Materi
Ajar : Senin,6 April 2026
Hari/Tanggal :
Senin,6 April2026
Kelas
: IV Fatimah Az Zahra
Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh
Apa
kabar anak sholih sholihah…
Semoga
semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat
Mari kita
awali dengan membaca doa terlebih dahulu semoga kita selalu sehat dan diberikan
kemudahan dalam melaksanakan kegiatan ujian hari ini! Jangan lupa
tingkatkan iman dan takwa dengan selalu rajin melaksanakan solat 5 waktu,
murojaah, sholat sunah Dhuha.
Matematika
Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir fase B, peserta didik dapat:
Memahami dan menentukan luas bangun datar sederhana menggunakan satuan baku, serta menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan pengukuran luas dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
1. Menjelaskan pengertian luas suatu bangun datar dengan bahasa sendiri.
2. Menyebutkan satuan baku luas (cm² dan m²).
3. Mengukur luas bangun datar menggunakan persegi satuan.
4. Menghitung luas persegi dengan benar menggunakan rumus.
5. Menghitung luas persegi panjang dengan benar menggunakan rumus.
6. Menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan pengukuran luas satuan baku.
7. Menunjukkan sikap teliti, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas pengukuran luas
1. Pengertian Bangun Datar
Bangun datar adalah bangun dua dimensi yang hanya memiliki panjang dan lebar serta tidak memiliki tinggi.
2. Macam-Macam Bangun Datar dan Ciri-Cirinya
a. Persegi
- Memiliki 4 sisi sama panjang
- Memiliki 4 sudut siku-siku
b. Persegi Panjang
- Memiliki 2 pasang sisi yang sama panjang
- Memiliki 4 sudut siku-siku
c. Segitiga
- Memiliki 3 sisi dan 3 sudut
- Jumlah sudutnya 180°
d. Lingkaran
- Tidak memiliki sudut
- Memiliki satu sisi lengkung
Keliling Bangun Datar
- Persegi: K = 4 × sisi
- Persegi panjang: K = 2 × (panjang + lebar)
- Segitiga: K = jumlah seluruh sisi
Luas Bangun Datar
- Persegi: L = sisi × sisi
- Persegi panjang: L = panjang × lebar
B.
Bahasa Indonesia
1.
Menemukan Informasi dalam Teks
Menemukan
informasi adalah kegiatan mencari hal-hal penting dari sebuah bacaan.
Informasi
penting dalam teks biasanya menjawab pertanyaan:
- Apa
- Siapa
- Di mana
- Kapan
- Mengapa
- Bagaimana
Pertanyaan
tersebut disebut dengan 5W + 1H.
2.
Menemukan Informasi dari Peta
Peta
adalah gambar yang menunjukkan letak suatu wilayah.
Informasi
yang dapat ditemukan pada peta antara lain:
- Nama tempat
- Arah mata angin
- Jarak
- Lokasi tempat
Arah mata
angin pada peta:
- Utara
- Selatan
- Timur
- Barat
E.
Contoh Teks Bacaan
Wisata
ke Kebun Raya Bogor
Hari
Minggu lalu, siswa kelas IV SD Nusantara mengunjungi Kebun Raya Bogor. Mereka
berangkat pukul 07.00 pagi menggunakan bus sekolah. Kebun Raya Bogor terletak
di Kota Bogor, Jawa Barat.
Di sana,
siswa melihat berbagai jenis tanaman langka. Mereka juga belajar tentang
pentingnya menjaga lingkungan. Setelah selesai berkunjung, mereka kembali ke
sekolah pukul 14.00.
F.
Contoh Peta Sederhana
Denah
Perjalanan ke Kebun Raya Bogor:
Sekolah →
Jalan Merdeka → Alun-alun → Kebun Raya Bogor
G.
Menemukan Informasi dari Teks
Berdasarkan
teks di atas:
- Siapa yang berkunjung ke Kebun
Raya Bogor? Jawaban: Siswa kelas IV SD Nusantara
- Kapan mereka berangkat?
Jawaban: Pukul 07.00 pagi
- Ke mana mereka pergi? Jawaban:
Kebun Raya Bogor
- Apa yang mereka lakukan?
Jawaban: Melihat tanaman dan belajar menjaga lingkungan
- Kapan mereka kembali? Jawaban:
Pukul 14.00
H.
Menemukan Informasi dari Peta
Berdasarkan
denah:
- Dari sekolah menuju ke mana
terlebih dahulu? Jawaban: Jalan Merdeka
- Setelah Jalan Merdeka menuju
ke mana? Jawaban: Alun-alun
- Tujuan akhir perjalanan adalah? Jawaban: Kebun Raya Bogor
Pendidikan
pancasila
Tujuan
Pembelajaran:
- Murid
dapat Mengidentifikasi makna sila - sila pancasila di lingkungan
masyarakat
- Peserta
didik mampu mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar
(segiempat, segitiga, segibanyak)
- Murid
dapat mengidentifikasi bentuk-bentuk keragaman budaya yang dimiliki Indonesia
supaya tidak punah
- Murid
dapat memahami bentuk dan fungsi dasar/sederhana wayang
Uraian Materi :
1.
Pengertian Pancasila
Pancasila
adalah dasar negara Indonesia yang menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Pancasila terdiri dari lima sila.
Lima sila
Pancasila yaitu:
- Ketuhanan Yang Maha Esa
- Kemanusiaan yang Adil dan
Beradab
- Persatuan Indonesia
- Kerakyatan yang Dipimpin oleh
Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
- Keadilan Sosial bagi Seluruh
Rakyat Indonesia
2.
Makna Sila-Sila Pancasila
Sila
Pertama
Ketuhanan
Yang Maha Esa
Makna sila
pertama:
- Percaya kepada Tuhan
- Menghormati agama orang lain
- Tidak memaksakan agama kepada
orang lain
Contoh di
lingkungan masyarakat:
- Menghormati tetangga yang
sedang beribadah
- Tidak mengganggu kegiatan
ibadah
- Hidup rukun antar umat
beragama
Sila
Kedua
Kemanusiaan
yang Adil dan Beradab
Makna sila
kedua:
- Menghargai sesama manusia
- Saling tolong menolong
- Bersikap sopan santun
Contoh di
lingkungan masyarakat:
- Menolong tetangga yang
kesulitan
- Menghormati orang yang lebih
tua
- Tidak membeda-bedakan teman
Sila
Ketiga
Persatuan
Indonesia
Makna sila
ketiga:
- Menjaga persatuan
- Cinta tanah air
- Tidak membeda-bedakan suku dan
budaya
Contoh di
lingkungan masyarakat:
- Gotong royong membersihkan
lingkungan
- Bermain bersama tanpa
membeda-bedakan teman
- Mengikuti kegiatan kerja bakti
Sila
Keempat
Kerakyatan
yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
Makna sila
keempat:
- Mengutamakan musyawarah
- Menghargai pendapat orang lain
- Mengambil keputusan bersama
Contoh di
lingkungan masyarakat:
- Musyawarah memilih ketua RT
- Diskusi menentukan kegiatan
warga
- Mendengarkan pendapat tetangga
Sila
Kelima
Keadilan
Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Makna sila
kelima:
- Bersikap adil
- Tidak membeda-bedakan orang
- Berbagi dengan sesama
Contoh di
lingkungan masyarakat:
- Berbagi dengan tetangga
- Menggunakan fasilitas umum
dengan tertib
- Membantu warga yang membutuhkan
IPAS
1. Pengertian Keragaman Budaya
Keragaman budaya adalah berbagai macam budaya yang dimiliki oleh suatu bangsa. Indonesia memiliki banyak budaya karena terdiri dari berbagai suku bangsa.
Keragaman budaya Indonesia merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan agar tidak punah.
2. Bentuk-Bentuk Keragaman Budaya Indonesia
1. Rumah Adat
Rumah adat merupakan rumah tradisional dari suatu daerah.
Contoh:
- Rumah Gadang (Sumatera Barat)
- Rumah Joglo (Jawa Tengah)
- Rumah Honai (Papua)
2. Pakaian Adat
Pakaian adat digunakan pada acara tertentu.
Contoh:
- Baju Bodo (Sulawesi Selatan)
- Ulos (Sumatera Utara)
- Kebaya (Jawa)
3. Tarian Daerah
Tarian daerah merupakan tarian khas dari suatu daerah.
Contoh:
- Tari Saman (Aceh)
- Tari Piring (Sumatera Barat)
- Tari Kecak (Bali)
4. Lagu Daerah
Lagu daerah merupakan lagu yang berasal dari suatu daerah.
Contoh:
- Ampar-Ampar Pisang
- Yamko Rambe Yamko
- Apuse
5. Bahasa Daerah
Indonesia memiliki banyak bahasa daerah.
Contoh:
- Bahasa Jawa
- Bahasa Sunda
- Bahasa Batak
6. Makanan Tradisional
Setiap daerah memiliki makanan khas.
Contoh:
- Rendang
- Pempek
- Papeda
3. Pentingnya Menjaga Keragaman Budaya
Keragaman budaya harus dijaga karena:
- Merupakan kekayaan bangsa
- Menunjukkan identitas bangsa
- Agar tidak punah
- Dapat menarik wisatawan
4. Cara Melestarikan Budaya
Cara menjaga budaya agar tidak punah:
- Mempelajari budaya daerah
- Mengikuti kegiatan budaya
- Menggunakan pakaian adat
- Menonton pertunjukan budaya
- Menghargai budaya daerah lain
Tidak ada komentar:
Posting Komentar