Minggu, 22 Februari 2026

Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az Zahra. Senin, 23 Februari 2026

  Materi Ajar      : Senin, 23 Februari 2026

Hari/Tanggal  : Senin, 23 Februari 2026

Kelas                : IV Fatimah Az Zahra

 

A cartoon of a child and a child giving thumbs up

AI-generated content may be incorrect.


Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah…

Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat

Mari kita awali dengan membaca doa terlebih dahulu semoga kita selalu sehat dan diberikan kemudahan dalam melaksanakan kegiatan ujian hari ini! Jangan lupa tingkatkan iman dan takwa dengan selalu rajin melaksanakan solat 5 waktu, murojaah, sholat sunah Dhuha.

1. Matematika

Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir fase B, peserta didik dapat:

Memahami dan menentukan luas bangun datar sederhana menggunakan satuan baku, serta menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan pengukuran luas dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

1.     Menjelaskan pengertian luas suatu bangun datar dengan bahasa sendiri.

2.     Menyebutkan satuan baku luas (cm² dan m²).

3.     Mengukur luas bangun datar menggunakan persegi satuan.

4.     Menghitung luas persegi dengan benar menggunakan rumus.

5.     Menghitung luas persegi panjang dengan benar menggunakan rumus.

6.     Menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan pengukuran luas satuan baku.

7.     Menunjukkan sikap teliti, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas pengukuran luas

1. Pengertian Bangun Datar

Bangun datar adalah bangun dua dimensi yang hanya memiliki panjang dan lebar serta tidak memiliki tinggi.

2. Macam-Macam Bangun Datar dan Ciri-Cirinya

a. Persegi

  • Memiliki 4 sisi sama panjang
  • Memiliki 4 sudut siku-siku

b. Persegi Panjang

  • Memiliki 2 pasang sisi yang sama panjang
  • Memiliki 4 sudut siku-siku

c. Segitiga

  • Memiliki 3 sisi dan 3 sudut
  • Jumlah sudutnya 180°

d. Lingkaran

  • Tidak memiliki sudut
  • Memiliki satu sisi lengkung

Keliling Bangun Datar

  • Persegi: K = 4 × sisi
  • Persegi panjang: K = 2 × (panjang + lebar)
  • Segitiga: K = jumlah seluruh sisi

Luas Bangun Datar

  • Persegi: L = sisi × sisi
  • Persegi panjang: L = panjang × lebar

Pendidikan pancasila

Topik: Keberagaman Sosial Budaya

A. Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu:

Mengenali dan menghargai keberagaman identitas diri, keluarga, dan masyarakat di lingkungan sekitar serta menunjukkan sikap saling menghormati sesuai nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

B. Tujuan Pembelajaran (TP) 

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

1.     Menjelaskan pengertian keberagaman sosial budaya.

2.     Mengidentifikasi bentuk-bentuk keberagaman sosial budaya di lingkungan sekitar.

3.     Menyebutkan contoh keberagaman sosial budaya di Indonesia.

4.     Menunjukkan sikap menghargai dan menghormati keberagaman dalam kehidupan sehari-hari.

5.     Mengaitkan sikap menghargai keberagaman dengan nilai-nilai Pancasila.

C. Materi Pokok

1. Pengertian Gotong Royong

Gotong royong adalah kegiatan bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. Dalam gotong royong, setiap orang saling membantu tanpa mengharapkan imbalan.

2. Gotong Royong sebagai Nilai Pancasila

Gotong royong mencerminkan nilai Pancasila, terutama:

  • Sila ke-2: Kemanusiaan yang adil dan beradab
  • Sila ke-3: Persatuan Indonesia
  • Sila ke-5: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

3. Contoh Gotong Royong

  • Di rumah: membersihkan rumah bersama keluarga
  • Di sekolah: piket kelas, kerja kelompok
  • Di masyarakat: kerja bakti membersihkan lingkungan

4. Manfaat Gotong Royong

  • Pekerjaan menjadi lebih ringan
  • Menumbuhkan rasa kebersamaan
  • Mempererat persatuan dan persaudaraan

 IPAS : 

A. Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir fase B, peserta didik mampu mendeskripsikan keanekaragaman makhluk hidup di lingkungan sekitar dan menjelaskan cara melestarikannya. Peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai jenis tumbuhan dan hewan, mengelompokkannya berdasarkan ciri-ciri tertentu, serta memahami pentingnya menjaga kelestarian keanekaragaman hayati.

B. Tujuan Pembelajaran

1.     Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan dapat:

2.     Menjelaskan pengertian keanekaragaman hayati dengan bahasa sendiri

3.     Mengidentifikasi berbagai jenis makhluk hidup di lingkungan sekitar

4.     Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang diamati

5.     Menjelaskan manfaat keanekaragaman hayati bagi kehidupan manusia

6.     Menyebutkan cara-cara melestarikan keanekaragaman hayati

7.     Menunjukkan sikap peduli terhadap kelestarian makhluk hidup di lingkungan sekitar

C. Materi Pembelajaran

1. Pengertian Sumber Daya Alam
 
Segala sesuatu yang ada di alam dan dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup, baik secara langsung maupun tidak langsung.
 
2. Jenis-jenis Sumber Daya Alam
 
- Sumber Daya Alam Hayati
- Berasal dari makhluk hidup (tumbuhan, hewan, mikroorganisme).
- Contoh: padi, kelapa, sapi, ikan, kayu jati.
- Pemanfaatan: makanan, bahan pakaian, obat-obatan, bahan bangunan.
- Sumber Daya Alam Nonhayati
- Tidak berasal dari makhluk hidup, dibagi menjadi dua:
- Terbarukan: Dapat diperbaharui secara alami dalam waktu yang relatif singkat (air, sinar matahari, angin, tanah, hutan).
- Tidak Terbarukan: Memerlukan waktu sangat lama untuk terbentuk atau tidak dapat diperbaharui (minyak bumi, batu bara, emas, besi baja).
- Pemanfaatan: energi listrik, bahan baku industri, alat rumah tangga.
 
3. Kelestarian Sumber Daya Alam
 
- Pentingnya Kelestarian: Sumber daya alam memiliki keterbatasan, sehingga perlu dijaga agar tetap tersedia untuk generasi mendatang dan menjaga keseimbangan ekosistem.
- Faktor Pengganggu Kelestarian: Penebangan hutan liar, perburuan hewan liar, pencemaran udara/air/tanah, penggunaan boros, dan pembangunan yang tidak memperhatikan lingkungan.
- Cara Melestarikan:
- Melakukan reboisasi dan penghijauan.
- Menggunakan energi terbarukan (misalnya panel surya).
- Menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
- Menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.
- Mengikuti program pelestarian alam yang ada di daerah.
 
4. Sumber Daya Alam di Daerah Tinggal
 
- Mengidentifikasi kekayaan alam yang ada di daerah tinggal siswa (misalnya di Jawa Timur, terdapat sumber daya seperti pertanian, perikanan, batu bara, dan pasir).
- Menjelaskan pengaruh geografis daerah terhadap jenis sumber daya alam yang dimiliki.
- Merencanakan cara bijak memanfaatkan sumber daya alam lokal agar tetap lestari.
 
CONTOH SOAL PENILAIAN
 
1. Sebutkan 3 contoh sumber daya alam hayati dan 3 contoh sumber daya alam nonhayati, lalu jelaskan pemanfaatannya!
2. Mengapa sumber daya alam tidak terbarukan perlu digunakan secara hemat? Jelaskan jawabanmu!
3. Identifikasi satu masalah kelestarian sumber daya alam di daerahmu, lalu buat rancangan tindakan untuk mengatasinya!
4. Bagaimana cara kamu menerapkan prinsip 3R di rumah untuk melestarikan sumber daya alam?

4. Bahasa Indonesia

Materi Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4

Mengamati Infografik

A. Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami, mengolah, dan menyajikan informasi dari berbagai jenis teks informatif dan fiksi dalam bentuk lisan, tulisan, visual, dan audiovisual. Peserta didik dapat mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung dari teks informatif termasuk infografik.

B. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan dapat:

Menjelaskan pengertian infografik dengan bahasa sendiri

Mengidentifikasi ciri-ciri infografik dengan tepat

Menemukan informasi penting yang terdapat dalam infografik

Membedakan jenis-jenis infografik sederhana

Menyimpulkan isi infografik dengan kalimat yang runtut

C. Materi Pembelajaran

1. Pengertian Kalimat Aktif
Kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya melakukan suatu perbuatan.
👉 Dengan kata lain, pelaku ada di depan dan bertindak.
Contoh:
Ibu memasak nasi.
Siti membaca buku.
Ayah menyiram tanaman.

2. Ciri-ciri Kalimat Aktif
Kalimat aktif memiliki ciri-ciri berikut:
Subjek sebagai pelaku
Predikat biasanya menggunakan kata kerja berawalan:
me-
ber-
mem-
men-
Mudah ditanyakan dengan pertanyaan:
“Siapa melakukan apa?”
Contoh:
Andi menendang bola.
(Siapa? Andi – melakukan apa? menendang)

3. Struktur Kalimat Aktif
Kalimat aktif umumnya memiliki susunan:
Subjek + Predikat + Objek/Keterangan
Contoh:
Ani (S) menulis (P) surat (O).
Budi (S) berlari (P) di lapangan (K).

4. Contoh Kalimat Aktif
Siswa mengerjakan tugas.
Ibu membeli sayur di pasar.
Kakak bermain sepeda.
Petani menanam padi.
Guru mengajar di kelas.

5. Latihan (Aktivitas Peserta Didik)
1. Ayo Menentukan!
Tentukan pelaku dan perbuatannya!
Ayah memperbaiki sepeda.
Siti menyapu halaman.
2. Ayo Lengkapi!
Lengkapi kalimat berikut agar menjadi kalimat aktif:
Ibu ________ kue.
Adik ________ buku cerita.
3. Ayo Membuat!
Buatlah 3 kalimat aktif tentang kegiatan di sekolah!

6. Kesimpulan
Kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya melakukan perbuatan
Kata kerja pada kalimat aktif biasanya berawalan me- atau ber-
Kalimat aktif sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az Zahra. Senin, 23 Februari 2026

   Materi Ajar      : Senin, 23 Februari 2026 Hari/Tanggal  : Senin, 23 Februari 2026 Kelas                : IV Fatimah Az Zahra   Assalamu...