pilihan ganda: 1. B, 2. C, 3. B, 4. B, 5. A.

Isian: 6. warna, 7. diskusi/musyawarah, 8. ajakan.

Esai: 9. Jawaban bervariasi; harus memuat judul, ajakan kebersihan, dan gambar yang sesuai. 10. Mendengarkan alasan setiap anggota, membandingkan manfaat kedua usulan, kemudian mengambil keputusan melalui kesepakatan atau pemungutan suara yang adil.

Kesimpulan

Ringkasan inti materi: Poster adalah media visual untuk menyampaikan informasi atau ajakan. Poster yang baik memiliki pesan singkat, gambar yang sesuai, warna menarik, dan tulisan mudah dibaca. Diskusi membantu kelompok menyusun kesepakatan sebelum membuat poster.

Refleksi Pembelajaran

Sebagian besar murid mampu berdiskusi dan menyusun poster dengan pesan yang jelas. Murid yang masih kesulitan akan dibimbing melalui contoh poster dan pembagian tugas yang lebih sederhana.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Materi ajar kelas 4 Fatimah Az-Zahra senin 28 September 2026

  Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra Pelajaran 1 — Matematika Identitas Nama Guru : Dessy Puji Astuti S.Pd. Mata Pelajaran : Matematika Ha...