PELAJARAN 1 • BAHASA INDONESIA
TEKS ARGUMENTASI
Identitas
Nama Guru: Dessy Puji Astuti, S.Pd.
Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
Hari / Tanggal: Kamis / 22 Oktober 2026
Fase / Kelas: B / 4 Fatimah Az-Zahra
Materi: Teks Argumentasi
Pertemuan Ke: 1
Capaian Pembelajaran (CP)
Acuan: Panduan Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Fase A–F, Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, 2025.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Tujuan Pembelajaran MAMiJOY
- Mindful (berkesadaran): Murid mengenali pendapatnya sendiri dan memikirkan alasan sebelum menyampaikan pendapat.
- Meaningful (bermakna): Murid menghubungkan teks argumentasi dengan kejadian sehari-hari, misalnya menjaga kebersihan kelas.
- Joyful (menyenangkan): Murid bertukar pendapat melalui permainan “Setuju atau Tidak Setuju” dengan tetap menghargai teman.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid mengidentifikasi pengertian, tujuan, struktur sederhana, dan ciri bahasa teks argumentasi.
- Murid menyusun teks argumentasi sederhana yang berisi pendapat, alasan yang logis, dan penegasan ulang.
Pembahasan Materi
1. Apersepsi
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا
Latin: Yā ayyuhallażīna āmanū in jā'akum fāsiqum binaba'in fatabayyanū.
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya...” (QS. Al-Hujurat [49]: 6, penggalan ayat).
Kaitan dengan materi: Saat menulis argumentasi, kita perlu menyampaikan pendapat dengan alasan yang masuk akal dan berdasarkan informasi yang benar. Kita tidak boleh menyebarkan kabar yang belum diperiksa kebenarannya.
2. Pengajaran Materi
A. Pengertian Teks Argumentasi
Teks argumentasi adalah tulisan yang berisi pendapat penulis tentang suatu masalah, disertai alasan atau bukti yang mendukung pendapat tersebut. Tujuannya agar pembaca memahami alasan di balik pendapat kita. Pendapat boleh berbeda, tetapi harus disampaikan dengan sopan dan logis.
B. Struktur Sederhana Teks Argumentasi
| Bagian | Penjelasan | Contoh |
|---|---|---|
| Pendapat | Gagasan yang ingin disampaikan. | Menurut saya, kelas harus dijaga kebersihannya. |
| Alasan | Penjelasan yang mendukung pendapat. | Kelas yang bersih membuat belajar lebih nyaman dan mengurangi sampah berserakan. |
| Penegasan ulang | Penutup yang menegaskan pendapat. | Karena itu, semua murid perlu ikut menjaga kebersihan kelas. |
C. Ciri-Ciri Teks Argumentasi
- Memuat pendapat yang jelas.
- Disertai alasan, fakta, atau contoh yang relevan.
- Disusun secara runtut dan mudah dipahami.
- Menggunakan bahasa yang santun dan tidak menghina orang lain.
- Kesimpulannya berkaitan dengan pendapat yang disampaikan.
D. Langkah Menulis Teks Argumentasi
- Pilih kejadian atau masalah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
- Tentukan pendapatmu tentang masalah tersebut.
- Tuliskan dua alasan yang mendukung pendapat.
- Tutup dengan penegasan ulang atau saran.
- Baca kembali tulisan untuk memeriksa ejaan, kejelasan alasan, dan kesantunan bahasa.
Contoh Soal 1
Situasi: Beberapa murid membiarkan bungkus makanan di bawah meja.
Pertanyaan: Tuliskan satu pendapat dan dua alasan mengapa sampah harus dibuang ke tempat sampah.
Contoh jawaban: “Menurut saya, sampah harus dibuang ke tempat sampah. Sampah yang berserakan membuat kelas kotor dan dapat mengundang serangga. Oleh karena itu, setiap murid harus membuang sampah pada tempatnya.”
Contoh Soal 2
Situasi: Sekolah akan memilih antara menambah tanaman di halaman atau membiarkan halaman kosong.
Pertanyaan: Pilih satu pendapat dan berikan alasan yang mendukungnya.
Contoh jawaban: “Saya setuju halaman sekolah ditanami tumbuhan. Tanaman membuat halaman lebih teduh dan indah. Murid juga dapat belajar merawat makhluk hidup.”
Video Pembelajaran
Judul: Mengenal Teks Argumentasi – Video Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 4 Kurikulum Merdeka
Guru dapat meninjau video terlebih dahulu dan memilih bagian yang sesuai dengan kebutuhan kelas.
Asesmen Formatif Berbasis HOTS
Bacalah setiap soal dengan teliti. Untuk soal pilihan ganda, pilih jawaban yang paling tepat. Kerjakan isian dan esai di buku tulis.
1. Rani berkata, “Menurut saya, kita perlu membaca setiap hari karena membaca menambah pengetahuan.” Bagian yang menunjukkan alasan adalah …
A. Menurut saya
B. Kita perlu membaca setiap hari
C. Membaca menambah pengetahuan
D. Rani berkata
A. Karena taman berwarna hijau
B. Karena taman yang terawat membuat lingkungan nyaman dan tanaman tumbuh baik
C. Karena semua teman menyukai taman
D. Karena Dito ingin cepat pulang
A. Langsung menyebarkannya
B. Menambahkan cerita agar menarik
C. Memeriksa kebenaran informasi terlebih dahulu
D. Menyalahkan petugas perpustakaan
A. Botol itu berwarna biru.
B. Saya membeli botol kemarin.
C. Jadi, membawa botol minum sendiri dapat membantu mengurangi sampah kemasan.
D. Banyak murid datang pagi.
A. Menambahkan alasan atau contoh yang relevan
B. Mengulang pendapat sebanyak mungkin
C. Menggunakan kata-kata yang mengejek
D. Menghapus seluruh tulisannya
6. Teks argumentasi berisi pendapat yang didukung oleh ….
7. Sebelum menggunakan suatu kabar sebagai dasar pendapat, kita perlu memeriksa … kabar tersebut.
8. Tuliskan satu kata atau ungkapan yang dapat digunakan untuk menegaskan kembali pendapat, misalnya “oleh karena itu” atau ….
9. Sekolah ingin mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Tuliskan teks argumentasi singkat yang berisi pendapat, dua alasan, dan penegasan ulang.
10. Temanmu berpendapat bahwa piket kelas hanya tugas petugas kebersihan. Apakah kamu setuju? Jelaskan pendapatmu dengan dua alasan yang logis dan bahasa yang santun.
Kesimpulan
Refleksi Pembelajaran
Pelajaran 2 — Matematika
Identitas
Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd.
Mata Pelajaran : Matematika
Hari / Tanggal : Selasa / 20 Oktober 2026
Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra
Materi : Pecahan
Pertemuan Ke : 2
Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu membandingkan dan mengurutkan pecahan dengan pembilang satu serta pecahan berpenyebut sama. Peserta didik mampu menggunakan representasi konkret, gambar, garis bilangan, dan simbol untuk menjelaskan hubungan antarpecahan dalam masalah sehari-hari.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Melakukan perbandingan dan pengurutan pecahan dengan pembilang satu dan antarpecahan dengan penyebut yang sama.
Tujuan Pembelajaran Mamijoy
- Mindful: murid mengamati bagian-bagian utuh dan pecahan secara teliti.
- Meaningful: murid menghubungkan pecahan dengan pembagian makanan, ukuran, dan bagian benda dalam kehidupan sehari-hari.
- Joyful: murid bermain kartu pecahan dan menyusun pecahan pada garis bilangan secara berkelompok.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid membandingkan pecahan berpembilang satu menggunakan gambar atau garis bilangan.
- Murid membandingkan dan mengurutkan pecahan berpenyebut sama menggunakan tanda <, >, atau =.
Pembahasan Materi
1. Apersepsi
Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
وَإِذَا كَالُوهُمْ أَوْ وَزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ
Wa iżā kālūhum au wazanūhum yukhsirūn.
“Dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.” (QS. Al-Muṭaffifīn: 3)
Ayat ini mengajarkan kejujuran dan ketepatan dalam membagi atau menakar. Saat belajar pecahan, kita harus membandingkan bagian dengan teliti dan tidak mengurangi hak orang lain.
2. Pengajaran Materi
A. Mengenal pecahan
Pecahan menyatakan bagian dari keseluruhan. Pada pecahan a/b, angka di atas disebut pembilang, sedangkan angka di bawah disebut penyebut. Penyebut menunjukkan banyak bagian yang sama, dan pembilang menunjukkan banyak bagian yang diambil.
B. Membandingkan pecahan dengan pembilang satu
Jika pembilang sama-sama 1, pecahan dengan penyebut lebih kecil memiliki nilai lebih besar. Contoh: 1/2 > 1/4, karena satu benda yang dibagi menjadi dua menghasilkan bagian lebih besar daripada benda yang dibagi menjadi empat.
C. Membandingkan pecahan dengan penyebut sama
Jika penyebut sama, bandingkan pembilangnya. Pembilang lebih besar berarti nilai pecahan lebih besar. Contoh: 3/8 > 2/8.
D. Mengurutkan pecahan
Untuk mengurutkan pecahan, bandingkan nilainya lalu susun dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya.
Jawaban: 1/5, 1/3, 1/2.
Jawaban: 7/9, 5/9, 2/9.
Tambahan: Pecahan Senilai
Pecahan senilai adalah pecahan yang memiliki nilai sama walaupun pembilang dan penyebutnya berbeda. Pecahan senilai dapat diperoleh dengan mengalikan atau membagi pembilang dan penyebut dengan bilangan yang sama.
Hubungan Pecahan, Desimal, dan Persen
Pecahan dapat ditulis dalam bentuk desimal dan persen. Untuk mengubah pecahan berpenyebut 10 atau 100, tuliskan nilai tempatnya. Persen berarti “per seratus”.
| Pecahan | Desimal | Persen |
|---|---|---|
| 1/2 | 0,5 | 50% |
| 1/4 | 0,25 | 25% |
| 3/4 | 0,75 | 75% |
Video Pembelajaran
Asesmen Formatif Berbasis HOTS
A. Pilihan Ganda
A. 1/5 B. 1/2 C. keduanya sama D. tidak dapat dibandingkan
A. 1/8 B. 1/6 C. 1/4 D. 1/10
A. 5/7, 3/7, 2/7 B. 2/7, 3/7, 5/7 C. 3/7, 2/7, 5/7 D. 2/7, 5/7, 3/7
A. Rani membaca lebih banyak B. Dito membaca lebih banyak C. sama banyak D. tidak bisa dibandingkan
A. bagian 1/3 B. bagian 1/6 C. bagian 1/4 D. semua sama
B. Isian
C. Esai
Klik untuk membuka kunci jawaban Matematika
Pilihan ganda: 1. B, 2. C, 3. B, 4. B, 5. B.
Isian: 6. <, 7. 7/8, 5/8, 3/8, 8. penyebut.
Esai: 9. 1/3 lebih besar karena satu benda yang dibagi menjadi tiga menghasilkan bagian lebih besar daripada jika dibagi menjadi enam. 10. Rafi makan lebih banyak, karena 5/8 lebih besar daripada 3/8.
Kesimpulan
Ringkasan inti materi: Pecahan membandingkan bagian dengan keseluruhan. Untuk pembilang satu, penyebut lebih kecil berarti pecahan lebih besar. Untuk penyebut sama, pembilang lebih besar berarti pecahan lebih besar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar