Selasa, 18 Agustus 2026

Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra. Rabu, 26 Agustus 2026

 

Materi Pembelajaran Kelas 4 Fatimah Az-Zahra

Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, dan Seni Rupa |

Identitas

Nama GuruDessy Puji Astuti, S.Pd.
Hari / TanggalRabu / 26 Agustus 2026
Fase / KelasB / 4 Fatimah Az-Zahra 
Pertemuan Ke1
Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Bahasa Indonesia
Seni Rupa
MateriPendidikan Pancasila: Perangkat desa dan Keluaran Bahasa Indonesia: Menulis Surat
Seni Rupa: Tekstur

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu yang bermanfaat. Sudahkah kalian salat Subuh hari ini? Jangan lupa, karena salat adalah kewajiban setiap muslim. Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang telah menciptakan kita dan Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan.

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا
Wa qul rabbi zidnii ‘ilmaa.
“Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku.” (QS. Taha: 114)

Ayat tersebut mengajarkan bahwa peserta didik hendaknya memiliki semangat untuk terus belajar. Menulis surat, mengamati tekstur, dan mengenal perangkat pemerintahan di lingkungan sekitar merupakan kegiatan untuk menambah ilmu, melatih ketelitian, serta membangun kepedulian terhadap masyarakat.

📖Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala — Berkaitan dengan Ilmu dan Karya Nyata

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍ
"Yarfa'illaahul ladziina aamanuu minkum walladziina uutul 'ilma darajaat..."
"Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat."
Ayat ini mengingatkan kita bahwa ilmu pengetahuan sangat mulia di sisi Allah. Ketika kita belajar Pancasila, Bahasa Indonesia, dan Seni rupa hari ini — kita sedang mengangkat derajat kita sendiri melalui ilmu! 🌸
📚 QS. Al-Mujadilah (58): 11

1. Pendidikan Pancasila — Perangkat Desa dan Kelurahan

Capaian Pembelajaran: Peserta didik mengenal lingkungan tempat tinggal, memahami peran warga dan lembaga pemerintahan di sekitarnya, serta menunjukkan sikap kerja sama dan tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat.

Tujuan Pembelajaran: Murid dapat mengenal perangkat desa dan kelurahan yang berperan di lingkungan masyarakat serta menjelaskan tugasnya secara sederhana.

Alur Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi perbedaan umum desa dan kelurahan.
  2. Mengenal kepala desa atau lurah serta perangkat yang membantu pelayanan masyarakat.
  3. Menjelaskan contoh pelayanan di kantor desa atau kelurahan.
  4. Menghubungkan peran perangkat wilayah dengan kebutuhan warga.
  5. Menunjukkan sikap menghargai, tertib, dan bertanggung jawab sebagai warga masyarakat.

Model / Metode: Pembelajaran kontekstual dan bermain peran. Diskusi, pengamatan lingkungan, tanya jawab, peta konsep, dan simulasi pelayanan dipilih karena materi akan lebih mudah dipahami melalui contoh yang dekat dengan kehidupan peserta didik.

Video Pembelajaran: Pencarian Video Perangkat Desa dan Kelurahan Kelas 4.

Materi

Desa dan kelurahan merupakan wilayah tempat masyarakat tinggal dan memperoleh pelayanan. Desa biasanya dipimpin oleh kepala desa, sedangkan kelurahan dipimpin oleh lurah. Dalam menjalankan tugasnya, kepala desa atau lurah dibantu oleh perangkat sesuai ketentuan dan struktur wilayahnya. Contoh pelayanan yang dapat dikenal peserta didik antara lain surat pengantar, pendataan warga, informasi kegiatan masyarakat, dan pelayanan administrasi.

WilayahPimpinanContoh Peran
DesaKepala DesaMenyelenggarakan pemerintahan desa dan melayani kebutuhan masyarakat desa.
KelurahanLurahMengoordinasikan pelayanan pemerintahan dan kemasyarakatan di kelurahan.
Perangkat / staf pelayananMembantu pimpinan wilayahMembantu administrasi, pendataan, informasi, dan pelayanan warga sesuai tugasnya.

Asesmen Formatif

Pilihan Ganda: 1. Pemimpin desa disebut … A. lurah B. kepala desa C. camat D. ketua kelas
2. Pemimpin kelurahan disebut … A. lurah B. kepala desa C. kepala sekolah D. ketua RT
3. Salah satu contoh pelayanan masyarakat adalah … A. membuat keributan B. pelayanan administrasi C. merusak fasilitas D. mengabaikan warga
4. Sikap yang tepat saat menerima pelayanan adalah … A. tertib dan sopan B. menyerobot C. berteriak D. membuang sampah
5. Perangkat wilayah membantu … A. masyarakat B. hanya dirinya sendiri C. tidak siapa-siapa D. hewan peliharaan.
Isian: 6. Wilayah yang dipimpin oleh lurah disebut … 7. Pemimpin desa disebut … 8. Saat berada di kantor desa atau kelurahan, kita harus bersikap …
Esai: 9. Jelaskan perbedaan kepala desa dan lurah secara sederhana! 10. Jika kamu membutuhkan surat pengantar, apa yang sebaiknya kamu lakukan?

Kunci Jawaban

1. B; 2. A; 3. B; 4. A; 5. A. 6. kelurahan. 7. kepala desa. 8. tertib/sopan. 9. Kepala desa memimpin desa, sedangkan lurah memimpin kelurahan. 10. Menyampaikan kebutuhan kepada orang tua/wali, menyiapkan informasi yang diperlukan, datang ke tempat pelayanan, mengikuti prosedur, serta berbicara dengan sopan.

Kesimpulan, Refleksi, Kendala, dan Tindak Lanjut

Kesimpulan Materi: Desa dipimpin oleh kepala desa dan kelurahan dipimpin oleh lurah. Keduanya memiliki perangkat atau staf yang membantu pelayanan masyarakat sesuai tugasnya.

Refleksi Pembelajaran: Pelayanan apa yang pernah kamu lihat di lingkungan desa atau kelurahan? Sikap apa yang harus kamu tunjukkan sebagai warga?

Kendala: Peserta didik dapat tertukar antara istilah desa, kelurahan, kepala desa, dan lurah.

Tindak Lanjut: Guru menggunakan kartu pasangan istilah dan gambar, membuat peta konsep, serta melakukan bermain peran pelayanan sederhana.

Jumlah Siswa: Paham: ______ orang    Belum Paham: ______ orang

2. Bahasa Indonesia — Menulis Surat dengan Tulisan Tegak Bersambung

Capaian Pembelajaran: Peserta didik mampu berkomunikasi melalui tulisan dengan menggunakan kosakata yang sesuai, kalimat yang jelas, serta memperhatikan kaidah dasar ejaan dan keterbacaan.

Tujuan Pembelajaran: Peserta didik mampu menulis kalimat dalam bentuk surat dengan tulisan tegak bersambung secara tepat, rapi, terbaca, dan santun.

Alur Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengenali tujuan dan bagian-bagian surat pribadi.
  2. Mengidentifikasi salam pembuka, isi surat, salam penutup, serta nama pengirim.
  3. Menyalin kata dan kalimat sederhana menggunakan tulisan tegak bersambung.
  4. Menyusun surat pribadi singkat sebanyak 5–7 kalimat.
  5. Memeriksa huruf kapital, tanda baca, kerapian, keterbacaan, dan kesantunan bahasa.

Model / Metode: Model pembelajaran berbasis produk dengan pendekatan komunikatif. Metode yang digunakan adalah demonstrasi, pemodelan, latihan terbimbing, latihan mandiri, diskusi berpasangan, dan refleksi. Model ini dipilih karena peserta didik perlu melihat contoh, berlatih bertahap, lalu menghasilkan produk surat secara mandiri.

Video Pembelajaran: Cursive Writing – Menulis Tegak Bersambung.

Materi

Surat pribadi digunakan untuk menyampaikan kabar, pengalaman, perasaan, atau pesan kepada orang yang dikenal. Bagian surat pribadi yang sederhana meliputi tempat dan tanggal surat, salam pembuka, isi surat, salam penutup, dan nama pengirim. Tulisan tegak bersambung dibuat dengan menghubungkan huruf-huruf dalam satu kata secara teratur.

Bagian SuratContoh
Tempat dan tanggalBandar Lampung, 26 Agustus 2026
Salam pembukaUntuk sahabatku, Rani
Isi suratApa kabar? Aku berharap kamu selalu sehat.
Salam penutupSampai jumpa dan salam sayang.
Nama pengirimSahabatmu,
Fahmi

Asesmen Formatif

Pilihan Ganda
1. Bagian surat yang berisi kabar atau cerita disebut …
A. salam pembuka   B. isi surat   C. tanggal surat   D. nama pengirim
2. Kalimat yang paling tepat untuk membuka surat kepada teman adalah …
A. Dengan hormat, Bapak Kepala Sekolah
B. Hai, Rina! Apa kabarmu?
C. Demikian surat keputusan ini
D. Kepada seluruh warga
3. Tulisan tegak bersambung yang baik harus …
A. sulit dibaca   B. tidak berjarak   C. rapi dan terbaca   D. selalu berukuran besar
4. Penulisan yang benar adalah …
A. bandar lampung, 26 Agustus 2026
B. Bandar Lampung, 26 agustus 2026
C. Bandar Lampung, 26 Agustus 2026
D. bandar Lampung 26 agustus 2026
5. Kalimat penutup surat yang santun adalah …
A. Cepat balas!
B. Sudah dulu, ya. Semoga kamu sehat selalu.
C. Jangan lupa sekarang juga.
D. Aku pergi.

Isian: 6. Sebutkan dua bagian surat pribadi!
7. Tulisan yang menghubungkan huruf-huruf dalam satu kata disebut tulisan …
8. Huruf pada awal kalimat harus ditulis dengan huruf …

Esai: 9. Susunlah tiga kalimat untuk menceritakan pengalamanmu kepada seorang teman.
10. Tulislah surat pribadi 5–7 kalimat kepada anggota keluarga dengan tulisan tegak bersambung.

Kunci Jawaban

1. B; 2. B; 3. C; 4. C; 5. B. 6. Contoh: tanggal surat, salam pembuka, isi surat, salam penutup, dan nama pengirim. 7. tegak bersambung. 8. kapital. 9–10. Jawaban bervariasi, dinilai berdasarkan kelengkapan struktur, isi, kesantunan, ejaan, keterbacaan, dan kerapian tulisan.

Kesimpulan :

Kesimpulan Materi: Surat pribadi memiliki bagian-bagian yang jelas. Kalimat dalam surat perlu ditulis dengan bahasa santun, huruf kapital, tanda baca, serta tulisan tegak bersambung yang rapi dan terbaca.

Refleksi Pembelajaran: Bagian tulisan apa yang paling mudah? Huruf apa yang masih perlu dilatih?

Kendala: Sebagian peserta didik belum konsisten menghubungkan huruf, mengatur jarak antarkata, dan menjaga ukuran tulisan.

Tindak Lanjut: Guru memberikan lembar pola huruf, latihan menyalin kata secara bertahap, dan bimbingan individual. Peserta didik yang sudah lancar diberi tugas menulis surat dengan tema yang lebih luas.

Jumlah Siswa: Paham: ______ orang    Belum Paham: ______ orang

3. Seni Rupa — Mengenal Tekstur dari Bahan Alami

Capaian Pembelajaran: Peserta didik mampu mengamati, mengenali, mengeksplorasi, dan menciptakan karya seni rupa dengan memanfaatkan pengalaman serta lingkungan sekitar.

Tujuan Pembelajaran: Peserta didik mampu mengetahui dan membedakan bahan-bahan alami yang dapat digunakan untuk membuat tekstur serta menggunakannya dalam karya sederhana.

Alur Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengamati tekstur pada benda di lingkungan sekitar.
  2. Membedakan tekstur kasar, halus, licin, bergelombang, dan berpori.
  3. Mengidentifikasi bahan alami, seperti daun, kulit kayu, batu, pasir, biji-bijian, dan kulit buah.
  4. Membuat gos rubbing atau cetak tekstur sederhana dengan aman.
  5. Merefleksikan keunikan tekstur dan proses berkarya.

Model / Metode: Inkuiri terbimbing dan eksperimen seni. Metode pengamatan, tanya jawab, demonstrasi, praktik, diskusi, dan apresiasi dipilih agar peserta didik belajar melalui pengalaman langsung.

Video Pembelajaran: Pencarian Video Tekstur Alami Seni Rupa Kelas 4

Materi

Tekstur adalah sifat permukaan suatu benda yang dapat dirasakan melalui perabaan atau diamati melalui penglihatan. Tekstur alami berasal dari benda yang tersedia di alam. Daun dapat memiliki tulang daun yang menonjol, kulit kayu terasa kasar, batu dapat terasa keras dan tidak rata, sedangkan pasir tersusun atas butiran kecil.

Bahan AlamiPerkiraan TeksturContoh Karya
DaunHalus atau berpola tulang daunCetak tekstur daun
Kulit kayuKasar dan beralurKolase tekstur
Batu kecilKeras dan tidak rataPola tempel
PasirBerbutir dan kasarLukisan pasir
Biji-bijianKeras, kecil, dan beragam bentukMozaik sederhana

Asesmen Formatif

Pilihan Ganda: 1. Permukaan kulit kayu biasanya terasa … A. licin B. kasar C. lunak D. cair
2. Contoh bahan alami untuk membuat tekstur adalah … A. daun B. plastik baru C. kaca layar D. kabel
3. Karya yang dibuat dengan menempelkan biji-bijian disebut … A. mozaik B. dialog C. surat D. denah
4. Saat menggunakan bahan alam, kita harus … A. membuang sembarangan B. menjaga kebersihan C. merusak tanaman D. berebut
5. Tekstur dapat dikenali melalui … A. perabaan dan penglihatan B. pendengaran saja C. penciuman saja D. hitungan.
Isian: 6. Sifat permukaan benda disebut … 7. Daun, batu, dan pasir termasuk bahan … 8. Tekstur dengan permukaan tidak rata disebut tekstur …
Esai: 9. Jelaskan perbedaan tekstur daun dan kulit kayu! 10. Rancanglah karya sederhana yang menggunakan dua bahan alami dan jelaskan cara membuatnya!

Kunci Jawaban

1. B; 2. A; 3. A; 4. B; 5. A. 6. tekstur. 7. alami. 8. kasar. 9. Daun umumnya lebih tipis dan dapat berpola tulang daun, sedangkan kulit kayu lebih tebal, kasar, dan beralur. 10. Jawaban bervariasi; harus memuat dua bahan alami, langkah kerja, keamanan, dan kerapian.

Kesimpulan, Refleksi, Kendala, dan Tindak Lanjut

Kesimpulan Materi: Tekstur merupakan sifat permukaan benda. Bahan alami di sekitar dapat digunakan untuk mengeksplorasi dan menciptakan karya seni.

Refleksi Pembelajaran: Bahan alami apa yang menghasilkan tekstur paling menarik? Bagaimana cara menjaga bahan dan lingkungan saat berkarya?

Kendala: Peserta didik dapat kesulitan membedakan istilah tekstur dan menggunakan bahan secara rapi.

Tindak Lanjut: Guru menyediakan benda pembanding, mengajak peserta didik meraba dengan mata tertutup secara aman, dan memberi contoh karya bertahap.

Jumlah Siswa: Paham: ______ orang    Belum Paham: ______ orang

Senin, 17 Agustus 2026

Materi ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra. Selasa, 18 Agustus 2026

    

 

Nama Guru                   : Dessy Puji Astuti, S.Pd

Mata Pelajaran              : Matematika, IPAS, PKN, dan Seni rupa

Hari, Tanggal                : Selasa, 18 Agustus 2026

Kelas                             : 4 Fatimah Az-Zahra


APERSEPSI

Bismillahirrahmanirrohim,

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu yang bermanfaat. Sudahkah kalian salat Subuh hari ini? Jangan lupa, karena salat adalah kewajiban setiap muslim. Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khalik yang telah menciptakan kita. Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan.

Hari ini kita akan belajar bahwa matematika, seni, dan IPAS dapat saling terhubung. Saat kita menghitung sampah plastik, membuat karya dari bahan bekas, dan mengamati perubahan energi, kita sedang menggunakan ilmu untuk menjaga ciptaan Allah.

Pertanyaan Pemantik:  Bagaimana cara kita menghitung jumlah benda dengan tepat, mengubah sampah plastik menjadi karya, dan menjelaskan perubahan energi yang kita lihat setiap hari?

FIRMAN ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA

 يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ

QS. Al-Mujadilah [58]: 11

“Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.”

Keterkaitan: kita belajar dengan sungguh-sungguh dan menggunakan ilmu untuk kebaikan


وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا

QS. Al-A’raf [7]: 56

“Janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah diperbaiki.”

Keterkaitan: sampah plastik perlu dikurangi, digunakan kembali, atau diolah menjadi karya.

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَسَلَكَهُ يَنَابِيعَ فِي الْأَرْضِ

QS. Az-Zumar [39]: 21

“Tidakkah engkau memperhatikan bahwa Allah menurunkan air dari langit lalu mengalirkannya menjadi sumber-sumber air di bumi?”

Keterkaitan: kita mengamati gejala alam dan perubahan energi dengan rasa syukur.


Capaian Pembelajaran (CP)

1. Matematika : Peserta didik memahami bilangan cacah dan nilai tempat, menggunakan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan dalam berbagai konteks, serta menyelesaikan masalah sehari-hari dengan strategi dan penalaran yang tepat. Fokus pertemuan ini: pengurangan bilangan cacah sampai 1.000.

2. IPAS : Peserta didik memahami berbagai sumber dan bentuk energi, perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari, serta menunjukkan sikap peduli terhadap lingkungan melalui pengamatan dan penyelidikan sederhana. Fokus pertemuan ini: manusia mengubah energi.

3. Pancasila : Mengidentifikasi lingkungan tempar tinggal (RT, RW, desa atau keluarahan dan kecamatan) sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia 

4. Seni rupa : Peserta didik mampu mengalami, mengeksplorasi, menciptakan, dan merefleksikan karya seni rupa dengan menggunakan alat dan bahan yang tersedia secara aman, kreatif, dan bertanggung jawab. Fokus pertemuan ini: kerajinan sederhana dari sampah plastik.


Tujuan Pembelajaran (TP) 

1. Matematika : Murid dapat melakukan dan menyelesaikan masalah operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000, khususnya pengurangan dengan dan tanpa teknik meminjam.

2. IPAS : Murid dapat menjelaskan bahwa manusia dapat mengubah bentuk energi untuk memenuhi kebutuhan, serta memberikan contoh perubahan energi dalam kehidupan sehari-hari.

3. Pancasila : Murid dapat menjelaskan pengertian desa dan kelurahan sebgai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia 

4. Seni rupa : Murid dapat membuat satu karya seni kerajinan sederhana dengan memanfaatkan sampah plastik secara aman, kreatif, dan bertanggung jawab.


Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) 

1. Matematika :

a. Mengidentifikasi bilangan yang dikurangi dan pengurang.

b. Menyelesaikan pengurangan tanpa meminjam sampai 1.000.

c. Menyelesaikan pengurangan dengan meminjam pada satuan, puluhan, atau ratusan.

d. Memilih operasi yang tepat pada soal cerita.

e. Memeriksa jawaban menggunakan penjumlahan atau estimasi.

2. IPAS : 

a. Mengidentifikasi bentuk energi: panas, cahaya, bunyi, gerak, listrik, dan kimia.

b. Menjelaskan contoh perubahan energi.

c. Menghubungkan perubahan energi dengan alat di rumah/sekolah.

d. Membuat diagram perubahan energi sederhana.

e. Menunjukkan sikap hemat energi.

3. Pancasila : 

a. mengamati gambar.tayangan kantor desa/kelurahan dan bertanya jawab tentang pengalaman peserta didik 

b. Menggali informasi tentang perangkat desa dan kelurahan melalui diskusi kelompok 

4. Seni rupa : 

a. Mengidentifikasi jenis sampah plastik yang aman digunakan.

b. Menjelaskan prinsip 3R: reduce, reuse, recycle.

c. Merancang karya sederhana dari sampah plastik.

d. Membuat karya dengan memperhatikan kebersihan dan keselamatan.

e. Menjelaskan ide dan manfaat karya

Model / Metode Pembelajaran 

1. Matematika : Model Problem Based Learning; metode demonstrasi nilai tempat, latihan terbimbing, permainan kartu bilangan, diskusi, dan pemecahan soal cerita.

2. IPAS : Model Inquiry Learning; metode mengamati, menanya, mencoba, mengelompokkan, membuat diagram alir, diskusi, dan presentasi.

3. Pancasila : Model Project Based Learning; metode ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi kelompok, dan penugasan.

4. Seni rupa : Model Project Based Learning; metode demonstrasi, eksplorasi bahan, praktik berkarya, kerja kelompok, galeri karya, dan refleksi

Penjabaran Materi 

1. Matematika 



Pengurangan adalah proses mencari selisih atau sisa. Pada 846 − 235, bilangan 846 disebut bilangan yang dikurangi, 235 disebut pengurang, dan hasilnya disebut selisih. Gunakan nilai tempat satuan, puluhan, dan ratusan agar setiap angka berada pada posisi yang tepat.

Langkah

Penjelasan

1. Susun bersusun

Tuliskan angka satuan di bawah satuan, puluhan di bawah puluhan, dan ratusan di bawah ratusan.

2. Kurangi satuan

Jika angka satuan atas cukup, kurangi langsung. Jika tidak cukup, pinjam 1 puluhan yang bernilai 10 satuan.

3. Kurangi puluhan

Setelah meminjam, nilai puluhan berkurang 1. Jika belum cukup, pinjam 1 ratusan yang bernilai 10 puluhan.

4. Kurangi ratusan

Kurangi angka ratusan setelah memperhatikan peminjaman.

5. Periksa

Jumlahkan hasil dengan pengurang. Jika kembali menjadi bilangan semula, perhitungan kemungkinan benar.

Contoh: 742 − 368. Satuan: 2 tidak dapat dikurangi 8, pinjam 1 puluhan menjadi 12 − 8 = 4. Puluhan tersisa 3; 3 tidak dapat dikurangi 6, pinjam 1 ratusan menjadi 13 − 6 = 7. Ratusan tersisa 6; 6 − 3 = 3. Jadi 742 − 368 = 374. Pemeriksaan: 374 + 368 = 742.

Ayo Berpikir:  Jika perpustakaan memiliki 900 buku dan 275 buku dipinjam, apakah sisa buku lebih dekat ke 600 atau 700? Jelaskan perkiraanmu.

Asesmen Formatif HOTS 

Pilihan Ganda

1. Hasil dari 804 − 276 adalah .... 

A. 528  

B. 538  

C. 628  

D. 678

2. Perpustakaan memiliki 735 buku. Sebanyak 248 buku dipinjam. Sisa buku adalah .... 

A. 477  

B. 487  

C. 497  

D. 577

3. Dika menghitung 652 − 278 = 484. Kesalahan Dika kemungkinan terjadi karena .... 

A. salah menyusun nilai tempat  

B. hasil terlalu kecil  

C. tidak menjumlahkan  

D. memakai penjumlahan

4. Bilangan yang tepat untuk melengkapi 900 − .... = 456 adalah .... 

A. 444  

B. 454  

C. 544  

D. 554

5. Sebuah sekolah mengumpulkan 1.000 botol plastik. Sebanyak 637 botol diolah. Pernyataan yang benar adalah .... 

A. tersisa 363 botol  

B. tersisa 373 botol  

C. diolah 363 botol  

D. jumlah awal 637 botol

Isian

1. 821 − 456 = ....

2. Jika 673 − 289 = 384, maka 384 + 289 = ....

3. Ibu mempunyai 950 gram bahan dan menggunakan 375 gram. Sisa bahan adalah .... gram.

Esai

1. Jelaskan langkah menyelesaikan 703 − 458 dengan teknik meminjam pada satuan dan puluhan.

2. Toko memiliki 1.000 pensil. Hari pertama terjual 368 pensil dan hari kedua terjual 257 pensil. Berapa pensil yang tersisa? Tuliskan cara dan pemeriksaan jawabanmu.

2. IPAS 



Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja atau menyebabkan perubahan. Energi dapat berubah bentuk. Manusia memanfaatkan perubahan energi untuk menyalakan alat, menghasilkan gerak, memperoleh panas, melihat cahaya, dan mendengar bunyi.

Alat/Peristiwa

Perubahan Energi

Lampu

Energi listrik → energi cahaya dan sedikit panas.

Kipas angin

Energi listrik → energi gerak dan bunyi.

Setrika

Energi listrik → energi panas.

Senter

Energi kimia dalam baterai → listrik → cahaya.

Tubuh saat berlari

Energi kimia dari makanan → energi gerak dan panas.

Panel surya

Energi cahaya matahari → energi listrik.

Manusia tidak menciptakan energi dari tidak ada, tetapi mengubah dan memanfaatkannya. Gunakan energi secara hemat: matikan lampu saat tidak diperlukan, cabut pengisi daya, manfaatkan cahaya matahari, dan gunakan alat sesuai kebutuhan.

Ayo Menyelidiki:  Pilih satu alat di rumah. Tuliskan sumber energi, perubahan energi, manfaat, dan cara menghemat penggunaannya.

Asesmen Formatif HOTS 

Pilihan Ganda

1. Pada kipas angin terjadi perubahan energi .... 

A. listrik menjadi gerak  

B. gerak menjadi kimia  

C. panas menjadi listrik  

D. bunyi menjadi cahaya

2. Senter dapat menyala karena energi .... 

A. kimia baterai berubah menjadi listrik lalu cahaya  

B. cahaya berubah menjadi makanan  

C. bunyi berubah menjadi gerak  

D. panas hilang

3. Panel surya menunjukkan bahwa energi cahaya dapat diubah menjadi .... 

A. listrik  

B. tanah  

C. makanan secara langsung  

D. bunyi saja

4. Cara menghemat energi listrik adalah .... 

A. menyalakan semua lampu  

B. mematikan alat setelah digunakan  

C. membuka kulkas terus-menerus  

D. membiarkan televisi menyala

5. Rina mengayuh sepeda. Perubahan energi yang paling tepat adalah .... 

A. kimia dari makanan menjadi gerak  

B. listrik menjadi cahaya  

C. cahaya menjadi bunyi  

D. bunyi menjadi kimia

Isian

1. Setrika mengubah energi listrik menjadi energi ....

2. Energi yang tersimpan dalam makanan disebut energi ....

3. Pada lampu, energi listrik berubah terutama menjadi energi ....

Esai

1. Jelaskan dua contoh perubahan energi yang terjadi di rumah dan manfaatnya bagi manusia.

2. Sebuah kelas menggunakan lampu pada siang hari meskipun cahaya matahari cukup. Analisis masalah tersebut dan usulkan dua tindakan hemat energi. 

3. Pancasila 



1. Pengertian Desa dan Kelurahan

Desa dan kelurahan adalah wilayah pemerintahan terkecil di Indonesia yang berada di bawah kecamatan. Keduanya merupakan bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Desa umumnya berada di wilayah pedesaan, sedangkan kelurahan umumnya berada di wilayah perkotaan.

2. Perangkat Desa

  • Kepala Desa pemimpin tertinggi di desa, dipilih langsung oleh masyarakat melalui Pilkades.
  • Sekretaris Desa membantu Kepala Desa dalam urusan administrasi dan surat-menyurat.
  • membantu di bidang keuangan, umum, dan perencanaan. Kepala Urusan (Kaur)
  • membantu di bidang pemerintahan, kesejahteraan, dan pelayanan. Kepala Seksi (Kasi)
  • memimpin wilayah dusun, bagian dari desa. Kepala Dusun (Kadus)
  • Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa. mewakili aspirasi masyarakat dan bermusyawarah bersama Kepala
  • Ketua RW dan Ketua RT membantu pelayanan warga di tingkat rukun warga dan rukun tetangga.

3. Perangkat Kelurahan

  • Lurah pemimpin kelurahan yang ditunjuk oleh pemerintah, berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).
  • Sekretaris Kelurahan membantu Lurah dalam urusan administrasi kelurahan.
  • Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan mengurus bidang pemerintahan dan kependudukan.
  • Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan Rakyat mengurus bidang sosial dan kesejahteraan warga.
  • Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Umum mengurus pelayanan administrasi bagi warga.
  • Ketua RW dan Ketua RT membantu pelayanan warga di tingkat rukun warga dan rukun tetangga.

Asesmen Formatif HOTS

1. Perhatikan pernyataan berikut: tumbuhan menyerap karbon dioksida dan mengeluarkan oksigen. Jika seluruh tumbuhan di bumi tiba-tiba mati, apa yang paling mungkin terjadi terhadap makhluk hidup lainnya?

a. Semua hewan akan berkembang biak lebih cepat

b. Kadar oksigen berkurang dan rantai makanan terputus

c. Cuaca akan menjadi lebih dingin

d. Manusia akan hidup lebih lama

2. Andi menanam biji kacang hijau di dalam kotak tertutup tanpa celah cahaya. Setelah beberapa hari, tanaman itu tumbuh kurus, pucat, dan akhirnya layu. Apa penyebab paling tepat kondisi tersebut?

a. Tanaman kekurangan air

b. Tanaman tidak mendapat cahaya matahari untuk fotosintesis

c. Tanaman kelebihan pupuk

d. Media tanam terlalu padat

3. Dalam rantai makanan: padi tikus ular elang. Jika populasi padi berkurang drastis karena kekeringan, apa dampak yang paling mungkin terjadi?

a. Populasi elang akan meningkat pesat

b. Populasi tikus ikut menurun karena kekurangan makanan

c. Populasi ular akan bertambah banyak

d. Tidak ada dampak apa pun

4. Seorang petani menebang seluruh pohon di lereng bukit untuk membuka lahan. Beberapa bulan kemudian, saat hujan deras, terjadi tanah longsor. Mengapa hal ini bisa terjadi?

a. Akar pohon yang hilang tidak lagi menahan tanah dari erosi

b. Pohon menyerap terlalu banyak air hujan

c. Tanah menjadi lebih subur tanpa pohon

d. Hujan deras tidak ada hubungannya dengan pohon

5. Manakah pasangan yang paling tepat menunjukkan manfaat tumbuhan bagi manusia?

a. Kayu jati untuk furnitur dan daun jambu biji untuk obat diare

b. Batu untuk bahan bakar dan plastik untuk obat

c. Besi untuk makanan dan air untuk pakaian

d. Semua benar

4. Seni rupa 



Sampah plastik adalah benda berbahan plastik yang sudah tidak digunakan, seperti botol, gelas plastik, tutup botol, kantong plastik, dan kemasan. Tidak semua sampah aman diolah. Pilih plastik yang bersih, tidak tajam, tidak berbau bahan berbahaya, dan sudah dicuci serta dikeringkan.

Konsep

Makna

Contoh di kelas

Reduce

Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Membawa botol minum sendiri.

Reuse

Menggunakan kembali benda yang masih layak.

Menggunakan botol bekas sebagai tempat alat tulis.

Recycle

Mengolah bahan bekas menjadi benda baru.

Membuat pot atau hiasan dari botol plastik.

Prosedur karya tempat pensil dari botol plastik: (1) cuci dan keringkan botol; (2) minta bantuan guru/orang dewasa saat memotong; (3) haluskan atau tutup bagian tepi yang tajam; (4) bungkus atau hias dengan kertas, kain, atau cat; (5) tambahkan label nama dan fungsi; (6) rapikan meja serta buang sisa bahan pada tempatnya. Hindari membakar plastik karena asapnya berbahaya.

Ayo Berkreasi:  Rancang karya yang menjawab kebutuhan nyata di kelas. Misalnya tempat pensil untuk meja kelompok atau wadah kecil untuk mengumpulkan tutup botol.

Asesmen Formatif HOTS 

Pilihan Ganda

1. Bahan plastik paling tepat untuk karya kelas adalah .... 

A. botol bersih dan kering  

B. plastik berbau tajam  

C. plastik berminyak  

D. plastik dengan tepi tajam

2. Tindakan yang menunjukkan reuse adalah .... 

A. membakar botol  

B. membuang botol  

C. memakai botol bekas sebagai pot  

D. membeli banyak kantong

3. Mengapa tepi botol harus dibuat aman? 

A. agar karya lebih berat  

B. agar tidak melukai pengguna  

C. agar cepat rusak  

D. agar sulit dihias

4. Ide terbaik untuk mengurangi sampah plastik di kelas adalah .... 

A. memakai botol sekali pakai  

B. membawa wadah minum dan mengolah botol bekas  

C. membuang plastik ke selokan  

D. membakar semua plastik

5. Jika karya dari plastik kurang kuat, perbaikan yang paling tepat adalah .... 

A. menambah penyangga dan merekatkan bagian sambungan  

B. membuangnya  

C. menambah sampah  

D. membasahinya

Isian

1. Kepanjangan dari 3R adalah reduce, reuse, dan ....

2. Sebelum digunakan, sampah plastik harus dicuci dan ....

3. Saat memotong botol, kita meminta bantuan .... atau orang dewasa.

Esai

1. Jelaskan rancangan karya dari sampah plastik yang ingin kamu buat. Sebutkan bahan, alat, langkah, fungsi, dan cara menjaganya tetap aman.

2. Mengapa sampah plastik sebaiknya tidak dibakar? Jelaskan kaitannya dengan kesehatan dan lingkungan. 





Kamis, 13 Agustus 2026

Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra. Jumat, 14 Agustus 2026

 


Nama Guru                   : Dessy Puji Astuti, S.Pd

Mata Pelajaran              : IPAS dan Seni Rupa

Hari, Tanggal                : Jumat, 14 Agustus 2026

Kelas                             : 4 Fatimah Az-Zahra


Apresiasi

Bismillahirrahmanirrohim,

Apa kabar anak sholih sholihah ? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu.

Sudahkah anak-anak sarapan pagi ini? Coba perhatikan, makanan yang kita makan sebagian besar berasal dari tumbuhan, bukan? Nasi dari padi, sayur dari daun, buah dari pohon. Pernahkah kalian bertanya, dari mana tumbuhan mendapatkan makanannya sendiri?

Allah Ta'ala adalah Al-Khaliq, Yang Maha Menciptakan tumbuhan dengan begitu istimewa daunnya diciptakan mampu "memasak" makanannya sendiri dengan bantuan sinar matahari, air, dan udara. Allah juga Al-Malik, Yang Maha Memelihara, karena Dia mengatur proses ini berjalan setiap hari tanpa henti di seluruh daun di bumi. Dan yang paling istimewa, Allah adalah Ar-Razzaq, Yang Maha Memberi Rezeki sebab dari proses fotosintesis inilah tumbuhan menghasilkan makanan dan oksigen yang menjadi rezeki bagi manusia dan hewan.

Allah berfirman dalam Al-Qur'an Surah 'Abasa ayat 24-32,

فلينظر الإنسان إلى طعامه (٢٤) أنا صبينا الماء صبا (۲۵) ثم شققنا الأرْضِ شفا (٢٦) فأنبتنا فيها حبا (۲۷) وعليا وقضبا (۲۸) وَزَيْتُونَا وَنَخْلًا (۲۹) وَحَدَائِق علنا (۳۰) وفاكهة وأنا (۳۱) مَتَاعًا لَكُمْ وَلِأَنْعَامِكُمْ (۳۲)

yang isinya mengingatkan manusia untuk memperhatikan makanannya, bagaimana Allah menurunkan air hujan, menumbuhkan biji-bijian, anggur, sayur-sayuran, zaitun, kurma, dan buah-buahan sebagai bekal kehidupan bagi manusia dan hewan ternak. Ayat ini mengajak kita merenungi bahwa seluruh rantai makanan yang kita nikmati bermula dari tumbuhan dan tumbuhan sendiri "makan" melalui proses yang hari ini akan kita pelajari, yaitu fotosintesis.

Nah, hari ini kita akan belajar bagaimana tumbuhan mengubah energi matahari menjadi energi makanan, dan mengapa proses ini sangat penting bagi kehidupan manusia.


1. IPAS

Capaian Pembelajaran (CP):

Peserta didik menjelaskan sumber dan bentuk energi, serta proses perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari;

Tujuan Pembelajaran (TP):

- Melalui pengamatan gambar dan video, murid mampu menjelaskan proses fotosintesis sebagai perubahan energi cahaya menjadi energi kimia (makanan) pada tumbuhan dengan tepat.

- Melalui diskusi kelompok, muridm mampu mengidentifikasi bahan-bahan yang dibutuhkan tumbuhan untuk berfotosintesis (air, karbon dioksida, cahaya matahari) beserta hasilnya (oksigen dan makanan). (Meaningful)

Melalui perenungan terhadap kebesaran Allah dalam menciptakan proses fotosintesis, murid mampu menunjukkan sikap bersyukur dan peduli terhadap tumbuhan di sekitarnya. (Mindful)

Melalui permainan simulasi "Rantai Energi", murid mampu menunjukkan antusiasme dan semangat dalam memahami mengapa manusia memerlukan tumbuhan. (Joyful)

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

Murid mengamati gambar/video daun dan tumbuhan hijau, lalu ditanya: "Menurut kalian, apakah tumbuhan juga makan? Dari mana makanannya?"

Guru menjelaskan konsep fotosintesis secara sederhana: tumbuhan mengambil air dari tanah dan karbon dioksida dari udara, lalu dengan bantuan cahaya matahari dan zat hijau daun (klorofil), keduanya diubah menjadi makanan (glukosa) dan oksigen.

Murid diajak menuliskan/menggambar skema sederhana proses fotosintesis: Matahari + Air + Karbon Dioksida Makanan (energi) + Oksigen.

Murid berdiskusi kelompok menjawab pertanyaan: "Apa yang akan terjadi pada manusia dan hewan jika tidak ada tumbuhan di bumi?" mengaitkan hasil fotosintesis (oksigen dan makanan) dengan kebutuhan hidup manusia.

Permainan "Rantai Energi": murid berperan sebagai matahari, tumbuhan, dan manusia/hewan, saling menyambungkan tali/kartu untuk menunjukkan aliran energi dari matahari tumbuhan makhluk hidup lain.

Murid mengerjakan latihan soal untuk menguatkan pemahaman.

Model / Metode: Discovery Learning, Tanya Jawab, Diskusi Kelompok, Simulasi/Permainan, Penugasan

Materi Ajar 


Fotosintesis 
Fotosintesis adalah proses tumbuhan hijau membuat makanannya sendiri. Tumbuhan menyerap air (H2O) melalui akar dan karbon dioksida (CO 2) dari udara melalui daun. Dengan bantuan cahaya matahari yang ditangkap oleh klorofil (zat hijau daun), air dan karbon dioksida diubah menjadi glukosa (makanan/energi kimia) dan oksigen (O2) yang dilepaskan ke udara.
Disinilah terjadi perubahan bentuk energi: energi cahaya matahari (energi cahaya) diubah menjadi energi kimia yang tersimpan dalam makanan tumbuhan. Energi ini kemudian mengalir ketika manusia atau hewan memakan tumbuhan tersebut, sehingga menjadi energi gerak dan energi panas dalam tubuh kita. 




2. Seni Rupa

Materi Pokok: Daur Ulang: Kerajinan dari plastik bekas

Alokasi Waktu: 2 JP/70 menit

Model /Metode pembelajaran: PJBL, tanya jawab

CP

Elemen : Mengalami

Peserta didik memahami unsur rupa dan prinsip desain di lingkungan sekitarnya. Peserta didik mampu menyimpulkan hasil pengamatan dan pemahaman dua atau lebih unsur rupa dan satu prinsip desain.

TP

Merancang seni kriya berdasarkan bahan sampah plastik yang telah dimilikinya

ATP

Peserta didik dapat Merancang seni kriya berdasarkan bahan sampah plastik yang telah dimilikinya

3. Seni Rupa

Merancang seni kriya dari sampah plastik melibatkan proses kreatif mengubah limbah menjadi barang bernilai estetika dan guna. Pembuatan karya ini membantu mengurangi pencemaran lingkungan. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk merancang seni kriya berdasarkan jenis sampah plastik yang Anda miliki:

1. Kategori dan Ide Kerajinan

Sesuaikan rancangan Anda dengan bentuk dan karakteristik bahan plastik yang tersedia:

  • Botol Plastik Bekas: Cocok dijadikan tempat pensil, pot tanaman gantung, celengan, atau lampu
  • Kemasan Sachet (Kopi/Deterjen): Dapat dibersihkan, dipotong, dan dianyam menjadi tikar, tas, atau dompet koin.
  • Plastik Kresek (Kantong Belanja): Digunting tipis menjadi "benang rajut" dan dirajut menjadi tas atau tatakan gelas.
  • Tutup Botol: Sangat baik disusun sebagai mozaik, gantungan kunci, atau hiasan bingkai cermin.

2. Langkah-Langkah Perancangan

Gunakan prinsip dasar seni rupa dan kriya dalam pengerjaan:

  • Persiapan: Kumpulkan sampah plastik, cuci hingga bersih dengan air sabun, dan keringkan.
  • Tahap Desain (Sketsa): Buat rancangan bentuk produk akhir di atas kertas. Tentukan fungsi benda tersebut dan perkiraan ukurannya.
  • Pola dan Pemotongan: Gambar pola pada plastik sesuai sketsa, lalu potong menggunakan alat yang tepat seperti gunting atau cutter.
  • Teknik Pembentukan: Rangkai potongan plastik menggunakan teknik menjahit, menganyam, atau merekatkan menggunakan lem tembak.
  • Finishing (Sentuhan Akhir): Berikan dekorasi tambahan seperti cat akrilik, manik-manik, atau pita untuk menutupi potongan yang kasar dan menambah nilai seni.


Rabu, 12 Agustus 2026

Materi Ajar Kelas 4 Fatimah AZ-Zahra. Kamis, 13 Agustus 2026

 

Nama Guru                   : Dessy Puji Astuti, S.Pd

Mata Pelajaran              : PAK, Bahasa Indonesia, dan Matematika

Hari, Tanggal                : Kamis, 13 Agustus 2026

Kelas                             : 4 Fatimah Az-Zahra


Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Appersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. Apa kabar anak sholih dan sholihah Kelas 4 yang hebat? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua selalu dalam keadaan sehat walafiyah, penuh kebahagiaan, dan senantiasa semangat menuntut ilmu! Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya, shalat adalah kewajiban utama kita sebagai seorang muslim yang taat.

shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim, karena Allah sudah sangat baik dengan kita, dengan segala kebesaranNya. Allah Maha Khaliq, zat yang menciptakan kita, Allah juga Maha Malik, zat yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah al Khalik, tidak hanya menciptakan kita sebagai manusia. shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim. karena Allah sudah sangat baik dengan kita, dengan segala kebesaranNya. Allah Maha Khaliq, zat yang menciptakan kita, Allah juga Maha Malik, zat yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah al Khalik, tidak hanya menciptakan kita sebagai manusia

Allah Al-Khaliq tidak hanya menciptakan kita sebagai manusia, tetapi Allah juga telah mengajarkan nama-nama kepada Nabi Adam A.S.

وعلم آدم الاسماء كلها ثم عرضهم على المليكة فقال البوني باسماء هؤلاء إِنْ كُنتُمْ صدقين

Kata-kata yang diajarkan kepada Nabi Adam tersebut kini telah berkembang menjadi berbagai bahasa di dunia. Jika kita tidak memahami maknanya kita bisa mencarinya di kamus baik kamus manual maupun kamus digital untuk mencari makna katanyaJika kita tidak memahami maknanya kita bisa mencarinya di kamus baik kamus manual maupun kamus digital untuk mencari makna katanya

1. Bahasa Indonesia

CP Bahasa Indonesia

Elemen: Menulis

Menulis berbagai tipe teks sederhana dengan rangkaian kalimat yang beragam; dan menggunakan kaidah kebahasaan dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif untuk menulis teks sesuai dengan konteks.

Tujuan Pembelajaran

- mampu menggunakan kosakata baru dengan makna denotatif dalam kalimat dan memahami cara mencari kata di dalam kamus.

ATP

- Melalui membaca teks bacaan " Gak Muat Lagi" murid mencari kata-kata yang dianggap sulit

- Mengamati kata tersebut, lalu menermati kira-kira apa asal kata maknanya.

- guru menjelaskan cara mencari kata dalam kamus;

- murid mencari makna dari kata yang sudah ditemukan dalam teks, lalu mencari maknanya dalam kamus

Metode: Discovery learning, tanya jawab, games, penugasan

Materi Ajar 

Mencari Makna Kata Baru dalam Kamus 

Mencari makna kata baru di dalam kamus manual (cetak) dilakukan berdasarkan urutan alfabet dari huruf pertama hingga akhir. kamu harus mencari kata dasarnya terlebih dahulu jika kata tersebut memiliki imbuhan, lalu menelusuri halaman demi halaman berpandukan panduan abjad di bagian atas kamus




Assesment 
Carilah makna kata berikut!
  1. Panik
  2. berkonsultasi 
  3. psikolog
  4. Terapi 
  5. Mengoleksi 

2. MATEMATIKA

Materi Pokok    : Menyelesaikan masalah Pejumlahan dan Pengurangan Bilangan cacah sampai 10.000

Alokasi Waktu    : 2 JP/70 menit

Model /Metode pembelajaran : Problem solving., Drill, Games, Penugasan

CР МАТЕМΑΤΙΚΑ

Elemen: Bilangan

Memiliki pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000; membaca, menulis, membandingkan, dan mengurutkan bilangan; menentukan dan menggunakan nilai tempat; melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan cacah sampai 10.000.melakukan dan menyelesaikan masalah operasi bilangan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000; melakukan dan menyelesaikan masalah operasi perkalian dan pembagian hilangan cacah sampai 100 dengan bantuan benda konkret, gambar dan simbol; mengenal kelipatan dan faktor. Murid mampu melakukan perbandingan dan pengurutan pecahan dengan pembilang satu dan antar pecahan dengan penyebut yang sama; mengenal dan mampu menerapkan pecahan senilai, memiliki intuisi pecahan dan desimal, serta mampu menentukan pecahan sebagai desimal dan persen.

TP Matematika

melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan cacah sampai 10.000.melakukan dan menyelesaikan masalah operasi bilangan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 10.000.

ATP

- Melalui diskusi kelompok murid memecahkan masalah terkait penjumlahan dan

pengurangan

- Guru menjelaskan cara menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan penggurangan

- Murid mewakili kelompoknya adu cepat menyelesaikan soal cerita di papan tulis

Menyelesaikan masalah penjumlahan dan pengurangan

Langkah-langkah mudah menyelesaikan masalah penjumlahan dan pengurangan:
1. Pahami Soal: Baca cerita secara perlahan dan temukan apa yang ditanyakan.
2. Buat Kalimat Matematika: Ubah cerita ke dalam bentuk angka dan simbol (+ atau -).
3. Hitung dengan Teliti: Gunakan metode bersusun ke bawah dengan meluruskan nilai tempatnya (satuan, puluhan, ratusan, ribuan).

Contoh Soal 1 (Penjumlahan)
Pak Budi memanen (1.250) buah mangga pada panen pertama. Pada panen kedua, ia (1.450) buah mangga. Berapa jumlah seluruh mangga yang dipanen Pak Budi?
memanen

Kalimat Matematika: (1.250 +1.450 =)
Penyelesaian:
1.250
1.450
........... + 
2.700
Jadi, jumlah seluruh mangga Pak Budi adalah 2.700 buah.

Contoh Soal 2 (Pengurangan)
Sebuah toko buku memiliki persediaan 2.150 buku. Hari ini terjual 1.150 buku. Berapa tersebut?
sisa buku di toko
Kalimat Matematika: 2.150-1.150 =
Penyelesaian:
2.150
1.150
.......... - 
1.000
Jadi, sisa buku di toko tersebut adalah 1.000 buah.



Kerjakan soal cerita berikut!
  1. Seorang petani kelapa sawit mempunyai beberapa kebun. Kebun A menghasilkan 328 buah, kebun B menghasilkan 579 buah. Berapakah jumlah kelapa sawit yang dihasilkan dari kebun A dan kebun B?
  2. Pak Rahmad memiliki 117 ikan lele, Pak Sudi memiliki 105 ikan lele dan Pak Jaya memiliki 242 ikan lele. Semua ikan lele dipanen dari kolam dan kemudian akan dijual ke pasar. Berapa keseluruhan ikan lele yang akan dijual ke pasar?
  3. SD Al Azhar mengirimkan 121 siswa mengikuti lomba matematika, 29 siswa mengikuti lomba bahasa inggris dan 98 siswa mengikuti lomba sains. Berapa keseluruhan siswa SD Al Azhar yang mengikuti lomba?
  4. Kebun mangga Pak Joyo mengalami gagal panen. Hasil panen kali ini diperoleh 765 buah sedangkan buah yang busuk 179 buah. Berapa banyak mangga yang tersisa?
  5. Pada kegiatan Upacara Bendera Hari Kemerdekaan RI, SD Harapan mengirimkan 128 siswa untuk mengikuti upacara di alun-alun kota. Terdapat 79 siswa diantaranya adalah siswa laki-laki, berapakah siswa perempuan yang mengikuti upacara di alun-alun kota?

1

 

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan. Tetap semangat belajar untuk meraih cita-cita. Mari kita tutup kegiatan belajar hari ini dengan membaca hamdalah. 


Selasa, 11 Agustus 2026

Perlombaan HUT RI Ke-81. Rabu, 12 Agustus 2026

  

Nama Guru                   : Dessy Puji Astuti, S. Pd

Kegiatan                        : Perlombaan HUT RI 81 

Hari, Tanggal                : Rabu, 12 Agustus 2026

Kelas                             : 4 Fatimah Az-Zahra


Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah…

Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat

 Mari kita awali dengan membaca doa terlebih dahulu semoga kita selalu sehat dan diberikan kemudahan dalam melaksanakan kegiatan ujian hari ini! Jangan lupa tingkatkan iman dan takwa dengan selalu rajin melaksanakan solat 5 waktu, murojaah, sholat sunah Dhuha.

Semarak Lomba Guru HUT ke-81 Republik Indonesia

Kegiatan Sekolah • Lomba Bapak/Ibu Guru

Tujuan: Menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, dan cinta tanah air

🎉 Lomba 17-an👩‍🏫 Bapak/Ibu Guru🏆 Semarak Kemerdekaan
رَبِّ اجْعَلْ هَٰذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ
"Rabbij'al hāżal-balada āminaw wajnubnī wa baniyya an na'budal-aṣnām."
🕋 QS. Ibrahim ayat 35: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala."
💡 Kaitan dengan kegiatan hari ini: Ayat ini adalah doa Nabi Ibrahim AS agar tanah kelahirannya menjadi negeri yang aman dan penuh berkah. Doa ini menunjukkan betapa besar kecintaan seorang hamba kepada tanah airnya. Sebagai warga negara Indonesia, kita pun diajarkan untuk mencintai, menjaga, dan mendoakan kebaikan bagi negeri kita tercinta, sebagaimana yang kita rayakan hari ini dalam Semarak HUT ke-81 RI.

1️⃣ Makna Lomba dalam Perayaan Kemerdekaan

🎊 Perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia bukan hanya milik siswa, tetapi juga milik seluruh keluarga besar sekolah, termasuk Bapak dan Ibu Guru. Melalui lomba guru, kita mempererat silaturahmi, melepas kepenatan, dan menumbuhkan kembali semangat kebersamaan sebagaimana semangat gotong royong para pejuang kemerdekaan. Lomba ini juga menjadi teladan bagi siswa, bahwa sportivitas dan kegembiraan bisa hadir di setiap usia. Selamat berlomba, Bapak dan Ibu Guru hebat! 🔥

2️⃣ Jenis Lomba Hari Ini

🔤

1. Estafet Mengeja Kata

  1. Setiap regu guru diberikan kata tertentu, contohnya "HELIKOPTER"
  2. Setiap orang dalam regu harus mengeja kata tersebut satu persatu secara bergantian (satu orang= satu huruf)
  3. Bagi yang salah mengeja maka tim gagal melakukan tantangan
  4. Pemenang ditentukan dari regu yang berhasil menjawab banyak kata.
🏆 Kunci kemenangan: ketelitian mengeja, dan kekompakan strategi antaranggota regu.
🎬 Referensi: 

🐉

2. Ular Naga

  1. Seluruh peserta berbaris berbanjar sambil berpegangan pada pundak atau baju teman di depannya, membentuk barisan panjang seperti "ular".
  2. Pemain paling belakang memegang balon yang harus dilindungi dari regu lain
  3. Pemain paling depan bertugas untuk memecahkan balon miliki regu lain
  4. Setiap regu harus bergerak menyerang atau menghindar untuk melindungi balon yang dipegang orang paling belakang
  5. Apabila balon berhasil direbut regu lain maka grup terdiskualifikasi
  6. Pemenang ditentukan berdasarkan regu yang bertahan sampai akhir atau yang berhasil menyerang balon regu lain paling banyak 

3️⃣ Pembagian Regu



Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra. Jumat, 4 September 2026

  Materi Pembelajaran Kelas 4 FATIMAH aZ-ZAHRA Identitas Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd Hari / Tanggal : Jumat / 4 September 2026 Fase ...