Identitas
Nama Guru: Dessy Puji Astuti, S.Pd.
Mata Pelajaran: Matematika
Hari / Tanggal: Senin 2 November 2026
Fase / Kelas: B / 4 Fatimah Az-Zahra
Materi: Pecahan
Pertemuan Ke: 2
🎯 Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen Bilangan, Fase B (Kelas 3–4), ringkasan sesuai urutan materi hari ini:
- 🔟 Peserta didik memahami dan punya rasa bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000.
- ➕➖ Peserta didik melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah dengan benda konkret, gambar, dan simbol matematika.
- 🧩 Peserta didik menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan operasi hitung bilangan cacah, termasuk mencari bilangan yang belum diketahui.
🏆 Tujuan Pembelajaran (TP)
🌟 TP MAMIJOY (Mindful – Meaningful – Joyful)
🗺️ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
1️⃣ Menggunakan sifat-sifat operasi hitung untuk memecahkan nilai yang hilang
🌅 Pendahuluan: Apersepsi
Bismillahirrahmanirrohim 🤲
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 👋
Anak Sholeh Sholehah, apa kabar hari ini? 😊 Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu yang bermanfaat. Sudahkah kalian sholat subuh hari ini? 🕌 Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim. Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. 💖
🌍 Matematika dan Tiga Kebesaran Allah Swt.
- ✨ Maha Mencipta (Al-Khaliq): Allah menciptakan segala sesuatu dengan ukuran dan hitungan yang tepat, dari jumlah jari tanganmu sampai bintang di langit. 🌟
- 🌱 Maha Memelihara (Ar-Rabb): Allah menjaga alam dengan teratur, misalnya siang dan malam yang selalu datang bergantian dengan hitungan yang tertib. 🌙☀️
- 🍎 Maha Memberi Rezeki (Ar-Razzaq): Allah memberi rezeki yang bisa kita hitung dan bagi, seperti kue, buah, dan uang jajan. Kita pun belajar bersyukur dengan menghitungnya. 🙏
(QS. Yunus: 5)
Artinya kurang lebih: Allah menetapkan tempat-tempat edar bulan supaya kita mengetahui bilangan tahun dan perhitungan. 🌙
💎 Kaitannya hari ini: Allah menyuruh kita memahami hitungan. Dengan belajar mencari angka yang hilang, kita melatih otak untuk teliti dan jujur dalam menghitung.
- Kalau kamu punya 40 kelereng, lalu sebagian hilang dan tersisa 25, bagaimana cara tahu berapa yang hilang tanpa menebak? 🔮
- Mengapa penjumlahan bisa membantu menjawab soal pengurangan, dan sebaliknya? 🔄
- Bagaimana cara berhitung yang teliti bisa membuat kita lebih pandai bersyukur atas rezeki dari Allah? 💚
🔁 Pembukaan: Review Materi Sebelumnya (Pecahan)
Yuk panaskan otak dulu! 🔥 Kerjakan di buku tulismu, lalu cek jawabanmu.
🔑 Klik untuk melihat kunci jawaban review
🎬 Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan
Tonton video pembuka dulu ya! Perhatikan bagaimana kotak kosong bisa dicari nilainya.
▶️ Tonton Video Pembelajaran🧐 Apa Itu Nilai yang Hilang?
Kadang ada angka yang "bersembunyi" di dalam kalimat matematika. Kita menandainya dengan kotak □. Tugasmu: jadi detektif yang menemukannya! 🕵️
🔑 Tiga Sifat Bilangan Andalan
- 🔄 Sifat tukar tempat (komutatif): menukar urutan dalam penjumlahan hasilnya tetap sama.25 + 17 = 17 + 25
- 🎁 Sifat nol (identitas): bilangan ditambah 0 tetap sama dengan bilangan itu.36 + 0 = 36
- 🤝 Sifat berlawanan (invers): penjumlahan dan pengurangan saling membatalkan. Inilah kunci utama mencari angka hilang!Jika 20 + 15 = 35, maka 35 − 15 = 20 dan 35 − 20 = 15
🧭 Strategi Detektif Bilangan
🅰️ Kotak di penjumlahan → pakai pengurangan.
□ + 25 = 60 ➡️ □ = 60 − 25 = 35 ✅
Bukti: 35 + 25 = 60 ✔️
47 + □ = 80 ➡️ □ = 80 − 47 = 33 ✅
🅱️ Kotak di pengurangan, kotak di depan → pakai penjumlahan.
□ − 17 = 30 ➡️ □ = 30 + 17 = 47 ✅
Bukti: 47 − 17 = 30 ✔️
🅲 Kotak di pengurangan, kotak di belakang → pakai pengurangan.
80 − □ = 35 ➡️ □ = 80 − 35 = 45 ✅
Bukti: 80 − 45 = 35 ✔️
🏠 Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
- 🔮 Kelereng: Ali punya kelereng, lalu diberi Budi 18 butir. Sekarang jadi 50 butir. Berapa kelereng Ali mula-mula?
□ + 18 = 50 → □ = 50 − 18 = 32 butir. - 🍪 Kue: Ada 60 kue di toples. Setelah dimakan, sisa 35. Berapa kue yang dimakan?
60 − □ = 35 → □ = 60 − 35 = 25 kue. - 🕌 Kotak infak kelas: Hari ini Aisyah memasukkan uang ke kotak infak sehingga total koin 40. Sebelumnya ada 28 koin. Berapa koin yang dimasukkan?
28 + □ = 40 → □ = 40 − 28 = 12 koin.
🎮 Aktivitas Mindful – Meaningful – Joyful
🧰 Media dan Alat Peraga
🏁 Penutup: Asesmen Formatif
Saatnya buktikan kehebatanmu, detektif cilik! 💪 Soal makin lama makin menantang. 🌈
🅰️ Pilihan Ganda (Pilih jawaban yang paling tepat)
🅱️ Isian Singkat (Tulis jawabanmu pada titik-titik)
🔑 Klik untuk melihat kunci jawaban (guru & orang tua)
Pilihan Ganda:
- B (25), karena 40 − 15 = 25
- C (40), karena 30 + 10 = 40
- A (25), karena 70 − 45 = 25
- D (32), karena 50 − 18 = 32
- B (45), karena sifat tukar tempat: 27 + 45 = 45 + 27
Isian Singkat:
- 26, karena 60 − 34 = 26
- 36, karena 90 − 54 = 36
- 67, karena 39 + 28 = 67
- 40, karena 84 − 25 = 59, lalu 59 − 19 = 40
- 10 butir, karena kelereng setelah kalah = 52 − 17 = 35, maka yang kalah = 45 − 35 = 10
🌟 Kesimpulan
- 🕵️ Angka yang hilang ditandai kotak □ dan bisa kita temukan.
- 🔄 Penjumlahan dan pengurangan itu berlawanan, jadi bisa saling membantu.
- ➕ Kotak di penjumlahan → kurangkan. ➖ Kotak di depan pengurangan → jumlahkan. ➖ Kotak di belakang pengurangan → kurangkan.
- ✔️ Selalu buktikan jawabanmu dengan memasukkan angkanya kembali.
- 🤲 Berhitung dengan teliti adalah cara bersyukur atas ilmu dan rezeki dari Allah.
Hebat sekali, kalian detektif bilangan sejati! 🏅👏
💗 Refleksi Perasaanku Hari Ini
Bagaimana perasaanmu setelah belajar hari ini? Ketuk emoji yang paling cocok! 👇
👩🏫 Refleksi Pembelajaran Guru
🚧 Kendala Pembelajaran
IPAS: Musim dan Iklim di Indonesia
Identitas
Nama Guru: Dessy Puji Astuti, S.Pd.
Mata Pelajaran: IPAS
Hari / Tanggal: Senin 2 Okotber 2026
Fase / Kelas: B / 4 Fatimah Az-Zahra
Materi: Musim dan Iklim di Indonesia
Pertemuan Ke: 2
Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, elemen Pemahaman IPAS, murid menghasilkan solusi untuk masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam sebagai upaya mitigasi perubahan iklim. Keterampilan proses yang mendukungnya mencakup mengamati fenomena, mengajukan pertanyaan dan prediksi, melakukan penyelidikan sederhana dengan panduan, mengolah informasi, merefleksi, serta mengomunikasikan hasil.
CP diringkas dari Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025. Keputusan No. 020 Tahun 2026 mengubah bagian CP Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, bukan IPAS. Naskah CP resmi 2025 · Perubahan CP 2026.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Murid menghasilkan solusi untuk masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam sebagai upaya mitigasi perubahan iklim.
Tujuan Pembelajaran Mamijoy
Mainful: Murid bermain “Kartu Cuaca, Musim, atau Iklim?” dan menyusun ide aksi hemat sumber daya. Meaningful: Murid menghubungkan musim dan iklim dengan air, pangan, kesehatan, serta kebiasaan warga di sekitar. Joyful: Kelompok membuat poster atau janji aksi “Satu Minggu Lebih Hemat” berdasarkan masalah yang ditemukan.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid membedakan cuaca, musim, dan iklim; mengidentifikasi musim di Indonesia serta menghubungkan perubahan iklim dengan dampak yang mungkin terjadi pada sumber daya alam.
- Murid mengamati satu masalah penggunaan atau pelestarian sumber daya alam dan mengusulkan solusi sederhana yang dapat dilakukan di rumah atau sekolah untuk membantu mitigasi perubahan iklim.
Pembahasan Materi
1. Apersepsi
Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Anak saleh dan salehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ilmu kita bertambah menjadi ilmu yang bermanfaat. Sudahkah kalian salat Subuh hari ini? Jangan lupa, salat adalah kewajiban setiap muslim. Allah menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Pencipta, Allah Maha Memelihara, dan Allah Maha Pemberi rezeki.
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala — Surah Al-A‘rāf ayat 56:
وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ
Wa lā tufsidū fil-arḍi ba‘da iṣlāḥihā wad‘ūhu khaufaw wa ṭama‘ā, inna raḥmatallāhi qarībun minal-muḥsinīn.
“Janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah diatur dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat dengan orang-orang yang berbuat baik.”
Sumber teks, transliterasi, dan terjemahan: Al-Qur’an NU Online, Al-A‘rāf 7:56.
Keterkaitan: Menjaga lingkungan dan menggunakan sumber daya dengan bijak merupakan bagian dari perbuatan baik. Kebiasaan tersebut membantu mengurangi pemborosan dan mendukung usaha menghadapi perubahan iklim.
2. Pengajaran Materi
Cuaca, musim, dan iklim
| Istilah | Arti sederhana | Contoh |
|---|---|---|
| Cuaca | Keadaan udara pada tempat dan waktu tertentu; dapat berubah dalam waktu singkat. | Pagi ini mendung, lalu sore turun hujan. |
| Musim | Pola keadaan cuaca yang cenderung berlangsung dalam periode tertentu dan berulang dalam setahun. | Musim hujan atau musim kemarau. |
| Iklim | Pola rata-rata keadaan cuaca dalam jangka waktu panjang di wilayah tertentu. | Indonesia beriklim tropis dan umumnya mengalami musim hujan serta kemarau. |
Musim di Indonesia
Banyak wilayah Indonesia mengenal musim hujan dan musim kemarau. Pergantian musim berkaitan dengan pola angin dan kondisi atmosfer. Waktu mulai, lama, dan banyaknya hujan tidak selalu sama di setiap daerah atau setiap tahun. Karena itu, prakiraan cuaca dan informasi resmi penting untuk membantu kegiatan sehari-hari.
Perubahan iklim
Perubahan iklim adalah perubahan pola suhu dan cuaca dalam jangka panjang. Perubahan itu berbeda dari perubahan cuaca harian. Kegiatan manusia, terutama pembakaran bahan bakar fosil yang melepaskan gas rumah kaca, menjadi pendorong utama perubahan iklim global. Perubahan iklim dapat meningkatkan risiko panas ekstrem, kekeringan, hujan lebat, dan gangguan pada ketersediaan air atau pangan. Dampaknya berbeda menurut wilayah; satu kejadian cuaca saja tidak cukup untuk membuktikan perubahan iklim.
Bagaimana menjaga sumber daya alam dan membantu mitigasi?
Sumber daya alam meliputi air, tanah, tumbuhan, hewan, dan bahan tambang yang dimanfaatkan manusia. Mitigasi perubahan iklim berarti upaya mengurangi penyebab perubahan iklim atau emisi gas rumah kaca. Tindakan kecil akan lebih bermakna bila dilakukan bersama dan menjadi kebiasaan.
- Hemat listrik: matikan lampu dan alat listrik ketika tidak digunakan. Menghemat energi dapat mengurangi kebutuhan pembangkitan listrik, terutama jika sumbernya menghasilkan emisi.
- Hemat air: tutup keran saat tidak digunakan, perbaiki kebocoran bersama orang dewasa, dan gunakan air secukupnya.
- Kurangi sampah: gunakan kembali barang yang masih layak, bawa botol minum, dan pilah sampah sesuai fasilitas setempat. Mengurangi sampah membantu menekan penggunaan bahan dan energi baru.
- Rawat tanaman dan pohon: menanam dan merawat pohon sesuai kondisi setempat membantu menjaga lingkungan dan menyerap karbon saat tumbuh. Jangan menanam sembarangan di tempat yang tidak cocok.
- Bergerak bersama: buat pengamatan sederhana, catat masalah seperti lampu menyala saat kelas kosong atau keran bocor, lalu bicarakan solusi yang aman dengan guru.
Contoh Soal Materi
Contoh 1. Pagi ini hujan deras selama dua jam. Apakah informasi itu cuaca, musim, atau iklim? Jelaskan.
Jawaban: Itu informasi cuaca karena menggambarkan keadaan udara di tempat dan waktu tertentu dalam periode singkat.
Contoh 2. Kelas menemukan lampu tetap menyala saat ruangan kosong dan keran menetes terus-menerus. Tuliskan satu solusi untuk tiap masalah dan jelaskan manfaatnya.
Jawaban: Buat kebiasaan mematikan lampu saat kelas kosong untuk menghemat listrik. Laporkan keran yang bocor kepada guru atau petugas agar diperbaiki dan air tidak terbuang.
Video Pembelajaran
Musim dan Iklim di Indonesia (Iklim dan Perubahannya) — CP Terbaru 2025 IPAS Kelas 4 SD Bab 4 (a)
Video oleh Pak Bay. Judul dan deskripsi YouTube telah diperiksa. Setelah menonton, murid dapat menyebutkan perbedaan cuaca, musim, dan iklim serta satu kebiasaan menjaga sumber daya alam.
Asesmen Formatif Berbasis HOTS
Misi: Jadilah “Tim Aksi Iklim Cilik”! Analisis situasi, pilih solusi yang masuk akal, dan jelaskan bagaimana solusi itu menghemat sumber daya atau mengurangi emisi.
A. Pilihan Ganda
1. Selama beberapa dekade, rata-rata suhu di suatu wilayah meningkat dan pola hujannya berubah. Informasi itu paling tepat menggambarkan …
- cuaca pagi ini.
- perubahan iklim jangka panjang.
- satu kali hujan deras.
- pergantian siang dan malam.
2. Kelas ingin menghemat sumber daya sekaligus membantu mitigasi perubahan iklim. Program yang paling tepat adalah …
- Membiarkan lampu menyala agar kelas selalu terang.
- Mencatat pemakaian listrik dan air, lalu mematikan lampu serta menutup keran ketika tidak digunakan.
- Membuang semua sampah ke sungai.
- Menggunakan lebih banyak barang sekali pakai.
3. Hari ini hujan deras di kota Sari. Seorang teman menyimpulkan bahwa perubahan iklim pasti menjadi penyebab hujan hari ini. Penilaian terbaik adalah …
- Kesimpulan itu pasti benar karena hujan selalu disebabkan perubahan iklim.
- Kesimpulan itu belum cukup bukti; cuaca harian perlu dibedakan dari pola jangka panjang.
- Kesimpulan itu benar jika hujan berlangsung satu jam.
- Perubahan iklim hanya terjadi saat musim kemarau.
4. Di sekolah, keran bocor dibiarkan selama beberapa hari. Tindakan awal yang paling tepat adalah …
- Mengabaikannya karena air akan selalu tersedia.
- Melaporkan keran kepada guru atau petugas, lalu membuat kebiasaan menutup keran dengan benar.
- Membuka keran lebih lebar agar cepat habis.
- Menyalahkan teman tanpa memeriksa keadaan.
5. Kelompok murid ingin menanam banyak pohon untuk mengatasi perubahan iklim. Agar rencana lebih bertanggung jawab, mereka sebaiknya …
- Menanam sembarang jenis pohon di mana saja tanpa izin.
- Memilih lokasi dan tanaman yang sesuai, meminta izin, lalu merawatnya secara berkelanjutan.
- Menanam pohon lalu meninggalkannya tanpa penyiraman.
- Menebang tanaman lain agar semua tempat menjadi kosong.
B. Isian
1. Keadaan udara pada tempat dan waktu tertentu disebut ….
2. Upaya mengurangi penyebab perubahan iklim, misalnya mengurangi emisi gas rumah kaca, disebut ….
3. Tuliskan satu tindakan hemat sumber daya alam yang dapat dilakukan di kelas: ….
C. Esai
1. Sekolahmu menggunakan banyak gelas plastik sekali pakai setiap hari. Usulkan dua langkah yang realistis untuk mengurangi sampah dan penggunaan sumber daya. Jelaskan manfaat tiap langkah.
2. Buat rancangan aksi sederhana selama satu minggu untuk menghemat air atau listrik di kelas. Tuliskan masalah yang diamati, tindakan, cara mencatat hasil, dan bagaimana kamu tahu apakah aksi tersebut berhasil.
Kunci Jawaban
Pilihan ganda: 1. B — perubahan rata-rata dan pola dalam jangka panjang berkaitan dengan perubahan iklim. 2. B — pemantauan dan kebiasaan hemat mengurangi pemborosan. 3. B — satu peristiwa cuaca tidak cukup untuk menyimpulkan perubahan iklim. 4. B — melapor dan memperbaiki kebiasaan mencegah pemborosan air. 5. B — penanaman perlu sesuai lokasi dan dirawat.
Isian: 1. Cuaca. 2. Mitigasi perubahan iklim. 3. Contoh: mematikan lampu saat kelas kosong, menutup keran setelah digunakan, atau menggunakan kembali kertas yang masih kosong pada satu sisi.
Esai: 1. Contoh: murid membawa botol minum isi ulang dan sekolah menyediakan tempat isi ulang air minum. Langkah ini mengurangi penggunaan gelas plastik sekali pakai dan jumlah sampah. Jawaban lain yang realistis dan beralasan dapat diterima. 2. Contoh: catat berapa kali lampu ditemukan menyala saat kelas kosong pada minggu awal; selama satu minggu, petugas bergiliran memeriksa sebelum keluar; bandingkan jumlah temuan setelah aksi. Aksi berhasil bila temuan berkurang. Jawaban lain dengan pengamatan dan cara evaluasi yang masuk akal dapat diterima.
Penilaian esai: 1 poin untuk mengenali masalah, 1 poin untuk solusi realistis, 1 poin untuk alasan/manfaat, dan 1 poin untuk cara mengamati atau menilai hasil.
Kesimpulan
Cuaca menggambarkan keadaan udara pada waktu dan tempat tertentu, musim adalah pola yang berlangsung dalam periode tertentu, sedangkan iklim merupakan pola cuaca jangka panjang. Indonesia umumnya mengalami musim hujan dan kemarau, dengan waktu dan kondisi yang dapat berbeda antarwilayah. Menghemat listrik dan air, mengurangi sampah, serta merawat tanaman adalah contoh aksi yang membantu menjaga sumber daya alam dan mendukung mitigasi perubahan iklim.
Refleksi Pembelajaran
Pendidikan Pancasila: Hak dan Kewajiban
Identitas
Nama Guru: Dessy Puji Astuti, S.Pd.
Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila
Hari / Tanggal: Senin 2 Oktober 2026
Fase / Kelas: B / 4 Fatimah Az-Zahra
Materi: Hak dan Kewajiban
Pertemuan Ke: 1
Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, elemen Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, murid mengidentifikasi dan melaksanakan aturan di sekolah dan lingkungan tempat tinggal; mengidentifikasi serta menerapkan hak yang didapat dan kewajiban sebagai anggota keluarga dan warga sekolah. Materi ini berfokus pada hak dan kewajiban murid di lingkungan sekolah.
CP diringkas dari Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025. Keputusan No. 020 Tahun 2026 mengubah bagian CP Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, bukan Pendidikan Pancasila. Naskah CP resmi 2025 · Perubahan CP 2026.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Murid dapat mengidentifikasi dan melaksanakan hak dan kewajiban sebagai warga sekolah.
Tujuan Pembelajaran Mamijoy
Mainful: Murid mengikuti permainan kartu “Hak, Kewajiban, atau Keduanya?” berdasarkan situasi di sekolah. Meaningful: Murid menghubungkan materi dengan aturan kelas dan pengalaman nyata sebagai warga sekolah. Joyful: Murid bermain peran dalam kelompok untuk memperagakan perilaku yang menghormati hak dan menjalankan kewajiban.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid mengidentifikasi contoh hak dan kewajiban warga sekolah serta menjelaskan perbedaannya melalui situasi sehari-hari.
- Murid memilih dan mempraktikkan perilaku yang menjalankan kewajiban sekaligus menghormati hak orang lain di sekolah.
Pembahasan Materi
1. Apersepsi
Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Anak saleh dan salehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ilmu kita bertambah menjadi ilmu yang bermanfaat. Sudahkah kalian salat Subuh hari ini? Jangan lupa, salat adalah kewajiban setiap muslim. Allah menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Pencipta, Allah Maha Memelihara, dan Allah Maha Pemberi rezeki.
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala — kutipan bagian relevan Surah Al-Mā’idah ayat 2:
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ
Wa ta‘āwanū ‘alal-birri wat-taqwā wa lā ta‘āwanū ‘alal-iṡmi wal-‘udwān.
“Tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan.”
Sumber teks, transliterasi, dan terjemahan: Al-Qur’an NU Online, Al-Mā’idah 5:2.
Keterkaitan: Warga sekolah hidup bersama dan saling membutuhkan. Menjalankan kewajiban, seperti menjaga kebersihan dan mematuhi kesepakatan kelas, merupakan bentuk kerja sama yang membantu setiap murid menikmati haknya untuk belajar dengan aman dan nyaman.
2. Pengajaran Materi
Pengertian hak dan kewajiban
Hak adalah sesuatu yang patut diterima atau dinikmati seseorang. Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan dengan tanggung jawab. Di sekolah, hak dan kewajiban berjalan berdampingan. Hak seorang murid tidak boleh digunakan untuk mengganggu hak murid lain.
| Situasi sekolah | Contoh hak | Contoh kewajiban |
|---|---|---|
| Kegiatan belajar | Mendapat penjelasan dan kesempatan bertanya. | Mendengarkan saat orang lain berbicara dan mengikuti pembelajaran. |
| Lingkungan kelas | Menggunakan ruang belajar yang aman dan bersih. | Menjaga kebersihan dan merawat fasilitas bersama. |
| Pergaulan | Dihormati serta tidak dirundung atau dibeda-bedakan. | Menghormati teman, tidak mengejek, dan menyelesaikan perbedaan dengan santun. |
| Fasilitas sekolah | Menggunakan buku, perpustakaan, dan alat belajar sesuai aturan. | Mengembalikan barang pada tempatnya dan menggunakannya secara bertanggung jawab. |
Bagaimana hak dan kewajiban saling terkait?
Contohnya, setiap murid berhak belajar di kelas yang bersih. Agar hak itu terjaga, semua warga kelas berkewajiban membuang sampah pada tempatnya dan menjalankan piket. Kewajiban bukan hukuman; kewajiban membantu kehidupan bersama berlangsung tertib, adil, dan aman.
Langkah mengambil keputusan dalam situasi sekolah
- Kenali situasinya. Apa yang terjadi dan siapa yang terlibat?
- Tentukan hak siapa yang perlu dihormati dan kewajiban apa yang harus dilakukan.
- Pilih tindakan yang aman, adil, sesuai aturan, dan tidak merugikan orang lain.
- Jika masalah belum selesai, bicarakan dengan santun dan mintalah bantuan guru atau orang dewasa tepercaya.
Contoh Soal Materi
Contoh 1. Raka ingin membaca buku perpustakaan untuk tugas. Sebutkan hak Raka dan dua kewajibannya saat memakai buku.
Contoh jawaban: Raka berhak menggunakan buku perpustakaan sesuai aturan. Ia berkewajiban menjaga buku agar tidak rusak dan mengembalikannya tepat waktu.
Contoh 2. Setelah kegiatan membuat prakarya, kelas menjadi kotor. Beberapa murid ingin langsung bermain. Apa tindakan yang menunjukkan keseimbangan hak dan kewajiban?
Contoh jawaban: Murid membersihkan sisa bahan dan mengembalikan alat terlebih dahulu, lalu menggunakan waktu bermain sesuai kesepakatan. Dengan begitu, kelas kembali nyaman untuk semua.
Video Pembelajaran
HAK DAN KEWAJIBAN || PPKN KELAS 4 - BAB 2 || KURIKULUM MERDEKA
Video oleh BIMBEL ONLINE. Judul, deskripsi, dan topiknya diperiksa. Guru dapat meminta murid mencatat satu hak dan satu kewajiban yang dicontohkan dalam video.
Asesmen Formatif Berbasis HOTS
Misi kelas: Jadilah “Detektif Warga Sekolah”! Analisis situasi, tentukan hak dan kewajiban yang terkait, lalu pilih tindakan yang paling bertanggung jawab.
A. Pilihan Ganda
1. Saat diskusi, Dini ingin menyampaikan pendapat. Tindakan yang paling baik agar hak Dini dan teman-temannya sama-sama dihormati adalah …
- Dini berbicara terus tanpa memberi kesempatan teman lain.
- Dini mengangkat tangan, menyampaikan pendapat dengan santun, dan mendengarkan giliran teman.
- Dini meninggalkan kelas ketika teman berbicara.
- Dini meminta teman tidak bertanya.
2. Kelas mendapat hak menggunakan bola sekolah. Setelah bermain, bola tertinggal di lapangan. Kewajiban yang paling berkaitan dengan hak tersebut adalah …
- Membawa bola pulang.
- Mengembalikan bola ke tempat penyimpanan dan melaporkan jika rusak.
- Menyembunyikan bola agar tidak dipakai kelas lain.
- Membiarkannya di lapangan.
3. Niko melihat temannya diejek karena berbeda bahasa daerah. Tindakan yang paling sesuai dengan hak dan kewajiban warga sekolah adalah …
- Ikut mengejek supaya dianggap lucu.
- Mengabaikan karena bukan urusannya.
- Menghentikan ejekan dengan aman, mengajak teman menghormati perbedaan, dan meminta bantuan guru bila perlu.
- Menyebarkan cerita itu di grup kelas.
4. Beberapa murid mengusulkan piket hanya dilakukan oleh murid yang duduk paling depan. Agar keputusan lebih adil, kelas sebaiknya …
- Menerima usul tanpa berdiskusi.
- Membuat jadwal bergiliran yang disepakati dan membagi tugas secara wajar.
- Menghapus kegiatan piket.
- Meminta satu murid membersihkan seluruh kelas setiap hari.
5. Seorang murid merusak alat peraga saat bermain, lalu berkata bahwa ia tetap berhak memakai alat sekolah. Penilaian terbaik terhadap pernyataan itu adalah …
- Benar, hak memakai fasilitas berarti boleh melakukan apa saja.
- Kurang tepat; hak menggunakan fasilitas harus disertai kewajiban menjaga dan bertanggung jawab atas kerusakan.
- Benar jika tidak ada guru.
- Salah karena murid tidak pernah boleh memakai alat sekolah.
B. Isian
1. Sesuatu yang patut diterima atau dinikmati seseorang disebut ….
2. Kewajiban murid setelah meminjam buku perpustakaan adalah ….
3. Tuliskan satu tindakan yang dapat dilakukan jika hak seorang teman untuk belajar dengan aman terganggu.
C. Esai
1. Kelasmu memiliki hak menggunakan taman sekolah saat istirahat. Namun, setelah digunakan, banyak bungkus makanan tertinggal. Jelaskan hak dan kewajiban yang terlibat, lalu usulkan dua langkah agar taman tetap nyaman bagi semua.
2. Kelompokmu membuat aturan bahwa hanya murid yang aktif menjawab boleh memakai alat praktik. Apakah aturan itu adil? Jelaskan alasanmu dan usulkan aturan yang lebih baik.
Kesimpulan
Hak adalah sesuatu yang patut diterima, sedangkan kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan dengan tanggung jawab. Di sekolah, hak belajar, merasa aman, dan menggunakan fasilitas berjalan bersama kewajiban mengikuti aturan, menjaga lingkungan, merawat fasilitas, serta menghormati hak orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar