Selasa, 20 Oktober 2026

Materi ajar kelas 4 Fatimah Az-Zahra Rabu 21 Oktober 2026

 

Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra

SD Al Azhar 1 Bandar Lampung
Rabu, 21 Oktober 2026

Belajar dengan pendekatan Mindful, Meaningful, dan Joyful

Pelajaran 1 — Seni Rupa

Identitas

Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd.

Mata Pelajaran : Seni Rupa

Hari / Tanggal : Rabu / 21 Oktober 2026

Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra

Materi : Menerapkan prosedur penggunaan alat dan bahan secara aman dan bertanggung jawab

Pertemuan Ke : 1

Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengamati, mengenali, dan mengeksplorasi unsur rupa serta menciptakan karya dua dimensi dengan bahan dan teknik yang sesuai. Peserta didik mampu menjelaskan proses berkarya dan menghargai karya seni Nusantara.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Murid dapat mengenal dan memahami seni cetak; pengertian, jenis-jenis, dan bahan.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy

  • Mindful: murid mengamati pola, bentuk, warna, dan pengulangan pada seni cetak.
  • Meaningful: murid menghubungkan seni cetak dengan budaya dan identitas daerah di Nusantara.
  • Joyful: murid mengeksplorasi pola seni cetak melalui kegiatan menggambar dan mewarnai.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid mengidentifikasi pengertian, ciri, dan jenis seni cetak dekoratif alat dan bahan secara aman.
  2. Murid membuat pola seni cetak sederhana dengan pengulangan bentuk, warna, dan komposisi yang rapi.

Pembahasan Materi

1. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ

Yā banī Ādama khudzū zīnatakum ‘inda kulli masjid.

“Wahai anak cucu Adam, pakailah pakaianmu yang indah pada setiap memasuki masjid.” (QS. Al-A‘rāf: 31)

Ayat ini mengajarkan pentingnya keindahan dan kerapian. Ragam hias merupakan cara manusia menghias benda dengan pola yang indah sekaligus menghargai budaya.

2. Pengajaran Materi

Ragam hias adalah pola atau hiasan yang dibuat dengan mengulang bentuk tertentu untuk memperindah benda atau karya. Ragam hias Nusantara terinspirasi dari alam, tumbuhan, hewan, manusia, dan bentuk geometris.

JenisSumber BentukContoh
FloraTumbuhanDaun, bunga, sulur
FaunaHewanBurung, ikan, kupu-kupu
FiguratifManusiaTokoh atau penari
GeometrisBentuk teraturSegitiga, lingkaran, garis

Langkah membuat seni cetak

  1. Memilih sumber ide, misalnya daun atau burung.
  2. Mengamati dan menyederhanakan bentuk.
  3. Membuat pola dasar.
  4. Mengulang pola dengan jarak dan ukuran yang teratur.
  5. Memberi warna sesuai tema dan merapikan karya.
Contoh 1: Pola daun yang diulang di sepanjang tepi kain termasuk seni cetak …
Jawaban: flora.
Contoh 2: Mengapa pola perlu diulang secara teratur?
Jawaban: Agar tercipta kesatuan, irama, dan komposisi yang rapi.

2. Pengajaran Materi: Seni Cetak dan Keselamatan Berkarya

Seni cetak adalah teknik membuat karya seni dengan memindahkan gambar atau pola dari sebuah acuan/cetakan ke permukaan lain, seperti kertas atau kain.

Jenis Seni CetakContoh Acuan/BahanHasil
Cetak tinggiDaun, pelepah, spons, kentangPola tercetak dari permukaan yang menonjol
Cetak stensilKertas berlubang dan catGambar sesuai bentuk lubang
Cetak sederhanaJari, tutup botol, benda berteksturPola dan tekstur berulang

Prosedur aman dan bertanggung jawab

  1. Gunakan alat sesuai fungsinya dan ikuti petunjuk guru.
  2. Letakkan gunting, cutter, dan cat pada tempat yang aman.
  3. Gunakan celemek atau alas meja agar lingkungan tetap bersih.
  4. Jangan mencicipi cat atau memasukkan alat ke mulut.
  5. Cuci tangan, bersihkan alat, dan kembalikan bahan setelah selesai.
Contoh 1: Mengapa spons yang diberi cat perlu ditekan perlahan pada kertas?
Jawaban: Agar pola berpindah dengan jelas dan cat tidak melebar.
Contoh 2: Apa yang harus dilakukan setelah kegiatan mencetak selesai?
Jawaban: Membersihkan alat dan meja, mencuci tangan, serta menyimpan bahan dengan tertib.

Asesmen Formatif Berbasis HOTS

A. Pilihan Ganda

1. Motif daun yang diulang pada kain termasuk seni cetak …
A. flora   B. fauna   C. figuratif   D. geometris
2. Agar seni cetak terlihat rapi, pengulangan pola harus …
A. tidak beraturan   B. teratur dan seimbang   C. semakin kecil tanpa alasan   D. hanya di satu sudut
3. Seorang murid ingin menggambarkan kekayaan laut Indonesia. Motif yang paling sesuai adalah …
A. ikan dan karang   B. rumah   C. sepatu   D. angka
4. Bentuk segitiga, lingkaran, dan garis yang diulang termasuk seni cetak …
A. geometris   B. fauna   C. flora   D. figuratif
5. Sikap yang tepat saat melihat seni cetak daerah lain adalah …
A. menghargai dan mempelajari maknanya   B. mengejek   C. menghapusnya   D. menganggap semua sama

B. Isian

6. Ragam hias yang bersumber dari tumbuhan disebut seni cetak …
7. Pengulangan bentuk pada seni cetak dapat menciptakan … visual.
8. Langkah pertama membuat seni cetak adalah menentukan … ide.

C. Esai

9. Jelaskan perbedaan seni cetak flora dan fauna serta berikan masing-masing satu contoh.
10. Rancanglah pola seni cetak untuk menghias sampul buku. Jelaskan sumber ide, pengulangan pola, dan pilihan warnanya.
Klik untuk membuka kunci jawaban Seni Rupa

Pilihan ganda: 1. A, 2. B, 3. A, 4. A, 5. A.

Isian: 6. flora, 7. irama/kesatuan, 8. sumber.

Esai: 9. Flora bersumber dari tumbuhan, misalnya daun; fauna bersumber dari hewan, misalnya ikan. 10. Jawaban bervariasi; harus menjelaskan sumber ide, pengulangan pola, dan warna secara masuk akal.

Kesimpulan

Ringkasan inti materi: Ragam hias adalah pola dekoratif yang dibuat dengan mengulang bentuk. Ragam hias Nusantara dapat bersumber dari flora, fauna, figuratif, dan geometris serta menjadi bagian dari kekayaan budaya.

Refleksi Pembelajaran


Pelajaran 2— Bahasa Indonesia

Identitas

Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd.

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal : Rabu / 21 Oktober 2026

Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra

Materi : Teks Argumentasi

Pertemuan Ke : 1

Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu memahami informasi dari teks lisan, tulis, visual, dan audiovisual serta menyampaikan gagasan secara lisan dan tertulis dengan runtut, santun, dan sesuai konteks. Peserta didik mampu menggunakan kosakata dan kaidah kebahasaan untuk menghasilkan teks sederhana yang bermakna.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Peserta didik mampu menulis teks argumentasi sederhana untuk menyampaikan pendapat tentang suatu kejadian.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy

  • Mindful: murid mendengarkan pendapat teman dengan penuh perhatian dan menyadari pentingnya kesepakatan.
  • Meaningful: murid menghubungkan teks argumentasi dengan aturan atau pesan yang dibutuhkan di rumah dan sekolah.
  • Joyful: murid membuat teks argumentasi secara berkelompok menggunakan kata-kata singkat, gambar, dan warna yang menarik.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid berdiskusi untuk mengidentifikasi masalah atau kebutuhan bersama dan merumuskan kesepakatan sederhana.
  2. Murid menyusun teks argumentasi yang memuat pesan, kalimat ajakan, dan gambar pendukung secara jelas serta mempresentasikannya.

Pembahasan Materi

1. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ

Wa ta‘āwanū ‘alal-birri wat-taqwā.

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan takwa.” (QS. Al-Mā’idah: 2)

Ayat ini berkaitan dengan kegiatan berdiskusi dan membuat teks argumentasi karena teks argumentasi dapat menjadi media untuk menyampaikan ajakan kebaikan yang disusun melalui kerja sama.

2. Pengajaran Materi

A. Pengertian teks argumentasi

Teks Argumentasi adalah media yang memadukan tulisan, gambar, dan warna untuk menyampaikan informasi, ajakan, atau larangan kepada banyak orang. Teks Argumentasi biasanya dibuat singkat, jelas, menarik, dan mudah dibaca.

B. Ciri-ciri teks argumentasi yang baik

  • Memiliki judul atau pesan utama yang jelas.
  • Menggunakan kalimat singkat, padat, dan mudah dipahami.
  • Memiliki kalimat ajakan, misalnya “Ayo”, “Mari”, atau “Jangan”.
  • Menggunakan gambar dan warna yang sesuai dengan pesan.
  • Huruf cukup besar dan tata letaknya rapi.

C. Berdiskusi untuk membuat kesepakatan

  1. Menentukan masalah yang ingin diselesaikan.
  2. Mendengarkan pendapat setiap anggota.
  3. Memilih gagasan yang paling bermanfaat dan dapat dilakukan.
  4. Merumuskan kesepakatan dengan kalimat singkat.
  5. Membagi tugas: penulis, ilustrator, pewarna, dan penyaji.
Bagian Teks ArgumentasiContoh
JudulJaga Kebersihan Kelas
AjakanAyo buang sampah pada tempatnya!
GambarTempat sampah dan lingkungan bersih.
WarnaHijau dan biru untuk kesan bersih dan segar.
Contoh 1: Kelas sering berisik saat guru menjelaskan. Kesepakatan apa yang dapat dituangkan ke dalam teks argumentasi?
Jawaban contoh: “Mari Dengarkan Guru Saat Menjelaskan” dengan gambar murid memperhatikan guru.
Contoh 2: Kelompokmu ingin membuat teks argumentasi tentang hemat air. Kalimat ajakan yang tepat adalah …
Jawaban contoh: “Ayo Hemat Air! Tutup Keran Setelah Digunakan.”

2. Pengajaran Materi

Kalimat majemuk setara adalah kalimat yang terdiri atas dua klausa atau lebih yang kedudukannya sama. Klausa-klausa tersebut dihubungkan dengan kata penghubung, seperti dan, atau, tetapi, sedangkan, lalu, dan kemudian.

Kata HubungMaknaContoh
danmenambahkan informasiRani membaca dan Dito menulis.
tetapimenunjukkan pertentanganUdara panas, tetapi kami tetap berolahraga.
ataumenunjukkan pilihanKamu memilih menggambar atau membaca?
lalu/kemudianmenunjukkan urutanAni merapikan buku lalu ia menyimpan tas.

Contoh Soal

Contoh 1: Gabungkan “Budi membaca buku. Siti menggambar.” dengan alasan dan bukti yang tepat.
Jawaban: Budi membaca buku dan Siti menggambar.
Contoh 2: Tentukan alasan dan bukti pada kalimat “Mira ingin bermain, tetapi hujan turun.”
Jawaban: tetapi, yang menyatakan pertentangan.

2. Pengajaran Materi: Teks Argumentasi

Teks argumentasi adalah tulisan yang berisi pendapat penulis tentang suatu hal disertai alasan dan bukti agar pembaca dapat memahami pendapat tersebut.

BagianIsi
PendapatGagasan atau sikap penulis terhadap suatu kejadian.
AlasanPenjelasan yang mendukung pendapat.
Bukti/ContohFakta, pengalaman, atau contoh yang memperkuat alasan.
Penegasan ulangKesimpulan atau penguatan pendapat.

Langkah Menulis

  1. Menentukan topik dan pendapat.
  2. Menuliskan alasan yang masuk akal.
  3. Menambahkan fakta atau contoh.
  4. Menyusun paragraf dengan kata penghubung seperti karena, sehingga, dan oleh sebab itu.
  5. Membaca ulang dan memperbaiki ejaan.
Contoh 1: Tulislah pendapat tentang menjaga kebersihan kelas dan satu alasannya.
Jawaban contoh: Kita harus menjaga kebersihan kelas karena kelas yang bersih membuat belajar lebih nyaman.
Contoh 2: Mengapa pendapat dalam teks argumentasi perlu disertai bukti?
Jawaban: Agar pendapat lebih kuat, masuk akal, dan dapat dipercaya.

Video Pembelajaran

Membuat Teks Argumentasi dan Kalimat Persuasif — Bahasa Indonesia Kelas 4

Jika tautan video tidak dapat dibuka, guru dapat menggantinya dengan video teks argumentasi kelas 4 yang tersedia di kanal pembelajaran sekolah.

Asesmen Formatif Berbasis HOTS

A. Pilihan Ganda

1. Kelas 4 sering menemukan sampah kertas di lantai. Kalimat teks argumentasi yang paling efektif adalah …
A. Sampah itu buruk sekali dan sangat mengganggu semua orang
B. Ayo Buang Sampah pada Tempatnya!
C. Sampah, sampah, sampah
D. Jangan membaca teks argumentasi ini
2. Saat berdiskusi, dua anggota memiliki pendapat berbeda. Sikap terbaik adalah …
A. memaksakan pendapat sendiri
B. tidak mau berbicara lagi
C. mendengarkan alasan keduanya lalu mencari kesepakatan
D. memilih pendapat teman yang paling keras
3. Teks Argumentasi tentang keselamatan bermain di jalan sebaiknya menggunakan …
A. gambar anak bermain di jalan tanpa pesan
B. kalimat singkat dan gambar tempat bermain yang aman
C. tulisan sangat kecil
D. warna yang sama dengan latar
4. Kelompok membuat teks argumentasi “Hemat Listrik”. Gambar yang paling mendukung pesan adalah …
A. lampu menyala di ruangan kosong
B. tangan mematikan sakelar setelah digunakan
C. keran air terbuka
D. anak membuang sampah
5. Agar semua anggota merasa bertanggung jawab terhadap teks argumentasi, kelompok sebaiknya …
A. membagi tugas sesuai kemampuan dan menyepakati pesan bersama
B. menyerahkan semua pekerjaan kepada satu orang
C. memilih gambar tanpa berdiskusi
D. menyalin teks argumentasi kelompok lain

B. Isian

6. Teks Argumentasi memadukan tulisan, gambar, dan …
7. Kegiatan bertukar pendapat untuk mencapai kesepakatan disebut …
8. Kata “Ayo” dan “Mari” merupakan contoh kata …

C. Esai

9. Buatlah rancangan isi teks argumentasi tentang menjaga kebersihan kelas. Tuliskan judul, kalimat ajakan, dan gambar yang akan digunakan.
10. Jelaskan cara kelompokmu mengambil keputusan apabila ada dua usulan teks argumentasi yang sama-sama bagus.
Klik untuk membuka kunci jawaban Bahasa Indonesia

Pilihan ganda: 1. B, 2. C, 3. B, 4. B, 5. A.

Isian: 6. warna, 7. diskusi/musyawarah, 8. ajakan.

Esai: 9. Jawaban bervariasi; harus memuat judul, ajakan kebersihan, dan gambar yang sesuai. 10. Mendengarkan alasan setiap anggota, membandingkan manfaat kedua usulan, kemudian mengambil keputusan melalui kesepakatan atau pemungutan suara yang adil.

Kesimpulan

Ringkasan inti materi: Teks Argumentasi adalah media visual untuk menyampaikan informasi atau ajakan. Teks Argumentasi yang baik memiliki pesan singkat, gambar yang sesuai, warna menarik, dan tulisan mudah dibaca. Diskusi membantu kelompok menyusun kesepakatan sebelum membuat teks argumentasi.

Refleksi Pembelajaran


Pelajaran 3 — Pendidikan Pancasila

Identitas

Nama Guru : Dessy Puji Astuti, S.Pd.

Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila

Hari / Tanggal : Rabu / 21 Oktober 2026

Fase / Kelas : B / 4 Fatimah Az-Zahra

Materi : Hak dan Kewajiban

Pertemuan Ke : 2

Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengidentifikasi dan melaksanakan aturan, hak, dan kewajiban sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan bagian dari masyarakat. Peserta didik mampu menunjukkan sikap bertanggung jawab, menghargai kesepakatan, serta bekerja sama sesuai nilai-nilai Pancasila.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Murid dapat mengidentifikasi dan melaksanakan hak dan kewajiban sebagai warga sekolah.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy

  • Mindful: murid memperhatikan aturan yang berlaku dan dampaknya bagi diri sendiri serta orang lain.
  • Meaningful: murid menghubungkan aturan dengan pengalaman nyata di rumah dan lingkungan tempat tinggal.
  • Joyful: murid membuat kartu aturan dan bermain peran sebagai warga yang bermusyawarah.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid mengidentifikasi hak dan kewajiban seperti suku, agama, bahasa, budaya, dan kebiasaan di masyarakat serta menjelaskan pentingnya menghargainya.
  2. Murid menunjukkan sikap menghargai perbedaan melalui bahasa yang santun, kerja sama, dan tindakan yang tidak diskriminatif.

Pembahasan Materi

1. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَوْفُوا بِالْعُقُودِ

Yā ayyuhallażīna āmanū aufū bil-‘uqūd.

“Wahai orang-orang yang beriman! Penuhilah janji-janji.” (QS. Al-Mā’idah: 1)

Ayat ini berkaitan dengan aturan karena aturan merupakan kesepakatan yang harus dipenuhi. Keragaman identitas merupakan kekayaan bertanggung jawab dan menghargai orang lain.

2. Pengajaran Materi

Identitas masyarakat adalah ciri atau tanda yang melekat pada seseorang atau kelompok, misalnya suku, agama, bahasa, asal daerah, budaya, kesukaan, dan kebiasaan. Hak dan kewajiban merupakan kekayaan masyarakat Indonesia.

Menghargai perbedaan berarti menerima orang lain dengan sopan, tidak mengejek, tidak memaksakan kehendak, mau bekerja sama, dan memberikan kesempatan yang adil kepada semua orang.

Contoh sikap menghargai perbedaan

  • Mendengarkan teman yang berbeda pendapat atau latar belakang.
  • Menggunakan bahasa yang santun dan tidak memberi julukan yang merendahkan.
  • Mempelajari aturan sekolah lain dengan rasa ingin tahu.
  • Bekerja sama tanpa membeda-bedakan teman.

Ciri aturan yang baik

  • Jelas dan mudah dipahami.
  • Adil bagi semua pihak.
  • Dapat dilakukan sesuai keadaan.
  • Dibuat atau disepakati bersama.
  • Memiliki konsekuensi yang mendidik.
LingkunganContoh AturanManfaat
RumahMerapikan barang setelah digunakan.Rumah tertib dan melatih tanggung jawab.
SekolahDatang tepat waktu dan menjaga kebersihan.Belajar lebih nyaman.
Tempat tinggalMembuang sampah pada tempatnya dan menjaga ketenangan.Lingkungan aman, bersih, dan nyaman.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari

Ketika teman menggunakan bahasa daerah yang berbeda, kita dapat meminta arti dengan sopan. Ketika ada perbedaan agama, kita tetap menghormati ibadah masing-masing. Saat memilih permainan, semua anak diberi kesempatan yang adil.

Cara membuat aturan bersama

  1. Menemukan masalah yang perlu diatur.
  2. Mengumpulkan pendapat melalui musyawarah.
  3. Memilih aturan yang adil dan dapat dilakukan.
  4. Menuliskan aturan dengan kalimat jelas.
  5. Menyepakati cara melaksanakan dan konsekuensinya.
Contoh 1: Anak-anak sering bermain bola di jalan raya. Aturan apa yang dapat dibuat?
Jawaban contoh: Anak-anak bermain di lapangan atau tempat aman, bukan di jalan raya, agar terhindar dari kecelakaan.
Contoh 2: Warga ingin menjaga kebersihan gang. Tuliskan satu aturan dan manfaatnya.
Jawaban contoh: Warga membuang sampah pada tempatnya; manfaatnya gang menjadi bersih, sehat, dan nyaman.

2. Pengajaran Materi

Hak adalah sesuatu yang layak kita terima. Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan dengan tanggung jawab. Hak dan kewajiban harus berjalan seimbang.

Situasi di SekolahHak MuridKewajiban Murid
Belajar di kelasMendapat penjelasan guruMenyimak dan mengerjakan tugas
Menggunakan fasilitasMenggunakan perpustakaanMenjaga kebersihan dan merawatnya
Bermain saat istirahatMenggunakan tempat bermainMematuhi aturan dan menjaga keselamatan
Contoh 1: Raka ingin belajar dengan tenang, tetapi beberapa teman berbicara keras. Hak siapa yang perlu dihormati dan kewajiban apa yang harus dilakukan?
Jawaban: Hak Raka untuk belajar dengan tenang perlu dihormati; teman-temannya berkewajiban berbicara dengan tertib.
Contoh 2: Mengapa kita tidak boleh menuntut hak tanpa melaksanakan kewajiban?
Jawaban: Karena keseimbangan hak dan kewajiban membuat kehidupan sekolah adil, tertib, dan nyaman.

Asesmen Formatif Berbasis HOTS

A. Pilihan Ganda

1. Dalam kelompok yang anggotanya berbeda suku dan kebiasaan, sikap terbaik adalah …
A. saling mendengarkan dan membagi tugas dengan adil
B. memilih teman hanya dari suku yang sama
C. anak-anak bekerja setiap hari
D. aturan dibuat tanpa berdiskusi
2. Menghargai teman yang berbeda agama berarti …
A. memberi kesempatan beribadah dan tidak mengganggu
B. memaksa teman mengikuti ibadah kita
C. anak-anak tidak boleh bermain selamanya
D. menghindari semua teman
3. Jika teman memperkenalkan aturan sekolahnya, sebaiknya …
A. kita mendengarkan dan bertanya dengan sopan
B. kita mengejek karena berbeda
C. kita meninggalkan kegiatan
D. kita memotong pembicaraan
4. Seorang anak melihat temannya membuang sampah sembarangan. Sikap yang tepat adalah …
A. menghargai penjelasannya
B. mengatakan budaya itu aneh
C. mengabaikan dengan sengaja
D. menolak semua perbedaan
5. Tindakan yang menunjukkan persatuan dalam perbedaan adalah …
A. hanya mau berteman dengan yang sama
B. bekerja sama dalam kelompok tanpa membeda-bedakan
C. memilih ketua berdasarkan suku
D. mengejek bahasa daerah

B. Isian

6. Ciri atau tanda yang melekat pada seseorang disebut …
7. Sikap menerima dan menghormati perbedaan disebut …
8. Keragaman identitas merupakan kekayaan …

C. Esai

9. Tuliskan dua contoh hak dan kewajiban di masyarakat dan jelaskan sikap yang tepat untuk menghargainya.
10. Mengapa hak dan kewajiban perlu dihargai? Jelaskan dengan contoh di sekolah atau lingkungan tempat tinggal.
Klik untuk membuka kunci jawaban Pendidikan Pancasila

Pilihan ganda: 1. B, 2. B, 3. B, 4. A, 5. B.

Isian: 6. aturan, 7. musyawarah, 8. tanggung jawab/disiplin.

Esai: 9. Contoh: tidak menyalakan suara keras pada jam istirahat dan tidak bermain dengan suara bising pada malam hari; manfaatnya warga dapat beristirahat dengan nyaman. 10. Agar tidak merugikan pihak tertentu, semua orang merasa dihargai, dan bersedia melaksanakan aturan dengan tanggung jawab.

Kesimpulan

Ringkasan inti materi: Hak dan kewajiban adalah kekayaan masyarakat. Dengan saling menghargai, kita dapat hidup rukun, bekerja sama, dan menjaga persatuan.

Refleksi Pembelajaran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Materi ajar kelas 4 Fatimah Az-Zahra Rabu 21 Oktober 2026

  Materi Ajar Kelas 4 Fatimah Az-Zahra SD Al Azhar 1 Bandar Lampung Rabu, 21 Oktober 2026 Belajar dengan pendekatan Mindful, Meaningful, dan...