Kamis, 13 Maret 2025

Kisi Kisi STS Kelas 4B. Jumat, 14 Maret 2025

  MATERI KISI-KISI STS 

Hari/Tanggal                        : Jumat, 14 Maret 2025

Muatan  Pembelajaran      :  

1. Bahasa Inggris                     

Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah…

Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat

Mari kita awali dengan membaca doa terlebih dahulu semoga kita selalu sehat dan diberikan kemudahan dalam melaksanakan kegiatan ujian hari ini! Jangan lupa tingkatkan iman dan takwa dengan selalu rajin melaksanakan solat 5 waktu, murojaah, sholat sunah Dhuha.


Hello everyone... 

J   Jumpa lagi dipempelajaran bahasa inggris dihari ini, untuk materi yang akan keluar dan perlu kalian pelajari untuk penilaian tengah semester genap di tahun 2024/2025, untuk materi yang perlu kalian pelajari yaitu:

     - Things in the Living room

     "Things in the living room" adalah benda - benda yang ada di ruang keluarga.

Berikut adalah beberapa contoh benda yang ada di ruang keluarga dalam bahasa Inggris: 

·         Chair: Kursi

·         Table: Meja

·         Lamp: Lampu

Selain itu, benda-benda lain yang ada di ruang keluarga adalah: 

Sofa, Televisi, Karpet, Pigura, Pendingin ruangan/AC, Meja kopi, Tempat media, Meja samping, Kursi aksen, Bantal.

Ruang keluarga atau living room adalah ruangan yang digunakan untuk kegiatan santai seperti duduk, membaca, menonton televisi, atau berbincang dengan keluarga. 

      

     - Things in the Kitchen

     "Things in the living room" adalah benda - benda yang ada di ruang keluarga.

Contoh benda-benda di dapur dalam bahasa Inggris: 

·         Spoon = sendok

·         Fork = garpu

·         Knife = pisau

Dapur adalah ruangan atau tempat yang digunakan untuk memasak dan menyiapkan makanan. Di dalam dapur terdapat berbagai macam perkakas dan peralatan dapur. . 

   

     - Time

     Dalam materi ini peserta didik dapat mengetahui waktu dan dapat membaca jam dalam bahasa inggris seperti; o'clock, past, quarter past, dan half past. 

    - - He always get up at five


-- How do u go to school


-- He goes to school by bike

     

     Baiklah kurang lebih seperti itulah evaluasi materi yang akan dipelaari hari ini 

     semoga dalam pebahasan materi di hari ini peserta didik dapat mengingat dan  mudah dalam belajar bahasa inggris. sampai jumpa kembali di pembelajaran bahasa inggris setelah penilaian tengah semester. 


Rabu, 12 Maret 2025

Kisi Kisi STS Kelas 4B. Kamis, 13 Maret 2025

 MATERI KISI-KISI STS 

Hari/Tanggal                        : Kamis, 13 Maret  2025

Muatan  Pembelajaran      :  

1. TIK     

2. Bahasa Arab                       

Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah…

Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat

Mari kita awali dengan membaca doa terlebih dahulu semoga kita selalu sehat dan diberikan kemudahan dalam melaksanakan kegiatan ujian hari ini! Jangan lupa tingkatkan iman dan takwa dengan selalu rajin melaksanakan solat 5 waktu, murojaah, sholat sunah Dhuha.


Apa itu Microsoft Office PowerPoint??


Microsoft Office PowerPoint adalah suatu program untuk presentasi.

Presentasi adalah berbicara atau berkomunikasi dihadapan orang banyak untuk menyampaikan sesuatu.

Berikut contoh gambar orang sedang presentasi :



Cara menampilkan program Microsoft Office PowerPoint :

1. Klik Start

2. Klik All Pograms

3. Klik Microsoft Office

4. Klik Microsoft Office PowerPoint


Tampilan Jendela Microsoft Office Power Point
1. Title Bar
2. Menu Bar
3. Quick Access Toolbar
4. Ribbon
5. Slide
6. Slide Panel
7. Control Windows
8. Zoom
9. Notes pane

Fungsi Tombol Perintah Save dan Save As pada Menu bar File
Save = Digunakan untuk menyimpan dokumen yang baru saja dibuat
Save As = Menyimpan kembali dokumen dengan nama yang berbeda

Mengenal Tombol Perintah Open dan New pada Menubar File
Open = Digunakan untuk membuka dokumen yang sudatlh pernah disimpan
New = Digunakan untuk membuat dokumen baru

Menggunakan Bullets & Numbering 
Bullets = Ikon yang digunakan untuk membuat penomoran otomatis menggunakan simbol
Numbering = Ikon yang digunakan untuk membuat penomoran otomatis menggunakan huruf, angka dan angka romawi

Menggunakan menu bar Design untuk mengatur latar belakang slide
Menu bar design digunakan untuk mengatur latar belakang slide
Format background

Mengoperasikan Ikon Picture dan Ikon Word Art
Ikon Picture dan Word Art terletak pada menu Bar insert
Ikon Picture = digunakan untuk menyisipkan/memasukkan gambar dari penyimpanan komputer
Ikon Word Art = digunakan untuk membuat teks bervariasi agar lebih menarik






Selasa, 11 Maret 2025

Kisi Kisi STS Kelas 4B. Rabu, 12 Maret 2025

MATERI KISI-KISI SOAL STS 

Hari/Tanggal                        : Rabu, 12 Maret  2025

1. Matematika              :  Bangun Datar (Ciri-ciri Bangun Datar, Komposisi dan                                                                        Dekomposisi   bangun datar)


CP: 

Fase B Berdasarkan Elemen :

ELEMEN

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Bilangan

Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000. Mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, menggunakan nilai tempat, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan uang menggunakan ribuan sebagai satuan. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000. Mereka dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda-benda konkret, gambar, dan simbol matematika. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan kelipatan dan faktor.

Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan antar-pecahan dengan pembilang satu dan antarpecahan dengan penyebut yang sama. Mereka dapat mengenali pecahan senilai menggunakan gambar dan simbol matematika.

Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan desimal.  Mereka dapat menyatakan pecahan desimal persepuluhan dan perseratusan, serta menghubungkan pecahan desimal perseratusan dengan konsep persen.

Aljabar

Peserta didik dapat mengisi nilai yang belum diketahui dalam sebuah kalimat matematika yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100. Peserta didik dapat mengidentifikasi, meniru, dan mengembangkan pola gambar atau objek sederhana dan pola bilangan membesar dan mengecil yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100.

Pengukuran

Peserta didik dapat mengukur panjang dan berat benda menggunakan satuan baku.  Mereka dapat menentukan hubungan antar-satuan baku panjang (cm, m). Mereka dapat mengukur dan mengestimasi luas dan volume menggunakan satuan tidak baku dan satuan baku berupa bilangan cacah.

Geometri

Pada akhir Fase B, peserta didik dapat mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar (segiempat, segitiga, segibanyak). Mereka dapat menyusun (komposisi) dan mengurai (dekomposisi) berbagai bangun datar dengan lebih dari satu cara jika memungkinkan.

Analisis Data Dan Peluang

Pada akhir fase B, peserta didik dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan, menganalisis dan menginterpretasi data dalam bentuk tabel, diagram gambar, piktogram, dan diagram batang (skala satu satuan).

 TP:  Peserta didik mampu mengenali pecahan senilai menggunakan gambar dan simbol matematika 

2. P5                                            :  Tema Kewirausahaan 

Meronce Kreativitas dalam Setiap Karya Tangan

Kegiatan  Pembelajaran    :   P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila)

Tujuan Pembelajaran :

-Dengan mengangkat tema “kewirausahaan” dan mengacu kepada Profil Pelajar Pancasila, projek penguatan profil pelajar Pancasila ini ditujukan untuk melatih peserta didik melakukan aktivitas yang bermanfaat bagi perkembangan motoriknya dengan cara meronce memanfaatkan alat dan bahan di sekitarnya dan menghasilkan karya yang memiliki nilai jual.

Dimensi

Elemen

Subelemen

Capaian pada fase B

Beriman dan bertaqwa Kepada Allah SWT

Berempati kepada orang lain

Terbiasa memberikan apresiasi di lingkungan sekolah dan masyarakat

 

 

 

Kreatif

Menghasilkan gagasan yang orisinal

Mengembangkan gagasan yang ia miliki untuk
membuat kombinasi hal yang baru dan imajinatif
untuk mengapresiasikan pikiran dan/atau
perasaannya

Memiliki keluwesan berpikir dalam mencari
alternatif solusi permasalahan

Berupaya mencari solusi alternatif saat pendekatan
yang diambil tidak berhasil berdasarkan identifikasi
terhadap situasi

               

Mandiri

Regulasi diri

Menunjukkan inisiatif dan
bekerja secara mandiri

Memahami arti penting bekerja secara mandiri serta
inisiatif untuk melakukannya dalam menunjang
pembelajaran dan pengembangan dirinya


 


Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah…

Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat

Mari kita awali dengan membaca doa terlebih dahulu semoga kita selalu sehat dan diberikan kemudahan dalam melaksanakan kegiatan ujian hari ini! Jangan lupa tingkatkan iman dan takwa dengan selalu rajin melaksanakan solat 5 waktu, murojaah, sholat sunah Dhuha.

 


A. Segi Banyak

Banyak benda di sekitar kita yang berbentuk bangun datar. 

Diantara benda tersebut ada yang termasuk segi banyak dan ada juga yang tidak, berikut beberapa contohnya:

Contoh Segi banyak Hal 142
Contoh Segi banyak Hal 142

Jika diperhatikan, dapat diketahui bangun datar tersebut mempunyai sisi berbentuk garis lurus paling sedikit 3 buah.

Dan antar sisi tersebut membentuk sebuah bentuk kurva yang tertutup.

Contoh Segi banyak Hal 143


Pada contoh tersebut, diketahui bahwa bangun tersebut mempunyai sisi yang berbentuk garis lurus sebanyak dua buah.

Ada juga yang tidak punya sama sekali sedangkan antar sisi membentuk kurva tertutup dan terbuka.

Berdasarkan penjelasan tersebut dapat disebutkan bahwa segi banyak adalah suatu kurva tertutup yang dibatasi paling sedikit tiga buah ruas garis.

Pemberian nama pada segi banyak ini disesuaikan dengan banyaknya sisi yang dimiliki oleh bangun datar tersebut.

a. Segitiga

   Jumlah sudut yang dimiliki 3
   Jumlah sisi yang dimiliki 3




b. Segiempat

   Jumlah sudut yang dimiliki 4
   Jumlah sisi yang dimiliki 4


c. Segilima


 Jumlah sudut yang dimiliki 5
   Jumlah sisi yang dimiliki 5


d. Segienam

   Jumlah sudut yang dimiliki 6
   Jumlah sisi yang dimiliki 6


Jenis Bangun Segi Banyak

Berdasarkan besar sudut dan panjang sisinya, bangun segi banyak dibedakan menjadi dua jenis, yaitu :


1.) Bangun segi banyak beraturan

      Bangun segi banyak beraturan adalah bangun segi banyak yang mempunyai ciri sebagai berikut :

      a. Besarnya sudut-sudut dari segi banyak beraturan adalah sama

      b. Panjangnya sisi-sisi segi banyak beraturan adalah sama

      c. Segi banyak beraturan mempunyai simetri lipat yang sama dengan jumlah sudutnya.

      d. Segi banyak beraturan mempunyai simetri putar yang sama dengan jumlah sudutnya.


2.) Bangun segi banyak tak beraturan

    Bangun segi banyak tak beraturan adalah bangun segi banyak yang mempunyai ciri sebagai berikut:

    a. Besarnya sudut-sudut dari segi banyak beraturan adalah tidak sama


b. Panjangnya sisi-sisi segi banyak beraturan adalah tidak sama

    c. Segi banyak tak beraturan mempunyai simetri lipat yang tidak sama dengan jumlah sudutnya.

    d. Segi banyak tidak beraturan mempunyai simetri putar yang tidak sama dengan jumlah sudutnya.



B. Segitiga

Banyak benda di sekitar kita yang berbentuk segitiga seperti penggaris segitiga, rambu lalu lintas dan lain-lain

Bangun segitiga memiliki beberapa jenis yang berbeda bentuk dan ciri-cirinya.

Jika diperhatikan dapat diketahui bahwa dalam segitiga terdapat 3 ruas garis yaitu ruas garis AB, BC, dan AC. 

Selanjutnya 3 ruas garis tersebut masing-masing dinamakan dengan sisi, sehingga segitiga memiliki 3 sisi, yakni sisi AB, sisi BC, dan sisi AC.

Dalam segitiga itu juga terdapat 3 sudut, yakni sudut A, sudut B, dan sudut C.

Maka jelas bahwa dalam segitiga terdapat sifat-sifat (ciri-ciri) memiliki 3 sisi, memiliki 3 sudut, dan memiliki 3 titik sudut.



a. Segitiga Sama Kaki
    Segitiga sama kaki adalah segitiga yang memiliki 2 sisi sama Panjang

b. Segitiga Sama Sisi
    Segitiga sama sisi adalah segitiga yang semua sisinya sama Panjang

c. Segitiga Sembarang
    Segitiga sembarang adalah segitiga yang sisi-sisinya tidak ada yang sama panjang.


d. Pengelompokan segitiga berdasarkan Sudutnya

    1) Segitiga Lancip
    2) Segitiga Siku-siku
    3) Segitiga Tumpul



C. Segiempat


a. Jajargenjang

b. Persegi Panjang


c. Belah Ketupat

d. Persegi

e. Layang-layang

f. Trapesium

g. Segiempat Sembarang

LATIHAN SOAL PERSIAPAN STS :



1. Konversi Satuan Panjang

a. Ubah 5.000 milimeter ke dalam meter.

Jawaban: 5.000 mm = 5.000 ÷ 1.000 = 5 meter

b. Berapa kilometerkah 12.500 meter?

Jawaban: 12.500 m = 12.500 ÷ 1.000 = 12,5 kilometer

2. Konversi Satuan Berat

a. Ubah 7.500 gram ke dalam kilogram.

Jawaban: 7.500 g = 7.500 ÷ 1.000 = 7,5 kilogram

b. Berapa gramkah 3,75 kilogram?

Jawaban: 3,75 kg = 3,75 × 1.000 = 3.750 gram

3. Menghitung Luas Persegi

Sebuah persegi memiliki sisi sepanjang 15 cm. Berapakah luasnya?

Jawaban: Luas = sisi × sisi = 15 cm × 15 cm = 225 cm²

4. Menghitung Luas Persegi Panjang

Sebuah persegi panjang memiliki panjang 20 cm dan lebar 10 cm. Berapakah luasnya?

Jawaban: Luas = panjang × lebar = 20 cm × 10 cm = 200 cm²

5. Menghitung Keliling Persegi

Jika sebuah persegi memiliki sisi 8 cm, berapakah kelilingnya?

Jawaban: Keliling = 4 × sisi = 4 × 8 cm = 32 cm

6. Menghitung Keliling Persegi Panjang

Sebuah persegi panjang memiliki panjang 25 cm dan lebar 15 cm. Berapakah kelilingnya?

Jawaban: Keliling = 2 × (panjang + lebar) = 2 × (25 cm + 15 cm) = 2 × 40 cm = 80 cm

7. Menghitung Volume Kubus

Sebuah kubus memiliki panjang rusuk 5 cm. Berapakah volumenya?

Jawaban: Volume = sisi³ = 5 cm × 5 cm × 5 cm = 125 cm³

8. Menghitung Volume Balok

Sebuah balok memiliki panjang 10 cm, lebar 5 cm, dan tinggi 8 cm. Berapakah volumenya?

Jawaban: Volume = panjang × lebar × tinggi = 10 cm × 5 cm × 8 cm = 400 cm³

9. Menghitung Luas Permukaan Kubus

Jika sebuah kubus memiliki panjang sisi 6 cm, berapakah luas permukaannya?

Jawaban: Luas permukaan = 6 × (sisi × sisi) = 6 × (6 cm × 6 cm) = 6 × 36 cm² = 216 cm²

10. Menghitung Luas Permukaan Balok

Sebuah balok memiliki panjang 12 cm, lebar 7 cm, dan tinggi 5 cm. Berapakah luas permukaannya?

Jawaban: Luas permukaan = 2 × (panjang × lebar + panjang × tinggi + lebar × tinggi) = 2 × (12 cm × 7 cm + 12 cm × 5 cm + 7 cm × 5 cm) = 2 × (84 cm² + 60 cm² + 35 cm²) = 2 × 179 cm² = 358 cm²

11. Menghitung Luas Segitiga

Sebuah segitiga memiliki alas 10 cm dan tinggi 8 cm. Berapakah luasnya?

Jawaban: Luas = ½ × alas × tinggi = ½ × 10 cm × 8 cm = 40 cm²


12. Persegi

Sebuah persegi memiliki panjang sisi 8 cm. Hitunglah luas dan kelilingnya.

Jawaban:

  • Luas = sisi × sisi = 8 cm × 8 cm = 64 cm²

  • Keliling = 4 × sisi = 4 × 8 cm = 32 cm

13. Persegi Panjang

Sebuah persegi panjang memiliki panjang 12 cm dan lebar 5 cm. Hitunglah luas dan kelilingnya.

Jawaban:

  • Luas = panjang × lebar = 12 cm × 5 cm = 60 cm²

  • Keliling = 2 × (panjang + lebar) = 2 × (12 cm + 5 cm) = 2 × 17 cm = 34 cm

14. Segitiga

Sebuah segitiga memiliki alas 10 cm dan tinggi 6 cm. Hitunglah luasnya.

Jawaban:

  • Luas = ½ × alas × tinggi = ½ × 10 cm × 6 cm = 30 cm²

15. Gabungan Persegi dan Segitiga

 Sebuah bangun datar terdiri dari sebuah persegi dengan sisi 8 cm dan sebuah segitiga dengan alas 8 cm dan tinggi 5 cm yang menempel pada salah satu sisi persegi. Hitunglah luas total bangun tersebut.

Jawaban:

  • Luas persegi = 8 cm × 8 cm = 64 cm²

  • Luas segitiga = ½ × 8 cm × 5 cm = 20 cm²

  • Luas total = 64 cm² + 20 cm² = 84 cm²

16. Gabungan Dua Persegi Panjang

 Sebuah bangun datar terdiri dari dua persegi panjang. Persegi panjang pertama memiliki panjang 10 cm dan lebar 4 cm. Persegi panjang kedua memiliki panjang 6 cm dan lebar 4 cm. Kedua persegi panjang tersebut disusun berdampingan sehingga membentuk satu bangun datar. Hitunglah luas dan keliling bangun tersebut.

Jawaban:

  • Luas total = (10 cm × 4 cm) + (6 cm × 4 cm) = 40 cm² + 24 cm² = 64 cm²

  • Keliling = 2 × (panjang total + lebar) = 2 × ((10 cm + 6 cm) + 4 cm) = 2 × (16 cm + 4 cm) = 2 × 20 cm = 40 cm

17. Gabungan Persegi Panjang dan Segitiga

 Sebuah bangun datar terdiri dari sebuah persegi panjang dengan panjang 15 cm dan lebar 10 cm, serta sebuah segitiga dengan alas 15 cm dan tinggi 8 cm yang menempel pada salah satu sisi panjang persegi panjang. Hitunglah luas total bangun tersebut.

Jawaban:

  • Luas persegi panjang = 15 cm × 10 cm = 150 cm²

  • Luas segitiga = ½ × 15 cm × 8 cm = 60 cm²

  • Luas total = 150 cm² + 60 cm² = 210 cm²

18. Gabungan Persegi Panjang dan Dua Segitiga

Sebuah bangun datar terdiri dari sebuah persegi panjang dengan panjang 20 cm dan lebar 10 cm, serta dua buah segitiga dengan alas masing-masing 10 cm dan tinggi 6 cm yang menempel pada kedua sisi lebar persegi panjang. Hitunglah luas total bangun tersebut.

Jawaban:

  • Luas persegi panjang = 20 cm × 10 cm = 200 cm²

  • Luas satu segitiga = ½ × 10 cm × 6 cm = 30 cm²

  • Luas dua segitiga = 2 × 30 cm² = 60 cm²

  • Luas total = 200 cm² + 60 cm² = 260 cm²


PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA


AKTIVITAS 9

 

AKSI MERONCE MENGGUNAKAN BAHAN MANIK-MANIK.

 

Kegiatan                         : Meronce Menggunakan Manik-Manik

Materi                              : Hasil Karya Kerajinan Meronce

Peran Pendidik               : Fasilitator

 

Persiapan

1.       Pendidik memberikan informasi kepada peserta didik untuk membawa alat dan bahan yang dibutuhkan.

2.       Manik-manik, senar atau benang, dan gunting.

Pelaksanaan

1.       Pendidik memperagakan cara meronce menggunakan manik-manik.

2.       Peserta didik diminta untuk memperhatikan pendidik.

3.       Peserta didik dipersilahkan meronce menggunakan manik-manik.

4.       Pendidik memonitoring peserta didik  dalam proses meronce menggunakan manik-manik.

5.       Pendidik mengevaluasi dan merefleksi hasil kerajinan peserta didik.

6.       Pendidik memberikan penguatan dan arahan kepada peserta didik dalam meronce yaitu beberapa unsur yang dapat diterapkan ketika menyusun karya roncean diantaranya adalah keutuhan dan keseimbangan bentuk dan warna. Keseimbangan digunakan untuk menyusun bahan-bahan roncean.

Asesmen Formatif Hasil Karya

 

Kreatif

 

Sub-elemen

Belum

Berkembang

Mulai

Berhembang

Berkembang sesuai harapan

Sangat Berkembang

Memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan

Menentukan pilihan dari beberapa alternatif yang diberikan

Mengidentifikasi satu gagasan baru dalam upaya menghadapi situasi dan permasalahan.

Mengidentifikasi gagasan-gagasan kreatif untuk menghadapi situasi dan permasalahan

Mengidentifikasi gagasan-gagasan kreatif untuk menghadapi situasi dan permasalahan

Menghasilkan karya dan tindakan orisinal

Selalu dibantu dalam membuat karya

Sesekali dibantu dalam menuangkan ide dalam suatu karya 

Mampu mengeksplorasi suatu ide kedalam suatu karya

Mampu rnengeksplorasi dan mengekspresikan suatu ide dalam bentuk karya serta mampu mengapresiasi dan mengkritisi suatu karya

 

Mandiri

 

Sub-elemen

Belum

Berkembang

Mulai

Berhembang

Berkembang sesuai harapan

Sangat Berkembang

Menunjukkan inisiatif dan bekerja secara mandiri.

Belum berinisiatif untuk mengerjakan tugas-tugas rutin secara mandiri

Bisa mengerjakan tugas-tugas rutin secara mandiri dengan bantuan orang tua

Berinisiatif untuk mengerjakan tugas-tugas rutin secara mandiri dibawah pengawasan dan dukungan orang dewasa

Berinisiatif untuk mengerjakan tugas-tugas rutin secara mandiri tanpa pengawasan dan dukungan orang tua

AKTIVITAS 10

 

AKSI MERONCE MENGGUNAKAN BAHAN MANIK-MANIK.

 

 

Kegiatan                         : Meronce Menggunakan Manik-Manik

Materi                              : Hasil Karya Kerajinan Meronce

Peran Pendidik               : Fasilitator

 

Persiapan

3.       Pendidik memberikan informasi kepada peserta didik untuk membawa alat dan bahan yang dibutuhkan.

4.       Manik-manik, senar atau benang, dan gunting.

Pelaksanaan

7.       Pendidik memperagakan cara meronce menggunakan manik-manik.

8.       Peserta didik diminta untuk memperhatikan pendidik.

9.       Peserta didik dipersilahkan meronce menggunakan manik-manik.

10.    Pendidik memonitoring peserta didik  dalam proses meronce menggunakan manik-manik.

11.    Pendidik mengevaluasi dan merefleksi hasil kerajinan peserta didik.

12.    Pendidik memberikan penguatan dan arahan kepada peserta didik dalam meronce yaitu beberapa unsur yang dapat diterapkan ketika menyusun karya roncean diantaranya adalah keutuhan dan keseimbangan bentuk dan warna. Keseimbangan digunakan untuk menyusun bahan-bahan roncean.

Asesmen Formatif Hasil Karya

 

Kreatif

 

Sub-elemen

Belum

Berkembang

Mulai

Berhembang

Berkembang sesuai harapan

Sangat Berkembang

Memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan

Menentukan pilihan dari beberapa alternatif yang diberikan

Mengidentifikasi satu gagasan baru dalam upaya menghadapi situasi dan permasalahan.

Mengidentifikasi gagasan-gagasan kreatif untuk menghadapi situasi dan permasalahan

Mengidentifikasi gagasan-gagasan kreatif untuk menghadapi situasi dan permasalahan

Menghasilkan karya dan tindakan orisinal

Selalu dibantu dalam membuat karya

Sesekali dibantu dalam menuangkan ide dalam suatu karya 

Mampu mengeksplorasi suatu ide kedalam suatu karya

Mampu rnengeksplorasi dan mengekspresikan suatu ide dalam bentuk karya serta mampu mengapresiasi dan mengkritisi suatu karya

 

Mandiri

 

Sub-elemen

Belum

Berkembang

Mulai

Berhembang

Berkembang sesuai harapan

Sangat Berkembang

Menunjukkan inisiatif dan bekerja secara mandiri.

Belum berinisiatif untuk mengerjakan tugas-tugas rutin secara mandiri

Bisa mengerjakan tugas-tugas rutin secara mandiri dengan bantuan orang tua

Berinisiatif untuk mengerjakan tugas-tugas rutin secara mandiri dibawah pengawasan dan dukungan orang dewasa

Berinisiatif untuk mengerjakan tugas-tugas rutin secara mandiri tanpa pengawasan dan dukungan orang tua

AKTIVITAS 11

 

AKSI MERONCE MENGGUNAKAN BUAH BERLUBANG.

 

Kegiatan                        : Meronce

Materi                            : Hasil Karya Kerajinan Meronce

Peran Pendidik             : Fasilitator

 

 

PERSIAPAN

1.       Pendidik memberikan informasi kepada peserta didik untuk membawa alat dan bahan yang dibutuhkan.

2.       Jarum dan benang serta aneka buah yang berlubang atau sengaja dilubangkan.

 

PELAKSANAAN

1.     Pendidik memperagakan cara meronce menggunakan buah berlubang.

2.     Peserta didik diminta untuk memperhatikan pendidik.

3.     Peserta didik dipersilahkan meronce menggunakan buah berlubang.

4.     Pendidik memonitoring peserta didik  dalam proses meronce menggunakan buah berlubang.

5.     Pendidik mengevaluasi dan merefleksi hasil kerajinan peserta didik.

6.     Pendidik memberikan penguatan dan arahan kepada peserta didik dalam meronce yaitu beberapa unsur yang dapat diterapkan ketika menyusun karya roncean diantaranya adalah keutuhan dan keseimbangan bentuk dan warna. Keseimbangan digunakan untuk menyusun bahan-bahan roncean.

 

Kreatif

 

Sub-elemen

Belum

Berkembang

Mulai

Berhembang

Berkembang sesuai harapan

Sangat Berkembang

Memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan

Menentukan pilihan dari beberapa alternatif yang diberikan

Mengidentifikasi satu gagasan baru dalam upaya menghadapi situasi dan permasalahan.

Mengidentifikasi gagasan-gagasan kreatif untuk menghadapi situasi dan permasalahan

Mengidentifikasi gagasan-gagasan kreatif untuk menghadapi situasi dan permasalahan

Menghasilkan karya dan tindakan orisinal

Selalu dibantu dalam membuat karya

Sesekali dibantu dalam menuangkan ide dalam suatu karya 

Mampu mengeksplorasi suatu ide kedalam suatu karya

Mampu rnengeksplorasi dan mengekspresikan suatu ide dalam bentuk karya serta mampu mengapresiasi dan mengkritisi suatu karya

 

Mandiri

 

Sub-elemen

Belum

Berkembang

Mulai

Berhembang

Berkembang sesuai harapan

Sangat Berkembang

Menunjukkan inisiatif dan bekerja secara mandiri.

Belum berinisiatif untuk mengerjakan tugas-tugas rutin secara mandiri

Bisa mengerjakan tugas-tugas rutin secara mandiri dengan bantuan orang tua

Berinisiatif untuk mengerjakan tugas-tugas rutin secara mandiri dibawah pengawasan dan dukungan orang dewasa

Berinisiatif untuk mengerjakan tugas-tugas rutin secara mandiri tanpa pengawasan dan dukungan orang tua


Senin, 10 Maret 2025

Kisi Kisi STS Kelas 4B. Selasa, 11 Maret 2025

MATERI KISI-KISI SOAL STS 

Hari/Tanggal                        : Selasa, 11 Maret  2025

Muatan  Pembelajaran      :  

1. Pendidikan Pancasila       Pola Hidup Bergotong Royong

2. Seni Musik                          : Dinamika dan Ragam Lagu

3. Bahasa Lampung

Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah…

Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat

Mari kita awali dengan membaca doa terlebih dahulu semoga kita selalu sehat dan diberikan kemudahan dalam melaksanakan kegiatan ujian hari ini! Jangan lupa tingkatkan iman dan takwa dengan selalu rajin melaksanakan solat 5 waktu, murojaah, sholat sunah Dhuha.


Muatan Pelajaran:

Pendidikan Pancasila : Pola Hidup Bergotong Royong

Seni Musik : Dinamika dan Ragam Lagu

Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila:

Peserta didik dapat mengenal lingkungan rumah, sekolah, lingkungan (RT/RW/desa/kelurahan dan kecamatan) sebagai bagian tidak terpisahkan dari wilayah NKRI.

Capaian Pembelajaran Seni Budaya:

Elemen

Capaian Pembelajaran

Mengalami

(Experiencing)

Pada akhir fase ini, peserta didik mampu mengimitasi dan menata bunyi-musik sederhana   dengan   menunjukkan   kepekaan akan unsur-unsur bunyi-musik baik intrinsik maupun ekstrinsik.

Menciptakan

(Making/Creating)

Pada akhir fase ini, peserta didik mampu mengembangkan, mengimitasi, dan menata bunyi-musik sederhana menjadi pola baru dengan  mempertimbangkan  unsur-unsur bunyi-musik intrinsik maupun ekstrinsik.

Merefleksikan

(Reflecting)

Pada akhir fase ini, peserta didik mampu mengenali diri sendiri, sesama, dan lingkungan yang beragam (berkebhinekaan), serta mampu memberi kesan atas praktik bermusik lewat bernyanyi atau bermain alat/media musik baik sendiri maupun bersama-sama dalam beragam bentuk: lisan, tulisan/gambar, atau referensi lainnya.

Berpikir dan Bekerja Artistik (Thinking and Working Artistically)

Pada  akhir  fase  ini,  peserta  didik  mampu menyimak,       mendokumentasikan       secara sederhana, dan menjalani kebiasaan bermusik yang baik dan rutin dalam berpraktik musik sejak dari persiapan, saat bermusik, maupun usai berpraktik musik, serta memilih secara aktif dan memainkan karya musik sederhana secara artistik, yang mengandung nilai-nilai positif dan membangun.

Berdampak (Impacting)

Pada akhir fase ini, peserta didik mampu menjalani, mendokumentasikan kebiasaan bermusik yang baik dan rutin dalam berpraktik musik dan aktif dalam kegiatan-kegiatan bermusik lewat bernyanyi dan memainkan media bunyi-musik sederhana serta mendapatkan pengalaman dan kesan baik bagi diri sendiri, sesama, dan lingkungan.



.Pentingnya Kerukunan Hidup, Saling Berbagi, dan Tolong-menolong

Kerja sama yang dilakukan oleh masyarakat biasanya disebut dengan istilah gotong royong. Gotong royong dilakukan dengan tujuan untuk meringankan pekerjaan, sehingga pekerjaan yang seberat apapun akan terasa ringan dikerjakannya. Kegiatan gotong royong mengandung nilai kerukunan, saling berbagi, dan tolong-menolong.

Hidup rukun, saling berbagi dan tolong-menolong adalah perbuatan yang mulia dan membuat hidup kita bahagia. Kita dapat mempunyai banyak teman sehingga kita tidak menjadi sedih dan kesepian karena di sekeliling kita banyak teman yang menemani dalam hidup kita. Selain itu, kita menjadi disayangi oleh orang tua, guru, teman, dan anggota masyarakat lainnya. Hidup rukun, saling berbagi dan saling tolong dengan sesama termasuk nilai-nilai gotong royong.

Gotong royong banyak sekali manfaatnya, di antaranya dapat memperingan dan mempercepat pekerjaan selesai, menjalin kerukunan hidup bermasyarakat, dan mempererat rasa persaudaraan. Oleh karena itu, sebagai masyarakat Indonesia kita harus melaksanakan gotong royong dalam seluruh kegiatan yang membutuhkan bantuan orang lain.



Pengertian Gotong Royong

\Sikap bekerja bersama-sama, tolong-menolong,dan saling berbagi dalam menyelesaikan sesuatu hal.


Siapa saja yang harus bergotong royong?

Setiap orang sebagai warga dalam suatu lingkungan masyarakat. Karena manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan bantuan.

Bangsa Indonesia memiliki warisan budaya yang luar biasa, salah satunya adalah gotong royong. Istilah ini mengandung makna bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. Gotong royong bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi bagian tak terpisahkan dari kepribadian dan budaya Indonesia yang tetap hidup hingga saat ini. 

Nilai-Nilai dalam Gotong Royong 

1. Nilai Persatuan Gotong royong menciptakan persatuan. Dengan bekerja bersama, masyarakat menjadi satu kesatuan utuh, menyadari bahwa saling ketergantungan memperkuat persatuan. 

2. Nilai Kebersamaan Kebersamaan terwujud dalam setiap pekerjaan gotong royong. Contohnya, kegiatan ronda malam yang menciptakan kebersamaan dalam menjaga keamanan lingkungan.
3. Nilai Tolong-Menolong Gotong royong mengajarkan nilai tolong-menolong. Masyarakat belajar saling membantu, membuat pekerjaan cepat selesai, dan meningkatkan rasa kebersamaan. 

4. Nilai Rela Berkorban Kegiatan gotong royong menumbuhkan sikap rela berkorban. Masyarakat belajar untuk berkorban demi kebaikan bersama dan menyelesaikan tugas dengan sukarela.

 5. Nilai Sosial Gotong royong mencerminkan sifat sosial bangsa Indonesia. Interaksi yang saling membutuhkan memperkuat kehidupan bermasyarakat.

Karakteristik Gotong Royong 

1. Sifat Dasar Bangsa Indonesia Gotong royong menjadi identitas unik bangsa Indonesia yang membedakannya dari bangsa lain.
 2. Rasa Kebersamaan Dalam setiap pekerjaan gotong royong, tercipta kebersamaan yang menguatkan hubungan sosial. 
3. Nilai Luhur Turun-Temurun Gotonng royong bukan sekadar kebiasaan, melainkan nilai luhur yang diwariskan dari generasi ke generasi.
 4. Saling Membantu untuk Kebahagiaan Bersama Gotong royong mengajarkan bahwa dengan saling membantu, kita dapat mencapai kebahagiaan dan kerukunan hidup bersama.

Pelaksanaan Gotong Royong Lingkungan Keluarga 

1. Membersihkan Rumah Bersama Gotong royong dimulai dari lingkungan keluarga dengan membersihkan rumah bersama.

 2. Membantu Ibunda di Dapur Bantuan di dapur menjadi contoh nyata gotong royong di keluarga.

3. Mencuci Peralatan Makan Bersama Saling membantu dalam pekerjaan rumah tangga adalah bentuk gotong royong.

Lingkungan Sekolah 
1. Melaksanakan Piket Kelas Piket kelas menjadi wujud gotong royong di lingkungan sekolah. 
2. Melaksanakan Diskusi Kelas Diskusi kelas membantu memecahkan masalah bersama. 
3. Berbagi Makanan dan Minuman Berbagi bekal menciptakan kebersamaan di antara teman.
 4. Kerja Bakti Bersama Gotong royong dalam kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah.


Manfaat gotong royong:

1..meringankan pekerjaan

2. pekerjaan akan cepat selesai

3. menjalin kerukunan hidup bermasyarakat

4. mempererat rasa persaudaraan

Lingkungan Masyarakat 

1. Melaksanakan Siskamling Siskamling menjaga keamanan lingkungan setempat, menerapkan gotong royong. 

2. Kerja Bakti di Lingkungan Bersih-bersih dan perawatan lingkungan sebagai bentuk gotong royong di masyarakat. 

3. Membantu Korban Bencana Alam Gotong royong tercermin dalam membantu korban bencana alam.

Manfaat Gotong Royong

 1. Menciptakan Kebersamaan Gotong royong membentuk ikatan kebersamaan di antara masyarakat. 

2. Menumbuhkan Sikap Saling Menolong Kegiatan bersama ini menumbuhkan sikap saling menolong dan kekeluargaan. 

3. Membuat Pekerjaan Lebih Ringan dan Cepat Selesai Kolaborasi dalam gotong royong membuat pekerjaan lebih efisien. 

4. Mempererat Rasa Persatuan dan Kesatuan Gotong royong memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di masyarakat. 

5. Meningkatkan Produktivitas Kerja Dengan gotong royong, produktivitas kerja meningkat karena kolaborasi dan bantuan antarindividu. 

6. Menciptakan Lingkungan yang Tentram dan Damai Gotong royong menciptakan lingkungan masyarakat yang tentram, damai, dan harmonis.

Gotong royong merupakan suatu kegiatan bersama yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia dari zaman daulu kala hingga saat ini. Perilaku gotong royong telah dimiliki bangsa Indonesia sejak dahulu. Gotong royong merupakan keperibadian bangsa dan merupakan budaya yang telah berakar kuat dalam kehidupan masyarakat. Gotong royong tumbuh dari kita sendiri, perilaku dari masyarakat. Rasa kebersamaan ini muncul karena adanya sikap sosial tanpa pamrih dari setiap individu untuk meringankan beban yang sedang dipikul. Hanya di Indonesia, kita bisa menemukan sikap gotong royong ini.


Gotong royong merupakan sikap positif yang harus dilestarikan agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang kokoh dan kuat di segala lini. Karena ini merupakan salah satu cermin yang membuat Indonesia bersatu dari Sabang hingga Merauke, walaupun berbeda agama, suku dan warna kulit, kita tetap menjadi kesatuan yang kukuh. Inilah alah satu budaya bangsa yang membuat Indonesia, dipuja dan puji oleh bangsa lain karena budayanya yang unik dan penuh toleransi antarsesama manusia.

Gotong royong adalah sikap hidup, cara kerja, dan kebiasaan yang sudah dikenal bangsa Indonesia. Dengan bergotong royong, banyak hal yang telah dilakukan bangsa kita di masa lalu, mulai dari mendirikan rumah, mengerjakan sawah, membantu tetangga yang sedang berduka hingga saling bahu-membahu berjuang dan memproklamasikan kemerdekaan negara. Dengan bergotong royong, semua tugas berat akan menjadi lebih ringan.

Sebagai warga negara Indonesia, kita hidup bersama suku bangsa yang lain sebagai satu bangsa. Bangsa kita punya tujuan yang sama yaitu memajukan bangsa ini. Untuk meraih tujuan tersebut maka kita seharusnya selalu siap untuk bekerja sama dengan semangat gotong royong. Dengan adanya kesadaran setiap lapisan masyarakat mau melakukan setiap kegiatan dengan cara bergotong royong. Segala sesuatu yang akan dikerjakan dapat lebih mudah dan cepat diselesaikan dan pastinya pembangunan di daerah tersebut akan semakin lancar dan maju.

Kita dapat membandingkan sikap bergotong royong dengan sikap individualisme yang akan memperlambat pembangunan. Sifat gotong royong di daerah perdesaan dapat dilihat pada kegiatan memperbaiki dan membersihkan jalan, atau membangun/memperbaiki rumah. Di daerah perkotaan sikap gotong royong masih dapat dijumpai dalam kegiatan kerja bakti di RT/RW, Dengan semangat gotong royong timbullah rasa kebersamaan, kekeluargaan, tolong menolong sehingga dapat terbina rasa kesatuan dan persatuan nasional.

Semangat gotong royong didorong oleh kesadaran bahwa manusia tidak hidup sendiri, tetapi hidup bersama dengan orang lain atau lingkungan sosial, pada dasarnya manusia itu bergantung pada manusia lainnya, manusia perlu menjaga hubungan baik dengan sesamanya;, dan manusia perlu menyesuaikan dirinya dengan anggota masyarakat yang lain.

Masyarakat Indonesia sebagian besar hidup di daerah pedesaan. Banyak kegiatan yang dilakukan yang membuat aku kagum. Inilah beberapa gambaran kehidupan mereka.
gotong royong
Berikan komentarmu tentang kegiatan-kegiatan yang ada pada setiap gambar.
Kegiatan gotong royong sangat baik untuk membina persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan bergotong royong, semua tugas berat akan menjadi lebih ringan.

Hal baik apa yang dapat kamu pelajari dari kegiatan yang ada pada gambar?
Budaya gotong royong dapat memberikan manfaat bagi kehidupan bermasyarakat dan berwarga negara, diantaranya adalah sbagai berikut : Meringankan beban pekerjaan yang harus ditanggung Menumbuhkan sikap sukarela, tolong-menolong, kebersamaan, dan kekeluargaan antar sesame anggota masyarakat.Menjalin dan membina hubungan sosial yang baik dan harmonis antarwarga masyarakat. Meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan nasional

Berikan contoh kegiatan kerjasama yang biasa dilakukan bersama-sama di daerahmu.
Kegiatan kerjasama yang sering dilakukan warga masyarakat antara lain kegiatan mendirikan rumah, mengerjakan sawah, membantu tetangga yang sedang berduka, menjaga keamanan lingkungan membersihkan lingkungan dan sebagainya.

Hal baik apa yang dapat kamu pelajari dari kegiatan itu?
Dengan gotong royong pekerjaan berat menjadi ringan, dan dengan gotong royong persatuan dan kesatuan bangsa semakin kokoh.

Siapa saja yang berperan dalam kegiatan itu?
Biasanya kegiatan gotong royong dilakukan oleh sema anggota masyarakat, tua muda, pria wanita. Selain warga masyarakat biasanya tokoh masyarakat (Ketua RT/RW) sebagai penggerak kegiatan gotong royong.

Bagaimana peranmu dalam kegiatan itu?
Sebagai warga negara dan warga masyarakat kita harus ikut berperan aktif dalam kegiatan gotong-royong di lingkungan tempat tinggal. Tentunya sesuai dengan kemampuan yang kita miliki.

Bagaimana sikap yang ditunjukkan oleh setiap orang dalam kegiatan itu?
Ada beberapa sikap yang ditunjukkan dalam kegiatan gotong royong yaitu antara lain sikap sukarela sikap tolong menolong, dan sikap kebersamaan

Apa yang mungkin terjadi bila tiap anggota tidak terlibat secara aktif dalam kegiatan itu?
Gotong royong tidak dapat berjalan dengan baik apabila warga masyarakat tidak aktif terlibat karena dalam gotong royong dibutuhkan kebersamaan dan tolong menolong.

Berikut adalah rangkuman materi Pendidikan Pancasila Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka beserta 25 contoh soal dan pembahasannya.


Rangkuman Materi Pendidikan Pancasila Kelas 4 SD

1. Semboyan Negara Indonesia

  • Bhinneka Tunggal Ika berarti berbeda-beda tetapi tetap satu.
  • Semboyan ini menunjukkan bahwa Indonesia terdiri dari berbagai suku, budaya, dan agama, tetapi tetap bersatu sebagai bangsa.

2. Keragaman Agama di Indonesia

  • Indonesia memiliki 6 agama resmi: Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.
  • Setiap warga negara wajib menghormati agama orang lain.

3. Keragaman dalam Keluarga

  • Setiap anggota keluarga memiliki sifat yang berbeda, seperti rajin, sabar, disiplin, dan penyayang.
  • Saling memahami dan menghargai perbedaan dalam keluarga adalah sikap yang baik.

4. Sikap Menghadapi Perbedaan

  • Menghormati pendapat orang lain.
  • Tidak membeda-bedakan teman berdasarkan suku, agama, atau budaya.
  • Hidup rukun dan saling membantu.

5. Keragaman Karakteristik dan Kegemaran

  • Setiap orang memiliki hobi yang berbeda, seperti membaca, bermain bola, melukis, atau bermain musik.
  • Perbedaan ini harus dihargai dan tidak menjadi alasan untuk bertengkar.

6. Sikap Menghargai dalam Keluarga dan Lingkungan

  • Menghormati orang yang lebih tua.
  • Saling membantu dalam pekerjaan rumah.
  • Tidak membeda-bedakan anggota keluarga.

7. Keragaman Fisik

  • Setiap manusia memiliki ciri fisik yang berbeda, seperti warna kulit, bentuk rambut, dan tinggi badan.
  • Semua perbedaan ini harus dihargai tanpa membeda-bedakan.

8. Penyebab Keragaman Budaya

  • Letak geografis yang luas.
  • Sejarah yang berbeda di setiap daerah.
  • Pengaruh lingkungan dan kebiasaan masyarakat setempat.

9. Sikap Toleransi dalam Keragaman

  • Tidak mengejek teman yang berbeda suku atau agama.
  • Menghormati cara beribadah orang lain.
  • Ikut serta dalam kegiatan sosial tanpa membedakan latar belakang.

10. Contoh Sikap Menghargai Perbedaan

  • Menghormati berbagai bahasa daerah.
  • Saling membantu tanpa membedakan suku dan agama.
  • Tidak memaksakan pendapat kepada orang lain.

11. Pakaian, Rumah, dan Makanan Khas Daerah

  • Setiap daerah memiliki pakaian adat, rumah adat, dan makanan khas.
  • Contoh:
    • Pakaian adat: Kebaya (Jawa), Baju Bodo (Sulawesi Selatan).
    • Rumah adat: Rumah Gadang (Sumatra Barat), Rumah Joglo (Jawa Tengah).
    • Makanan khas: Rendang (Sumatra Barat), Papeda (Papua).

Contoh Soal Pilihan Ganda dan Pembahasannya

1. Apa semboyan Negara Indonesia?

a) Merdeka atau Mati
b) Bhinneka Tunggal Ika
c) Bersatu Kita Teguh
d) Indonesia Maju
Jawaban: b) Bhinneka Tunggal Ika

2. Agama yang dianut mayoritas penduduk Indonesia adalah…

a) Hindu
b) Buddha
c) Islam
d) Konghucu
Jawaban: c) Islam

3. Contoh perbedaan sifat dalam keluarga adalah…

a) Semua anggota keluarga suka membaca
b) Ayah suka olahraga, ibu suka memasak
c) Semua anggota keluarga bangun di waktu yang sama
d) Semua suka makanan yang sama
Jawaban: b) Ayah suka olahraga, ibu suka memasak

4. Jika ada teman yang berbeda suku, sikap yang benar adalah…

a) Tidak berteman dengannya
b) Mengejek bahasanya
c) Menghargai dan berteman dengannya
d) Memaksa dia berbicara dengan bahasa kita
Jawaban: c) Menghargai dan berteman dengannya

5. Keragaman budaya di Indonesia terjadi karena…

a) Semua orang berasal dari suku yang sama
b) Indonesia memiliki banyak pulau dan suku
c) Semua orang tinggal di satu daerah
d) Tidak ada perbedaan budaya di Indonesia
Jawaban: b) Indonesia memiliki banyak pulau dan suku


6. Berikut yang bukan sikap toleransi adalah…

a) Menghormati perbedaan
b) Mengejek budaya lain
c) Berteman dengan siapa saja
d) Tidak membeda-bedakan teman
Jawaban: b) Mengejek budaya lain

7. Pakaian adat Ulos berasal dari daerah…

a) Jawa
b) Sumatra Utara
c) Kalimantan
d) Sulawesi
Jawaban: b) Sumatra Utara

8. Makanan khas dari Sumatra Barat adalah…

a) Papeda
b) Rendang
c) Gudeg
d) Pempek
Jawaban: b) Rendang

9. Contoh rumah adat dari Jawa Tengah adalah…

a) Rumah Gadang
b) Rumah Joglo
c) Rumah Panggung
d) Rumah Lamin
Jawaban: b) Rumah Joglo

10. Lagu daerah dari Jawa Barat adalah…

a) Ampar-Ampar Pisang
b) Bubuy Bulan
c) Apuse
d) Rasa Sayange
Jawaban: b) Bubuy Bulan


11. Menghargai perbedaan agama dapat dilakukan dengan…
Jawaban: Tidak mengganggu teman yang sedang beribadah.

12. Contoh sikap menghargai bahasa daerah adalah…
Jawaban: Tidak mengejek cara berbicara teman dari daerah lain.

13. Pakaian adat dari Papua adalah…
Jawaban: Koteka.

14. Apa rumah adat dari Sulawesi Selatan?
Jawaban: Rumah Tongkonan.

15. Contoh alat musik dari Bali adalah…
Jawaban: Gamelan.

16. Sikap yang benar saat ada teman dengan makanan khas berbeda adalah…
Jawaban: Menghormati dan tidak mengejek makanannya.

17. Apa nama tarian dari Aceh?
Jawaban: Tari Saman.

18. Sikap menghargai di sekolah dapat dilakukan dengan…
Jawaban: Berteman dengan semua orang tanpa membedakan latar belakang.

19. Contoh suku bangsa di Indonesia adalah…
Jawaban: Jawa, Sunda, Batak, Dayak.

20. Apa manfaat menghargai perbedaan?
Jawaban: Hidup menjadi lebih rukun dan damai.

21. Bagaimana cara mensyukuri keberagaman?
Jawaban: Menghormati perbedaan dan tidak menimbulkan konflik.

22. Keragaman budaya dapat memperkaya…
Jawaban: Identitas nasional Indonesia.

23. Sikap menghormati keberagaman dapat mencegah…
Jawaban: Konflik dan perpecahan.

24. Apa contoh makanan khas dari Palembang?
Jawaban: Pempek.

25. Mengapa kita harus menghargai perbedaan?
Jawaban: Agar tercipta persatuan dan kesatuan di Indonesia.


SENI MUSIK

 Pada pembelajaran Seni Musik Kelas IV Sekolah Dasar Kurikulum Merdeka terdapat pembahasan mengenai Ragam Lagu. Tujuan pembelajaran kegiatan ini adalah peserta didik dapat mengkategorikan lagu anak, lagu daerah, lagu nasional, dan lagu popular berdasarkan lirik dan karakternya.. Peserta didik dapat memaknai lirik dan karakter yang terkandung pada sebuah lagu. Peserta didik dapat mengapresiasi contoh-contoh karya musik berdasarkan kategorinya. Peserta didik dapat menambah referensi musikalnya melalui ragam lagu yang dikenalkan.


Karya musik terbagi menjadi dua, yakni karya musik instrumental dan vokal. Karya musik vokal merupakan karya musik yang disertai dengan lirik yang selaras dengan melodinya. Sedangkan karya musik instrumental merupakan karya musik yang berupa komposisi permainan alat musik saja tanpa nyanyian. Pada pembelajaran ini, ragam lagu yang akan dipelajari merupakan karya musik vokal. Untuk mengetahui karakter setiap jenis lagu, berikut ini merupakan ciri-ciri khusus yang dimiliki oleh setiap jenisnya:

1. Lagu Anak-Anak
Bentuk lagu anak anak biasanya cenderung sederhana dan temanya sesuai dengan jiwa anak-anak. Ciri-ciri lainnya adalah lirik lagu yang pendek dan penggunaan bahasa yang secara makna mudah dimengerti. Rentang nada yang mampu di jangkau oleh anak-anak masih terbatas.

Seorang anak yang memiliki suara tinggi dapat bernyanyi di antara nada c4 – f5 dan suara anak-anak yang cenderung rendah memiliki jangkauan mulai dari a3–d5. Oleh karena itu, nada-nada yang digunakan dalam melodi lagu tidak disarankan melebihi sepuluh nada.

Semakin sedikit jumlah nada yang dipergunakan untuk menyusun melodi lagu, semakin berbobot lagu anak-anak tersebut. Contoh-contoh lagu: Naik Delman, Naik Becak, Tik –tik Bunyi Hujan, Lihat Kebunku, Kring-kring, Balonku, Pelangi, Bintang Kecil, Naik Kereta Api, dan lain-lain.

2. Lagu Daerah
Ciri-ciri lagu daerah umumnya mengandung lirik lagu yang berisi gambaran tingkah laku masyarakat setempat. Bahasa yang digunakan pada liriknya merupakan bahasa daerah setempat. Teknik ucapan yang dilafalkan juga harus sesuai dengan dialek bahasa daerah setempat. Bentuk dan susunan melodinya juga cenderung sederhana sehingga mudah untuk dinyanyikan oleh masyarakat setempat. Berikut merupakan beberapa contoh lagu daerah beserta asalnya:
No.ProvinsiLagu Daerah
1.AcehBungong Jeumpa, Lembah Alas, Piso Surit, Tawar Sadenge, Aceh Lon Sayang
2.Sumatra UtaraDago Inang Sarge, Sigulempong, Sinanggar Tulo, Madekdek Magambiri, dan Butet
3.Sumatra BaratAyam Den Lapeh, Kambanglah Bungo, Kampuang Nan Jauh Di Mato, Dindin Badindin, Malam Bainai
4.JambiDodoi Si Dodoi, Injit-Injit Semut, TimangTimang Anakku Sayang, Batanghari, Pinang Muda.
5.RiauLancang Kuning, Soleram, Laksmana Raja di Laut, Ocu Maantau, dan Rang Talu
6.Kepulauan RiauPak Ngah Belek, Segantang Lada, Bujang Lagak, Hang Tuah, Kepri Manise
7.Sumatra SelatanCuk Mak Ilang, Dek Sangke, Kabile-Bile, Tari Tanggai, Selayang Pandang
8.Kepulauan BabelYok Miak, Berage, Miakku Sayang, Laug Men Sahang Lah Mirah, Gunung Tajam.
9.BengkuluLalan Belek, Sungai Suci, Umang-umang, Anak Kunang, Yo Botoi-Botoi
10.LampungAdi-adi Laun Lambar, Sang Bumi Ghuwai Jughai, Penyandangan, Cangget Agung, Lipang Lipang Dang, Sang Bumi Ruwai Jurai.
11.BantenDayung Sampan, Jereh Bu Guru, Tong Sarakah, Dayung Sampan, Yu Ragem Belajar
12.DKI JakartaJali-Jali, Keroncong Kemayoran, Ondel-ondel, Kelap-Kelip, Kicir-Kicir, Lenggang Kangkung, Cik Abang, Sirih Kuning.
13.Jawa BaratManuk Dadali, Pileuleuyan, Tokecang, Cing Cangkeling, Bubuy Bulan, Sapu Nyere Pegat Simpay
14.DI YogyakartaPitik Tukung, Suwe Ora Jamu, Te Kate Dipanah, Walang Kekek, Gethuk, Kupu Kuwi
15.Jawa TengahBapak Pucung, Gambang Suling, Gundhul Pacul, Gambang Suling, Padhang Wulan, Gek Kepriye
16.Jawa TimurCublak-cublak Suweng, Rek Ayo Rek, Tanduk Majeng, Gai Bintang, Kembang Malathe, Keraban Sape.
17.BaliJanger, Macepet Cepetan, Meyong-Meyong, Ratu Anom, Ngusak Asik, Dadong Dauh
18.Nusa Tenggara BaratMoree, Pai Mura Rame, Tutu Koda, Kadal Nongak, Gugur Mayang, Tebe O nana
19.Nusa Tenggara TimurAnak Kambing Saya, Bolelebo, Potong Bebek Angsa, Batu Matia, O Nawenni Tana, Lagu Oras Loron Malirin, Oli Gailaru Marada
20.Kalimantan UtaraBebalon, Pinang Sendawar, dan Tuyang, Gunung Incung, Leten Jenai, Dau dau jejo’ de Pujasera
21.Kalimantan BaratCik Cik Periuk, Aek Kapuas, Kapal Belon, Ca Uncang, Dara Muning
22.Kalimantan TengahKalayar, Oh Indang Oh Apang, Tumpi Way, Naluya, Mamangun Mahagu Lewu, Manari Manasai, Malauk Manjala
23.Kalimantan TimurIndung-Indung, Oh Adingkoh, Bulan Haji, Buah Bolok, Burung Enggang Merista, Lamin Talungsur, Yamu Ame Tonge
24.Kalimantan SelatanAmpar-Ampar Pisang, Paris Barantai, Saputangan Bapuncu Ampat, Anak Pipit, Japin Rantauan
25.Sulawesi UtaraO Ina Ni Keke, Si Patokaan, Sitara Tillo, Gadis Taruna, Esa Mokan, Rambadia.
26.Sulawesi TengahTananggu Kaili, Tondok Kadadingku, Rano Poso, Banggai Tano Monondok, Wita Mor, Tape Gugu
27.GorontaloTahuli Li Mama, Moholunga, Binde Biluhuta, Dabu-Dabu, Tilola Malo Wolo Wololo, Ati Olo Ati Mama.
28.Sulawesi TenggaraPeia Tawa-Tawa, Tana Wolio, Peia Tawa-Tawa, Wulele Sanggula, Mekongga, Sope-Sope..
29.Sulawesi SelatanAnging Mamiri, Marencong-rencong, Pakarena, Anak Kukang, Ati Raja, Alosi Ripolo Dua, Pande Tongantu Nene'ta, To Manglaa, Sulawesi Pa'rasanganta.
30.Sulawesi BaratTenggang Tenggang Lopi, Pulo Karampuang, Panawar Saliliu. Tanna ratang sukku'na, Sayang-Sayang
31.MalukuBuka Pintu, Burung Kakatua, Waktu Hujan Sore-sore, Nona Manis Siapa yang Punya, Rasa Sayang Sayange, Naik ke Puncak Gunung
32.Maluku UtaraUna Kapita, Ngofa Se Dano, Moloku Kie Raha, Borero.
33.PapuaE Mambo Simbo, Sajojo sajojo, Sup Mowi Ya, Paik Akori, Rofandu, Akai Bipa Mare
34.Papua BaratApuse, Yamko Rambe Yamko, Diru-diru Nina, Rasine Ma Rasine, Wesupe

3. Lagu Nasional
Ciri-ciri dari lagu nasional adalah memiliki lirik yang bertemakan nasionalisme, kepahlawanan, dan mengobarkan semangat juang bangsa. Sesuai dengan tujuan tersebut, banyak lirik lagu nasional mengungkapkan semangat perjuangan dan persatuan.Contoh-contoh lagu nasional antara lain seperti Tanah Air, Indonesia Pusaka, Rayuan Pulau Kelapa, Ibu Kartini, Ibu Pertiwi, dan lain-lain. Berikut contoh lagu nasional yang akan dipelajari
Ibu Pertiwi
5. Lagu Wajib Nasional
Di antara banyaknya lagu nasional, terdapat dua belas judul lagu yang dikategorikan ke dalam jenis lagu wajib nasional. Jenis lagu ini wajib diajarkan di sekolah dalam rangka menghidupkan dan menanamkan rasa kebangsaan, persatuan, persaudaraan, serta memupuk semangat proklamasi kepada pemuda, pelajar, dan bangsa Indonesia. Berikut judul-judul lagu kedua belas lagu tersebut:
  1. ”Indonesia Raya” ciptaan W.R. Supratman
  2. ”Garuda Pancasila” ciptaan Prohar/Sudarnoto
  3. ”Merah Putih” ciptaan Ibu Sud
  4. ”Berkibarlah Bendera ku” ciptaan Ibu Sud
  5. ”Dari Sabang Sampai Merauke” ciptaan R. Suraryo
  6. ”Indonesia Tetap Merdeka” ciptaan C. Simanjuntak
  7. ”Halo-halo Bandung” ciptaan Ismail Marzuki 
  8. ”Hari Merdeka” ciptaan H. Mutahar
  9. ”Maju Tak Gentar” ciptaan C. Simanjuntak 
  10. ”Satu Nusa Satu Bangsa” ciptaan L. Mani
  11. ”Bagimu Negeri” ciptaan Kusbini
  12. ”Syukur” ciptaan H. Mutahar

5. Lagu Pop
Lagu pop sangat identik dengan musik-musik yang sedang terkenal pada masa kini. Pada umumnya musik pop merupakan jenis musik yang mudah dicerna dan memiliki lirik yang komersial. Dalam lirik-lirik, apa yang dicuatkan oleh penulis lagu dan dinyanyikan oleh vokalis dalam musik pop adalah sesuatu yang langsung dapat dinikmati, yaitu ihwal cinta atau bahkan yangbernuansa religius Nugraha dalam Didik, 2008:18.

Musik pop dibedakan atas musik pop anak-anak dan musik pop dewasa. Musik pop anak umumnya memiliki bentuk yang lebih sederhana dan memiliki syair yang lebih pendek. Selain itu, komposisi musiknya tidak terlalu kompleks dengan rentang nada yang tidak terlalu tinggi maupun rendah. Tema syair musik pop anak-anak biasanya berkisar pada hal-hal yang mendidik seperti mencintai orang tua, Tuhan, dan tanah air.

Sebaliknya musik pop dewasa memiliki tema syair yang bervariasi seperti tentang percintaan hingga sebuah kritik sosial Musika dalam Fitriana, 2010. Contoh-contoh lagu pop anak misalnya lagu Cinta Untuk Mama yang dipopulerkan oleh Kenny, Laskar Pelangi yang dipopulerkan oleh band Nidji, Andai Aku Besar Nanti yang dipopulerkan oleh Sherina, dan lain-lain

Sumber : Buku Seni Musik Kelas IV Kurikulum Merdeka, Kemendikbud

Berikut adalah rangkuman materi Seni Musik Kelas 4 SD berdasarkan Kurikulum Merdeka beserta contoh soal dan jawabannya.


Rangkuman Materi Seni Musik Kelas 4 SD

1. Unsur-Unsur Musik

Musik terdiri dari beberapa unsur utama, yaitu:

  1. Melodi → Susunan nada yang membentuk suatu lagu.
  2. Irama (Ritme) → Pola ketukan yang teratur dalam musik.
  3. Birama → Pengelompokan ketukan dalam satu ruas lagu (contoh: 2/4, 3/4, 4/4).
  4. Harmoni → Perpaduan beberapa nada yang dimainkan bersamaan.
  5. Tempo → Kecepatan lagu, seperti:
    • Largo (sangat lambat)
    • Andante (sedang)
    • Allegro (cepat)
  6. Dinamika → Keras atau lembutnya nada dalam musik, seperti:
    • Piano (p) → Lembut
    • Forte (f) → Keras
    • Crescendo (membesar)
  7. Timbre → Warna suara yang membedakan alat musik atau penyanyi.

2. Jenis-Jenis Lagu

  1. Lagu Anak-Anak → Lagu sederhana dengan lirik mudah dipahami (contoh: "Pelangi-Pelangi").
  2. Lagu Daerah → Lagu yang mencerminkan budaya suatu daerah (contoh: "Ampar-Ampar Pisang" dari Kalimantan).
  3. Lagu Wajib Nasional → Lagu yang mengandung nilai perjuangan (contoh: "Indonesia Raya").

3. Instrumen Musik

  1. Alat Musik Melodis → Menghasilkan nada (contoh: piano, gitar, seruling).
  2. Alat Musik Ritmis → Menghasilkan irama/tidak bernada (contoh: gendang, kendang).
  3. Alat Musik Harmonis → Memainkan melodi dan irama bersamaan (contoh: keyboard, gitar).

4. Teknik Bernyanyi

  1. Artikulasi → Kejelasan dalam mengucapkan lirik lagu.
  2. Intonasi → Ketepatan tinggi rendahnya nada saat menyanyi.
  3. Phrasering → Pengaturan jeda yang baik dalam lagu.
  4. Pernapasan → Teknik mengambil napas agar suara tetap stabil (pernapasan dada dan diafragma).

Contoh Soal Pilihan Ganda dan Jawabannya

Soal 1: Unsur Musik

1. Apa yang dimaksud dengan melodi dalam musik?
a) Kecepatan lagu
b) Susunan nada yang membentuk lagu
c) Keras atau lembutnya lagu
d) Pola ketukan dalam musik
Jawaban: b) Susunan nada yang membentuk lagu


Soal 2: Unsur Musik

2. Jika sebuah lagu dimainkan dengan sangat lambat, maka lagu tersebut menggunakan tempo…
a) Allegro
b) Andante
c) Largo
d) Presto
Jawaban: c) Largo


Soal 3: Unsur Musik

3. Dinamika yang menunjukkan suara keras dalam lagu disebut…
a) Piano
b) Forte
c) Legato
d) Ritme
Jawaban: b) Forte


Soal 4: Jenis Lagu

4. Lagu "Gundul-Gundul Pacul" berasal dari daerah…
a) Jawa Tengah
b) Sumatra Barat
c) Sulawesi Selatan
d) Kalimantan Timur
Jawaban: a) Jawa Tengah


Soal 5: Instrumen Musik

5. Contoh alat musik ritmis adalah…
a) Seruling
b) Gendang
c) Gitar
d) Pianika
Jawaban: b) Gendang


Soal 6: Teknik Bernyanyi

6. Teknik pernapasan yang baik saat bernyanyi adalah…
a) Pernapasan dada
b) Pernapasan bahu
c) Pernapasan diafragma
d) Pernapasan mulut
Jawaban: c) Pernapasan diafragma


Soal 7: Unsur Musik

7. Pola ketukan dalam lagu disebut…
a) Ritme
b) Birama
c) Harmoni
d) Timbre
Jawaban: a) Ritme


Soal 8: Jenis Lagu

8. Lagu "Indonesia Raya" termasuk lagu…
a) Anak-anak
b) Daerah
c) Wajib Nasional
d) Pop
Jawaban: c) Wajib Nasional


Soal 9: Teknik Bernyanyi

9. Artikulasi dalam bernyanyi berhubungan dengan…
a) Kejelasan pengucapan lirik
b) Kecepatan lagu
c) Kekompakan suara
d) Warna suara
Jawaban: a) Kejelasan pengucapan lirik


Soal 10: Alat Musik

10. Gitar termasuk alat musik…
a) Melodis
b) Ritmis
c) Perkusi
d) Elektronik
Jawaban: a) Melodis


11. Jika lagu dinyanyikan dengan kecepatan cepat, berarti memiliki tempo…
a) Largo
b) Adagio
c) Allegro
d) Andante
Jawaban: c) Allegro


12. Yang termasuk alat musik harmonis adalah…
a) Gitar
b) Drum
c) Seruling
d) Kendang
Jawaban: a) Gitar


13. Lagu dengan tempo cepat biasanya memberikan kesan…
a) Sedih
b) Ceria
c) Menyeramkan
d) Syahdu
Jawaban: b) Ceria


14. Lagu daerah biasanya dinyanyikan dengan tujuan…
a) Hiburan
b) Upacara adat
c) Perayaan keagamaan
d) Semua jawaban benar
Jawaban: d) Semua jawaban benar


15. Apa fungsi notasi dalam musik?
a) Mengatur kecepatan lagu
b) Menyusun harmoni
c) Menunjukkan tinggi rendahnya nada
d) Menentukan dinamika lagu
Jawaban: c) Menunjukkan tinggi rendahnya nada


16. Apa yang dimaksud dengan crescendo dalam dinamika musik?
a) Lembut semakin keras
b) Keras semakin lembut
c) Sangat cepat
d) Lambat
Jawaban: a) Lembut semakin keras


17. Apa yang mempengaruhi warna suara dalam musik?
a) Tempo
b) Timbre
c) Ritme
d) Birama
Jawaban: b) Timbre


18. Apa yang harus dilakukan agar lagu terdengar lebih merdu?
a) Bernyanyi dengan nada lebih tinggi
b) Menggunakan teknik intonasi yang baik
c) Mengatur suara lebih keras
d) Menghindari pernapasan
Jawaban: b) Menggunakan teknik intonasi yang baik


19. Kapan dinamika piano digunakan dalam lagu?
a) Ketika ingin terdengar keras
b) Ketika ingin terdengar lembut
c) Ketika ingin mempercepat tempo
d) Ketika ingin mengganti lirik
Jawaban: b) Ketika ingin terdengar lembut


20. Lagu "Yamko Rambe Yamko" berasal dari…
a) Bali
b) Papua
c) Sulawesi
d) Jawa Barat
Jawaban: b) Papua

BAHASA LAMPUNG 

Assalamualaikum, wr.wb…

Tabikpun…Selamat Pagi..

Api kabagh ni anak– anak ku seunyinni ??

Semoga pagun dilom keadaan sihat yuu nak...

Alhamdulilah khani inji, kham dapok betungga luot dilom pelajakhan bahasa Lampung Semakung kham ngemulai pelajakhan di pagi hinji dang lupa bedu’a usahako sholat dhuha khik muroja’ah pai yu nak, nyin ilmu sai dekeni ulih gukhu dapok keti tekhima sai helau. Ghani sinji Miss Rere ngejuk sanak-sanakku Kisi-kisi STS Ganjil yu nak. dang lupa Belajagh ghim bedua luwot yuk nak... Semangat....


KISI-KISI PTS BAHASA LAMPUNG KELAS 4 SEMESTER GENAP


NO

KD

MATERI

INDIKATOR SOAL / STIMULUS

LEVEL KOGNITIF

BENTUK SOAL

NOMOR SOAL

1

4.3.6 Memahami teks narasi tentang cinta tanah air

1. Ngelestariko keghajinan lampung

 

2. nyepok kata-kata sulit

 

3. kata berimbuhan

1.      disajikan teks tentang “Tapis Lampung”,peserta didik dapat menentukan kalimat utama pada paragraph.

2.      disajikan teks tentang “Tapis Lampung”,peserta didik dapat menyebutkan bentuk kain tapis.

3.      disajikan teks tentang “Tapis Lampung”,peserta didik dapat membedakan kain tapis dengan kain-kain dari daerah lainnya

4.      disajikan teks tentang “Tapis Lampung”,peserta didik dapat menyebutkan bahan-bahan kain tapis.

5.      disajikan teks tentang “Tapis Lampung”,peserta didik dapat menyebutkan asal kain tapis.

6.      disajikan gambar,peserta didik dapat menyebutkan jenis keghajinan tradisional masyarakat lampung

7.      Disajikan kalimat,peserta didik dapat mengartikan kata-kata sulit yang terdapat pada kalimat.

8.      Disajikan kalimat,peserta didik dapat melengkapi kalimat dengan kata yang sesuai.

9.      Disajikan sebuah kalimat,peserta didik dapat menentukan kata dasar dari kata berimbuhan.

10.  Disajikan kalimat,peserta didik dapat menunjukkan kata berimbuhan.

11.  Disajikan kalimat,peserta didik dapat menentukan imbuhan kata pada kata dasar.

12.  Disajikan kalimat,peserta didik dapat membedakan kata berimbuhan dengan kata dasar.

13.  Disajikan sebuah kalimat,peserta didik dapat menentukan unsur kalimat berupa subjek.

14.  Disajikan sebuah kalimat,peserta didik dapat menentukan unsur kalimat berupa predikat.

15.  Disajikan sebuah kalimat,peserta didik dapat menentukan unsur kalimat berupa objek.

16.  Disajikan sebuah kalimat,peserta didik dapat menentukan unsur kalimat berupa subjek.

17.  Disajikan sebuah kalimat,peserta didik dapat menentukan perbedaan antara unsur kalimat

18.  Disajikan sebuah kalimat,peserta didik dapat menentukan letak masing-masing unsur kalimat.

19.  Disajikan kalimat bertuliskan aksara,peserta didik dapat membaca aksara dengan benar.

20.  Disajikan kalimat bertuliskan aksara,peserta didik dapat mengartikan kata yang bertulis tebal.

21.  Disajikan kalimat bertuliskan aksara,peserta didik dapat menuliskan ke tulisan latin.

22.  Disajikan kalimat,peserta didik dapat menyalin dengan aksara yang benar.

L3

 

 

 

L3

PG

 

PG

 

PG

 

Isian

 

Isian

 

PG

 

Uraian

 

PG

 

PG

 

PG

 

PG

 

Isian

 

PG

 

PG

 

PG

 

PG

 

Uraian

 

uraian

 

PG

 

PG

 

Isian

 

Isian

1

 

2

 

3

 

1

 

2

 

4

 

1

 

4

 

6

 

7

 

8

 

3

 

9

 

10

 

11

 

12

 

2

 

3

 

13

 

14

 

4

 

5

2

4.3.7 menemukan informasi melalui karangan narasi berbahasa lampung tentang mengapai cita-cita

1. Contoh kalimat langsung dan tak langsung

 

2. Aksara lampung

 

3. propinsi lampung

23.  Disajikan sebuah kalimat,peserta didik dapat menyebutkan termasuk kalimat apakah kalimat tersebut.

24.  Disajikan teks dialog,peserta didik dapat menunjukkan mana kalimat langsung.

25.  Disajikan teks dialog,peserta didik dapat menunjukkan mana kalimat tidak langsung.

26.  Disajikan kalimat,peserta didik dapat membedakan kalimat langsung dan kalimat tidak langsung.

27.  Disajikan teks,peserta didik dapat menyebutkan ciri-ciri kalimat langsung.

28.  Disajikan teks,peserta didik dapat menyebutkan ciri-ciri kalimat tidak langsung.

29.  Disajikan tulisan aksara,peserta didik dapat membaca aksara dengan benar

30.  Disajikan kalimat berbahasa lampung,peserta didik dapat menuliskannya dengan aksara

31.  Disajikan kalimat aksara,peserta didik dapat bunyi aksara yang dimaksud

32.  Disajikan gambar,peserta didik dapat menyebutkan gambar tersebut dalam bahasa lampung.

33.  Disajikan sebuah kata,peserta didik dapat menuliskannya dengan aksara yang benar.

34.  Disajikan teks,peserta didik dapat mengisi bagian yang rumpang dengan kata-kaata yang sesuai.

35.  Disajikan teks,peserta didik dapat mengisi bagian yang rumpang dengan kata-kaata yang sesuai.

36.  Disajikan kalimat,peserta didik dapat menyebutkan judul lagu lampung

37.  Disajikan kalimat,peserta didik dapat menyebutkan letak propinsi lampung

38.  Disajikan kalimat,peserta didik dapat menyebutkan tanda baca dalam aksara.

39.  Disajikan kalimat,peserta didik dapat menyebutkan jumlah anak surat.

40.  Disajikan kalimat,peserta didik dapat menyebutkan fungsi dan kegunaan dari tanda mati.

L3

 

 

 

L2

PG

 

PG

 

PG

 

Isian

 

Isian

 

Isian

 

PG

 

Isian

 

PG

 

PG

 

PG

 

PG

 

PG

 

Uraian

 

PG

 

Uraian

 

PG

 

Isian

 

15

 

16

 

17

 

6

 

7

 

8

 

18

 

9

 

19

 

20

 

21

 

22

 

23

 

4

 

24

 

5

 

25

 

10

 

 


untuk evaluasi :

1.      Silahkan kalian pahami materi atas.

2.      Kerjakan pertanyaan yang sudah miss berikan.

3.   Silahkan hubungi Miss Rere apabila ada kendala.



Kegiatan belajar di kelas hari ini alhamdulillah berjalan dengan baik dan lancar. Peserta didik dapat mengikuti kegiatan dengan antusias. Namun masih ada 2 siswa yang belum memahami dengan baik materi sifat wujud benda sedangkan untuk pelajaran Bahasa Indonesia Sudah tuntas . Demikian pembelajaran hari ini, semoga selalu diberikan pemahaman dalam menuntut ilmu pada hari ini. aamiin....

Materi Ajar kelas 4 Fatimah Az-Zahra kamis 30 Juli 2026

   Nama Guru                   : Dessy Puji Astuti, S.Pd Mata Pelajaran              : PAK, Bahasa Indonesia dan Matematika Hari, Tanggal   ...