Rabu, 17 September 2025

Materi Pembelajaran kelas Fatimah Az-Zahra Kamis 18 September 2025

 Materi Ajar              : Kamis, 18 September 2025

Hari/Tanggal                   :  Kamis, 18 September 2025

Kelas                                : IV Fatimah Az Zahra



Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah…

Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat

 Mari kita awali dengan membaca doa terlebih dahulu semoga kita selalu sehat dan diberikan kemudahan dalam melaksanakan kegiatan ujian hari ini! Jangan lupa tingkatkan iman dan takwa dengan selalu rajin melaksanakan solat 5 waktu, murojaah, sholat sunah Dhuha.


1. PAK            

         

Pendidikan antikorupsi merupakan tindakan untuk mengendalikan dan mengurangi korupsi berupa keseluruhan upaya untuk mendorong generasi mendatang untuk mengembangkan sikap menolak secara tegas terhadap setiap bentuk korupsi.

Pendidikan anti korupsi adalah program pendidikan tentang korupsi yang bertujuan untuk membangun dan meningkatkan kepedulian warganegara terhadap bahaya dan akibat dari tindakan korupsi.

Pendidikan anti korupsi diberikan agar terciptanya generasi muda yang dengan sadar dan memahami bahaya korupsi, bentuk-bentuk korupsi, dan juga mengetahui sanksi-sanksi yang akan diterima jika seseorang melakukan korupsi.

2. Matematika

Capaian Pembelajaran matematika :

Elemen Bilangan: Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000. Mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, menggunakan nilai tempat, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan uang menggunakan ribuan sebagai satuan. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000.

Materi :

Perkalian adalah operasi hitung penjumlahan berulang dari suatu bilangan.

Nah, kalau bilangan cacah adalah himpunan bilangan bulat positif yang dimulai dan angka 0

Perkalian bilangan cacah umumnya dilakukan seperti perkalian bilangan lainnya, Adjarian.

Hanya saja perkalian bilangan cacah yang nilainya lebih besar biasanya lebih mudah dihitung dengan cara bersusun.

"Perkalian bilangan cacah lebih mudah dihitung dengan cara bersusun."

Langkah-Langkah Perkalian Bilangan Cacah

Perkalian bulangan cacah dengan cara bersusun dibedakan menjadi dua, yaitu:

1. Perkalian cara bersusun dengan menyimpan

2. Perkalian cara bersusun tanpa menyimpan

Perkalian Bilangan Cacah Cara Bersusun dengan Menyimpan

Berikut contoh perkalian bilangan cacah dengan cara bersusun menyimpan Contoh 47x9. Nah, berikut cara penyelesaiannya. Perkalian adalah operasi hitung penjumlahan berulang dari suatu bilangan, Nah, kalau bilangan cacah adalah himpunan bilangan bulat positif yang dimulai dari angka 0. Perkalian bilangan cacah umumnya dilakukan seperti perkalian bilangan lainnya, Adjarian. Hanya saja perkalian bilangan cacah yang nilainya lebih besar biasanya lebih mudah dihitung dengan cara bersusun Yuk, kita pelajari langkah-langkah perkalian bilangan cacah dengan cara bersusun!

Perkalian bilangan cacah lebih mudah dihitung dengan cara bersusun." Langkah-Langkah Perkalian Bilangan Cacah.

Perkalian bulangan cacah dengan cara bersusun dibedakan menjadi dua, yaitu

1. Perkalian cara bersusun dengan menyimpan

2. Perkalian cara bersusun tanpa menyimpan

Perkalian Bilangan Cacah Cara Bersusun dengan Menyimpan

Berikut contoh perkalian bilangan cacah dengan cara bersusun menyimpan Contoh

47x9. Nah, berikut cara penyelesaiannya

7x9=63

Angka 3 ditulis pada tempat nilai satuan dan angka 6 disimpan

4x9=36

36+ angka yang disimpan 36642. Jadi 47 x 9423.

"Perkalian susun menyimpan dilakukan dengan cara menyimpan angka."

Perkalian Bilangan Cacah Cara Bersusun dengan Tanpa Menyimpan

Contoh 12 x 4. Berikut cara penyelesaiannya

2x48

Ditulis angka 8 di tempat nilai satuan

 1 * 4 = 4
Ditulis angka 4 di tempat nilai puluhan. Jadi hasinya 12 * 4 = 48

3. Bahasa Indonesia       :  

Tujuan Pembelajaran : Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengemukakan pendapat dengan jelas, dengan suara dan intonasi

https://youtu.be/Kz4X2Db051g?feature=shared

Atau klik link berikut ini untuk melihat videonya : https://youtu.be/Kz4X2Db051g?feature=shared

Kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri dari dua atau lebih klausa yang dihubungkan dengan konjungsi atau kata penghubung lainnya. Kalimat majemuk dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, antara lain:

1. *Kalimat Majemuk Setara*: Kalimat yang terdiri dari dua klausa yang setara dan dihubungkan dengan konjungsi seperti "dan", "atau", "tetapi".
Contoh: Saya suka membaca buku dan saya juga suka menulis cerita.

2. *Kalimat Majemuk Bertingkat*: Kalimat yang terdiri dari klausa utama dan klausa anak kalimat yang dihubungkan dengan konjungsi seperti "karena", "sehingga", "agar".
Contoh: Saya tidak bisa datang karena saya sakit.

3. *Kalimat Majemuk Bertingkat dengan Konjungsi Temporal*: Kalimat yang terdiri dari klausa utama dan klausa anak kalimat yang dihubungkan dengan konjungsi temporal seperti "ketika", "setelah", "sebelum".
Contoh: Saya akan pergi ke pantai ketika cuaca cerah.

4. *Kalimat Majemuk Bertingkat dengan Konjungsi Kondisional*: Kalimat yang terdiri dari klausa utama dan klausa anak kalimat yang dihubungkan dengan konjungsi kondisional seperti "jika", "kalau".
Contoh: Saya akan pergi ke bioskop jika ada film yang menarik.

Kalimat majemuk dapat digunakan untuk mengungkapkan pikiran yang lebih kompleks dan nuansa yang lebih halus dalam bahasa.


 4. Seni Rupa  : Mengetahui teknik pembuatan tekstur

Capaian Pembelajaran Seni Rupa :

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu membuat karya seni rupa dengan menggunakan hasil pengamatan, pengalaman, perasaan, dan minatnya, dengan mengaplikasikan unsur-unsur rupa dan prinsip desain, serta menggunakan alat dan bahan dasar yang tersedia secara mandiri. Peserta didik juga mampu menjelaskan suatu karya seni dan proses penciptaannya dengan menggunakan kosakata seni rupa yang telah dipelajari

Tujuan Pembelajaran : Siswa dapat Mengetahui teknik pembuatan tekstur

 Seni Rupa

https://youtube.com/shorts/gY8XuYTpTpk?si=5QbCH5bfUwZ6FWZ9

Atau klik disini untuk melihat video : https://youtube.com/shorts/gY8XuYTpTpk?si=5QbCH5bfUwZ6FWZ9

*Pengertian Tekstur*
Tekstur adalah kesan atau rasa yang dapat dirasakan pada permukaan suatu benda atau karya seni. Tekstur dapat dibuat dengan berbagai teknik untuk menciptakan kesan yang berbeda-beda.

*Teknik Pembuatan Tekstur*
1. *Teknik Gosok*: Menggunakan alat seperti pensil, crayon, atau pastel untuk menciptakan tekstur dengan cara menggosok permukaan kertas.
2. *Teknik Semprot*: Menggunakan cat semprot atau alat lainnya untuk menciptakan tekstur yang kasar atau halus.
3. *Teknik Tempel*: Menggunakan bahan seperti kertas, kain, atau benda lainnya untuk menciptakan tekstur dengan cara menempelkannya pada permukaan karya seni.
4. *Teknik Pahat*: Menggunakan alat pahat untuk menciptakan tekstur pada bahan seperti kayu atau batu.
5. *Teknik Cetak*: Menggunakan teknik cetak untuk menciptakan tekstur pada permukaan kertas atau kain.

*Contoh Pembuatan Tekstur*
1. Membuat tekstur kasar dengan menggunakan crayon dan teknik gosok.
2. Membuat tekstur halus dengan menggunakan cat air dan teknik semprot.
3. Membuat tekstur timbul dengan menggunakan teknik tempel dan bahan seperti kertas atau kain.

*Aktivitas Pembelajaran*
1. Siswa dapat membuat karya seni dengan menggunakan teknik pembuatan tekstur yang berbeda-beda.
2. Siswa dapat mengidentifikasi dan mendeskripsikan tekstur yang ada pada karya seni.
3. Siswa dapat membuat karya seni dengan menggunakan bahan-bahan alami untuk menciptakan tekstur yang unik.

Dengan memahami teknik pembuatan tekstur, siswa dapat meningkatkan kreativitas dan kemampuan seni rupa mereka.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kisi-kisi SAS kelas 4 Fatimah Az-Zahra

  Materi Ajar      : sabtu 29 November 2025 Hari/Tanggal  : sabtu 29  November 2025 Kelas                : IV Fatimah Az Zahra   Assalamu...