Senin, 20 Juli 2026

Materi ajar kelas 4 Fatimah Az-Zahra Selasa 21 juli 2026

 


 

 

Nama Guru                   : Dessy Puji Astuti, S.Pd

Mata Pelajaran              : Matematika , IPAS ,PKN san Seni rupa

Hari, Tanggal                : Selasa 21 juli 2026

Kelas                             : 4 Fatimah Az-Zahra


Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah…

Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat

 Mari kita awali dengan membaca doa terlebih dahulu semoga kita selalu sehat dan diberikan kemudahan dalam melaksanakan kegiatan ujian hari ini! Jangan lupa tingkatkan iman dan takwa dengan selalu rajin melaksanakan solat 5 waktu, murojaah, sholat sunah Dhuha.

MATEMATIKA

Bilangan Cacah sampai 10.000

A. Pengertian Bilangan Cacah

Bilangan cacah adalah bilangan yang digunakan untuk menyatakan banyaknya benda. Bilangan cacah dimulai dari angka 0 kemudian dilanjutkan 1, 2, 3, 4, 5, dan seterusnya.

 

Contoh:

0, 1, 2, 15, 327, 2.145, 9.999, 10.000

Bilangan cacah digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya untuk:

  • menghitung jumlah siswa,
  • menghitung uang,
  • menghitung buku,
  • mengetahui nomor rumah,
  • mengetahui jumlah penduduk.

B. Membaca Bilangan sampai 10.000

Bilangan dibaca sesuai nilai tempatnya.

Lambang Bilangan

Cara Membaca

18

delapan belas

325

tiga ratus dua puluh lima

1.480

seribu empat ratus delapan puluh

3.709

tiga ribu tujuh ratus sembilan

8.465

delapan ribu empat ratus enam puluh lima

10.000

sepuluh ribu

Perhatikan!

Tanda titik (.) digunakan sebagai pemisah ribuan.

Contoh:

5.276 dibaca:

"Lima ribu dua ratus tujuh puluh enam."

C. Menulis Bilangan sampai 10.000

Kita juga harus mampu menulis lambang bilangan dari kalimat.

Contoh:

  • Tiga ribu lima ratus dua belas

ditulis

3.512

  • Sembilan ribu delapan puluh tujuh

ditulis

9.087

  • Dua ribu seratus empat

ditulis

2.104

D. Nilai Tempat Bilangan

Setiap angka mempunyai nilai sesuai letaknya.

Contoh:

Bilangan 6.483

Nilai Tempat

Angka

Nilainya

Ribuan

6

6.000

Ratusan

4

400

Puluhan

8

80

Satuan

3

3

Jadi,

6.483 =

6.000 + 400 + 80 + 3

Contoh lain

Bilangan 9.725

Ribuan

Ratusan

Puluhan

Satuan

9

7

2

5

Nilai angka:

9 = 9.000

7 = 700

2 = 20

5 = 5

E. Membandingkan Bilangan

Bilangan dibandingkan mulai dari nilai tempat terbesar.

Contoh

5.634 dan 5.461

Ribuan sama-sama 5.

Bandingkan ratusannya:

6 ratus > 4 ratus

Maka

5.634 > 5.461

Contoh lain

7.120 dan 6.999

Karena

7 ribu > 6 ribu

Maka

7.120 lebih besar.

F. Mengurutkan Bilangan

Dari yang terkecil

2.345

2.678

3.201

4.100

Dari yang terbesar

9.876

8.950

7.465

6.210

G. Menguraikan Bilangan

Bilangan dapat diuraikan berdasarkan nilai tempat.

Contoh

8.347

=

8.000

  •  

300

  •  

40

  •  

7

Contoh

5.280

=

5.000

  •  

200

  •  

80

  •  

0

H. Number Sense (Intuisi Bilangan)

Number sense adalah kemampuan memahami bilangan secara mudah tanpa harus selalu menghitung satu per satu.

Contoh

Mana yang lebih banyak?

7.540 atau 7.450

Tanpa menghitung kita tahu

7.540 lebih besar karena angka ratusannya lebih besar.

Contoh lain

Mana yang lebih dekat ke 10.000?

9.980

atau

9.250

Jawaban:

9.980 lebih dekat ke 10.000.

I. Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari

Bilangan digunakan untuk:

  • menghitung jumlah siswa di sekolah;
  • mengetahui jumlah uang tabungan;
  • menghitung jumlah buku perpustakaan;
  • membaca nomor rumah;
  • mengetahui jumlah penduduk suatu daerah;
  • menghitung hasil panen petani.

Contoh:

Perpustakaan memiliki 4.385 buku.

Kantin sekolah menjual 2.750 botol minuman dalam satu bulan.

Tabungan Andi sebesar 8.450 rupiah.

Contoh Soal

1.Bacalah bilangan berikut!

6.482

Jawab:

2.Enam ribu empat ratus delapan puluh dua

Tulislah dalam bentuk angka!

"Lima ribu tujuh ratus tiga belas."

Jawab:

5.713

3.

Bilangan manakah yang lebih besar?

4.675 atau 4.657

Jawab:

 4. 4.675

Tentukan nilai angka 8 pada bilangan 8.529!

Jawab:

5.8.000

Urutkan dari yang terkecil!

4.523

3.998

5.100

2.765

Jawab:

2.765

3.998

4.523

5.100

2. IPAS

    mengidentifikasi sumber dan bentuk energi yang ada di lingkungan sekitar

    Sumber energi adalah segala sesuatu di alam yang dapat menghasilkan energi, baik secara langsung maupun melalui proses transformasi.  Bentuk energi adalah wujud dari energi tersebut saat bekerja (misalnya: gerak, panas, cahaya). Keduanya diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori utama    Sumber EnergiSumber energi terbagi menjadi dua kelompok utama, yakni yang dapat diperbarui dan yang tidak dapat diperbarui:

·  Sumber Energi Terbarukan: Sumber energi yang tidak akan habis dan dapat digunakan terus-menerus. Contohnya meliputi:

    • Matahari (Surya): Sumber energi terbesar di bumi.
    • Angin: Udara yang bergerak dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).
    • Air (Hidro): Aliran atau terjunan air untuk turbin.
    • Panas Bumi (Geothermal): Energi dari inti panas di dalam bumi.
    • Biomassa & Biofuel: Bahan bakar hayati dari makhluk hidup.
  • Sumber Energi Tak Terbarukan: Sumber energi yang jumlahnya terbatas dan akan habis, sehingga tidak dapat diperbarui dalam waktu singkat. Contohnya:
    • Minyak Bumi & Gas Alam
    • Batu Bara
    • Nuklir (Uranium) 

2. Bentuk Energi

Energi hadir dalam berbagai bentuk yang dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Bentuk-bentuk utama meliputi: 

  • Energi Kinetik: Energi yang dimiliki oleh benda yang sedang bergerak. Contoh: angin, air mengalir.
  • Energi Potensial: Energi yang tersimpan pada benda karena posisi atau kedudukannya. Contoh: air di atas bendungan.
  • Energi Panas (Termal): Energi yang terkait dengan suhu benda. Contoh: panas matahari, api.
  • Energi Kimia: Energi yang tersimpan dalam ikatan bahan kimia. Contoh: energi pada makanan, bahan bakar minyak (BBM), dan baterai.
  • Energi Listrik: Energi yang dihasilkan oleh pergerakan muatan listrik. Contoh: peralatan elektronik di rumah.
  • Energi Cahaya: Energi yang dibawa oleh gelombang cahaya. Contoh: lampu, cahaya matahari
  • Energi Nuklir: Energi yang tersimpan dalam inti atom. 

3. PANCASILA

    Keragaman mata pencaharian Masyarakat sesuai kondisi daerah tempat tinggal

     Macam-Macam Keragaman di Indonesia

 

 


     Keragaman yang kita miliki menjadi identitas bangsa.

Bentuk keragaman tersebut meliputi:

1. Suku Bangsa: Terdapat ratusan suku di Indonesia, seperti Suku dan Suku Asmat. Jawa Suku Batak, Suku Bugis,

2. Agama: Indonesia mengakui 6 agama resmi, yaitu Islam, Kristen, dan Khonghucu. Katolik, Hindu, Buddha,

3. Bahasa Daerah: Setiap suku biasanya memiliki bahasa daerahnya masing-masing, seperti Bahasa Sunda, Bahasa Minangkabau, dan Bahasa Bugis.

4. Budaya dan Adat Istiadat: Meliputi pakaian tradisional, rumah adat, tarian daerah, alat musik, hingga makanan khas daerah.

4. Seni Rupa                      

Menggambar Rumah Tetangga

Capaian Pembelajaran        :

Pada akhir fase B, peserta didik mampu membuat karya seni rupa dengan menggunakan hasil pengamatan, pengalaman, perasaan, dan minatnya dengan mengaplikasikan unsur-unsur rupa dan prinsip desain, serta menggunakan alat dan bahan dasar yang tersedia secara mandiri. Peserta didik juga mampu menjelaskan suatu karya dan proses penciptaannya dengan menggunakan kosakata seni rupa yang telah dipelajari

Tujuan Pembelajaran         :

Peserta didik dapat mengenal lingkungan sosial dan fisik (arsitektur rumah) dan sekitar (tetangga) 

1. Unsur Seni:

- Garis

- Bentuk

- Warna

- Tekstur

2. Prinsip Menggambar:

- Proporsi

- Komposisi

- Perspektif

3. Menggambar Rumah Tetangga:

- Mengamati rumah tetangga dengan memperhatikan detail-detail seperti bentuk, ukuran,           dan warna.

- Menggambar rumah tetangga dengan menggunakan unsur seni dan prinsip menggambar.

 Aktivitas Pembelajaran:

1. Mengamati Rumah Tetangga: Siswa mengamati rumah tetangga dengan memperhatikan detail-detail seperti bentuk, ukuran, dan warna.

2. Menggambar Rumah Tetangga: Siswa menggambar rumah tetangga dengan menggunakan unsur seni dan prinsip menggambar.

3. Pameran Karya: Siswa memamerkan karya mereka dan memberikan umpan balik kepada teman-teman.

Penilaian:

- Kemampuan siswa dalam mengamati dan menggambarkan rumah tetangga.

- Kemampuan siswa dalam menggunakan unsur seni dan prinsip menggambar.

- Kreativitas dan keunikan karya siswa.

Tips dan Variasi:

- Siswa dapat menambahkan detail-detail seperti lingkungan sekitar rumah, seperti pohon, taman, atau jalan.

- Siswa dapat menggunakan berbagai media seperti pensil, crayon, atau cat air untuk menggambar rumah tetangga.

- Siswa dapat bekerja sama dengan teman-teman untuk menggambar rumah tetangga secara berkelompok.

Dengan materi ajar ini, siswa dapat mengembangkan kemampuan observasi dan kreativitas dalam menggambar, serta memahami unsur seni dan prinsip menggambar.

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Materi ajar kelas 4 Fatimah Az-Zahra Selasa 21 juli 2026

      Nama Guru                   : Dessy Puji Astuti, S.Pd Mata Pelajaran              : Matematika , IPAS ,PKN san Seni rupa Ha...