Materi Pembelajaran Kelas 4 FATIMAH aZ-ZAHRA
Identitas
Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd
Hari / Tanggal : Kamis / 27 Agustus 2026
Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia & Matematika
Materi : Menulis Surat (B.Indonesia) & Perkalian (Matematika)
Pertemuan Ke : 1
Apersepsi
Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan.
Firman Allah SWT
ن ۚ وَالْقَلَمِ وَمَا يَسْطُرُونَNun, wal-qalami wa mā yasṭurūn."Nun. Demi pena dan apa yang mereka tuliskan." (QS. Al-Qalam: 1)
Keterkaitan: Ayat ini menekankan pentingnya aktivitas menulis sebagai sarana penyampaian ilmu dan pesan. Dalam Bahasa Indonesia, kita belajar menulis surat untuk berkomunikasi, sementara dalam matematika, mencatat hasil pengamatan gaya adalah bentuk pendokumentasian ilmu pengetahuan.
Capaian Pembelajaran (CP):
Peserta didik mampu menulis teks narasi, deskripsi, rekon, prosedur, dan eksposisi dengan rangkaian kalimat yang beragam, informasi yang lebih rinci dan akurat dengan struktur yang berpola. Peserta didik terampil menulis tegak bersambung.
Tujuan Pembelajaran (TP):
Peserta didik mampu menulis kalimat dalam bentuk surat dengan tulisan tegak bersambung.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):
- Mengenal struktur dan bagian-bagian surat pribadi (tempat/tanggal, salam, isi, penutup).
- Berlatih menulis huruf abjad tegak bersambung secara individu.
- Menyusun kalimat sederhana menggunakan tulisan tegak bersambung.
- Menulis satu paragraf isi surat dengan memperhatikan kerapian dan keterbacaan.
- Menghasilkan satu surat utuh untuk teman/keluarga dengan tulisan tegak bersambung (HOTS).
Model / Metode Pembelajaran:
Model: Project Based Learning (PjBL).
Metode: Demonstrasi dan Latihan Terbimbing. Alasan: Menulis tegak bersambung memerlukan contoh langsung (demonstrasi) dan latihan berulang agar motorik halus siswa terasah dengan baik.
Penjabaran Materi
1. Video Pembelajaran:
📺 Tonton: Cara Menulis Tegak Bersambung Rapi
2. Ringkasan Materi:
Surat pribadi adalah surat yang dikirimkan kepada teman atau keluarga. Bagian-bagiannya meliputi:
1. Tempat & Tanggal: Contoh: Jakarta, 27 Agustus 2026
2. Salam Pembuka: Contoh: Halo sahabatku,
3. Isi: Pesan yang ingin disampaikan.
4. Penutup: Contoh: Sekian dulu ya, sampai jumpa!
Contoh Latihan:
1. Salinlah kata "Sahabat" ke dalam tulisan tegak bersambung.
2. Salinlah kalimat "Apa kabar?" dengan memperhatikan kemiringan huruf.
3. Asesmen Formatif (HOTS):
A. Pilihan Ganda
1. Bagian surat yang berisi pesan utama disebut... (a. Salam b. Isi c. Tanggal d. Alamat)
2. Menulis tegak bersambung melatih... (a. Kecepatan b. Kerapian c. Kekuatan d. Suara)
3. Penulisan tanggal surat yang benar adalah... (a. jakarta 27 agustus b. Jakarta, 27 Agustus 2026 c. 27-08-26 d. JAKARTA 2026)
4. Salam pembuka yang santun untuk teman adalah... (a. Woi b. Halo kawan c. Dengan hormat d. Kepada Yth)
5. Huruf kapital pada tulisan tegak bersambung digunakan di... (a. Akhir kata b. Tengah kalimat c. Awal kalimat/nama d. Semua huruf)
B. Isian
1. Tulisan yang hurufnya saling menyambung disebut tulisan __________.
2. Bagian surat setelah isi adalah __________.
3. Alat tulis yang paling baik untuk latihan tegak bersambung adalah __________.
C. Esai
1. Mengapa kita perlu menulis surat dengan tulisan yang rapi dan terbaca? Jelaskan!
2. Buatlah satu kalimat ajakan untuk bermain kepada temanmu menggunakan tulisan tegak bersambung!
Kesimpulan Bahasa Indonesia
- Kesimpulan Materi: Menulis surat pribadi memerlukan struktur yang benar dan tulisan tegak bersambung meningkatkan estetika serta kerapian pesan.
- Refleksi Pembelajaran: Apakah siswa merasa kesulitan menyambungkan huruf tertentu?
- Kendala: Siswa sering lupa memberikan jarak antar kata pada tulisan bersambung.
- Tindak Lanjut: Memberikan buku halus kasar untuk latihan di rumah.
- Jumlah Siswa Paham: ____ | Belum Paham: ____
Capaian Pembelajaran (CP):
Pada elemen Bilangan, peserta didik memahami dan menggunakan operasi hitung bilangan cacah, termasuk perkalian dan pembagian, serta menerapkannya untuk menyelesaikan masalah dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Tujuan Pembelajaran (TP):
Peserta didik mampu melakukan dan menyelesaikan masalah operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1000 dengan bantuan benda konkret, gambar, dan simbol.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):
- Matematika — Konkret → Gambar → Simbol → Masalah
Siswa mengelompokkan benda dalam jumlah sama → menggambar kelompok → mengubahnya menjadi penjumlahan berulang → menuliskan bentuk perkalian → menyelesaikan soal cerita sehari-hari.
Model / Metode Pembelajaran:
Model: Problem Based Learning (PBL). Metode: demonstrasi, praktik benda konkret, diskusi, latihan dan pemecahan masalah.
Metode: stik es krim, tutup botol, kancing, kartu bilangan, gambar kelompok benda, tabel perkalian, papan tulis, LKPD.
🔢 Matematika — Perkalian
Contoh nyata: Ada 6 piring. Setiap piring berisi 4 potong buah. Banyak buah = 4 + 4 + 4 + 4 + 4 + 4 = 6 × 4 = 24 potong.
Jadi, perkalian dapat membantu kita menghitung kelompok yang jumlahnya sama dengan lebih cepat.
Assesmen Formatif
1.
Ibu membeli 6
kantong jeruk. Setiap kantong berisi 8 buah jeruk. Berapa jumlah jeruk yang
dibeli Ibu?
2.
Di sebuah kelas
terdapat 7 baris meja. Setiap baris terdiri dari 6 meja. Berapa jumlah seluruh
meja di kelas tersebut?
3.
Pak Budi memiliki 9
kotak pensil. Setiap kotak berisi 12 pensil. Berapa jumlah seluruh pensil Pak
Budi?
4.
Siti membeli 5
bungkus permen. Setiap bungkus berisi 15 permen. Berapa jumlah permen yang
dibeli Siti?
5. Sebuah peternakan memiliki 8 kandang ayam. Setiap kandang berisi 24 ayam. Berapa jumlah ayam seluruhnya?
6. Rani menanam 12 baris bunga. Setiap baris berisi 14 bunga. Berapa jumlah bunga yang ditanam Rani?
7. Sebuah toko memiliki 15 rak. Setiap rak berisi 20 buku. Berapa jumlah buku di toko tersebut
8. Ayah membeli 7 kotak kue. Setiap kotak berisi 25 kue. Berapa jumlah seluruh kue yang dibeli Ayah?
9. Dalam sebuah gedung terdapat 18 baris kursi. Setiap baris terdiri dari 16 kursi. Berapa jumlah seluruh kursi?
10. Pak Andi memiliki 24 keranjang mangga. Setiap keranjang berisi 15 mangga. Berapa jumlah mangga Pak Andi seluruhnya?
🌟Kesimpulan Pengajaran
🧩 Kesimpulan Materi
Hari ini kita belajar bahwa surat dapat dikirimkan kepada teman atau keluarga dan dicatat menjadi kamus mini dan perkalian memudahkan kita menghitung kelompok benda yang sama banyak. Ilmu yang kita pelajari dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi salah satu cara mensyukuri karunia Allah Swt.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar