Senin, 17 November 2025

Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra Selasa 18 November 2025

 Materi Ajar      : Selasa 18 November 2025

Hari/Tanggal  : Selasa 18 November 2025

Kelas                : IV Fatimah Az Zahra

 

A cartoon of a child and a child giving thumbs up

AI-generated content may be incorrect.


Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah…

Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat

Mari kita awali dengan membaca doa terlebih dahulu semoga kita selalu sehat dan diberikan kemudahan dalam melaksanakan kegiatan ujian hari ini! Jangan lupa tingkatkan iman dan takwa dengan selalu rajin melaksanakan solat 5 waktu, murojaah, sholat sunah Dhuha.

1. Matematika

Capaian Pembelajaran : Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000. Mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, menggunakan nilai tempat, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan uang menggunakan ribuan sebagai satuan. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000. Mereka dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda-benda konkret, gambar dan simbol matematika. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan kelipatan dan faktor. Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan antar-pecahan dengan pembilang satu dan antar-pecahan dengan penyebut yang sama. Mereka dapat mengenali pecahan senilai menggunakan gambar dan simbol matematika. 

Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan desimal. Mereka dapat menyatakan pecahan desimal persepuluhan dan perseratusan, serta menghubungkan pecahan desimal perseratusan dengan konsep persen. 

 

Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik diharapkan dapat:

1. Menjelaskan pengertian pecahan dan bagian-bagiannya (pembilang dan penyebut).

2. Menyebutkan contoh pecahan dengan pembilang 1.

3. Menyatakan bagian dari suatu benda dalam bentuk pecahan dengan pembilang 1

4. Membandingkan pecahan kiniil pembilang 1.

5. Menggunakan pecahan dengan pembilang 1 dalam konteks kehidupan sehari-hari.

A cartoon of a child with a pizza

AI-generated content may be incorrect.

https://youtu.be/0hPRfqPFtt8?si=YAOnKU_3hgu6vE_K

https://youtu.be/0hPRfqPFtt8?si=YAOnKU_3hgu6vE_K

III. Materi Pembelajaran

1. Pengertian Pecahan

Pecahan adalah bilangan yang menyatakan bagian dari keseluruhan.

Pecahan terdiri dari:

Pembilang → angka di atas garis pecahan

Penyebut → angka di bawah garis pecahan

🟰 Contoh:

1/2

Penyebut = 2

 

Artinya: 1 bagian dari 2 bagian sama besar.

2. Pecahan dengan Pembilang 1

Pecahan dengan pembilang 1 adalah pecahan yang memiliki angka 1 di atas garis pecahan.

Contoh:

1/2

1/3

1/4

Artinya:

½ = satu dari dua bagian sama besar

⅓ = satu dari tiga bagian sama besar

¼ = satu dari empat bagian sama besar

 

2. Pendidikan Pancasila

- Capaian Pembelajaran : Peserta didik memahami pentingnya aturan dalam kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, dan masyarakat serta menunjukkan sikap patuh pada aturan untuk mewujudkan ketertiban dan kerukunan

- Tujuan Pembelajran : Murid dapat memahami dan membuat aturan di lingkungan tempat tinggal

A person standing at a desk with a computer

AI-generated content may be incorrect.

https://youtu.be/ZlcLTAQxXek?si=AmNT318j1ceXOSgf

https://youtu.be/ZlcLTAQxXek?si=AmNT318j1ceXOSgf

 

Materi : 

A. Pengertian Aturan

Aturan adalah ketentuan yang dibuat untuk mengatur tingkah laku agar kehidupan bersama berjalan tertib dan aman.

B. Contoh Aturan di Lingkungan Sekitar

1. Di Rumah

Bangun pagi dan membantu orang tua.

Tidak menyalakan televisi saat belajar.

Mematikan lampu saat siang hari.

2. Di Sekolah

Datang tepat waktu.

Memakai seragam sesuai jadwal.

Menghormati guru dan teman.

3. Di Masyarakat

Membuang sampah pada tempatnya.

Tidak bermain di jalan raya.

Mengikuti jadwal ronda atau kerja bakti.

C. Manfaat Mematuhi Aturan

Lingkungan menjadi tertib, aman, dan nyaman.

Menghindari perselisihan.

Melatih tanggung jawab dan disiplin.

D. Akibat Melanggar Aturan

Lingkungan menjadi kacau.

Mendapat teguran atau sanksi.

Merugikan diri sendiri dan orang lain.

 

3. Bahasa Indonesia

Capaian Pembelajaran : Peserta didik mampu memahami ide pokok (gagasan) suatu pesan lisan, informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), dan instruksi lisan yang berkaitan dengan hal-hal menarik di lingkungan sekitar. Peserta didik mampu memahami dan memaknai teks narasi yang dibacakan atau dari media audio.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat:

1. Menjelaskan pengertian majas.

 

2. Mengidentifikasi berbagai jenis majas dalam kalimat atau teks sederhana.

3. Menyebutkan contoh kalimat yang menggunakan majas.

4. Menggunakan majas dalam membuat kalimat atau karangan pendek.

5. Menunjukkan sikap kreatif dan menghargai keindahan bahasa dalam karya sastra.

A white sign with black text

AI-generated content may be incorrect.

https://youtu.be/meajXnuDDzo?si=iHgQBSrKnFppxnJ4

https://youtu.be/meajXnuDDzo?si=iHgQBSrKnFppxnJ4

 Materi Pokok : 

1. Pengertian Majas

Majas adalah gaya bahasa yang digunakan untuk menyampaikan makna secara tidak langsung atau kiasan, agar kalimat menjadi lebih indah, menarik, dan hidup.

2. Jenis-Jenis Majas yang Dipelajari di Kelas 4

a. Majas Perbandingan

Mengungkapkan sesuatu dengan membandingkannya dengan hal lain.

Contoh:

Dia bagaikan bintang di langit.

Wajahnya seperti bulan purnama.

b. Majas Personifikasi

Memberi sifat manusia kepada benda mati.

Contoh:

Daun-daun menari tertiup angin.

 

Matahari tersenyum pagi ini.

c. Majas Hiperbola

Mengungkapkan sesuatu secara berlebihan untuk menimbulkan kesan kuat.

Contoh:

Suaranya menggelegar hingga mengguncang bumi.

Aku menunggumu seribu tahun lamanya.

d. Majas Metafora

Mengungkapkan perbandingan langsung tanpa kata pembanding.

Contoh:

Anak itu adalah bintang kelas.

Dia tangan kanan kepala sekolah.

4. IPAS

Capaian Pembelajaran : Peserta didik memahami bentuk dan fungsi panca indra; siklus hidup makhluk hidup; wujud zat dan perubahannya serta pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari; bentuk dan sumber energi serta perubahannya, gejala kelistrikan dan kemagnetan dalam kehidupan sehari-hari; gaya dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda; pergantian hari, cuaca, dan musim di lingkungan dan pengaruhnya terhadap kehidupan sehari-hari; peran, tugas, dan tanggung jawab serta interaksi sosial yang terjadi di sekitar tempat tinggal dan sekolah; mengenal letak kota/kabupaten dan provinsi tempat tinggalnya melalui peta konvensional/digital; ragam bentang alam serta keterkaitannya dengan profesi masyarakat; keanekaragaman hayati, keragaman budaya, kearifan lokal, sejarah keluarga dan masyarakat tempat tinggalnya, dan upaya pelestariannya; perbedaan kebutuhan dan keinginan, nilai mata uang dan fungsinya

Tujuan Pembelajaran:

- Siswa dapat menjelaskan pengertian musim dan jenis-jenis musim di Indonesia.

- Siswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri musim di Indonesia.

- Siswa dapat menjelaskan pengaruh musim terhadap kehidupan sehari-hari.

- Siswa dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis tentang musim.

A picture of a weather forecast

AI-generated content may be incorrect.

https://youtu.be/glQCpLTWXjA?si=RhzH1RJvVZ3HSNHf

https://youtu.be/glQCpLTWXjA?si=RhzH1RJvVZ3HSNHf

Materi:

Pengertian Musim

Musim adalah periode waktu dalam setahun yang memiliki kondisi cuaca dan iklim yang relatif sama. Musim dapat dipengaruhi oleh letak geografis dan pergerakan bumi.

Jenis-Jenis Musim di Indonesia

1. Musim Hujan: Musim hujan terjadi ketika angin musim barat membawa uap air dari laut ke darat, menyebabkan hujan lebat dan sering.

2. Musim Kemarau: Musim kemarau terjadi ketika angin musim timur membawa udara kering dari darat ke laut, menyebabkan cuaca panas dan kering.

Ciri-Ciri Musim di Indonesia

- Musim Hujan:

- Hujan lebat dan sering

- Cuaca lembab dan dingin

- Tanaman tumbuh subur

- Musim Kemarau:

- Cuaca panas dan kering

- Kekurangan air

- Tanaman layu dan kering

Pengaruh Musim terhadap Kehidupan Sehari-Hari

- Pertanian: Musim hujan cocok untuk menanam padi, sedangkan musim kemarau cocok untuk menanam palawija.

- Perikanan: Musim hujan dapat mempengaruhi hasil tangkapan ikan.

- Kesehatan: Musim hujan dapat menyebabkan penyakit seperti demam berdarah, sedangkan musim kemarau dapat menyebabkan penyakit seperti dehidrasi.


 

Minggu, 16 November 2025

Materi Ajar kelas 4 Fatimah Az-Zahra Senin 17 November

 

Materi Ajar      : Senin 17 November 2025

Hari/Tanggal  : Senin 17 November 2025

Kelas                : IV Fatimah Az Zahra

 

A cartoon of a child and a child giving thumbs up

AI-generated content may be incorrect.


Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah…

Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat

Mari kita awali dengan membaca doa terlebih dahulu semoga kita selalu sehat dan diberikan kemudahan dalam melaksanakan kegiatan ujian hari ini! Jangan lupa tingkatkan iman dan takwa dengan selalu rajin melaksanakan solat 5 waktu, murojaah, sholat sunah Dhuha.

1. Matematika

Capaian Pembelajaran : Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000. Mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, menggunakan nilai tempat, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan uang menggunakan ribuan sebagai satuan. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000. Mereka dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda-benda konkret, gambar dan simbol matematika. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan kelipatan dan faktor. Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan antar-pecahan dengan pembilang satu dan antar-pecahan dengan penyebut yang sama. Mereka dapat mengenali pecahan senilai menggunakan gambar dan simbol matematika. 

Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan desimal. Mereka dapat menyatakan pecahan desimal persepuluhan dan perseratusan, serta menghubungkan pecahan desimal perseratusan dengan konsep persen. 

 

Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik diharapkan dapat:

1. Menjelaskan pengertian pecahan dan bagian-bagiannya (pembilang dan penyebut).

2. Menyebutkan contoh pecahan dengan pembilang 1.

3. Menyatakan bagian dari suatu benda dalam bentuk pecahan dengan pembilang 1

4. Membandingkan pecahan kiniil pembilang 1.

5. Menggunakan pecahan dengan pembilang 1 dalam konteks kehidupan sehari-hari.

A cartoon of a child with a pizza

AI-generated content may be incorrect.

https://youtu.be/0hPRfqPFtt8?si=YAOnKU_3hgu6vE_K

https://youtu.be/0hPRfqPFtt8?si=YAOnKU_3hgu6vE_K

III. Materi Pembelajaran

1. Pengertian Pecahan

Pecahan adalah bilangan yang menyatakan bagian dari keseluruhan.

Pecahan terdiri dari:

Pembilang → angka di atas garis pecahan

Penyebut → angka di bawah garis pecahan

🟰 Contoh:

1/2

Penyebut = 2

 

Artinya: 1 bagian dari 2 bagian sama besar.

2. Pecahan dengan Pembilang 1

Pecahan dengan pembilang 1 adalah pecahan yang memiliki angka 1 di atas garis pecahan.

Contoh:

1/2

1/3

1/4

Artinya:

½ = satu dari dua bagian sama besar

⅓ = satu dari tiga bagian sama besar

¼ = satu dari empat bagian sama besar

 

2. Pendidikan Pancasila

- Capaian Pembelajaran : Peserta didik memahami pentingnya aturan dalam kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, dan masyarakat serta menunjukkan sikap patuh pada aturan untuk mewujudkan ketertiban dan kerukunan

- Tujuan Pembelajran : Murid dapat memahami dan membuat aturan di lingkungan tempat tinggal

A person standing at a desk with a computer

AI-generated content may be incorrect.

https://youtu.be/ZlcLTAQxXek?si=AmNT318j1ceXOSgf

https://youtu.be/ZlcLTAQxXek?si=AmNT318j1ceXOSgf

 

Materi : 

A. Pengertian Aturan

Aturan adalah ketentuan yang dibuat untuk mengatur tingkah laku agar kehidupan bersama berjalan tertib dan aman.

B. Contoh Aturan di Lingkungan Sekitar

1. Di Rumah

Bangun pagi dan membantu orang tua.

Tidak menyalakan televisi saat belajar.

Mematikan lampu saat siang hari.

2. Di Sekolah

Datang tepat waktu.

Memakai seragam sesuai jadwal.

Menghormati guru dan teman.

3. Di Masyarakat

Membuang sampah pada tempatnya.

Tidak bermain di jalan raya.

Mengikuti jadwal ronda atau kerja bakti.

C. Manfaat Mematuhi Aturan

Lingkungan menjadi tertib, aman, dan nyaman.

Menghindari perselisihan.

Melatih tanggung jawab dan disiplin.

D. Akibat Melanggar Aturan

Lingkungan menjadi kacau.

Mendapat teguran atau sanksi.

Merugikan diri sendiri dan orang lain.


3. IPAS

Capaian Pembelajaran : Peserta didik memahami bentuk dan fungsi panca indra; siklus hidup makhluk hidup; wujud zat dan perubahannya serta pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari; bentuk dan sumber energi serta perubahannya, gejala kelistrikan dan kemagnetan dalam kehidupan sehari-hari; gaya dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda; pergantian hari, cuaca, dan musim di lingkungan dan pengaruhnya terhadap kehidupan sehari-hari; peran, tugas, dan tanggung jawab serta interaksi sosial yang terjadi di sekitar tempat tinggal dan sekolah; mengenal letak kota/kabupaten dan provinsi tempat tinggalnya melalui peta konvensional/digital; ragam bentang alam serta keterkaitannya dengan profesi masyarakat; keanekaragaman hayati, keragaman budaya, kearifan lokal, sejarah keluarga dan masyarakat tempat tinggalnya, dan upaya pelestariannya; perbedaan kebutuhan dan keinginan, nilai mata uang dan fungsinya

Tujuan Pembelajaran:

- Siswa dapat menjelaskan pengertian musim dan jenis-jenis musim di Indonesia.

- Siswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri musim di Indonesia.

- Siswa dapat menjelaskan pengaruh musim terhadap kehidupan sehari-hari.

- Siswa dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis tentang musim.

A picture of a weather forecast

AI-generated content may be incorrect.

https://youtu.be/glQCpLTWXjA?si=RhzH1RJvVZ3HSNHf

https://youtu.be/glQCpLTWXjA?si=RhzH1RJvVZ3HSNHf

Materi:

Pengertian Musim

Musim adalah periode waktu dalam setahun yang memiliki kondisi cuaca dan iklim yang relatif sama. Musim dapat dipengaruhi oleh letak geografis dan pergerakan bumi.

Jenis-Jenis Musim di Indonesia

1. Musim Hujan: Musim hujan terjadi ketika angin musim barat membawa uap air dari laut ke darat, menyebabkan hujan lebat dan sering.

2. Musim Kemarau: Musim kemarau terjadi ketika angin musim timur membawa udara kering dari darat ke laut, menyebabkan cuaca panas dan kering.

Ciri-Ciri Musim di Indonesia

- Musim Hujan:

- Hujan lebat dan sering

- Cuaca lembab dan dingin

- Tanaman tumbuh subur

- Musim Kemarau:

- Cuaca panas dan kering

- Kekurangan air

- Tanaman layu dan kering

Pengaruh Musim terhadap Kehidupan Sehari-Hari

- Pertanian: Musim hujan cocok untuk menanam padi, sedangkan musim kemarau cocok untuk menanam palawija.

- Perikanan: Musim hujan dapat mempengaruhi hasil tangkapan ikan.

- Kesehatan: Musim hujan dapat menyebabkan penyakit seperti demam berdarah, sedangkan musim kemarau dapat menyebabkan penyakit seperti dehidrasi.

 

4. Bahasa Indonesia

Capaian Pembelajaran : Peserta didik mampu memahami ide pokok (gagasan) suatu pesan lisan, informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), dan instruksi lisan yang berkaitan dengan hal-hal menarik di lingkungan sekitar. Peserta didik mampu memahami dan memaknai teks narasi yang dibacakan atau dari media audio.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat:

1. Menjelaskan pengertian majas.

 

2. Mengidentifikasi berbagai jenis majas dalam kalimat atau teks sederhana.

3. Menyebutkan contoh kalimat yang menggunakan majas.

4. Menggunakan majas dalam membuat kalimat atau karangan pendek.

5. Menunjukkan sikap kreatif dan menghargai keindahan bahasa dalam karya sastra.

A white sign with black text

AI-generated content may be incorrect.

https://youtu.be/meajXnuDDzo?si=iHgQBSrKnFppxnJ4

https://youtu.be/meajXnuDDzo?si=iHgQBSrKnFppxnJ4

 Materi Pokok : 

1. Pengertian Majas

Majas adalah gaya bahasa yang digunakan untuk menyampaikan makna secara tidak langsung atau kiasan, agar kalimat menjadi lebih indah, menarik, dan hidup.

2. Jenis-Jenis Majas yang Dipelajari di Kelas 4

a. Majas Perbandingan

Mengungkapkan sesuatu dengan membandingkannya dengan hal lain.

Contoh:

Dia bagaikan bintang di langit.

Wajahnya seperti bulan purnama.

b. Majas Personifikasi

Memberi sifat manusia kepada benda mati.

Contoh:

Daun-daun menari tertiup angin.

 

Matahari tersenyum pagi ini.

c. Majas Hiperbola

Mengungkapkan sesuatu secara berlebihan untuk menimbulkan kesan kuat.

Contoh:

Suaranya menggelegar hingga mengguncang bumi.

Aku menunggumu seribu tahun lamanya.

d. Majas Metafora

Mengungkapkan perbandingan langsung tanpa kata pembanding.

Contoh:

Anak itu adalah bintang kelas.

Dia tangan kanan kepala sekolah.

 

Kamis, 13 November 2025

Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra Jumat 14 November

 

Materi Ajar      : Jumat 14 November 2025

Hari/Tanggal  : jumat 14 November 2025

Kelas                : IV Fatimah Az Zahra

 

A cartoon of a child and a child giving thumbs up

AI-generated content may be incorrect.


Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah…

Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat

Mari kita awali dengan membaca doa terlebih dahulu semoga kita selalu sehat dan diberikan kemudahan dalam melaksanakan kegiatan ujian hari ini! Jangan lupa tingkatkan iman dan takwa dengan selalu rajin melaksanakan solat 5 waktu, murojaah, sholat sunah Dhuha.

1. Seni Rupa

A hand drawing a pattern on a paper

AI-generated content may be incorrect.

https://youtu.be/IgTHC5oONXQ?si=U9sUCJR6StyCyNbL

https://youtu.be/IgTHC5oONXQ?si=U9sUCJR6StyCyNbL

Membuat Ragam Hias Dekoratif Sederhana

Tujuan Pembelajaran

1. Siswa dapat memahami konsep ragam hias dekoratif.

2. Siswa dapat mengidentifikasi jenis-jenis ragam hias dekoratif.

3. Siswa dapat membuat ragam hias dekoratif sederhana dengan menggunakan bahan-bahan yang ada di sekitar.

Konsep Ragam Hias Dekoratif

Ragam hias dekoratif adalah suatu karya seni yang dibuat untuk memperindah atau menghiasi suatu objek atau ruangan. Ragam hias dekoratif dapat berupa gambar, pola, atau bentuk yang memiliki nilai estetika dan keindahan.

Jenis-Jenis Ragam Hias Dekoratif

1. Ragam hias flora (tumbuhan)

2. Ragam hias fauna (hewan)

3. Ragam hias geometris (bentuk-bentuk geometris)

4. Ragam hias abstrak (bentuk-bentuk tidak beraturan)

Bahan-Bahan yang Digunakan

- Kertas

- Pensil

- Spidol

- Krayon

- Glem

- Bahan-bahan alam (daun, bunga, dll)

Langkah-Langkah Membuat Ragam Hias Dekoratif Sederhana

1. Pilihlah tema atau objek yang ingin dibuat.

2. Buatlah sketsa atau gambar dasar.

3. Tambahkan detail dan hiasan.

4. Warnai dengan menggunakan spidol atau krayon.

5. Tambahkan glem atau hiasan lainnya.

Contoh Ragam Hias Dekoratif Sederhana

- Gambar bunga dengan pola geometris

- Gambar hewan dengan hiasan abstrak

- Gambar tumbuhan dengan hiasan flora

Penilaian

1.     Kreativitas dan originalitas

2.     Keterampilan menggambar dan mewarnai

3.     Keseluruhan hasil karya

 2. Pendidikan Pancasila

- Capaian Pembelajaran : Peserta didik mengidentifikasi dan melaksanakan aturan di sekolah dan lingkungan tempat tinggal; mengidentifikasi dan melaksanakan hak dan kewajiban sebagai anggota keluarga dan sebagai warga sekolah. 

- Tujuan Pembelajaran : Murid dapat memahami dan membuat aturan di lingkungan tempat tinggal. 

A green sign with white text

AI-generated content may be incorrect.

Materi : https://youtu.be/ZlcLTAQxXek?si=eCLI6_tFi0m4KSi3

https://youtu.be/ZlcLTAQxXek?si=eCLI6_tFi0m4KSi3

Aturan di Lingkungan Sekitar

1. Pentingnya Aturan: Aturan dibuat untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan bersama di lingkungan sekitar seperti rumah, sekolah, dan masyarakat.

2. Contoh Aturan di Lingkungan:

    - Di sekolah: Mengikuti aturan berpakaian, menghormati guru, tidak berbuat gaduh di kelas.

    - Di rumah: Membantu orang tua, menjaga kebersihan, tidak membuat keributan.

    - Di masyarakat: Menghormati tetangga, menjaga kebersihan lingkungan, mengikuti aturan lalu lintas.

Nilai-nilai Pancasila yang Terkait

1.     Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa (menghormati aturan sebagai bentuk ketaatan pada nilai-nilai ketuhanan).

2.     Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab (menghargai hak dan kewajiban diri sendiri dan orang lain).

3.     Sila Kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia (menjaga keadilan dan ketertiban untuk kebaikan bersama).

 

Rabu, 12 November 2025

Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra kamis 13 November 2025

 

Materi Ajar      : Kamis 13 November 2025

Hari/Tanggal  : Kamis 13 November 2025

Kelas                : IV Fatimah Az Zahra

 

A cartoon of a child and a child giving thumbs up

AI-generated content may be incorrect.


Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah…

Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat

Mari kita awali dengan membaca doa terlebih dahulu semoga kita selalu sehat dan diberikan kemudahan dalam melaksanakan kegiatan ujian hari ini! Jangan lupa tingkatkan iman dan takwa dengan selalu rajin melaksanakan solat 5 waktu, murojaah, sholat sunah Dhuha.

1.Matematika

Capaian Pembelajaran : Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000. Mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, menggunakan nilai tempat, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan uang menggunakan ribuan sebagai satuan. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000. Mereka dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda-benda konkret, gambar dan simbol matematika. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan kelipatan dan faktor. Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan antar-pecahan dengan pembilang satu dan antar-pecahan dengan penyebut yang sama. Mereka dapat mengenali pecahan senilai menggunakan gambar dan simbol matematika. 

Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan desimal. Mereka dapat menyatakan pecahan desimal persepuluhan dan perseratusan, serta menghubungkan pecahan desimal perseratusan dengan konsep persen. 

- Tujuan Pembelajaran : 

1. Mengenal pecahan dengan pembilang 1 sebagai bagian dari keseluruhan.

2. Menyebutkan dan menuliskan pecahan satuan dengan benar.

3. Menunjukkan pecahan satuan menggunakan gambar atau benda konkret.

4. Membandingkan pecahan satuan secara sederhana (mana yang lebih besar atau kecil).

A cartoon of a child with a pizza

AI-generated content may be incorrect.

Materi Inti

1. Pengertian Pecahan

Pecahan adalah bilangan yang menunjukkan bagian dari keseluruhan.

Contoh: jika sebuah kue dibagi menjadi 4 bagian sama besar, maka 1 bagian dari kue itu disebut seperempat (¼) dari keseluruhan kue.

2. Pecahan dengan Pembilang 1 (Pecahan Satuan)

Pecahan dengan pembilang 1 disebut pecahan satuan.

Ciri-cirinya:

Pembilang = 1

Menunjukkan satu bagian dari keseluruhan yang dibagi sama besar

Contoh:

Pecahan Cara Baca Arti

½ Seperdua Satu dari dua bagian sama besar

⅓ Sepertiga Satu dari tiga bagian sama besar

¼ Seperempat Satu dari empat bagian sama besar

⅕ Seperlima Satu dari lima bagian sama besar

3. Menunjukkan Pecahan dalam Gambar

Contoh:

Sebuah kue dibagi menjadi 4 bagian sama besar.

Jika diambil 1 bagian, berarti kita mengambil ¼ dari kue itu.

Diarsir 1 bagian → menunjukkan pecahan ¼.

4. Membandingkan Pecahan Satuan

Semakin banyak penyebutnya, semakin kecil nilainya.

Contoh:

½ lebih besar dari ⅓

⅓ lebih besar dari ¼

Karena: semakin banyak bagian yang dibagi, maka setiap bagian semakin kecil.

 Contoh Soal

1. Kue dibagi menjadi 3 bagian sama besar. Jika kamu makan 1 bagian, berapa pecahan kue yang kamu makan?

➜ Jawaban: ⅓

2. Manakah yang lebih besar: ½ atau ¼?

➜ Jawaban: ½ lebih besar dari ¼

3. Lingkari pecahan satuan berikut:

a. ½ b. ⅔ c. ¼ d. ¾

➜ Jawaban: ½ dan ¼

2. Bahasa Indonesia

Capaian Pembelajaran: 

Peserta didik mampu memahami ide pokok (gagasan) suatu pesan lisan, informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), dan instruksi lisan yang berkaitan dengan hal-hal menarik di lingkungan sekitar. Peserta didik mampu memahami dan memaknai teks narasi yang dibacakan atau dari media audio.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat:

1. Menjelaskan pengertian majas.

2. Mengidentifikasi berbagai jenis majas dalam kalimat atau teks sederhana.

3. Menyebutkan contoh kalimat yang menggunakan majas.

4. Menggunakan majas dalam membuat kalimat atau karangan pendek.

5. Menunjukkan sikap kreatif dan menghargai keindahan bahasa dalam karya sastra.

A white sign with black text

AI-generated content may be incorrect.

https://youtu.be/meajXnuDDzo?si=iHgQBSrKnFppxnJ4

https://youtu.be/meajXnuDDzo?si=iHgQBSrKnFppxnJ4

 Materi Pokok: 

1. Pengertian Majas

Majas adalah gaya bahasa yang digunakan untuk menyampaikan makna secara tidak langsung atau kiasan, agar kalimat menjadi lebih indah, menarik, dan hidup.

2. Jenis-Jenis Majas yang Dipelajari di Kelas 4

a. Majas Perbandingan

Mengungkapkan sesuatu dengan membandingkannya dengan hal lain.

Contoh:

Dia bagaikan bintang di langit.

Wajahnya seperti bulan purnama.

b. Majas Personifikasi

Memberi sifat manusia kepada benda mati.

Contoh:

Daun-daun menari tertiup angin.

Matahari tersenyum pagi ini.

c. Majas Hiperbola

Mengungkapkan sesuatu secara berlebihan untuk menimbulkan kesan kuat.

Contoh:

Suaranya menggelegar hingga mengguncang bumi.

Aku menunggumu seribu tahun lamanya.

d. Majas Metafora

Mengungkapkan perbandingan langsung tanpa kata pembanding.

Contoh:

Anak itu adalah bintang kelas.

Dia tangan kanan kepala sekolah.

3. Seni Rupa

A hand drawing a pattern on a paper

AI-generated content may be incorrect.

https://youtu.be/IgTHC5oONXQ?si=U9sUCJR6StyCyNbL

https://youtu.be/IgTHC5oONXQ?si=U9sUCJR6StyCyNbL

Membuat Ragam Hias Dekoratif Sederhana

Tujuan Pembelajaran

1. Siswa dapat memahami konsep ragam hias dekoratif.

2. Siswa dapat mengidentifikasi jenis-jenis ragam hias dekoratif.

3. Siswa dapat membuat ragam hias dekoratif sederhana dengan menggunakan bahan-bahan yang ada di sekitar.

Konsep Ragam Hias Dekoratif

Ragam hias dekoratif adalah suatu karya seni yang dibuat untuk memperindah atau menghiasi suatu objek atau ruangan. Ragam hias dekoratif dapat berupa gambar, pola, atau bentuk yang memiliki nilai estetika dan keindahan.

Jenis-Jenis Ragam Hias Dekoratif

1. Ragam hias flora (tumbuhan)

2. Ragam hias fauna (hewan)

3. Ragam hias geometris (bentuk-bentuk geometris)

4. Ragam hias abstrak (bentuk-bentuk tidak beraturan)

Bahan-Bahan yang Digunakan

- Kertas

- Pensil

- Spidol

- Krayon

- Glem

- Bahan-bahan alam (daun, bunga, dll)

Langkah-Langkah Membuat Ragam Hias Dekoratif Sederhana

1. Pilihlah tema atau objek yang ingin dibuat.

2. Buatlah sketsa atau gambar dasar.

3. Tambahkan detail dan hiasan.

4. Warnai dengan menggunakan spidol atau krayon.

5. Tambahkan glem atau hiasan lainnya.

Contoh Ragam Hias Dekoratif Sederhana

- Gambar bunga dengan pola geometris

- Gambar hewan dengan hiasan abstrak

- Gambar tumbuhan dengan hiasan flora

Penilaian

1.     Kreativitas dan originalitas

2.     Keterampilan menggambar dan mewarnai

3.     Keseluruhan hasil karya

 

Materi ajar kelas 4 Fatimah Az-Zahra jumat 16 oktober 2026

  Materi Ajar Matematika Kelas 4 SD Al Azhar 1 Bandar Lampung Jum'at, 16 Oktober 2026 Belajar dengan pendekatan Mindful, Meaningful, dan...